SIMPLYASEP.COM Tahun 2020 akan segera meninggalkan kita dan seperti dalam bait lagunya Diva Krisdayanti yang berjudul "Menghitung Hari", maka tahun 2020 akan segera meninggalkan kita dan waktunya pun sudah menghitung hari. 

Ada banyak caatan yang prestasi yang berhasil kita bukukan selama tahn 2020 ini, dan ada banyak pula catatan yang belum terselesaikan dan atau belum terwujud selama kita menjalani tahun 2020 ini   Sederet rencana tentu sudah kita persiapkan untuk menyambut datangnya pergantian tahun 2021 yang sudah ada di depan mata.  Berbagai persiapan maupun rencana strategis sudah mulai  disusun. 

Betapa pun itu tentunya kita memmerlukan kegiatan yang memberikan semangat dalam menyambut pergantian tahun ini misalnya dengan berwisata sekeluarga ke obyek wisata, berbelanja atau bepergian keluar kota dengan menggunakan kendaraan baik motor atau pun mobil. 

Bepergian Dengan Mobil Bekas
Anda penggemar otomotif? Apalagi di saat momen momen menjelang pergantian tahun ini banyak keluarga keluarga Indonesia yang sudah menyusun rencana bepergian ke luar kota dengan menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil baik mobil yang baru, mobil yang sekarang dipakai atau mobil bekas.  

Wait tunggu dulu.  Bepergian merayakan pergantian tahun baru dengan mengendarai mobil bekas?  Apa ada yang aneh dengan pertanyaan ini?  Tentu saja tidak.  Bepergian merayakan pergantian tahun dengan mengendarai Mobil Bekas itu juga keren.   Nanti akan saya ulas sedikit mengapa mengendarai Mobil Bekas untuk bepergian itu keren  Kalian tidak perlu bingung lagi kalau mau mencari  tempat jual beli mobil bekas karena sudah tersedia di mana mana bahkan dalam online shop juga ada.  Banyak sekali

Sebelum saya membahas mobil bekas dan mobil baru, ada baiknya saya kembali mengingat untuk diri saya sendiri betapa pentingnya memberikan kesegaran dan suasana baru dengan memberikan perhatian kepada keluarga dengan bepergian ke luar kota sekedar menikmati udara segar, wisata kuliner atau bahkan untuk merayakan pergantian tahun baru nanti.    Nan manfaat apa saja jika berwisata bersantai bersama keluarga menjelang pergantian tahun berikut beberapa diantaranya

Pertama : Dengan semakin banyaknya beban pekerjaan baik yang sudah diselesaikan dan atau yang masih memerlukan penyelesaian sepanjang tahun 2020 sudahh sewajarnya tubuh dan beban pikiran manusia memerlukan sedikit refreshing atau penyegaran. Ada banyak caranya salah satunya adalah dengan bepergian ke obye wisata, acara kuliner bersama  keluarga atau beberlanja (shopping).  Wisata dan berbelanja adalah kombinasi yang sangat cocok

Kedua : Jangan berhitung dengan UANG jika yang dimaksud adalah untuk kebahagiaan keluarga.  Keluarga adalah segalanya.  Uang nasih bisa dicari, namun kebahagiaan dan kedamaian keluarga adalah sesuatu yang tidak dapat diukur dengan materi.  Selagi masih ada kesempatan terbuka yang diberikan ALLAH SWT, manfaatkan untuk berbuat kebajikan untuk semua orang dan juga berbuat kebaikan baik untuk diri sendiri dan ataupun untuk keluagra

Ketiga : Waktu tidak akan terulang.   Kebersamaan bersama keluarga adalah hal yang senantiasa menjadi idaman bagi setiap orang.  Memiliki waktu yang berharga untuk dihabiskan bersama keluarga tercinta kelak akan menjadi kenangan yang tidak akan dapat dilupakan. Waktu yang terlewati tidak akan pernah dapat kembali   Memberikan perhatian kepada keluargaadalah sebuah kebahagiaan hakiki.  Manfaatkan waktu saat memiliki kesempatan bersama Keluarga tercinta.  Ingat sekali lagi waktu tidak akan dapat terulang






Nah sekarang kita kembali kepada Topik : Mobil Baru atau Mobil Bekas  Sesuai dengan judul tulisan di atas : Merayakan Tahun Baruu dengan  Mobil Bekas.  Mengapa Tidak. Ya mengapa tidak

Mobil Bekas VS Mobil Baru
Memiliki mobil bekas bukan lagi persoalan.   Dengan era serba digital sekarang ini orang akan dapat dengan mudahnya membeli mobil bekas.  Mobil bekas saja bisa dicari dengab mudah di internet. apalagi mobil baru.   Mobil kini sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia di era sekarang ini,  Mobil kerap digunakan tidak saja untukk mengangkut penumpang atau manusia, namun mobil juga bisa digunakan untuk mengantar barang ke tujuan yang diingunkan

Dengan semakin meningkatnya minat orang memiliki mobil, berlomba lombalah para pengusaha permobilan untuk menggaet calon konsumennya.   Masyarakat pun dimanjakan dengan berbagai macam tawaran kemudahan untuk bisa memiliki mobil bekas atau mobil baru idamannya.  Salah satu cara yang sering digunakan para pengusaha mobil adalah dengan memberikan tawaran SKEMA KREDIT dengan syarat dan ketentuan tertentu yang pada intinya memudahkan masyarakat untuk bisa memiliki mobil baik mobil bekas apalagi mobil yang baru

Masyarakat sebaiknya perlu tahu bahwa walaupun niat untuk membeli atau memiliki mobil bekas  atau mobil baru sudah menggebu gebu, namun ada beberapa syarat yang harus diperhatikan jika masyarakat ingin memiliki mobil bekas atau mobil baru dengan SKEMA KREDIT antara lain harus 
warga negara Indonesia (WNI) dengan usia 21-60 tahun dan harus memiliki  berpenghasilan tetap dan atau memiliki pekerjaan tetap yanag bisa dijadikan agunan atau jaminan nantinya. .

 Jika syarat syarat inu sudah bisa dipenuhi maka selanjutnya adalah hal teknis yakni menyiapkan dokumen penting yang dibutuhkan Beberapa contoh dokumen yang dimaksud adalah Surat keterangan bekerja, slip gaji,NPWP Kartu Keluarga,dan beberapa dokumen penting lainnya sesauai syarat dan ketentuan antara Calon Pembeli dengan pihak perusahaan leasing (Asep Haryono)
Pontianak. Membaca salah satu berita kecelakaan lalu lintas yang dimuat Harian Tribun Pontianak edisi tanggal 31 Januari 2020 yang memberitakan sebuah kecelakan maut di Jembatan Kapuas 2, Kubu Raya, pada Jumat (31/01/2020)  yang merenggut nyawa salah seorang tenaga pengajar  SMAN 1 Sepauk

Saat saya membaca berita itu saya merasa sedih dan berduka cita yang sedalam dalamnya atas hilangnya nyawa manusia dalam kecelakaan tragis yang sebenarnya masih bisa dihindari itu. 

Terlepas dari rasa keprihatinan dan kesedihan saya atas musibah kecelakaan yang sudah kesekian kalinya terjadi di jalan raya itu, sudah menjadi kewajiban saya untuk kembali mengingatkan diri saya sendiri agar tetap patuh dalam berkendaraan di jalan raya dan angkutan umum.  Mematuhi semua peraturan lalu lintas baik untuk saya sebagai pengguna jalan raya dan saya sendiri sebagai pengendara. 

Baca Juga - Jadilah Pelopor Dalam Berlalu Lintas

Mengapa harus terjadi lagi kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang memakan korban jiwa? Mengapa harus terjadi lagi jatuh korban jiwa karena kecelakaan di jalan raya?  Apa yang harus kita lakukan agar tidak terjadi lagi musibah dan kecelakaan yang merenggut korban jiwa di Jalan raya?



