Help us to keep our home

Dear Blog,
Selamat datang kembali ke blog ku ini. Hari ini aku ingin menuliskan sesuatu hal yang pernah dirasakan oleh setiap orang yakni kegagalan. Hmm. siapa pun di dunia ini tentu sudah pernah merasakan apa yang dinamakan kegagalan itu bukan?. Ada memang orang yang selalu berhasil dalam setiap usahanya, dan kalaw memang Allah menghendaki mengapa tidak ya ndak?. Tetapi banyak juga orang yang dalam usahanya mencapai kesuksesan diawali dahulu dengan serangkaian kegagalan yang datang berulang kali. Mengapa kita harus merasakan kegagalan dahulu untuk bisa meraih kesuksesan?. Apakah pertanyaan ini bisa kita jawab dengan bijaksana. Haruskah kita semua harus merasakan gagal dahulu sebelum akhirnya memperoleh suatu kesukesan?.

Bukan perkara mudah untuk menjawab pertanyaan pertanyaan sederhana di atas karena. Kehidupan yang kita alami itu tidak sesederhana membalikkan telapak tangan. Ukuran kegagalan bagi setiap orang tentu akan berbeda beda kadar kesulitannya. Dan kesulitan tidak akan pernah menjadi syarat bagi seseorang untuk meraih suatu kesuksesan. Seperti yang sudah pernah saya tulis beberapa waktu lalu bahwa kadar kesulitan yang dialami seseorang akan berbeda tingkatannya bagi setiap orang yang lain. Kesulitan atau kemudahan adalah dua hal yang bertolak belakang dan tidak akan pernah menjadi syarat bagi satu sama lainnya.

Mengapa ku kukatakan bahwa Kesulitan bukan syarat (atau tidak selalu menjadi syarat) bagi memperoleh kesuksesan? Ya karena tidak semua orang memperoleh kesuksesan harus melalui serangkaian kesulitan terlebih dahulu. Kesulitan itu bersifat relatif. Jika ALLAH SWT Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang menghendaki hambaNYA memperoleh kesuksesan, maka sang hamba itu tidak akan menemui kesulitan. Allah SWT dalam menguji ketabahan dan kekuatan iman para hambaNYA dengan dua cara. KEsulitan dan Kemudahan. Banyak dari kita yang GAGAL lulus ujian jika diuji dengan yang namanya Kemudahan. Kemudahan dalam rezeki, kemudahan dalam karir , kemudahan dalam berkeluarga, serta kemudahan lainnya. Karena banyaknya nikmat dan kemudahan dari ALLAH SWT, maka sang hamba itu terlena hingga lupa bersyukur atas nikmat yang ALLAH SWT berikana kepada dia.

Sedangkan banyak yang dari kita yang LULUS CUM LAUDE dari ujian ALLAH SWT jika diuji dengan yang namanya kesulitan hidup. Sulit mendapatkan pekerjaa, sulit mendapatkan karir yang baik, sulit mendapatkan jodoh, serta berbagai kesulitan lainnya. Sang Hamba ALLAH itu akan menghiba, merintih, dan berdoa kepada ALLAH SWT akan kesulitan kesulitan yang dihadapinya itu segera dicabut.

Begitu pula dengan diriku ini. Berbagai usaha sudah aku lakukan untuk bisa berangkat untuk menghadiri Forum Asia Africa (Asia Africa Youth Forum) 2010 di Bandung pada tanggal 23-27 Agutus 2010 yang akan datang ini. Berbagai proposal permohonan dana sudah aku layangkan ke sana ke mari dan belum juga mendatangkan hasil yang memuaskan. Tidak pernah satu kalipun kata putus asa terlintas dari benakku. Usaha dan Doa selalu aku panjatkan, dan usaha ini akan terus berjalan sampai titik akhirnya nanti.

Apakah aku akan berangkat ke AAYF Bandung atau tidak?.
Semoga Allah SWT memberikan kesempatan pada ku untuk bisa hadir di forum Asia Afrika 2010 di Bandung pada tanggal 23-27 Agutus 2010 yang akan datang ini.

Dear Para Pembaca Blog setiaku
Di mana saja
Sebangsa setanah Air Indonesia
hehehee

Seperti yang sudah aku janjikan pada tulisan blog saya yang kemarin (Sabtu,14 Agustus 2010) yang berisi dan berjudul "Pengalaman Jadi Peserta YEs2009" maka akan aku lanjutkan cerita bagaimana sih kok bisa ikutan acara ajaib kaya ginian? Hahaha. Aku bilang "ajaib" karena info info kegiatan semacam YES2009, AIDS Austria, dan lain lain itu didapat dari forum milis milis tertentu, antar email, dan kepada siapa saja yang rajin browsing cari kesempatan Jalan Jalan Ke Luar Negeri. Info semcam ini memang tidak dipublish untuk umum hehehhe. Makanya aku sebut ajaib :)


Tidak Ada Yang Percaya
Bermula ada sebuah email dari teman saya dari Philipphina, John Marlone Badillo, yang masuk ke dalam inbox FB saya pada tanggal 28 Oktober 2009 jam 19.18 WIB. Dia mengabarkan ada kontest di internet yang berhadiah gratis 500 FREE Tiket ke KL (termasuk hotel, akomodasi, Pass conference,dll senilai masing masing $.2500 per orang) sekaligus mengikuti acara Pertemuan Pemuda Se Asia Tenggara (South East Asian Youth Summit) di Putra Jaya Convention Centre KL.

Pada awalnya saya tidak percaya hari gene ada yang kasih FREE kaya gitu. AH masa sih?. Bener. Awalnya nda percaya. Beneran deh. Tapi rekan saya John ini kredibell. Saya kenal John M Badillo cukup baik karena sama sama 'alumni' International Youth Conference (IYC) 2009 yang berlangsung AKhir Oktober lalu di Banten. Tidak mungkin dia bohong.

Kemudian saya klik URL yang dia sarankan itu. Saya pelajari websitenya URL itu. Dan ternyata untuk mendapatkan tiket Gratis itu harus melalui serangkaian kontest Online yang diselenggarakan oleh mereka. Saya ikuti saja semua persyaratannya. Mulai dari mengisi kuesioner mereka, Upload Design Grafis Art , Kontest Twiter, Serta Kontest Poto Tag di Facebook, semuanya berhasil saya ikuti. Juga ada serangkaian test lainnya yakni diskusi di ruang online, serta mengirim video pertanyaan kepada Panitia Lomba melalui YouTube. Semua juga sudah saya lewati.

Saya tidak mau kalaw misalnya lolos seleksi saya sendiri yang menikmati, oleh karena itu saya undang teman teman kantor saya, serta teman lainnya yang saya "INVITE" melalui email saya ( aharyono@hotmail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ) , serta saya INVITE temen temen di Facebook Wallnya dan menyarankan mereka untuk ikut lomba atau kontest itu. Ntah kenapa tidak banyak yang merespon "INVITE" saya itu. Tidak tertarik. Ya sudah. Setidaknya saya sudah memberi kabar kepada mereka.

Melalui kesempatan catatan NOTE saya ini juga saya mengucapkan terima kasih kepada Kessusanto Liusvia (Kekes) serta Desi (Chika Neizh) yang sudah membantu saya, meminjamkan kamera digitalnya untuk dipakei untuk merekam pertanyaan saya untuk seterusnya dikirim kepada Panitia SEAChange di KL. Pengiriman Video YoutUbe ini merupakan salah satu bahan penilaian dewan Juri. Pertanyaan dalam Bahasa Inggris berdurasi 1 menit, dan boleh mnegirim sebanyaknya. Saya hanya mengirim 5 buah pertanyaan dalam video. Masing masing berdurasi 1 menit.

Saya LULUS dan DITERIMA dalam kontest ini, berarti ini adalah pengalaman berkunjung saya ke LUAR NEGERI untuk yang PERTAMA KALI nya dalam sejarah hidup saya. Saya bangga karena dari proses pencarian informasi di internet, proses penyeleksian , pontang panting saya kesana kemari. Dengan segala kemampuan yang ada pada diri sendiri. Sampai saya kena pilek karena kecapean kalee ya. Pokoknya semuanya murni jerih payah sendiri. Tidak dibayarin orang, tidak ditawari ke LN oleh orang. Semuanya ini murni karena penilaian dewan JURI SEAChange 2009.

Banyak orang meremehkan saya. Halah si Asep mana mungkin ke LN. Dan saya juga melihat banyak teman saya yang JJS Ke LN dengan Gratis. Ongkang ongkang kaki, terima beres, maklum aja kenalannya BOS BOS. Ya nda apa apa, kan itu rezeki mereka. Kita tidak boleh iri satu sama lainnya. Setiap orang sudah ditentukan rezekinya. Ini yang selalu saya camkan dalam benak pikiran saya. Dan memang mungkin ya REzeki saya memang harus diraih dengan darah dan keringat 1 liter hahahaa. Nda juga sih yang jelas saya harus berjuang sendiri, dan harus bekerja keras. Benar juga kaya Adi Wongso bahwa kalaw Kita keras pada diri kita maka kehidupan akan lunak kepada kita. Kalaw kita lunak pada diri kita maka kehidupan akan keras kepada kita.

Akhirnya Bisa Berangkat
Teman saya dari Makasar pernah mengutip dari sebuah buku yang dibacanya. Ada kalimat motivasi seperti ini "jika anda punya mimpi dan keinginan, yakinlah terlebih dahulu bahwa anda mau dan sangat ingin meraihnya, lalu segenap alam akan bersatu padu membantu anda mewujudkannya dan bantuan itu akan datang dari berbagai penjuru mata angin. Ya, asalkan anda mau.”. Sangat sederhana tetapi memotivasi..

Dan saya senang kerja keras diri ini membuahkan hasil gemilang. Ini usaha ke 2 saya. Usaha yang pertama saya mengirim Aplikasi program OXFAM ditolak oleh dewan JURI. Padahal pertanyaannya Tes OXFAM cukup sulit dan njelimet. Kalaw saya lulus tes OXFAM yang diselenggarakan oleh Yayasan OXFAM itu, maka saya bisa ikut diskusi dengan pemuda pemudi dari seluruh dunia selama 1 minggu di India. Saya gagal di usaha pertama ini. Dan kegagalan itu memicu semangat saya lagi, dan mempelajari kelemahan diri, mengapa saya bisa gagal di tesnya. Saya belajar lagi, dan belajar lagi

Dan barulah usaha yang ke 2 melalui SEAChange 2009 inilah saya berhasil dan lulus dengan baik dan berhak mengikuti YES 2009 Youth Asean Summit di Kuala Lumpur bergabung dengan 500 pemuda pemudi se Asia Tenggara lainnya. Saya belum tahu saya berada di rangking/urutan ke berapa dari daftar 500 pemuda/pemudi Se Asia TEnggara yang lulus dalam seleksi SEAChange 2009 ini. (Masih menunggu kabar lanjutan dari Panitia SEAChaNGE di Kuala Lumpur).

Allah tahu kalaw hari ini saya demam (kurang fit, dan kurang tidur). Mungkin kecapean karena 2 minggu saya pontang Panting cari info ke sana kemari nguber sana nguber sini Cita cita saya Ke LN memang sudah bulat. dan itulah salah satu faktor kuat saya mempelajari Bahasa Inggris dengan amat serius. Karena dari awal saya sudah yakin Bahasa Inggris akan sangat bermanfaat untuk menunjang karir saya di masa depan.

Suatu saat saya akan buktikan kepada mereka, bahwa saya pun bisa berangkat ke LN - ntah dimanapun negara nya nanti, asal negara itu di luar Indonesia namanya LN. KL juga tidak apa sebagai laboratorium saya. Kelak saya akan membidik negara lainnya yang lebih "mengerikan" lagi proses seleksinya yakni beasiswa EndeaVour Australia wih saya memang pengen bisa berangkat ke Australia. Saya harus bekerja lebih keras lagi nantinya agar bisa mencapai Skor IELTS/TOEFL minimal 550. Saya masih harus mengasah kemampuan Bahasa Inggris ini. Beasiswa Kuliah di Australia ini memang sudah saya intai sejak 2 tahun lalu, dan berharap bisa ikut tes Endeavour tahun 2010 mendatang. Pokoke Gagal atau berhasil urusan nanti. Yang penting sikat dulu. Dicoba dulu. Maju dulu.

Akhirnya MIMPI saya untuk bisa ke Luar Negeri tercapai juga. Terima Kasih ya Allah. Ini namanya MIMPI saya yang menjadi kenyataan. My dream comes true. Yang Pasti, Tiada daya upaya melainkan pertolongan dari Allah SWT. Lahaulla Wallakuata Illabillah. Tiada daya upaya melainkan dari pertolongan Allah SWT



Dear Blog,
Siapa pun dia , pasti akan tertarik jika ada kesempatan berkunjung ke luar negeri, dan memang punya kesempatan berkunjung ke Luar Negeri seperti Amerika, Australia, Perancis, Kuala Lumpur atau negara mana saja di dunia tentu akan sangat membanggakan bukan. Terlepas apakah anda pergi ke luar negerinya hasil dari keringat anda sendiri dan ataupun diberangkatkan (baca : dibiayai-red) orang lain ataupun anda mendapatkan hadiah dari pihak atau orang lain. Kesempatan bisa berkunjung ke luar negeri itu sesuatu hal yang biasa bagi mereka yang memang karena tuntutan pekerjaannya mengharuskan pergi ke luar negeri. Tapi bagi kita yang orang awam, dapat kesempatan pergi dan berkunjung ke Luar Negeri secara gratis tentu hal yang istimewa. Tidak setiap orang beruntung memperoleh kesempatan Ke Luar Negeri

Nah sodara sebloger setanah air tercinta....
Dari judul blog ku kali ini adalah "Pengalaman Jadi Peserta YES2009". Bagi yang tau ya sudah, apalagi ada diantara kalian para blogger mania se Indonesia yang baca tulisan ku ini dan ternyata adalah alumni YES2009 Kuala Lumpur pasti tau donk. Sekalian kan bisa silaturahmi ya nda ya nda hahahaha. Namun demikian okelah bagi yang belum tau apa itu YES2009 akan aku cuba paparkan di sini.

Alhamdulillah itulah kata pertama yang keluar dari mulut saya, beberapa menit setelah pesawat KLM yang saya tumpangi mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Sepang Kuala Lumpur, Malaysia. Inilah momen bersejarah untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup saya akhirnya saya bisa ke Luar Negeri dengan jerih payah sendiri. Saya dinyatakan lulus seleksi dalam kontes online dari forum SEAChange 2009 yang diselenggarakan oleh Maskapai Penerbanangan Air Asia Malaysia.

Saya masuk rangking 327 dari 500 Pemuda Pemudi Se Asia Tenggara yang berhasil lolos seleksi kontes SEAChange 2009 Malaysia dan berhak memperoleh hadiah senilai 2.500 $ USD dalam bentuk tiket pesawat KLM P.P Jakarta – Kuala Lumpur, Hotel , Summit Pass dan Uang Saku. Delegasi Indonesia yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 65 orang ini kemudian dengan pemenang lainnya dari Negara Brunei Darussalam, Philiphina , Kamboja , Laos , Singapore, Myanmar , Thailand , Vietnam dan Malaysia sebagai tuan rumah.

Setelah semua dokumen dan perlengkapan pribadi sudah sip, maka saya pun berangkat dari Bekasi langsung menuju Bandara Soekarno Hatta. Perjalanan yang lumayan jauh dari Bekasi menuju Soekarno Hatta yang masih di wilayah Banten (duh jadi ingat waktu saya ikut International Youth Conference di Banten nih duh duh duh -red). Tidak kurang hampir 2 jam saya berangkat dari rumah dengan menggunakan Taxi bluebird, dan sempet keteteran di jalan yang alhamdulillah sampai juga di terminal 2 keberangkatan Internasional.

Saya langsung ke tempat check in dan bertemu dengan beberapa rekan yang sudah duluan datang check in. Setelah mengisi form isian Customs Declaration , saya pun menyerahkan paspor dan print out e tiket KLM yang sudah saya print sebelumnya kepada petugas. Setelah membayar pajak ke Luar Negeri yang saat itu tarifnya Rp.150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah), saya pun juga mengurus ke bagian Fiskal. Dan bebas fiskal, karena saya sudah mempunyai NPWP (nomor pokok wajib pajak). Banyak sudah perjalanan dan lika liku saya mengikuti kontes SEAChange 2009 ini, dan bagaimana saya melalui tahapan kronologis saya ikut SEACHANGE 2009 ini sudah saya lalui.

Nah bagaimana saya bisa ke Kuala Lumpur dengan Free alias Gratis mengikuti YES2009 SEACHANGE bulan Nopember 2009 lalu?. Nantikan ceritanya Insya Allah akan saya lanjutkan pada hari yang akan datang. Pasti seruh.... :)))))))))

Tetap Semangads.
Feels like a broad. Minjem dari Champion Syahrir Badulu from Makasar


Dear Blog,

Sudah hampir sepekan lebih aku pergi kesana kemari mengantarkan proposal mohon bantuan dana ke berbagai instansi pemerintah di propinsi Kalimantan Barat .Memangnya Proposal apa sih yang kubawa berhari hari itu?. Tentu saja proposal bantuan dana untuk bisa mengantarkanku berangkat ke Bandung (Jawa Barat) dalam rangka menghadiri Forum Asia Afrika (Asia Africa Youth Forum) 2010 yang direncanakan dilaksanakan pada tanggal 23 - 26 Agustus 2010 mendatang.

Pengalaman di "ping pong" karena urusan administrasi yang berbelit belit memang sudah sejak lama aku rasakan. Lambatnya fungsi pelayanan dari instansi pemerintah ini memang sudah aku alami sejak lama. Ada memang beberapa instansi pemerintah yang top bangeds pelayanannya kepada masyarakat seperti Perpanjangan STNK/SIM dan Pembuatan atau perpanjangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pontianak. Kedua instansi pemerintah itu kunilai terbaik dan terdepan dalam memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat.

Bolak Balik Terus e
Nah dari sub judul tulisan ini tertulis judul "bolak balik terus" ya memang birokrasi di Pemerintahan memang melelahkan, dan kamu harus siap siap dilempar ke sana kemari untuk alasan yang mungkin anda sendiri tidak akan bisa dimengerti. Apakah memang fungsi pelayanan dari instansi Pemerintah memang lamban, atau memang dari masyarakatnya sendiri yang tidak paham birokrasi dan tatacara alur pengurusn administrasi di instansi pemerintah tersebut. Yang jelas aku juga merasakan hal hal demikian dan memang cukup melelahkan bolak balik ke sana kemari pake motor siang siang di saat bulan Puasa Ramadhan ini.

Coba aja liat contoh yang aku alami saat mengantarkan Proposal AAYF 2010 Bandung ke salah satu instansi pemerintah di Jalan Ahmad Yani hari kemarin (Jumat 13 Agustus 2010). Bolak balik dan proses penyeleksian proposalnya memerlukan waktu yang cukup lama kira kira hampir 1 (satu) minggu dari satu meja ke meja yang lain.

Jadi kesimpulannya mungkin karena prinsip "Uang masuk dipermudah, uang keluar dipersulit" ini bisa jadi menjadi kiblat instansi pemerintah atau swasta sekalipun. Memang tidak semuanya demikian, tapi ini hanya dugaan ku saja. Aku tidak menuduh loh. Contohnya yang sudah aku sebutkan tadi untuk perpanjangan STNK/SIM amat memuaskan khususnya untuk ku sistim pelayanannya. Karena apa? Ya karena saya memberi "uang masuk" kepada kas Pemerintah jadi pelayanannya dipermudah. Giliran saya membawa proposal permohonan dana kepada instansi instansi pemerintah tertentu dipingpong ke sana kemari. Karena apa? ya karena saya memohon dana dari Pemerintah dan itu bersifat "uang keluar" jadi berbelit birokrasinya. Hahahhaa. Ada logikanya memang.

Kesimpulan Tapi ada yang unik juga loh. Saat aku dan keluarga shopping (cieeee belanja eui -red) di Ahmad Yani Megal Mall awal bulan Agustus lalu, antrian memanjang mengular di mana mana justru di areal pembayaran (cashier-red). Nah orang mau bayar, mau menyerahkan uang aja masih sulit. Cobalah pos pos pembayaran belanja (cashier point-red) itu diperbanyak. Juga hal ini bisa diterapkan di instansi yang fungsi utamanya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kas kas pembayaran diperbanyak misalnya di loket PLN, loket PDAM , loket Pajak, loket Perpanjangan/Pembuatan STNK/SIM, serta loket di kantor IMIGRASI tempat pembuatan paspor baru.

Berikan kemudahan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya membayar pajak, listik, air dan lain sebagainya kepada Pemerintah. Berikan kemudahan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya kepada Masyarakat seperti membayar rekening listrik, air serta pajak. Jangan biarkan masyarakat mengantri lama dalam membayar kewajibannya itu. Demikian halnya pemerintah harus tanggap akan permintaan bantuan dana dari masyarakat kepada pemerintah melalui proposal proposal itu. Banyak lapisan masyarakat yang memerlukan bantuan dana dari pemerintah untuk berbagai keperluan. Pemuda, Masyarakt, Kalangan keagamaan, LSM, dan lainlain mengantarkan proposal permohonan dana kepada Masyarakat. Berikanlah masyarakat bantuan dana untuk memudah tujuan baik mereka.

Seperti yang sudah saya singgung diatas. "Uang masuk dipermudah, Uang Keluar Dipersulit" sebaiknya akan diganti redaksi susunan kalimatnya menjadi "Uang Masuk Dipermudah, Uang Keluar Dipermudah" nah cocok kan ya hahahaha

Dear Blog
Wah tidak terasa ya sudah memasuki hari Puasa ke 2 (dua) kalaw nda salah itung itunganku. Hmm bagaimana nih temans temans semua gimana rasanya sudah menjalani ibadah saum (Puasa) hari Pertama?. Adakah tantangan terberat yang kalian rasakan selama menjalani ibadah Saum di hari pertama itu. Mungkin untuk urusan Lapar dan haus tentu semua orang bisa melakukannya. Namun hakikat Puasa Ramadhan (cieee cam ustadz-Red) tidak sekedar menahan dahaga dan lapar saja bukan?.

Ya tentu saja karena dimensi puasa Ramadhan memang amat luas, dan tidak hanya mencakup dimensi menahan diri untuk makan, minum, melakukan hubungan sexual (Bagi yang sudah berkeluarga loh jadi yang belum berkeluarga tidak boleh-red) hehehe. Kok larinya kok bagas "gituan" seeh hahaa. Memang untuk menahan haus, lapar dan dahaga semua orang tentu bisa. Tapi puasa kan tidak hanya sekedar menahan haus dan lapar doangan kan. Masih banyak loh yang harus aku pahami dari puasa Ramadhan kali ini, dan ini benar benar perjuangan yang dahsyat bagi, Melawan hawa nafsu ku sendiri

Hari pertama Puasa Ramadhan aja sudah berderet godaan dari berbagai penjuru yang ingin mengoyak ibadah Saum ku. Mulai dari aneka penganan dan jajanan pasar yang menggoda menari nari di hadapan, ku sampei godaaan lain yang datang dari Kantor entah dari kawan maupun dari kebiasaan lain yang biasa ku lakukan di saat tidak dalam moment puasa Ramadhan, dan benar benar sungguh merupakan tantangan yang luar biasa hebatnya. Saya selalu berusaha untuk menahan diri untuk tidak terlalu jauh di pusaran godaan ini. Lalu apa yang harus aku persiapkan untuk menghadapi tantangan puasa Ramadhan kali ini, di hari kedua seperti sekarang ini?

Syethan tentu dibelenggu oleh ALLAH SWT di dalam bulan Suci Ramadhan. Namun kadang mahluk jelek itu akan selalu menggoda iman dan ketabahan hamba ALLAH SWT di bulan suci Ramadhan ini. Nafsu duniawi diibaratkan pada air laut yang asin dan luas tak bertepi. Seperti meminumnya dalam gelas dan memasukkannya ke dalam kerongkongan. Haus dan haus akan terasa membakar terongkongan, dan itulah penggambaran nafsu yang tidak boleh kita turuti tanpa dipikir beribu kali. Marilah kita berlomba lomba untuk mengisi amaliah bulan Ramadhan kali ini dengan amalan amalan yang bermanfaat baik bagi diri sendiri, maupun kebaikan bagi orang lain.

Selamat menjalankan ibadah saum Ramadhan 1431 Hijriah
Good Luck

Hari ini aku ada info sedikit nih. Sedikit aja sih. Soale tumben hari ini nda ada ide terlintas dibenakku untuk menulis blog. Hahahaha. Sebagai salah satu anggota BBC (Borneo Blogger Community) harus aktif menulis di blog donk ya. Hehehe ya ya I know. Ya tapi kali ini saya cerita sedikit saja tentang Konperensi Asia Africa Youth Forum 2010 yang Insya Allah akan diselenggarakan di Bandung (Jawa Barat) pada tanggal 23 s/d 28 Agustus 2010 mendatang. Kalaw menurut penanggalan masehi dan arab sih moment pelaksanaannya sudah masuk di bulan suci Ramadhan. Tapi tidak masalah taa, walaupun di bulan suci Ramadhan?.


Mengapa aku tanyakan tidak masalah toh walaupun di Bulan Ramadhan jika harus berangkat ke Bandung ikut AAYF 2010 tanggal 23-28 Agustus 2010 mendatang? Beberapa calon peserta Indonesia yang mau ikut AAYF 2010 selalu mengeluh "yaaa..(dengan suara sumbang-red) saat mengetahui pelaksanaannya di Bulan Ramadhan. Hehehe. Bisa lolos seleksi Nasional dan bisa terpilih ikut AAYF 2010 memerlukan nostalgia tersendiri buat ku. Ya donk karena capek buat menjawab pertanyaan dalam application form AAYF 2010 yang banyak menanyakan motivasi, dan visi kita sebagai pemuda Indonesia dalam menyikapi masalah dunia berkaitan dengan MDG. Tau nda apa MDG itu?

MDG atau kepanjangan dari "Millennium Development Goals" adalah 8 (delapan) poin tujuan pembangunan Internasional yang dicanangkan oleh PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa-red) yang mengamanatkan negara anggotanya yang berjumlah sekitar 192 Negara di dunia dan sedikitnya 23 badan Internasional dunia lainnya sepakat untuk mencapai 8 tujuan tersebut menjelang akhir tahun 2015.

Ke Delapan tujuan pembangunan internasional tersebut sudah pula mencakup poin penting lainnya yang tidak bisa dilewatkan begitu saja yakni mengurangi kemiskinan absolut (reducing extreme poverty), mengurangi angka kematian kelahiran anak (reducing child mortality rates) , memerangi bahaya epidemik seperti AIIDS (fighting disease epidemics such as AIDS) dan juga turut mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan bersama (developing a global partnership for development). Cieeeee bahasanya wee.

Adapun ke 8 Tujuan Pembangunan internasional itu antara lain adalah :

1. Eradicate extreme poverty and hunger
2. Achieve universal primary education
3. Promote gender equality and empower women
4. Reduce Child Mortality Rate
5. Improve maternal health
6. Combat HIV/AIDS, malaria, and other diseases
7. Ensure environmental sustainability
8. Develop a global partnership for development

Nah inilah tema tema dari MDG yang sudah saya pelajari sebelumnya. Adapun tema MDG yang ku ajukan sebagai salah satu materi dalam mengisi application form Asia Africa Youth Forum (AAYF) 2010 ini adalah tema HIV AIDS. Salah satu alasannya adalah wilayah Kalimantan Barat sangat rawan dengan penyebaran HIV AIDS karena secara geografis wilayah kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Kuching (Malaysia).

Dan potensi terjadinya perpindahan manusia antara kedua negara membuka peluan terjadinya traficking (Perdagangan Manusia), Narkoba , kejahatan internasional terorisme, serta perpindahan Tenaga Kerja Indonesia yang bisa menimbulkan peluang penyebaran HIV AIDS di kedua negara. Selain itu pekerjaan saya yang bisa dikatagorikan berkaitan dengan online (Karena saya mengurus website suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang berita) mempunyai peluang besar untuk lolos. Penyebaran informasi akan bahaya penyebaran HIV AIDS sangat terbantu dengan bantuan media cetak maupun online.

Dan alhamdulillah saya terpilih dalam seleksi nasional AAYF 2010 yang dilakukan oleh Panitia nasional bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia. Saya berhak bergabung dengan peserta dari Indonesia lainnya untuk bersama sama mengikuti ajang Asia Africa Youth Forum 2010 yang akan berlangsung di Bandung pada tangagl 23-28 Agustus 2010. Bandung bukan hal baru bagi saya. Sejak tahun 1990 saya sudah mengunjungi kota Bandung karena banyak family kakak memang orang asli Bandung. Sedagkan saya sendiri ke Bandung terakhir tahun 2009 lalu saat mengikuti International Youth Conference (IYC) yang diselenggarakan juga oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia.

Mengikuti konperensi Internasional bukan hal baru buat saya. Berbagai seminar, forum dan konperensi di Luar Negeri sudah sering saya ikuti. Mulai dari Konperensi International Youth Conference (2009) di Bandung dan Banten. Kami menginap di Hotel Bintang 5 Marbella Banten. Hahaha seumur hidup baru sekali itu menginap di Hotel Bintang 5 Marbella Banten. Juga konperensi Youth Engagamenet Summit (YES) 2009 di Kuala Lumpur (Malaysia).

Beberapa konperensi Dunia lainnya luput saya hadiri karena tidak ada dana sponsor misalnya One Young World (OYW) 2009 di London (Inggris) serta Konperensi AIDS di Vienna Austria. Kedua konperensi OYW London dan AIDS di Vienna Austria itu luput saya hadiri. Karena tidak ada dana sponsor. Namun saya berhasil lulus seleksi yang diadakan oleh mereka (panitia OYW London dan Panita AIDS Austria). Hanya saja saya mentok tidak ada dana sponsor. Tapi saya lolos seleksi mereka. Itu poin pentingnya.

Hanya saja masalahnya dana. Terus terang aja. Saya tidak ada dana tersedia (untuk saat ini-red) untuk hadir di acara bergengsi kelas dunia seperti Asia Africa Youth Forum (AAYF) 2010 di Bandung tanggal 23-26 Agustus 2010 mendatang ini. Uang yang ada mendingan buat persiapan Lebaran aja, dan sebagai alokasi buat Tunjangan Hari Raya (THR). Selain itu harga tiket pesawat sudah pasti harganya sudah mencapai langit alias tingginya minta ampun. Semua dana untuk persiapan menghadiri AAYF 2010 ini sepenuhnya saya bebankan pada hasil final proposal yang sudah saya sebarkan kebeberapa instansi pemerintah itu.

Kalaw hasil dana proposal dananya mencukupi untuk mengkover 1 (dua) tiket Pesawat Pulang Pergi Pontianak - Jakarta - Pontianak , Insya Allah saya hadir. Jika dana proposal yang diperoleh tidak mencukupi untuk tiket PP Pesawat (Hasilnya pendapatan proposalnya sebagian atau setengah dari nilai harga 2 tiket PP Pesawat) ya akan saya jadikan THR saja. Semoga saja hasil pendapatan proposalnya besar dan banyak NOLnya sehingga bisa bermanfaat buat semua orang, saya , keluarga dan juga masyarakat yang membutuhkannya.

Amin Ya Robbal Alamin

See You in Bandung. Insya Allah :))))))
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia