Assalamualaikum Warrahmatulllahi Wabarokatuh
Apakah sahabat sering mengirimkan tulisan (OPINI) ke Surat Kabar atau Majalah? Surat Kabar mana aja boleh silahkan. Kirim Ke Kompas silahkan. Ke Kedaulatan Rakyat (Jogjakarta) silahkan. Apa aja deh dan koran dimana saja,. Silahkan Silahkan. Nah Apakah sudah sering diterima oleh Redaksi Koran atau Majalah tersebut? Apakah sudah sering di muat di Koran atau Majalah tersebut? Kalau sudah dimuat , berarti dapat HONOR tulisannya donk? Ahaaa ini nih yang saya coba bagikan pada hari ini. Mengambil Honor Tulisan. Ayeeeee. Duit mamen, Duit.
Seperti yang baru saja hadir di kantor Redaksi, Harian Pontianak Post, seorang penulis (Pengirim OPINI) datang untuk mengambil hak nya berupa Honor Tulisanya yang sudah dimuat oleh koran kami. Nama penulis itu Dr. Erdi, M.Si. , Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara , Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak. Kedatangan beliau disambut oleh Ibu Silvina, Sekretaris Redaksi. Beliau didampingi oleh staffnya, dan saya pun turut menyaksikan proses pencairan ini walau tidak langsung.
Apakah setiap kali artikel OPINI yang sudah dimuat boleh langsung datang ke kantor Redaksi untuk mengambil Honor tulisannya? Tentu saja. Mengapa tidak. Namun berdasarkan pengalaman kami dalam melayani pengambilan Honor dari para pengirim Tulisan (OPINI) kebanyakan mereka "setor" tulisan terlebih dahulu. Mereka "invest" tulisan terlebih dahulu. Jika sudah dianggap cukup barulah mereka datang untuk mengambil honor tulisan tulisan mereka yang sudah dimuat sekaligus.
Sebagai contoh Bapak Haji Uti Konsen, seorang ulama besar di Ketapang (Kalimantan Barat). Beliau memang sudah lama mengisi rubrik Mimbar Agama setiap Hari Jumat di koran kami. Belai mengambil Honor tulisannya sekaligus setiap menjelang Idul Ftrie setia; tahun. Anggalah THR (Tunjangan Hari Raya) gitu deh. Hiehiehiehiee. Nah keren kan. Setaun sekali ambil Honornya. Tentu angka NOL di belakangnya pasti ada enam digit. Memang berapa Honor Artikel/Tulisan di Pontianak Post?.
Saya belum dapat izin dari Redaksi untuk "membocor" kan besarnya Honor Artikel?/Tulisan berbentuk OPINI untuk dipublikasikan di sosial media. Jadi untuk sementara saya belum bisa menyampaikannya di sini untuk sekarang ini. Entah untuk nanti nanti (Kalau izinnya sudah turun-red). Mohon mangap eh maaf atas ketidaknyamanan ini. HIehiheiheie. Nah yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah redaksi menerima kiriman OPINI hanya dari Kalimantan Barat saja? Hanya dari lokal saja? Tentu saja tidak.
Setiap hari Redaksi menerima kiriman Artikel/OPINI bisa 4 sampai 6 Tulisan OPINI, dan itu datangnya tidak saja dari dalam Kalimantan Barat, tetapi juga kiriman dari Dosen, Mahasiswa, dari luar Kalimantan Barat.
Ini yang kiriman OPINI yang diterima dari EMAIL ya. Yang datang langsung menyampaikan Artikel/OPINI nya tentu lebih banyak lagi. Kami hanya meminta mereka yang datang langsung ke Redaksi untuk mengantar Tullisan OPINI nya agar membawa 1 (satu) buah FotoKopi Identitas yang masih berlaku + artikel dalam bentuk Soft Copy berbentuk File dalam Disket atau USB Flash Disk
Nah bagi penulis yang dari luar Kalimantan Barat, jika sudah dimuat di koran kami, sebagai konsekuensinya tentu HONOR tulisan yang bersangkutan di kirim melalui transfer dari Bank ke Rekening si penulis di luar Kalimantan Barat tersebut. Tentu saja biaya transfer uang yang dikirimkan kepada rekening Penulis luar Kalbar tersebut di potong langsung dari Honornya. Anggap saja sebagai "pajak" gitu deh. Walaupun ongkos atau biaya transfer antar rekeningnya relatif kecil , Rp.5.000,- saja.
Secara idealis memang Honor Tulisan yang sudah dimuat di koran kami tidaklah sebesar dengan koran koran Raksasa di Jawa. Kami jangan dibandingkan dengan Honor tulisan di Kompas misalnya yang sekali muat saja bisa dapat digit NOL banyak. Tidak, kami tidak sebesar itu. Untuk tahap ini baru sampai segitulah kemampuan kami untuk membayarkan Honor Tulisan untuk koran kami.
Ide tulisan adalah sesuatu yang istimewa. Redaksi punya prinsip bahwa hasil karya orang lain (penulis) yang sudah mengirimkan buah pikiran , Gagasan dan Idenya kepada Kami tentu tidak sebanding dengan HONOR yang kami tawarkan. (Asep Haryono).
Seperti yang baru saja hadir di kantor Redaksi, Harian Pontianak Post, seorang penulis (Pengirim OPINI) datang untuk mengambil hak nya berupa Honor Tulisanya yang sudah dimuat oleh koran kami. Nama penulis itu Dr. Erdi, M.Si. , Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara , Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak. Kedatangan beliau disambut oleh Ibu Silvina, Sekretaris Redaksi. Beliau didampingi oleh staffnya, dan saya pun turut menyaksikan proses pencairan ini walau tidak langsung.
Apakah setiap kali artikel OPINI yang sudah dimuat boleh langsung datang ke kantor Redaksi untuk mengambil Honor tulisannya? Tentu saja. Mengapa tidak. Namun berdasarkan pengalaman kami dalam melayani pengambilan Honor dari para pengirim Tulisan (OPINI) kebanyakan mereka "setor" tulisan terlebih dahulu. Mereka "invest" tulisan terlebih dahulu. Jika sudah dianggap cukup barulah mereka datang untuk mengambil honor tulisan tulisan mereka yang sudah dimuat sekaligus.
Sebagai contoh Bapak Haji Uti Konsen, seorang ulama besar di Ketapang (Kalimantan Barat). Beliau memang sudah lama mengisi rubrik Mimbar Agama setiap Hari Jumat di koran kami. Belai mengambil Honor tulisannya sekaligus setiap menjelang Idul Ftrie setia; tahun. Anggalah THR (Tunjangan Hari Raya) gitu deh. Hiehiehiehiee. Nah keren kan. Setaun sekali ambil Honornya. Tentu angka NOL di belakangnya pasti ada enam digit. Memang berapa Honor Artikel/Tulisan di Pontianak Post?.
![]() |
| Penulis OPINI Dr. Erdi, M.Si. sedang membalik arsip Redaksi. Melihat tanggall tanggal artikelnya yang sudah dimuat. Foto Asep Haryono |
![]() |
| Penulis OPINI Dr. Erdi, M.Si. sedang didampingi oleh Bu Silvina (Kiri) Sekretaris Redaksi. Verifikasi data penulis dan tanggal terbit untuk pencairan Honor. Foto Asep Haryono |
Saya belum dapat izin dari Redaksi untuk "membocor" kan besarnya Honor Artikel?/Tulisan berbentuk OPINI untuk dipublikasikan di sosial media. Jadi untuk sementara saya belum bisa menyampaikannya di sini untuk sekarang ini. Entah untuk nanti nanti (Kalau izinnya sudah turun-red). Mohon mangap eh maaf atas ketidaknyamanan ini. HIehiheiheie. Nah yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah redaksi menerima kiriman OPINI hanya dari Kalimantan Barat saja? Hanya dari lokal saja? Tentu saja tidak.
Setiap hari Redaksi menerima kiriman Artikel/OPINI bisa 4 sampai 6 Tulisan OPINI, dan itu datangnya tidak saja dari dalam Kalimantan Barat, tetapi juga kiriman dari Dosen, Mahasiswa, dari luar Kalimantan Barat.
Ini yang kiriman OPINI yang diterima dari EMAIL ya. Yang datang langsung menyampaikan Artikel/OPINI nya tentu lebih banyak lagi. Kami hanya meminta mereka yang datang langsung ke Redaksi untuk mengantar Tullisan OPINI nya agar membawa 1 (satu) buah FotoKopi Identitas yang masih berlaku + artikel dalam bentuk Soft Copy berbentuk File dalam Disket atau USB Flash Disk
Nah bagi penulis yang dari luar Kalimantan Barat, jika sudah dimuat di koran kami, sebagai konsekuensinya tentu HONOR tulisan yang bersangkutan di kirim melalui transfer dari Bank ke Rekening si penulis di luar Kalimantan Barat tersebut. Tentu saja biaya transfer uang yang dikirimkan kepada rekening Penulis luar Kalbar tersebut di potong langsung dari Honornya. Anggap saja sebagai "pajak" gitu deh. Walaupun ongkos atau biaya transfer antar rekeningnya relatif kecil , Rp.5.000,- saja.
Secara idealis memang Honor Tulisan yang sudah dimuat di koran kami tidaklah sebesar dengan koran koran Raksasa di Jawa. Kami jangan dibandingkan dengan Honor tulisan di Kompas misalnya yang sekali muat saja bisa dapat digit NOL banyak. Tidak, kami tidak sebesar itu. Untuk tahap ini baru sampai segitulah kemampuan kami untuk membayarkan Honor Tulisan untuk koran kami.
Ide tulisan adalah sesuatu yang istimewa. Redaksi punya prinsip bahwa hasil karya orang lain (penulis) yang sudah mengirimkan buah pikiran , Gagasan dan Idenya kepada Kami tentu tidak sebanding dengan HONOR yang kami tawarkan. (Asep Haryono).










Horeeeee..... sy kbgian gk nih kg asep ....jejehe
ReplyDeleteYang jelas sudah dapat bagian PERTAMAX
DeleteHehehe ... tulisan sy mash acak adul mas bahasanya jdi blm pernah coba masukin ke kana dan kiri ...
ReplyDeleteHahaha sama sama
DeleteTossssssssssssss
makan-makaaan,
ReplyDeletebtw Kang, gimana kabar Mbak Uut, sehat dan pulih kan?
Insya Allah saya akan buat artikelnya, atau laporannya tersendiri biar tuntas. Insya Allah bang Zach saya tulis di sini story nya
DeleteSaya mah belom pernah sama sekali kang, musti banyak belajar nulis dulu kali :)
ReplyDeleteOh ya kah? Saya aja jarang jarang di muat bahkan untuk koran sendiri. HIheiheieihee. Kasian kan sayah
Deletebagaimana klo mas Asep ikut bagian dalam penulis di rubrik koran tersebut...
ReplyDeleteWah wah nda sanggup deh.
Deletewahh iyahh kalo dikumpulin dulu setahun sih pasti nol nya banyak tuh mas asep...
ReplyDeleteHeiheie iya bener bener
Deleteoo baru tahu saya kalau ada yang me-rapel dalam mengambil honor nya. biasanya kan di transfer gitu atau wesel kalau zaman dulu... kolom opini adalah favorit saya kalau membaca koran/majalah. tapi sayang saya belum pernah baca pontianak post.. :-) salam kenal
ReplyDeleteIya ada karena semua ada catatannya. Catatan setiap artikel atau OPINI yang dibuat selalu ada cattannya. Dari siapa, rubrik apa, kapan dimuatnya dan lain sebagainya.
DeleteKebanyakan sekarang pada ditransfer pak :-)
ReplyDeleteIya benar sekali. Jika di dalam kota memang datang sendiri ke kantror redaksi untuk pencairan Honornya. Kalau di luar kota tentunya melalui transfer antar rekening
DeleteHonor d koran atau majalah besar mmg lbh besar. Tapi persaingannya juga lebih dahsyat.
ReplyDeleteIya benar sekali. Biasanya sih Pimred atau Redaktur nya yang menilai artikel atau tulisan mana yang layak didahulukan pemuatannya
Deletehoreee bgt, dapet honor tulisan :D
ReplyDeleteWah jadi pengen mencoba nulis OPINI di koran deh pak :))
ReplyDeletePontianak Post itu ada epapernya gak Mas?
ReplyDeletejadi penulis emang keren ya, cuma modal duduk sambil ngetik bisa mencairkan honor..mau juga yg begituan :)
ReplyDeleteRupanya ada honornya ya untuk tulisan (Opini) yang di muat. Kang Asep, saya pembaca setiap Koran Pontianak Post, dan sering juga melihat tulisan dimuat, bahkan bisa tiap hari tu....ada.
ReplyDeletePengen juga si kirim ke situ Kang Asep, tapi berhubung kualitas tulisan dan ilmu nulis saya masih cetek (dangkal) jadi belajar dulu posting di blog, nanti kalau udah mahir baru coba ngirim.
Salam Kenal Kang Asep
kira2 bagaimana makanisme pengambilannya kalau dari luar jawa. opini yang sudah di muat kang. apakah bisa langsung di cairkan. hitung2 buat nutupin tanggal tua. hehe
ReplyDeletedulu kan di pontianak post ada kolom halo publik dan opini, sekarang halo publiknya udh gak ada tinggal opini aja. opini yang sekarang masih sama gak dengan yang dulu dan masih dibayar gak bang?
ReplyDelete@Darmawansyah Siskom : Halo PUBLIK atau surat Pembaca tetap ada kok. Nyaris setiap hari selalu ada. Halo PUBLIK dan OPINI dalam satu halaman. Khusus OPINI ada honor tulisannya. Ditunggu karya karyanya ya
DeleteBeberapa tulisan saya yang sudah terbit di pontianakpost dan dipost di websitenya. Sekarang udah jarang nulis, udah kesulitan buat ngecek apa sudah terbit atau gak di koran. sekarang ditempat tinggal udah gak langganan koran lagi, hehe
Deletehttps://www.pontianakpost.co.id/masjid-tempat-ibadah-sekaligus-sumber-pustaka-umat
https://www.pontianakpost.co.id/indonesia-negeri-yang-kaya-kok-malah-senang-impor
Honor opini ditransfer sesudah berapa hari setelah pemuatan ya?
ReplyDeleteSaya salah satu pembaca koran pontianak post yang setia. Dan puji tuhan, saya
ReplyDeletejg sering menulis di kolom opininya dan dimuat. Terimakasih kpd team redakturnya. Saya akan selalu mengirim ide-ide selanjutnya. Doakan saja.
Aktivitas menulis adalah perwujudan ide yang dikemukakan kepada khalayak umum, supaya terjadi perubahan bagi semua orang yang membacanya.
ReplyDeleteBenar Pak Mikael Chip.. saya jadi termotivasi untuk membagikan ide melalui tulisan yang sekiranya bisa diakses orang lain..
DeleteHallo Pak Asep Haryono..
ReplyDeleteSaya Debora Ticoalu, saya Mahasiswa Program Pascasarjana Yogyakarta
setelah membaca ulasan Bapak di atas, saya jadi tertarik untuk mengirimkan tulisan-tulisan saya.. terima kasih untuk motivasinya yaa Pak.. semoga Koran Bapak berkenan juga dengan tulisan-tulisan saya.. bisakah saya meminta persyaratan penulisannya Pak ?
Alamat Email : debora.ticoalu789@gmail.com
Hp/WA : 081210501034.
Terima kasih sebelumnya Bapak Asep..
@Debora Vista Silty Ticoalu : Alhamdulillah. Sungguh senang jika bisa membuat banyak orang yang mau melakukan perubahan menuju arah yang lebih baik bagi masyarakat sekitarnya. Media selalu siap membantu menyebarkan informasi dan manfaat dari para penulis untuk dibagikan kepada masyarakat untuk mencapai sebuah perubahan yang baik di masa mendatang
DeleteKebetulan saya sedang liburan Mudik di Kulon Progo Djogjakarta hingga lebaran. Saya sudah kirim WA nya. Mengenai presyaratannya akan saya susulkan secepatnya. Saya harus cross check dulu dengan pimrednya Bapak Heriyanto Sagiya
Maaf Pak @Asep Haryono, kemarin WA saya baru ngadat trus saya reset lagi, saya mencari WA dari Bapak Asep tapi tidak saya temukan, sepertinya terhapus ketika proses reset kemarin.. Bisakah Bapak kembali membantu saya untuk kembali mengirimkan, nomor WA saya tidak diganti, tetap 081210501034.. Terima kasih banyak untuk bantuannya Pak Asep Haryono.. Terima kasih juga untuk kesediannya memberikan informasi2 dan kesempatan2 baik untuk saya bisa mengaktualisasikan diri melalui tulisan.. TUHAN memberkati..
ReplyDeleteSYALOM KANG, MAU TANYA BAGAMANA CARANYA MENGAMBIL HONOR TULISAN KARENA KAMI DILUAR KOTA PONTIANAK? APAKAH KAMI HARUS KIRIM NO REKENING? DITUJUKAN KE MANA ALAMATNYA? TERIMAKASIH SEBELUMNYA....
ReplyDelete@Mikael Chip : Selamat malam pak. Terima kasih atas kunjungannya di blog saya. Kalau pengirim OPINI atau tulisan berada di luar kota Pontianak, kirimkan nomor rekening bank atas nama bapak sendiri, Bank apa, cabang kota mana gitu saja sederhana. Kirimkan ke redaktur OPINI POntianak Post dengan alamat email : Opinipublikpp@yahoo.com
Deletebrepe honor nya
ReplyDeleteSekitar 50 ribu rupiah deh
Deletekalau mau kirim artikel via email, alamatnya ke mana ya Pak? trims.
ReplyDelete@Dana Listiana : Terima kasih atas kunjungannya di blog saya. Kalau pengirim OPINI atau tulisan berada di luar kota Pontianak, kirimkan nomor rekening bank atas nama bapak sendiri, Bank apa, cabang kota mana gitu saja sederhana. Kirimkan ke redaktur OPINI POntianak Post dengan alamat email : Opinipublikpp@yahoo.com
Delete