LEWAT MARKA : Sepasang pengendara motor tertangkap kamera saya melewati garis marka di simpang Kota Baru Pontianak beberapa waktu yang lalu. Foto Asep Haryono
LEWAT MARKA : Sepasang pengendara motor tertangkap kamera saya melewati garis marka di simpang Kota Baru Pontianak beberapa waktu yang lalu. Foto Asep Haryono

Keselamatan Pengendara dan Kendaraan

Pada dasarnya keselamatan berlalu lintas dibagi menjadi 2 (dua) bagian utama yakni keselamatan sang Pengendara itu sendiri dan keselematan berlalu lintas di Jalan raya dan angkutan umum.   Nah untuk keselamatan sang Pengendara itu sendiri ada banyak yang harus diperhatikan.

Sebagai contoh yang sederhana adalah penggunaan Helm Standar.  Bukan helm setengah bundar yang hanya menutupi sebagian dari kepala anda.  Sosialisasi Helm Standar sudah lama dilakukan dan sekarang di era jaman now sudah banyak pengendara yang sadar akan pentingnya menggunakan helm standar berkualitas SNI. Ini merupakan berita yang melegakan.

Helm standar yang menutup semua bagian kepala memberikan perlindungan yang jauh lebih aman daripad helm yang hanya menutup dan atau melindungi setengah dari kepala anda,  Berbagai catatan banyak menyebutkan angka kecelakaan fatal biasanya berurusan dengan bagian kepala. Jadi mulai dari sekarang gunakan helm standar yang menutupi semua bagian kepala anda.

Baca Juga - Berkendaraan : Jangan Melawan Arus (Contra Flow)

Sedangkan keselamatan dalam Berkendaraan juga patut mendapatkan perhatian bagi semua pengendara kendaraan roda dua maupun roda yang bukan dua (baca Mobil).  Salah satu aturan yang sering dianggap remeh oleh banyak pengguna jalan raya dan pengendara adalah memeriksa terlebih dahulu kelaikan kendaraan sebelum digunakan. 

Periksalah kembali rem depan rem belakang, kaca spion, sabuk pengaman bagi pemilik kendaraan roda empat., dan juga penggunaan helm standar pastinya. Selebihnya bisa kreasikan sendiri demi kenyamanan anda. Jangan hanya karena anda malu karena menggunakan kaca spion lengkap kiri kanan, malu diledek karena menggunakan kaca spion  yang sedang "berdoa", lalu anda mengabaikannya.  Keselamatan yang utama, selebihnya boleh fashion atau gaya.

Patuhi aturan berkendaraan di Jalan raya dan angkutan umum.  Jangan mendahului kendaraan lain tanpa memeriksa terlebih dahulu apakah ada kendaraan yang satu arah dengan posisi anda. Menyalakan lampu sen sesuai dengan arah yang akan anda tuju.  Ini sering menjadi bahan olokan dan ledekan di sosial media.  Netizen sering memposting kelakar tentang ini. Orangnya memberi lampu sen kiri, tapi orangnya  belok ke kanan.

Baca juga - Tips agar terhindar dari Operasi Zebra

Anda takut kena razia kendaraan yang biasa dilakukan oleh Tim Gabungan Polisi, Dispemda dalam sebiuah operasi Zebra misalnya, lalu anda lari tunggang langgang lari terbirit birit sehingga berkendaraan melawan arah (contra flow). Ini sangat berbahaya dan sangat beresiko bagi diri pengendara itu sendiri. Dan masih banyak lagi yang seharusnya anda perhatikan sebelum memutuskan untuk berkendaraan di jalan raya.

Musibah memang tidak dapat diprediksi. Yang namanhya musibah kecelakaan lalu lintas bisa terjadi setiap waktu dan datangnya (musibah) tidak ada yang tau dan datangnya pun tidak pernah memberi tau.  Jika semua itu sudah anda laksanakan dengan sepenuh hati dan keikhlasan namun musibah masih juga datang itu semua karena kehendak Allah SWT. Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan  (Asep Haryono)

Sedang ramai diperbincangkan oleh Netizen tentang Surat Edaran dari Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia yang pada intinya adalah himbauan kepada para penumpang pesawatnya untuk tidak mengambil FOTO atau Video selama penerbangan.  

Berita nya sudah banyak beredar di berbagai portal berita di tanah air. Salah satunya adalah berita yang terbit di salah satu portal berita terkendal di Indonesia DETIK COM , beritanya berjudul dan berisi " Garuda Imbau Penumpang Tidak Mengambil Foto dan Video DI pesawat".  Namun kemudian dari pihak Garuda Indonesia kembali menegaskan bahwa himbauan itu belum final dan bukan untuk konsumsi publik.    Phak Garudanya sendiri seperti yang dilansir oleh DETIK COM masih mengizinkan para penumpangmya untuk mengambil FOTO dan atau VIDEO di Pesawat dengan catatan asal tidak mengganggu hak dan privacy orang lain dan atau awak crew Garuda Indonesia yang bertugas

Baca selengkapnya Penumpang Garuda Masih Boleh Ambil Foto dan Video di Pesawat asal...

Sebelum saya menyampaikan pandangan dan pendapat saya terhadap himbauan Garuda Indonesia tersebut, izinkan saya  terlebih dahulu memperkenalkan diri.  Saya Asep Haryono. Saya tinggal di Kubu Raya, Kalimantan Barat.  Terbang bersama Garuda Indonesia bukan hal yang baru bagi saya.   Saya terbang bersama Garuda Indonesia mungkin lebih dari 30 kali dari periode tahun 2005 - 2010 terutama rute penerbangan tujuan Denpasar Bali.    Jelasnya adalah dengan rute Pontianak - Jakarta - Denpasar (Perginya) dan Denpasar - Jakarta- Pontianak (Pulangnya).

Saat saya masih aktif "bekerja" sebagai salah satu sukarelawan (volunteer) Kang Guru Indonesia dari tahun 2005 sampai dengan 2010 , kami selalu mengadakan conference dan meeting dengan Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) dan Kang Guru Indonesia yang berlokasi di Denpasar Bali. dan selama rentang waktu tahun 2005 sampai dengan 2010 , dalam catatan yang saya punya ternyata saya sudah 10 (sepuluh) kali saya dan kawan kawani para perwakilan Kang Guru se Indonesia berkumpul di Denpasar Bali tepatnya di Gedung I/A/L/F yang terletak di jalan Sesetan Bali, Denpasar Bali.  Dari pengalaman terbang selama ini bersama Maskapai Terbaik Indonesia saat ini, Garuda Indonesia, saya mendapatkan banyak hal indah, kesenangan, kegembiraan, pokoknya seru bangeds.  Selamat membaca ya. 

Apa sih yang menarik jika terbang bersama Garuda Indonesia? 
Wow banyak sekali pengalaman berkesan dan tidak dapat saya lupakan selama "karir"  terbang bersama Garuda Indonesia periode 2005-2010 itu.


  • Fasilitas Yang NyamanSalah satu yang membuat saya kagum dan selalu rindu untuk terbang lagi bersama Garuda Indonesia adalah fasilitas yang sangat nyaman yang saya rasakan terbang puluhan kali dengan Garuda Indonesia sejak tahun 2005 sampai 2010 kemarin.  Sangat nyaman ini memang relatif, dan setiap pengguna maskapai penerbangan ini yang tentu saja mempunyai kesan masing masing dalam hal ini. Namun bagi saya pribadi sangat berkesan dan mendalam. Banyak kenangan indah selama saya terbang bersama Garuda Indonesia. 
  • Menu Nusantara. Menu Indonesian touch atau sentuhan indonesai selalu ada dalam pesawat  walau kadang juga menu yang disajikan khas European yang terdiri dari sandwich, dan lain sebagainya. Saya sendiri agak kurang terbiasa dengan menu "ajaib" ala Europe seperti itu karena lidah saya dari dulu memang lidah Indonesia yang senang dengan cita rasa masakan tanah air , sebut saja Gado gado, Pecel, Bubur Ayam dan bakwan. Walau pada prinsipnya saya fans menu nusantara sangat saya gemari, namun saya tidak menutup diri terhadap menu "bule" dalam Pesawat Garuda.   Buktinya Sandwich ala Australia pun saya lahap.  Sejak kapan sih saya menolak sama makanan? 
  • AVOD (Audio Video On Demand).  Salah satu hal yang saya rasakan istimewa terbang dengan garuda Indonesia adalah fasilitas yang biasa disebut dengan audio & video on demand (AVOD) yakni suatu perangkat dan sistem hiburan di dalam pesawat in-flight entertainment (IFE) yang canggih yang terdapat di setiap kursi, baik di kelas Ekonomi maupun bisnis. Dengan fitur canggih ini maka para penumpang bisa menonton film dan mendengar musik selama penerbangan. 
  • Sering Jumpa Selebritis atau Artis   Mau sering berjumpa dengan Artis atau Selebritis, sering seringlah terbang naik Garuda Indonesia. Dalam catatan saya sudah sering bertemu atau satu pesawat dengan tokoh daerah, pejabat setingkat Gubernur, selebritis dan juga artis yang terbang bersamaan dengan saya atau satu pesawat di Garuda Indonesia. Dan sepanjang ingatan saya rute rute yang banyak disambangi oleh para selebriti tanah air adalah berasal dari rute yang relatif ramai seperti Denpasar - Jakarta, atau sebaliknya dari Jakarta ke Denpasar. Biasanya selalu begitu. Pengalaman sih soalnya

    Saya pernah berjumpa dengan Jodi Superbejo dan Diva Kris Dayanti di pesawat Garuda Indonesia. Spesial jumpa dengan KD, yang tidak pernah saya duga sebelumnya, akhirnya bisa jumpa dengan beliau. Benar benar Saya tidak menyangka sama sekali teryata saya pernah satu pesawat dengan Diva Krisdayanti atau biasa disingkat dengan nama pendek KD. Itu semua karena terbang bersama Garuda Indonesia  Ini hanya contoh saja.  So eh jadi terbanglah bersama Garuda Indonesia, maka peluang ketemu atau satu pesawat dengan Artis atau Selebritis sangat besar. Asyik kan.  Masih banyak lagi lainnya yang Insya Allah akan saya sampaikan pada artikel atau tulisan saya yang akan dayang
Pandangan dan Pendapat saya terhadap Himbauan Garuda Indonesia agar penumpang Tidak mengambil FOTO atau VIDEO selama Di Pesawat
Sebagai orang yang sudah cukup berpengalaman terbang ke Bali bersama Garuda Indonesia periode 2005-2010, saya tidak ada masalah dengan himbauan itu.  Setiap kali saya terbang bersama Garuda Indonesia saya selalu mendokumentasikan baik dalam bentuk FOTO atau VIDEO perjalanan saya bukan saja selama penerbangan namun juga saat saya mulai berangkat dari rumah, dari Taxi menuju Bandara, saat check in, hingga di dalam pesawat (Selama Penerbangan) hingga sampai di Bandara Tujuan (Bandara Internasional Ngurah Rai).

Berikut ini saya cantumkan foto dan video beberapa saja sebagai bukti saya aman aman saja mengambil foto dan VIDEO  selama terbang bersama Garuda Indonesia.   Silahkan dilihat di bawah ini



Garuda Indonesia take off
GARUDA INDONESIA :  Siap take off. Sebuah pesawaGaruda Indonesia bersiap lepas landas di samping kami.  Foto ini diambil dari jendela dalam pesawat Garuda Indonesia yang saya tumpangi.  Pesawat kamii terbang setelah pesawat ini lepas landas.  Foto Asep Haryono

MENU INDONESIA :  Pilihan menu ada di Garuda Indonesia.  Ada European, ada juga selera NusantaraJika punya usul atau saran silahkan isi lembaran suggestion yang ada di majalah Garuda di depan sandaran kursinya masing masing.  Ini pernah saya lakukan.  Foto Asep Haryono
DEKAT JENDELA :  Saya selalu memilih duduk (Seat) selalu dekat jendela jika terbang dengan Garuda Indonesia karena selain asyik bisa melihat ke luar dari jendela, dan posisi sudut (corner) bisa melihat ke ruangan kabin dengan relatif lebih leluasa.  Cuma agak "sengsara" jika mau buang air karens harus "menorobos" barikade penumpang lain di sebelah saya.  Foto Asep Haryono

VIDEO VIDEO


Ini adalah satu satu rekaman penerbangan saya dengan garuda Indonesia rute tujuan Pontianak - Denpasar pada bulan Oktober 2010 lalu

Video pendek tentang fitur fitur keren Audio Video On Demand (AVOD) yang berhasil saya rekam di penerbangan Garuda Indonesia rute Denpasar - Jakarta pada tanggal 14 April 2011 lalu. Pengalaman yang luar biasa. Rekaman dibuat dengan menggunakan kamera

DENGAN KD :  Momen saat saya berjumpa tidak sengaa dengan Diva terkenal Kris Dayanti  pada penerbangan GA 405 Denpasar - Jakarta bulan Oktober 2010. Saat itu KD masih berpacaran dengan Mas Raul. Kenangan langka sekaligus istimewa selalu bersama Garuda Indonesia. Bisa jumpa Seleb/Artis.  Foto Istimewa



Dan sepanjang ingatan saya selama saya terbang puluhan kali dengan Garuda Indonesia tujuan dari Pontianak ke Bali selama periode 2005-2010 tidak ada yang terlewati dokumentasinya baik dalam bentuk FOTO dan atau VIDEO baik sebelum ataupun sesudah penerbangan. 

Namun satu hal yang menjadi pedoman saya adalah setiap FOTO atau VIDEO yang diambil sebelum dan sesudah penerbangan Garuda Indonesia hanyalah bersifat SELFI  ataupun berswa foto.  Selain karena saya juga seorang BLOGGER (penulis Blog) yang senang menuliskan Laporan atau catatan Perjalanan (Travel Notes) ytentu saja saya sering mengambil foto atau VIDEO yang berkaitan dengan tema tulisan atau laporan perjalanan yang saya buat dan selama itu saya aman aman saja.  Dan setiap tulisan atau laporan perjalanan saya itu diterbitkan dalam koran atau online, tidak pernah mendapat KLAIM atau protes dari pihak lain, dan Tidak pernah berurusan dengan aparat Penegak Hukum (Asep Haryono) 
www.simplyasep.com  Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Adalah hal yang  wajar saja karena alamiah dan manusiawi. Namun bagaimana rasanya jika kesalahan yang anda lakukan lalu menjadi bahan gunjingan orang lain?

Bagaimana rasanya menahan rasa malu ini karena kesalahan anda dipertontonkan banyak orang dan diperlihatkan di depan banyak orang? Bagaimana rasanya dipermalukan banyak orang? Kesalahan anda menjadi topik gosip orang orang disela sela istirahat jam makan siang?  Hampir tiada hari tanpa membicarakan kesalahan anda. 

Anda sebaiknya tidak cepat melakukan penilaian, tidak cepat menuduh sesorang tanpa melihat terlebih dahulu apa alasan dan motifnya mengapa orang itu melakukan kesalahan


Pelajari Dahulu Apa MOTIF nya
Orang berbuat kesalahan tentu mempunya alasan.  Kita tidak akan pernah tau sampai kita sendiri menanyakan kepada yang bersangkutan mengapa dia berbuat kesalahan itu.  Saya mengambil contoh yang ekstrim : Seorang Pencuri. Semua orang tau mencuri adalah perbuatan yang tidak baik, dan diancam dosa, dan hukuman di dunia seperti penjara dan lain sebagainya.

Nah cobalah anda bertanya kepada sang pencuri itu. Mengapa dia mencuri? Dari sini lah anda bisa memahami mengapa orang itu sampai melakukan perbuatan yang tidak terpuji itu. 

ILUSTRASI Rasa Malu. Gambar dari Internet
ILUSTRASI Rasa Malu. Gambar dari Internet

Bisa saja sang pencuri sudah tidak punya apa apa lagi untuk menganjal perutnya yang lapar karena seharian tidak makan. Bisa saja kan itu terjadi.  Walaupun cara yang dilakukannya salah yakni dengan mencuri, namun dari alasan dia mencuri orang pasti akan mengerti dan memahami latar belakangnya maupun motifnya dia mencuri.


Nah jika anda sudah mengetahui alasan, latar belakang dan motif dia mencuri, barulah pihak penegak hukum dapat memasukkan unsur dan alasan sang pencuri itu sebagai alasan yang meringankan hukuman yang akan diterimanya di dunia.  Pihak HAKIM tentu akan mempertimbangkan faktor yang meringankan hukuman yang akan dijatuhkan kepada sang pencuri ini. Nah HAKIM akan memutuskan dengan adil dengan mempertimbangkan faktor yang meringankan itu, dan barulah VONIS di jatuhkan.  Sang pencuri harus menanggung konsekuensi hukumnya.

Beda misanya orang mencuri karena ingin memperkaya diri sendiri dan atau memperkaya orang lain.  Namun sangat jarang kalau mencuri karena ingin memperkaya orang lain.  Dalam pandangan saya, justro KORUPSI lah yang berpotensi bisa memperkaya orang lain selain untuk memperkaya dirinya sendiiri.   Kita jangan terbuai dengan kisah dongeng ala "Robin Hood" yang diceritakan mencuri karena ingin menolong orang miskin.  Memang ada banyak kisah nyata yang terinspirasi dari kisah "Robin Hood" sekarang ini di dunia nyata.

Sekarang lagi tren orang gemar mencari keuntungan dengan cara cara yang tidak baik.  Menghalalkan segala cara agar bisa memperoleh keuntungan yang besar dengan cara yang mudah dan tidak melalui proses dan hanyha berorientasi pada hasil. Memang ada orang yang berperilaku seperti itu, dan memang cenderung menjadi kebiasaan (habit).  Kalau sudah ini MOTIFnya tentu akan lain lagi ceritanya. 

Pencuri adalah perbuatan yang tidak baik dan harus dihukum.  Tapi jika motif sang pencuri karena ingin mengganjal perutnya yang lapar, maka motif itu bisa meringankannya saat HAKIM membacakan keputusannya.  Beda mereka yang memang kegemarannya menumpuk kekayaan dengan cara yang tidak baik, menghalalkan segala cara. Kalau yang terakhir ini RASA MALU sudah tidak ada. Si pelaku sudah tidak punya RASA MALU.    Jadi pelajari dahulu alasan dan motifnya sebelum anda menilainya

Nah kaitannya dengan tema tulisan saya hari ini tentu sangat relevan.

Selain sang pencuri harus mendekam di tahanan sebagai konsekuensinya dia melakukan aksi kejahatan dengan mencuri, masih ada lagi sanksi yang rasa rasanya jauh lebih berat yakni sanksi dari Masyarakat.  Masyarakat akan mengucilkannya. Nama baiknya akan jatuh. Kalau sudah begini, siapa yang menanggung malu? Tentu ada banyak yang malu karena ulah sang pencuri ini. Bisa saja kedua orang tua, anak anaknya, hingga kerabatnya tentu akan MALU karena memiliki anggota keluarganya yang dipenjara karena mencuri.

Sungguh tidak nyaman rasanya dipermalukan


Kemana lagi wajah ini akan disembunyikan jika sudah begini.  Saya Alhamdulillah bukan mencuri. Namun saya bisa merasakan bagaimana RASA MALU itu. Bagaimana rasanya di PERMALUKAN banyak orang, rasanya sangat menyiksa dan membuat frustasi yang luar biasa,  Bagi anda yang belum pernah merasakan bagaimana rasanya diPERMALUKAN mungkin tidak akan bisa memahaminya.

Lalu apa untungnya bagi Anda memperbincangkan kesalahan atau aib orang lain? Pertanyaan ini saya tujukan kepada siapa saja yang hobi menggunjingkan aib orang lain, mendiskusikan kesalahan orang lain

Sebagai Contoh Yang Tidak Boleh Ditiru
Kira seperti apakah manfaat dan keuntungan anda membicarakan aib dan kesalahan orang lain?  Saya mencoba memaparkan beberapa poin sederhana di bawah ini yang menurut pandangan saya adalah MANFAAT atau KEUNTUNGAN bagi penyuka hobi bergunjing, para kelompok KELOMPENCAPIR (Kelompok pencela dan pencibir)


Pertama, Sebagai Contoh yang tidak layak ditiru. 
Nah anda menggunjingkan aib orang lain, menggosipkan kesalahan orang lain karena anda berniat menjadikan aib dan kesalahan orang itu sebagai MONUMEN peringatan bagi orang lain agar TIDAK atau JANGAN melakukan hal seperti itu. 

Di satu sisi memang "mulia" karena orang lain akan lebih waspada dan tau kalau berbuat salah itu berat konsekuensinya.  Namun di sisi yang lain adalah fatal bagi yang digunjingkan atau yang menjadi OBYEK bahan gunjingan. Rasa malu yang tidak tertahankan.  Kasihanilah dia. Kasihani orang itu


Kedua, Punya bahan yang layak disebarkan. 
Nah ini dia. Sekarang sudah ramai orang bersilaturahm di berbagai komunitas atau sosial media semacam WA group dan platform sosial media lainnya.  Anda merasa memiliki bahan gosip yang asyik untuk menjadi obrolan gosip anda semakin HOT dan sEru di group grup WA.  Anda lantas menyebarkannya kepada orang lain tanpa anda tau masalah yang sebenarnya. Tanpa menyelidiki kebenaran berita atau kabarnya anda lantas dengan sigap jari jemari anda menekan SEND.  Kabar itu menyebar kemana mana. 

Jika anda kenal orang yang sedang ANDA Gunjingkan kesalahannya itu mengapa anda tidak melakukan check and recheck terlebih dahuu kepada yang bersangkutan? Mengapa anda tidak mengonfirmasikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum berita atau GOSIP itu anda sebarkan ke semua sosial media anda?  Kasihani dia. Anda tidak tau masalah yang sebenarnya, namun anda sudah terlanjur menyebarkannya. 

Jika sudah begini anda berpotensi terkena pasal ujaran kebencian dan pencemaran NAMA BAIK yang diancam pasal Pidana dan Perdata . Karena berkat berita yang anda SEBARKAN itu dan dibaca oleh banyak orang dan orang orang jadi ikut larut dalam frame yang anda buat

Bagaimana Jika BERITA Yang Disebarkan Memang Benar 
Andai pun berita yang anda sebarkan itu BENAR dan sesuai dengan kenytaannya, jika itu berisi AIB dan KESALAHANNYA, dalam pandangan saya juga kurang ada manfaatnya anda teruskan kepada yang lain, atau bahkan anda menambahkan "cerita baru" atau "bumbu bumbu" yang semakin enak untuk digoreng. Jadilah anda berpotensi menyebar ujaran kebencian yang diancam undan undang Informatika dan transaksi Elektronik (ITE)


Sebagai penutup dari tulisan saya kali ini adalah :

Pertama
Jika anda menerima GOSIP, BERITA atau KABAR yang berisi informasi yan anda sendiri tidak yakin akan kebenarannya, anda tidak tau masalah yang sebenarnya, menurut hemat saya ya sebaiknya cukup tertahan di perut anda sendiri.  Jangan disebarkan atau diteruskan kepada orang melalui akun sosial media anda karena ada berpotensi menjadi penyebar berita HOAX yang juga diancam pasal Pidana dan Perdata

Kedua, Jika anda menerima GOSIP, BERITA atau KABR yang berisi informasi tentang aib dan kesalahan orang lain, walaupun itu berita BENAR dan sesuai dengan FAKTA,  anda sendiri yang memutuskan apakah berita dan informasi itu LAYAK disebarkan atau tidak. 

Ketiga. Jika anda memang termasuk punya kegemaran BERGOSIP, cukup dalam lingkungan terbatas saja.  Cukup dalam lingkungan anda saja atau jalur pembicaraan pribadi (private) yang orang lain tidak perlu tau.  Walau bagaimana pun. Ingat lah selalu bahwa SOSIAL MEDIA itu bisa menaikkan nama seseorang setinggi langit, dan juga bisa menenggelamkan nama seseorang sedalam lautan.

Anda sendiri yang memutuskan,. ANda sendiri yang bertanggung jawab atas segala konsekuensi berita/informasi yang anda sebqarkan kemarin, hari ini dan mungkin masa yang akan datang. 
Jadilah pengguna sosial media yang BIJAK dan CERDAS.  Waspada Postingan mu  (Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Dalam foto yang saya unggah di halaman blog pribadi saya ini adalah foto seorang anak perempuan Palestina yang bernama Rahaf yang diunggah di Facebook TK Nurani Indonesia yang konon telah mendapat simpati puluhan ribu netizen di seluruh dunia.

Sebuah foto yang menggambarkan raut wajah anak perempuan Palestina yang bernama Rahaf yang menggambarkan kegundahan dan kesedihan saat bersekolah.  Sekolah yang ditempati bocah Palestina itu adalah sekoah yang didirikan oleh INDONESIA di Jalur Gaza.  Para netizen yang melihat foto tersebut terketuk hatinya dan mendapat banyak simpati seolah olah mereka turut merasakan kegundahan hati Rahaf.


Dan foto Rahaf ini seolah mewakii ratusan bahkan ribuan anak anak Palestina lainnya yang sangat menderita akibat Blokade Zionis Israel selama beasan tahun. Hidup anak anak Palestina sudah sangat menderita akibat kepungan dari Zionis Israel ini mulai dari ancaman pembunuhan, listrik yang tidak berfungsi, air bersih yang tidak mengalir lagi,  tidak dapat bersekolah, bahkan untuk makan sehari hari pun susah. 


Rahaf, gadis Palestina yang tampak sedihyang fotonya menjadi viral dan mengetuk simpati jutaan netizen dis seluruh dunia. Foto dari Internet
Rahaf, gadis Palestina yang tampak sedihyang fotonya menjadi viral dan mengetuk simpati jutaan netizen dis seluruh dunia. Foto dari Internet

Saya mencoba mengetuk hati para pembaca sekalian bahwa selain Penderitaan Rahaf dan jutaan anak anak Palestina lainnya kini sebenarnya banyak keluarga miskin dan anak anak terlantar di sekitar kita sendiri dan kita tidak perduli sama sekali. Inilah yang saya coba tuliskan dalam tulisan saya di blog ini karena saya menyaksikan dan mengalaminya sendiri betapa tidak perdulinya kita, sesama muslim, akan penderitaan sesamkanya.

Ketika Rasa Keperdulian Sosial Kita Semakin Pudar

Dalam hadis Rasullullah SAW menggambarkan dapatkah Musiim tidur nyenyak di saat tetangga sedang kelaparan? Hadis ini menggetok kepala kita semua, namun pada kenyataannya memang ada orang yang benar benar cuek dan tidak perduli terhadap nasib sesama muslim lainnya yang kekurangan, jangankan untuk membeli barang atau bepergian traveing, untuk makan sehari hari saja susah.

Mengapa mereka tidak mau membantu mereka yang kurang beruntung ini? Apa yang menjadi penyebab mereka segan, tidak mau bahkan tidak terketuk hatinya untuk membantu meringankan beban kemiskinan saudaranya sendiri? Mengapa?

Saya sangat kecewa dengan mereka mereka yang mengaku dirinya sebagai pembela ISLAM, yang getol mengajak orang orang untuk gemar bersedeqah, tetapi mereka sendiri ternyata berhati BATU tidak perduli kalau ada warga di sekitarnya sendiri yang meminta pertolongan atau meminta bantuan? Apakah mereka munafik? Saya tidak tau. Saya tidak menuduh mereka semua (munafik) seperti itu. Tidak sama sekali

Orang datang ke tempat anda untuk meminta bantuan atau memohon pertolongan, dan anda tidak membantunya itu adalah HAK anda. Anda tidak mau atau tidak bisa menolong dan meringankan beban kesulitan mereka itu juga HAK anda. Tidak ada yang salah dengan sikap seperti itu dari segi hukum. Saya mau bertanya. Apakah anda yang tidak memberi makan orang miskin atau tidak memberi uang receh kepada pengemis lantas anda mendapat sanksi denda atau kurungan Penjara? Tentu saja tidak.

Namun yang menarik perhatian saya adalah motiv atau alasan mereka tidak mau membantu saudaranya yang mengalami kesusahan itu yang tidak dapat diungkapkan dengan pasti. Dalam laut dapat di duga, hati orang siapa tau. Apa yang menjadi dasar pertimbangan saudara Muslim tidak mau/ tidak bersedia membantu kesusahan sesama saudaranya? Saya mencoba memaparkan hal hal yang menurut saya menarik untuk dibahas bersama seperti tercantum di bawah ini

Pertama, Bukan Saudara Kandung. Buat apa dibantu. Banyak orang yang datang ke tempat anda dan anda tidak kenal sama sekali karena secara biologis mereka bukan darah kandung atau saudara kandung, jadi buat apa dibantu. Mereka tidak menyadari bahwa mereka juga saudara sesama Muslim. Nah mengapa kita masih tidak mau membantu sesama saudara Muslim?

Kedua, Takut Berkurang Hartanya karena Sodaqah Mereka yang paling getol menyuarakan agar sesama muslim gemar bersedekah dan meyakinkan jamaah bahwa sadaqah tidak akan berkurang hartanya, bahkan akan dilipat gandakan oleh ALLAH SWT.

Mereka yang gemar menyuarakan itu hanya sebatas di mulut saja. Pada prakteknya mereka sebenarnya takut juga HARTA mereka berkurang karena memberi sedekah kepada orang yang tidak mereka kenal sama sekali. Saya tidak mengatakan mereka munafik. Tidak sesuai kata dengan perbuatan. Biarlah para pembaca sendiri yang memutuskan.

Ketiga, Memang dasarnya Tidak Mau Membantu. Hal terakhir yang mau saya coba diskusikan adalah motiv dasarnya memang tidak mau membantu. Saya melihat sendiri mereka secara ekonomis sudah mapan. Profesi Pegawai Negeri sudah setingkat Eselon 4, Pengusaha Sukses, Tokoh masyarakat, Bahkan CALEG atau NYALON ternyata bernyali kerdil.

Mereka sebenarnya tidak mau membantu karena dasarnya mereka tidak mau. Mereka maas membantu karena memang mereka malas membantu. Kalau sudah MALAS berarti sudah titik. Mau digimanain tetap saja mereka Tidak Mau.l Apakah mereka PELIT? atau KIKIR? Saya tidak menuduh mereka seperri itu. Anda pembaca sendiri yang

Betap Susahnya Jadi Orang MiskinMereka yang terlahir sudah KAYA secara materi mungkin tidak dapat merasakan penderitaan si miskin. Penderitaamn keluarga yang tidak mampu. Jangankan untuk bepergian ke tempat wisata, atau berbelanja (shopping), untuk makan sehari hari saja sudah sulit. Lalu apa manfaat Bulan Suci Ramadhan atau Puasa Ramadhan yang datang setiap tahun itu bagi mereka mereka ini? Sebulan menahan lapar, meraskan penderitaan orang miskin yang susah makan, ternyata belum benar benar membekas di hati mereka

Rasa keperdulian terhadap yang tidak berpunya hanya sebatas "ritual" tahunan di Bulan Ramadhan saja. Tidak ada nilai haqiqi dari pelajaran Sebulan di bulan Ramadhan di bulan bulan yang lain. Rasa keperdulian kepada sesama sudah semakin luntur di antara kita. Ini adalah fakta yang paling mengejutikan , setidaknya dalam pandangan saya. Nilai nilai keperduiian sosia yang telah dirasakan selama gemblengan 30 hari Ramadhan sama sekali tidak membekas dalam kehiduoan sehari sehri setelah Ramadhan.

Coba lihatlah mereka yang kurang beruntung itu.  Anda mungkin malam ini bisa tidur dengan nyenyak karena perut anda sudah kenyang, anda sudah makan. Padahal disekitar anda, ada keluarga yang tidurnya saja sambil menahan rasa laparnya.   Bisakah anda bisa tidur nyenyak disaat ada saudara seimannya, tetangganya sendiri, sedang kelaparan malam itu?  Anda tidak tau? Bisa saja jadi, dan itu bukian kesalahan anda kalau anda tidak tau kalau ada keluarga disekitar anda yang menahan lapar dari malam hingga ke pagi hari.

Sebagai penutup dari OPINI saya kali ini adalah kutipan. Ya saya ingin mengutip salah satu bab dalam Buku karangan Motivator Nomor 1 Indonesia, Andrie Wongso dalam bukunya "22 Widsom and Success" chapter Kemandirian halaman 36 di sana tertulis



"...Saudara ku, sesungguhnya tidak ada orang lain selain diri kita sendiri yang bisa menolong melewati berbagai ujian dan tantangan..

Salah satu hikmah yang dapat dipetik dari pelajaran kehidupan kali ini adalah b bahwa setiap diri kita adalah pejuang.  Saya menaruh simpati dan support bagi sesama Muslim saudara kita sendiri untuk FIGHT dan tidak menyerah pada keadaan.  Motivator terkenal Indonesia Andrie Wongso menekankan bahwa perlunya saudara kita seIMAN sesama MUSLIM khususnya, dan seluruh umat Manusia untuk memulai dari diri sendiri untuk terus berusaha , belajar dan berjuang, ulet dan tidak menyerah pada keadaan, maka anda tidak pernah meraih sukses (Asep Haryono)



www.simplyasep.com Bagi kamu yang hobi menonton video berbagi Youtube mungkin sudah sering menyaksikan reality show yang diberi nama UNDERCOVER BOSS.   Nah dari sisi bahasanya saja sudah dapat ditebak yakni berarti BOS yang melakukan "misi" mendapatkan masukan , dan ide yang jujur dari para pegawainya dengan cara meninggalkan kenyamanannya sebagai CEO, atau direktur di perusahaannya dan tan menyamar sebagai karyawan baru.

Saya sudah beberapa kali menyaksikan beberapa episod program UNDERCOVER BOSS ini melalui Youtube.   Ada banyak manfaat yang dapat rasakan selama beberapa hari menyaksikan tayangan UNDERCOVER BOSS ini. Salah satunya adalah bagaimana rasanya bisa menjadi Karyawan biasa hingga sensasi menjadi seorang BOS selain saya bisa mempelajari percakapan Bahsasa Inggrisnya (English Conversation) nya.


Program Reality Show Undercover Boss ini cukup terkenal di saluran Youtube. Tayangan yang mendidik dan penuh inspirasi. Gambar dari Internet
Program Reality Show Undercover Boss ini cukup terkenal di saluran Youtube. Tayangan yang mendidik dan penuh inspirasi. Gambar dari Internet


Program UNDERCOVER BOSS ini rata rata mengambil setting di beberapa perusahaan raksasa di Amerika Serikat, Canada, dan beberapa engara Eropa lainnya. Saya jarang menonton program UNDERCOVER BOSS yang berasal dari negara Amerika Latin, atau negara negara yang bukan berbahasa Inggris (English Speaking Countries).

Nah bagi kamu yang mungkin belum pernah tau apa itu program Reality SHow UNDERCOVER BOSS secara sederhana sekali lagi saya dapat gambarkan di sini adalah  salah satu program yang menceritakan pengalaman para CEO, Direktur Perusahaan atau Pemimpin perusahaan yang "menyamar" sebagai pegawai (karyawan) baru di perusahaan yang dipimpinnya. Salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan, koreksi, dan ide yang jujur dari anak buahnya sendiri.

Sangat Inspiratif Dan Mendidik
saat saya menonton beberapa seri TV dari Program UNDERCOVER BOSS ini sangat memberikan inspirasi dan sekaligus sebagai salah satu tayangan edukatif tentang bagaimana mengelola management perusahaan beserta mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) nya.    Sebagai contoh adalah tayangan episode UNDERCOVER BOSS di Salah satu negara bagian di Amerika Serikat. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Fashion.

CEO dari perusahaan itu menyamar sebagai karyawan atau pegawai baru yang memerlukan training atau magang di perusahaannya sendiri. Penyamaran ini sangat dirahasiakan sekaligus diipertontonkan kepada umum. Maksudnya di sini adalah program penyamaran CEO sebagai pegawai baru memang dirahasiakan agar tidak diketahui para pegawainya kalau karyawan baru itu sebenarnya adalah CEO atau Direktur Perusahaan yang bersangkutan.


Sedangkan yang dimaksud dengan dipertontonkan di sini adalah program training atau magang sang "pegawai baru" itu di videokan oleh orang yang ditugasi untuk berpura pura sebagai crew Televisi yang sedang meliput aktifitas training pegawai dan karyawan baru.   Nah dari sinilah pertunjukkan di mulai. Mulai dari aktifitas absen, pelatihan di lapangan hingga interaksi antara sang "pegawai baru" dengan mentor atau trainnernya.

Sang "Pegawai Baru" yang sebenarnya adalah CEO itu bisa mendapat masukan yang jujur dari para anak buahnya.   Dia bisa mengetahui bagaimana etiket, etos kerja, dan kedisiplinan para pegawainya dengan menjadikan dirinya sebagai "sasaran bully" bagi para mentor atau trainnernya.

Program Magang sang "Pegawai Baru" biasanya berlangsung antara satu sampai dua minggu.  Hingga pada akhirnya sang "Pegawai Baru" itu "menghilang" dan tampil dengan profil yang sesungguhnya. sebagai CEO atau Direktur Perusahaan.  DIa panggil para mentor, trainer atau karyawan senior yang sudah membimbing dan melatih nya saat dia menyamar sebagai "pegawai Baru" itu.   Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Kaget tentunya.  Para pegawai senior atau mentor yang menjadi coach atau pelatih banyak yang tercengang dibuatnya seteah berhadapan dengan CEO atau Direkrtur yang sesungguhnya. Mereka tidak tau kalau sang "Pegawai Baru" yang mereka ajari, latih dan bimbing dalam magang ternyata adaah seorang CEO atau Direktur Perusahaan.   Ada yang kaget, malu bahkan tertawa

Yang sudah melatih sang "pegawai baru" dengan telaten, sabar dan mendidik mendapat ganjaran reward yang luar biasa dari CEO atau Direktur Perusahaan mulai dari BONUS ratusan juta rupiah, Rumah, Mobil hingga naik jabatan hingga General Manager serta bonus uanng tunai dan deposit untuk lburan (vacation), dan biaya pendidikan atau beasiswa bagi anak anak mereka. 

Nah yang kurang ajar dengan sang "pegawai Baru" langsung mendapat punishment atau hukuman mulai dari PHK hingga turun jabatan.  Menarik sekali. Pertanyaan yang mengemuka dari saya adalah dapatkan program Reality Show Undercover Boss ini bisa dipraktekkan oleh CEO, Direktur dan Pimpinan Perusahaan di Indonesia? Itu sebuah pertanyaan yang saya mau para pembaca semuanya dapat bertukar pikiran dengan saya. Bagaimana pendapat kalian? Dapatkah program Undercover Bos ini diterapkan 
CEO, Direktur dan Pimpinan Perusahaan di Indonesia? Apa alasan kamu? (Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Sedang hangat hangatnya jadi pembicaraan di ranah sosial media tentang kasus yang menimpa salah seorang staf guru Honorer di sebuah sekolah menengah atas di Mataram yang bernama Baiq Nuril atau disapa Bu Nuril yang sudah divonis oleh dihukum Mahkamah Agung (MA) 6 bulan penjara karena dianggap bersalah merekam percakapan mesum atasannya yang seorang kepala di sekolah tersebut.

Dalam perkembangan terbarunya, DETIK COM menurunkan laporannya bahwa Majelis kasasi yang diketuai hakim agung Sri Murwahyuni, dengan anggota majelis hakim agung Maruap Dohmatiga Pasaribu dan hakim agung Eddy Army, memvonis Nuril dengan hukuman penjara selama 6 bulan dan pidana denda sRp 500 juta,
Ilustrasi. Gambar dari PxHere
Ilustrasi. Gambar dari PxHere


Baiq Nuril dianggap telah melanggar UU ITE oleh 
Majelis kasasi dan dianggap secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan,

Baca selengkapnya :


Tanggapan Saya


Sebagai salah seorang Netizen Journalist (Blogger) di Pontianak, saya tertarik juga ingin menyampaikan pandangan dan pendapat saya tentang kasus yang melanda Ibu Nuril di Mataram ini.  Rasanya tidak lengkap kalau saya tidak urun rembuh, berbagi pendapat untuk sama sama kita bantu pemecahannya walaupun hanya melalui tulisan yang sederhana ini saja.


Pertama,  saya tidak mendengar sama sekali barang bukti berupa Rekaman pembicaraan telepon Mesum yang direkam sendiri oleh Ibu Nuril dengan kepala sekolah yang nota bene adalah atasannnya di SMAN 7 Mataram tersebut. Saya hanya mencoba menganalisa dari berita yang diturunkan oleh DETIK COM secara berseri seperti link link yang saya sertakan di atas.

Dalam menengahi masaah ini, pihak KEMKOMINFO sendiri melihat kasus yang menimpa Bu Nuril ini tidak ada sangkut pautnya dengan Pelanggaran Undang Undang ITE sebagaimana yang dituduhkan oleh lembaga peradian (Mahkamah Agung) namun hanya salah paham dalam arti kata salah melihat duduk perkaranya. Substansinya menurut versi KEMKOMINFO adalah pelaku penyebaran Rekaman Mesum itu bukanah dari pihak Bu Nuril

Kedua, Kekerasan pada anak anak dan Perempuan memang sudah semakin brutal terjadi di Indonesia.  Sudah banyak kasus kasus pelecehan terhadap perempuan terjadi hampir di mana mana di seluruh pelosok negeri ini. Bahkan yang terbaru adalah Begal Payudara yang menimpa Turis Asing di Jogjakarta yang juga masih viral dibahas di jagar sosia media di tanah air. Kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan seolah semakin menjadi jadi.

Jangan melihat kasus Penyebaran Video Mesumnya , karena dalam pandangan saya kasusnya berbeda dari substansinya, Pelecehan.  Maaf, saya bukan ahli Hukum Pidana atau pakar yang mengerti masalah pemberdayaan hak hak perempuan.  Saya hanya masyaraka sipil saja yang menyampaikan pandangan dan pendapat dalam kasus yang menimpa Ibu Nuril ini. 

Jika ada yang berkeberatan dengan pandangan dan pendapat saya seilahkan anda tuangkan sendiri pendapat anda. Ayo kita diskusi.  Izinkan saya meneruskan pendapat dan pandangan saya ya


Para pelaku pelecehan terhadap perempuan yang narak terjadi di belakangan ini memang pantas di bikin jera, dibikin kapok. Kalau perlu dipermalukan agar ada efek jera dan tidak lagi berbuat tidak pantas, tidak senonoh dan semena mena terhadap kaum perempuan.  Jika melihat substansinya saya yakin Hakim Hakim yang terhormat di Mahkamah Agung bisa memutuskan dengan adiil. Korban pelecehan seksual harusnya dilindungi, dan bukan malah dihukum Bui. 

Sudah jadi korban pelecehan atasnya, Bu Nuril ini malah dihukum Bui dan denda ratusan juta rupiah.  Duit darimana untuk membayar denda 500 juta rupiah yang dibebankan kepada Ibu Nuril?  Berapalah gaji atau penghasilan guru honor seperti Bu Nurl.  Untuk keperluan sehari hari dan dapur saja mungkin sudah susah, ini harus membayar denda yang jumlahnya minta ampun banyaknya itu. 500 juta bagi saya adalah jumlah yang sangat besar. 

Saya setuju dengan adanya gerakan sosial #SaveIbuNuril yang sudah melibatkan ribuan warganet untuk menyuarakan keadilan dan pembebasan Ibu Nuril. Kalau perlu buka saja Dompet Ibu Nuril untuk membantunya membayar denda 599 juta rupiah itu.   Fenomena Save Ibu Prita dengan penggalangan dananya (masih ingatkan kasus yang membelut Ibu Prita Mulyasari?) bisa dilakukan lagi. Saya sangat mendukung.

Ketiga, Banyak Kejanggalan.  Para hakim yang mulia di Mahkamah Agung tingkat kasasi menganggap Ibu Nuril terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar
 UU ITE yakni melakukan tindak pidana tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.   Yang membuat UU ITE kan pihak KEMKOMINFO.

KOMINFO Sendiri sudah menyatakan tidak ada pelanggaran terhadap UU ITE dan hanya salah dalam melihat duduk perkaranya.  (Baca link yang sudah saya sertakan di atas-red).  Bahkan KOMINFO mengirim tim ahli yang akan membantu Bu Nuril.  Ini kan IRONI jadinya. 

KOMINFO selagi pabrikan yang memproduksi UU ITE jelas lebih memahami konteksnya, lebih memahami UU ITE yang dibuatnya, sudah resmi menyatakan 
tidak ada pelanggaran terhadap UU ITE dalam kasus Bu Nuril danan hanya salah dalam melihat duduk perkaranya.   Mengapa Hakim Hakim merasa lebih capable dan berkompeten di bidang UU ITE dan memvonis penjara dan denda?

(Maaf) seharusnya para Hakim yang Mulia di Mahkamah Agung yang mengadiii perkara Bu Nuril itu mengundang saksi AHLI sebelum memutuskan ada atau atau tidaknya Bu Nuril melanggar UU ITE.  Kan prosedurnya seperi itu?  Banyak kasus kasus bernuansa IT  sudah banyak yang melibatkan pakar pakar teknologi yang berkompeten di dibangnya yang diminta pendapatnya dan menjadi saksi ahli.   Ini yang saya lihat sebagai kejanggalan. 
(Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Gaduh adalah kata yang mungkin cocok disematkan kepada bangsa ini yang belakangan ini semakin "meriah" dengan permainan bahasa "kreatif" berupa kosa kata, frasa, dan istilah yang mengandung unsur sindiran yang ditujukan secara tidak langsung kepada pihak tertentu.  Perang kata kata? Mungkin ya mungkin saja tidak.

Seperti viral di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini ini semakin banyak saja kosa kata atau frasa yang menjadi tren yang diciptakan oleh elit politik, tokoh masyarakat hingga public figure di tanah air. Sebut saja seperti  Tampang Boyolali , Buta Budek , Sontoloyo , Politik Banci , Kecebong Dan Kampret.  

Bahkan jauh sebelumnya ada kosa kata "Sengkuni", "Sinterklas" yang dilontarkan oleh salah para terpidana kasus Hambalang.  Para pembaca tentu sudah tau siapa siapa saja orangnya, saya tidak akan menyebut nama tersebut demi alasan keamanan dan privacy orang yang bersangkutan.


Kini yang terbaru adalah kosa kata Genderuwo yang tiba tiba viral.   Ada apa dengan Genderuwo? Ada yang sudah kena sama Genderuwo?

Dalam Wikipedia, disebutkan bahwa :

Genderuwa adalah mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwa dikenal paling banyak dalam masyarakat di Pulau Jawa, Indonesia

Saya jelas tidak akan membahas Genderuwo ini tentunya.

Banyaknya kosa kata baru yang seperti air mengalir dengan derasnya dans seperti begitu mudahnya diciptakan begitu saja oleh penciptanya langsung viral karena dikeluarkan dari seorang tokoh negara, elite politik hingga selebriti. Mungkin jika saya yang mengeluarkan istilah atau kosa kata seperti yang saya sebut di atas sudah dapat dipastikan tidak ada yang perduli.  Hhihihiii


Ilustrasi. Gambar dari Youtube
Ilustrasi. Gambar dari Youtube


Saya tergelitik untuk menuliskan fenomena yang terjadi belakangan ini menambah semarak permasalahan bangsa ini yang seperti tidak ada habis habisnya melanda dan perlu penyelesaian bersama secara tuntas.  Banyak masalah di dalam negeri yang harus menjadi perhatian kita semua untuk (sekali lagi) kita selesaikan dengan tuntas sampai ke akar akarnya.

Negara Kaya Bahasa
Sebut saja korupsi berjamaah, korupsi dan "bancakan" uang negara mulai dari pejabat daerah (bupati), hingga pejabat tinggi setingkat menteri dan Gubernur.  Masaah narkoba, kekerasan pada kaum perempuan dan anak anak hingga yang terbaru turis bule di begal (maaf) payudaranya hingga perkosaan salah seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Jogjakarta. 

Ada apa dengan negara ini sebenarnya.  Banyaknya persoalan seperti warna warni pelangi yang indah di langit, sayangnya warna warni itu adalah masaah masaah yang melanda negeri inil.  Mau apa lagi sekarang kita. Tersenyum saja barangkali karena ada "hiburan" mengemuka dengan hadirnya kosa kata yang kocak, lucu dan mengundang tawa seperti Genderuwo ini. 

Teman saya di group pernah bercanda dengan mengatakan nanti di hari akhir dunia, Genderuwo akan menuntut manusia karena dugaan pencemaran "nama baik" hahahaha.   Situasi di tanah air kini semakin memanas karena Pesta Demokrasi yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 sudah semakin mendekat. Eskalasi (eciee kosa katanya-red) mungkin akan semakin meningkat dengan sendirinya

Di saat momen Hari Pahlawan tanggal 10 Nopember 2018 ini, saya mengajak semua elemen masyarakat, tokoh politik, selebritis, pejabat negara sampai masyarakat sipil biasa kita semua untuk bersama sama menjaga situasi yang damai dan kondusif agar tercipta situasi yang aman di seluruh Indonesia.  Jangan lupakan musibah yang juga melanda bangsa ini mulai dari Gempa Palu Donggala, Gempa Bumi, Banjir bandang, hingga jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 yang memakan banyak korban jiwa. 

Mari kita sudahi perseteruan, perkelahian, saling mencaci maki, korupsi , apa saja hal hal yang bisa membuat perpecahan bangsa ini.  Sudah cukup masalah yang melanda bangsa ini, dan jangan ditambah masalah masalah baru lagi karena masalah yang sudah ada saja masih sedang diupayakan untuk dicarikan jalan keluar dan penyelesaiannya.

So eh jadi jangan membuat masalah baru lagi. Bagaimana kalau ada "kosa kata" baru lagi setelah Genderuwo? Hahaha.  Boleh boleh juga deh, setidaknya kita bisa sejenak terhibur dari masalah pelik yang membelenggu bangsa ini. Mari kita tertawa karena tertawa itu sehat. Selamat datang Negara Kaya Bahasa
 (Asep Haryono)

www.simplyasep.com  Sedang viral fenomena anak anak muda di Jawa Tengah yang mabuk mabukan dengan air rebusan pembalut menjadi pembicaraan hangat berbagai pihak. Berita dari DETIK HEALTH yang saya baca beberapa menit yang lalu menguatkan kebenaran berita itu. Beberapa pihak sudah menyuarakan pendapatnya, bahkan sampai dokter jiwa pun sudah menyampaikan analisanya  Hasilnya kejiwaan atau mental remaja itu menjadi sorotan

Baca  - Mabuk Air Rebusan Pembalut, Dokter Jiwa: Ada Masalah Mental  

Saya bukan dokter yang paham masalah kesehatan, saya bukan dokter Jiwa yang mengerti masalah kejiwaan dan mental. Saya hanya seorang sipil saja.  Blogger, yang merasa tergelitik juga untuk turut serta menyampaikan pandangan saya saja terhadap fenomena tersebut di atas.   

Pertama, Ada ada saja
Kalau orang Pontianak bilang sih "ngade ngade jak" (ada ada saja-red). Saya jadi tidak habis pikir ide darimana sampai harus menggunakan air rebusan (pembalut) untuk dipakai teler seperti itu. 

Jangan lagi kalau dipandang dari kacamata agama (maaf, sekali lagi maaf-red).  Bagi yang beragama Islam seperti saya, jelas perbuatan mabuk mabukan sangat dibenci dan dilarang oleh Allah SWT.  Dari sini saja "mental" remajanya sudah bisa dipertanyakan. Kalau agamanya baik, saya yakin barang haram itu tidak akan disentuh.

Fenomena mabuk mabukkan dengan air dari rebusan Pembalut ini mempunyai kemiripan yang sangat tinggi dengan kegiatan "ngelem".  Kegiatan ngelem ini banyak dilakukan anak remaja di beberapa daerah tertentu di Indonesia. Aksi "ngelem" ini konon bahkan harus menggunakan lem jenis tertentu yang dihirup yang menimbukan sensasi memabukkan dan menyenangkan bagi para pelakunya.   Ada ada saja



Berita Detik Health - Mabuk AIr Rebusan Pembalut.  Foto Detik Heath
Berita Detik Health - Mabuk AIr Rebusan Pembalut.  Foto Detik Heath


Kedua. Mau Gaya Tapi Gak Modal

Seperti yang sudah saya sebut di atas fenomena mabuk mabukkan dengan air dari rebusan Pembalut ini bisa menjadi trendy atau "inovasi" baru bagi mereka (siapa saja) yang ingin teler dengan gaya tapi tidak mau mengeluarkan modal alias modal dengkul.

Geli, kasihan bercampur lucu saja tingkah mereka itu  Ide datangnya dari siapa dan darimana sampai harus menggunakan Pembalut yang identik dengan perangkat kebersihan organ wanita itu.  Ide dari mana datangnya. Kalau ada anak muda yang menjadi "pelopor" atau "penemu" nya bisa di "wawancarai" tuh sampai ada ide menggunakan Pembalut untuk dijadikan rebusan dan airnya dinikmati untuk mabuk mabukkan.

Masih ingat kasus Miras Oplosan yang menelan banyak korban jiwa di berbagai daerah di Indonesia? Di Ciamis juga pernah terjadi kasus Miras Oplosan yang merenggut korban jiwa. Di Bandung (Jawa Barat) misalnya, seperti yang diberitakan oleh Detik COM dimana 8 nyawa melayang karena mencampur atau mengplos miras dengan Sabun.  
Ada ada saja.  Berita selengkapnya Miras Oplosan di Bandung bisa di baca selengkapnya di bawah ini

Baca - Telan 8 Korban, Miras oplosan di Bandung Barat Dicampur Sabun  


Awasi Anak Anak Kita
Masih ada lagi fenomena Miras Oplosan yang dicampur dengan Spirtus yang biasa dipakai untuk lampu minyak tanah, dan masih banyak lagi lainnya.  Fenomena Miras Oplosan ini juga membuat saya kasihan, geli dan lucu saja akan tingkah polah mereka.   Sama seperti dalam pandangan saya yang sudah sayta sebut di atas. Mau NgeGaya tapi tidak pake modal.


Mau NgeGaya bak Barista rupanya remaja ini.   Beda dengan Barista sungguhan yang mencampur campurkan aneka unsur minuman untuk menghasikan minuman yang nikmat, menyegarkan. Barista sudah dibekali knowledge yang mumpuni dalam mencampurkan aneka unsur minuman sehingga menjadi minuman yang segar. 

Nah anak remaja tanggung ini mau seperti Barista, dengan mencampur Miras namun tidak punya pengetahuan sama sekali. Dicampur campurnya bahan berbahaya ke dalam Miras yang juga tidak kalah bahanya. Hasilnya minuman "neraka" yang mereka nikmati.   Game Over alias nyawa mereka melayang sia sia


Anak anak adalah Generasi penerus bangsa Indonesia.  Adalah tanggung jawab kita semua untuk mengawasi pergaulan anak anak remaja kita.  

Ditengah hiruk pikuk situasi perpolitikan di tanah aia ryang semakin memanas menjelang Pilpres (Sampai Genderuwo aja disebut sebut-red). Rupiah yang melemah terhadap Dollar Amerika Serikat Kasus Korupsi yang makin menggila, dan masih banyak masaah bangsa ini, jangan sampai melupakan anak anak remaja kita.  Ayo awasi remaja kita.   Ayo awasi pergaulan anak anak kita. (Asep Haryono)





Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia