Tag :
Wisata Kuliner
- Asep Haryono | Nikmatnya Pempek Palembang: Lezat dan Kenyal - Powered by Blogger
Last Updated : 1 September 2025 : 13.49 WIB
Kalau mendengar kata Pempek Palembang, tentu bayangan kita semuanya adalah cemilan santai berbahan dasar ikan tenggiri, yang merupakan salah satu makanan khas dari Palembang, Sumatera Selatan. Maklum aja, nama-nama kota di Indonesia saya kurang hafal. Hihi… mengharukan.
Ada banyak tempat orang jualan makanan khas Palembang (Baca : Plembang) ini di kota Pontianak. Salah satu yang terkenal adalah Pempek Palembang "Nurali". Nah, jika mendengar nama "Nurali" ini sekilas mirip nama burung ya. Saya sendiri kurang tahu mengapa dinamakan demikian. Yang jelas letaknya memang di Jalan Nurali Pontianak. Banyak menu yang dijual di sini tidak hanya mengandalkan Pempek saja, misalnya Bakso Urat, Nasi Goreng, dan lain sebagainya.
Kalau mendengar kata Pempek Palembang, tentu bayangan kita semuanya adalah cemilan santai berbahan dasar ikan tenggiri, yang merupakan salah satu makanan khas dari Palembang, Sumatera Selatan. Maklum aja, nama-nama kota di Indonesia saya kurang hafal. Hihi… mengharukan.
Ada banyak tempat orang jualan makanan khas Palembang (Baca : Plembang) ini di kota Pontianak. Salah satu yang terkenal adalah Pempek Palembang "Nurali". Nah, jika mendengar nama "Nurali" ini sekilas mirip nama burung ya. Saya sendiri kurang tahu mengapa dinamakan demikian. Yang jelas letaknya memang di Jalan Nurali Pontianak. Banyak menu yang dijual di sini tidak hanya mengandalkan Pempek saja, misalnya Bakso Urat, Nasi Goreng, dan lain sebagainya.
![]() |
| SEDAP : Ini porsi yang saya pesan. Pempek jenis Kapal Selam dan Dadaan yang mirip dengan otak otak, Kalau ndas salah sih hiheiheihee Ada yang tau jenis jenis Pempek Palembang? Foto Asep Haryono |
Cara Membedakan Pempek Palembang Asli
Bagaimana cara membedakan Pempek Palembang yang asli dengan yang bukan? Saya sendiri kurang mengetahuinya. Taunya cuma beli dan makan saja. Kalau rasanya banyak dominan ikan tenggiri, kemungkinan ya asli. Kawan-kawan di sini ada yang tahu cara membedakannya? Share ya.
Waktu pekan kemarin saya berkesempatan icip-icip Pempek Palembang "Nurali" memang yahuud dan makyus seperti kata Pak Bondan, pakar kuliner itu. Konon, cara memakan Pempek Palembang juga ada urut-urutannya. AH masa sih? Saya sih langsung hap aja hihi. Tapi memang ada kebiasaan menikmati Pempek:
1. Potong kecil pempek, dicolek dengan garpu.
2. Rendam potongan pempek dalam mangkuk cuko, aduk agar pempeknya “mandi”.
3. Setelah basah kuyup dengan cuko, taburi dengan ebi dan timun. 4. Antar ke mulut… dan Happ! Enaakkk.
Salah satu pembeda Pempek asli menurut orang-orang adalah sensasi pedasnya. Pempek asli biasanya terasa pedas belakangan, bukan langsung. Tapi sejatinya saya kurang tau membedakannya mana yang asli dan bukan. Ada yang tau?
Jenis-Jenis Pempek yang Wajib Dicoba
Pempek bukan cuma satu jenis. Ada banyak varian, dan masing-masing punya penggemarnya sendiri:
• Pempek Kapal Selam – Pempek besar dengan telur di dalamnya, seperti kapal selam mini yang lezat.
• Pempek Lenjer – Bentuk silinder panjang, bisa digoreng atau direbus.
• Pempek Kulit – Terbuat dari campuran ikan dan kulit ikan, lebih gurih dan kenyal. • Pempek Pistel – Pempek berisi sayuran atau ebi, unik dan segar.
Kalau baru pertama kali mencoba, Pempek Kapal Selam biasanya jadi favorit karena kombinasi telur dan cuko-nya bikin nagih. Tapi jangan lupa eksplorasi varian lain setiap jenis punya cerita rasa yang berbeda.You may also read - The Right Way To Eat Pempek Palembang
Rahasia Kenikmatan Pempek
Selain bahan utama dan cuko, ada beberapa hal yang membuat Pempek Palembang tetap spesial
1. Kualitas Ikan – Pempek yang enak biasanya menggunakan ikan tenggiri segar. Ikan segar membuat rasa lebih gurih dan tekstur kenyal sempurna.
2. Tekstur Tepung Sagu – Sagu adalah kunci kenyalnya Pempek. Campuran ikan dan sagu harus pas agar tidak terlalu lembek atau keras.
3. Cuko yang Meresap – Pempek yang sempurna adalah yang cuko-nya meresap sampai ke dalam. Jangan terlalu sedikit, tapi juga jangan terlalu banjir.
You may also read - The Right Way To Eat Pempek Palembang
Tips Menikmati Pempek di Rumah
Meski enaknya Pempek biasanya dicicipi langsung di Palembang, kita bisa menikmatinya di rumah dengan beberapa tips:
Meski enaknya Pempek biasanya dicicipi langsung di Palembang, kita bisa menikmatinya di rumah dengan beberapa tips:
• Pempek Instan atau Beku – Banyak toko menyediakan pempek beku, tinggal direbus atau digoreng. Rasanya hampir sama dengan yang asli.
• Cuko Homemade – Campurkan gula merah, cabai rawit, bawang putih, sedikit garam, dan cuka. Rebus hingga agak kental. Cuko homemade bikin rasa lebih personal.
• Variasi Penyajian – Selain digoreng atau direbus, coba panggang pempek untuk rasa baru. Bisa juga disajikan dengan timun segar atau sambal tambahan.
Dengan tips ini, siapa pun bisa membawa rasa autentik Palembang ke meja makan rumah. Kenapa Pempek Bisa Jadi Favorit Seluruh Dunia
Pempek bukan cuma makanan lokal dia punya daya tarik global:
• Rasa yang Balance – Kombinasi manis, pedas, dan gurih membuat lidah internasional mudah jatuh cinta. • Camilan Praktis – Mudah dimakan, bisa dibawa ke mana saja, cocok jadi snack atau makanan utama. • Cerita Budaya – Orang suka makan makanan dengan cerita. Pempek punya sejarah panjang di Palembang, terkait budaya Sungai Musi dan kehidupan masyarakat setempat.
Kalau traveling ke Palembang, jangan lewatkan jajanan Pempek di tepi sungai atau pasar tradisional. Rasanya lebih autentik dan ada sensasi kuliner yang tidak bisa didapat dari pempek instan.
Kesimpulan
Pempek Palembang bukan sekadar camilan; ia adalah simbol budaya, rasa, dan kenangan. Dari tekstur kenyalnya, cuko yang menggigit, hingga berbagai varian yang bikin penasaran, setiap gigitannya mengajak kita menyelami kekayaan kuliner Indonesia.
Dengan sedikit kreativitas, siapa pun bisa membawa nuansa Palembang ke dapur sendiri, menyiapkan Pempek yang lezat, dan membagikan pengalaman ini kepada keluarga dan teman. Jadi, jangan ragu untuk mencoba, eksplorasi rasa, dan nikmati kenikmatan Pempek kapan saja.
Nikmatilah Pempek Palembang selalu hangat, selalu lezat, dan selalu punya cerita.
“Sudah pernah mencoba Pempek Palembang? Bagikan pengalaman dan varian favoritmu di kolom komentar di bawah!”









berarti yg dijual di sini aseli toh. soalnya selesai makan, pedasnya baru datang. apa karena asamnya cuka itu ya yg membuat gitu
ReplyDelete@Rusydi Hikmawan : Iya kata orang sih heiheihie. Sensasi rasa cuko Pempek nyo Oala Lemak Nian hiehiehiehiehe. Plembang . Top Wong Kito Galo hiheiheiheihieee
Deletepempek palembang emang mantap rasanya, Pak
ReplyDelete@Keke Naima : Hiheiheie iya. Tapi kata orang juga (eaa kata orang terus-red) kebanyakan juga kurang bagus karena CUKA nya itu heiheihiehiheihee. Bene tidakya Mene Ketehe jheihiehiehiheiheiheie
Deleteterus maksudnya pamer doang...??
ReplyDeletebiki orang ngiler aja..
Deleteyg soal hadiah lomba kemarin minta ditambahin pempek 2 porsi.
Delete@zachlfazz : Hheiheiheiiee Sepertinya itu. One Man Show wahiehiheiheiehiehiheiee
Delete@Cak Budy : Hiehiheiee ngiler ya
@Pri Enamsatutujuh : Hiahiheiheiee Iya bener juga ya. Hiehiehiheiee.
Tapi beneran loh saya pernah dihadiahi Pempek Plembang dari teman saya yang aseli orang Palembang. Dikirim paket paket TIKI isinya 5 Pempek Kapal Selam + Resep membuat cukanya hiehiheiheiee
lokasi langganan nih kalau mau makan pempek palembang, dari masa kecil sampai sekarang masih bertahan tuh :D
ReplyDelete@artiirhamna : Oh ya kah Saya taunya lokasi Pempek di Jalan Nurali itu sejak tahun 1990 tahu pertama saya Kuliah heiehiehe. Wah sudah lama sekali dan masih bertahan ya
Deletesampai sekarang saya kurang doyan dengan pempek, mungkin karena anyir :D
ReplyDelete@Intan Sudibjo : Hiehihee iya kadang saya juga mencium ada bau demikian. Tapi itu kembali ke soal selra sih heihehiee. Kalau sudah yang namanya selera memang tidak dapat diperdebatkan
Deletekalo di tasik pempek yang paling enak itu pempek palembang "calista", ada beberapa cabang yang bisa ditemukan pinggir jalan tapi rasanya khas. beli satu kapal selam itu dalam satu mangkuk itu sudah dicampur cuka, ebi dan timun.. nah kita tanggal makan aja tanpa ada acara celup-celupan hehehehe :D
ReplyDeletebisa kirimin saya 1 porsi nggak, mbak
Delete2, mbak... sama saya.
Delete@Elsanawati Dewi : Iya hiehiehe Bagus gitu hiehiehiee; Langsung aja semua bahan dicampur asyik juga. Hiehiehiehe. Soalnya tiap orang punya seni dalam makan memakan . Termasuk makan Pempek Plembang ini.
DeleteSama seperti saya makan STEAK yang konon harus pake Pisau dulu untuk memotong motong. Ada yang tidak pake garpu dalam mencocol daging steak. Saya mah pake tangan aja. LEsehan. Memang unik memang, Itulah yang mewarnai heihiehiehiee
@Cak Budi : Saya minta dikiriin 1 Kontainer
huwaaaaa...makanan kesukaan saya Pak Asep. saya biasanya langganan ke tempat Pak Rudiandi di Food Court sini...tapi kalau lagi pengen ya bikin sendiri, mumpung di sini ikan tengiri gampang banget dicari...
ReplyDeletesaya pernah makan pempek palembang aseli dari sononya saat saya hamil...tapi makannya tidak di palembang lho...kebetulan ada seorang teman yang pulang kampung ke sana, nah sekalian saya nitip dibelikan...alamaaak cuko-nya itu lho...mak nyoooos.
jadi ceritanya ngidam pempek ya, mbak
Deleteya gitu deh Pak Budy...namanya juga ngidam..apapun sah dong ya..termasuk ngidam duit
Delete@Khusna Khairunnisa : Wah sama donk. Ternuata pempek Palembang banyak peminatnya hiehiehiehiehie. Wah kalau sudah yang namanya DUIT, Saya juga mauuuu
Delete@Cak Budy : Ngidam Panci bisa
tesss.. tesss.. tesss..
ReplyDeletengowos sambil ngiler kepengen...
siapin ember
Delete@Budy Shinichi : Iya ya saya tidak menyangka foto yang saya jepret pake kamera Poket ini bisa menggoda selera makan kawan kawan heiheiheihiee. Terasa lezatnya si Pempek Plembang hiheiheiheie
Delete@Khusna Khairunnisa : Siapin Panci
baru sekali makan pempek mas... emmang rasanya enak... jadi pengen makan pempek lagi nih...
ReplyDelete@Sabda Awal : Iya sih enak heihehiehe.
Deleteaku kurang suka kang dengan empek empek nurali. Ada rasa yang aneh aja gitu. Gak seperti beberapa tahun yang lalu, rasanya cita rasanya berkurang deh.
ReplyDeletesekarang lebih suka dengan mpek-mpek yang di gajahmada
@niee : Hmmm. Iya saya juga merasakan hal yang sama. Seperti ada yang kurang greget. Seperti berkurang SPICY nya ya. Entah karena perasaan saya aja ya. Hmmm.Kalau Pempek Gajah Mada boleh juga nih di coba Kebetulan deket sama kantor saya
Deleteyang dijual didekat rumah, asli nggak ya pempek palembangnya. hihihi
ReplyDeletetapi mantap kok.. kenyang lagi ;D
@Sari Widiarti : Hehiehie iya kah? Eah enak lah kalau dekat dengan rumah. Lebih enak lagii diundang gretong hiehheiheihehiehiee
DeleteLenggang telor, khasnya Palembang, juga kesukaan Gia nih pak..
ReplyDeleteIHehie ya kah?
DeletePempek kapal selamnyo mano gan :D daerah wong kito e..
ReplyDeleteAhaaaaaaaaaaaaaaaaaa
DeleteWong Kito Galo hiheiheiheiheiee
Pempek Plembangnyo Lemak Niannnn
Masalah pempek serahkan sama saya kang, kebetulan dulu saya lama di palembang, bahkan sempet juga jadi penjual pempek.
ReplyDelete@Azie Thea : Hiehheiheiee. Wong Kito Galo. HIhiehiehiheiee. Serahkan sama ahlinya deh hiehheiheiehe
ReplyDeletemampir gan........
ReplyDeletekunjungi juga ya...
cintagame.com
Hi hi makasih ya sudah berkunjung
DeleteIya Insya Allah kunjungan balik
Kang Asep dapet pesen gambar di blog saya. silahkan diliat pesennya ya Kang..hehe
ReplyDelete@Kstiawan : Huaaaaaaaaaaa asyeeeeeek Dapat Award ya. Hiehiehihee. Meluncurrrrrrrrrrrrrrrr ke TEKAPEH
Deletewaah udah lama nih ga makan empek2 yg maknyus.. jd ngiler.. huhuuuu...
ReplyDeletePengenya sih makan empek2nya langsung di palembang sono yg terjamin aslinya... hihihi.. *nunggu ajakan* :p
Iya mba Cova. Saya juga pengennya gitu. Selain icip icip Kulinernya, juga pengen lihat Jembatan MUSI yang terkenal itu
DeletePempek palembang asli palembang hanya di pulau sumatra saja. Selain yang ada di pulau sumatra sdah bisa di pastikan bukan pempek asli palembang.
ReplyDeleteBetul?...
@Musjono : Hiheihiehiee iya bener juga ya. HIehiheiheiheiee
Deletekebetulan saya juga suka sama pempek palembang. Dulu pernah makan dikasih sama temen heheehe :D
ReplyDeleteyang paling saya suka adalah pempek yang kapal terbang. Maknyus pokoknya hehe :D
hahaha baru ku dengar nih pempek Kapal Terbang. Yang saya tau sih jenisnya hanya ada JENIS PEMPEK Kapal Selam
Deletemaaf pak, bukan kapal terbang, tapi kapal selam hehe :D
ReplyDeleteMemang kapalnya bisa terbang ya Mba ?
Delete@Mba Ririn : Hiehiehie iya tidak apa hiehiehiehiehiehiehe
Delete@Indra Kusuma Sejati : Iya bisa Terbang (Kapal Terbang), dan bisa menyelam (Kapal Selam)
Empek-empek palembang memang menggiurkan dan nikmat, apalagi kalau szmpai di cocol dengan bumbu khasnya. Mantap.......
ReplyDeleteSalam
huaaaaaaaa jadi laperrrrrrr
Deletekurang ajib ah kang asep pempek nurali nya, kemaren nyobain ga ada aroma ikannya...entah klo dulu, mungkin kah ada penurunan kualitas?...
ReplyDelete