Catatan Asep Haryono


Apa yang dapat anda perbuat dengan uang tunai sebesar Rp.100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) di tangan anda sekarang, apalagi sedang bulan Ramadhan dan tidak lama lagi menjelang Lebaran.   

Bisa membeli perabot mahal, atau bepergian ke luar negeri juga bisa.  Membeli motor baru, serta banyak  perhiasan emas  yang banyak bisa,  Apa saja bisa anda belanjakan dengan uang  100 juta rupiah itu.  

Sayangnya semua itu tidak mau dilakukan oleh seorang Mulyadi (32) yang justru mengembalikan uang 100 juta yang ditemukannya kepada aparat keamanan.   Sungguh kisah kejujuran yang membuat bangga kita semua.   

Ternyata orang jujur masih ada, dan saya yakin fenomena orang jujur yang dipresentasikan oleh seorang Mulyadi merupakan fenomena gunung es .  Saya yakin masih banyak "mulyadi mulyadi" lainnya di seluruh Indonesia yang mungkin tidak terpantau oleh media.  Orang Jujur itu masih ada

Twitter bisa menjadi media sosialisasi aktifitas keseharian anda.
Twitter bisa menjadi media sosialisasi aktifitas keseharian anda. 

Peran Sosial Media
Jika sudah membicarakan Korupsi di Indonesia seakan tidak akan ada habis habisnya  Berbagai kasus korupsi di Indonesia banyak mendapat sorotan publik dan menjadi perbincangan banyak orang mulai dari pejabat tinggi hingga kepada pengopi di pinggir jalan.

Dari banyak kasus korupsi yang berhasil di sidangkan di Pengadilan, banyak sudah yang sudah dijatuhi hukuman penjara dan masih banyak juga yang masih berkeliaran baik pelakunya hingga uang negara yang dikorupsinya melanglang buana entah kemana.  Kasus korupsi apa pun kemasannya tetap menjadi bahan perbincangan banyak orang.  

Peran sosial meda seperti Twitter, Instagram (IG), Path , Facebook, memegang peranan yang penting.  Dari sosial media lah kisah kejujuran luar biasa yang diperlihatkan seorang Mulyadi bisa mencuat ke tingkat nasional.  Dunia tau bahwa masih ada orang yang dengan Ikhlas mengembalikan uang sebanyak itu kepada pemiliknya tanpa berkurang sepeserpun.    


Beberapa kasus di Indonesia yang  terbukti mencuat ke tingkat nasional berkat Peran Sosial media juga antara lain kasus "Koin Untuk Prita Mulyasari",  Kisah "Ratu SPBU" Florence yang mencuat karena melakukan hinaan kepada warga Jogja, hingga kisah sopir taxi yang memajang foto anaknya di dashboard karena ingin memberi hadiah di hari ultahnya, dan masih banyak kisah lainnya yang langsung disambar NETIZEN karena berkat pesan VIRAL dari sosial media.   

Mari manfaatkan Sosial Media dengan Bijaksana.  Menggunakannya untuk keperlua bisnis adalah hal yang baik, dan menjadikan Sosial Media sebagai alat untuk menyampaikan informai yang bermanfaat buat pengguna dan menyebarkan kebaikan adalah hal yang Luar biasa.  

Bukan menjadikan Sosial Media sebagai ajang untuk tebar aib orang, menjadi ajang sindir menyindir, SARA atau bahkan mendeskreditkan pihak lain.   Banyak manfaat dan kebaikan Sosial Media yang bisa kita dapatkan  selain sebagai media komnikasi, hiburan dan sarana mencari jati diri.   Bijaksana beraktifitas di sosila media. (Asep Haryono)

Gambar dari Internet
Catatan Asep Haryono

Jatuhnya pesawat Lion Air baru baru ini yang konon hanya berjarak 10 meter dari ujung landasan Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali memang sudah menjadi headline di berbagai media cetak di Indonesia dan mungkin sudah menyebar ke seluruh dunia.

Musibah ini yang syukur Alhamdulillah seluruh penumpang dan kru awak pesawat dinyatakan selamat itu tidak luput dari komentar Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau akrab disapa dengan Presiden SBY lewat akun twitternya @SBYudhoyono dan bagi saya ini cukup menarik. Wah Presiden maen Twitteran?  Ya sekarang Bapak Presiden SBY sudah memiliki akun Twitter resminya sendiri. 

Banya sudah gonjang ganjing pemberitaan yang membahas "kicauan" Presiden SBY ini di Twitter, dan sejak diluncurkan secara resmi kepada publik akun twitternya @SBYudhoyono pada  tanggal 13 April 2013 sudah puluhan bahkan ratusan ribu follower beliau.  Saya termasuk yang tidak memfollow akun Twitter Presiden SBY, jadi  dari sekian ratus ribu followernya, saya pastikan tidak akan ada nama akun saya dalam daftar follower beliau. Bagaimana dengan agan agan di komunitas KPK apakah sudah pada mem follow akun Twitter Presiden SBY?
Twitter Saya
Sebagai Breaking News Tercepat
Catatan Asep Haryono

Salah seorang pramugari yang bernama Ekaterina Solovyova dari sebuah maskapai penerbangan terbesar di Rusia akhirnya kehilangan pekerjaannya (dipecat) hanya karena “kicau” annya di social network Twitter yang telah mencoreng nama maskapai penerbangan tersebut. Ini hanya contoh saja.

Masih banyak contoh lain Twitter digunakan sebagai media untuk bertengkar dan berkelahi atau bahasa kerennya Twit War ah ada ada saja orang sekarang ini.  Ternyata bukan hanya Blog, dan FaceBook saja yang digunakan untuk fight atau berantem kini sudah menjalar ke Twitter. Besok apa lagi.  Saya tidak mau seperti mereka. Social Network bagi saya sebagai media untuk bersilaturahmi dan tukar menukar informasi.  Hiheiheiheiiee.  Gaya lu Sep.

Nah banyak kawan kawan yang memanfaatkan Twitter untuk berbagai keperluan baik untuk kepentingan promosi usaha, brand pribadi, sharing ilmu dan informasi, pertukaran link , publikasi kegiatan dan masih buanyak lagi lainnya. Menarik memang secara Twitter juga masih sodara sama blogging hanya saja karakter yang dapat diposting di social media Twitter terbatas hanya sebanyak 140 (Seratus Empat Puluh) karakter. Wajar saja Twitter disebut juga sebagai mini blog atau dalam bahasa kerennya Micro Blogging. Apa ada yang mau menambahkan? Silahkan jangan malu hiehiehiheiee.

Kawan kawan yang mampir di Blog saya ini bisa melihat Widget Twitter terpasang di navigasi sebelah kiri tentunya bukan?  Nah saya sudah memasangkan widget Twitter ini sejak beberapa minggu yang lalu.  Salah satu alasannya saya memasang Widget Twitter ini adalah sebagai postingan Blog tercepat karena hanya dengan menggunakan Short Message Service (SMS) dari handphone jadul saya sudah bisa "mejeng" di blog saya dengan mudah. Tanpa harus bukan akun Blogspot terlebih dahulu.

Praktis Dan Tercepat
Saya memanfaatkan Twitter dalam blog saya ini sebagai cara untuk memposting berita terhangat terbaru atau semacam Breaking News atau juga laporan pendek lapangan yang bisa tampil dengan segera di blog saya ini.  Salah satu alasannya saya memanfaatkan Twitter yang diintegrasikan dalam blog ini adalah sebagai "papan informasi "tercepat yang saya posting dengan hanya menggunakan SMS dari handphone jadul saya sudah sangat membantu.  Membantu dalam hal apa?

TWITTER :  Nah kotak "Papan Informasi" inilah yang saya pasang di Blog saya.  Papan info ini menggunakan Twitter, dan mosting Breaking Newsnya via SMS dari HP.  Praktis mudah dan akal akalan aja hiehiehheeie

Membantu para pembaca blog saya bisa tahu apa yang sedang terjadi tanpa harus masuk ke dalam Twitternya masing masing.  Jadi saya harapkan para pengunjung Blog saya bisa melihat berita terbaru (Breaking News) hanya dengan melihat kotak Twitter  di blog saya di sebelah kanan atas.  Dan saya pun tidak harus ke warnet, atau membuka akun blogspot untuk memposting berita pendek atau Breaking News. Dengan demikian para pengunjung blog saya bisa dapat info update dan fresh dari kotak hitam Twitter di blog saya tersebut.  Nah praktis bukan?  Hiheiheiheiheiee.

Tentu tidak gratis ya. Soalnya satu kali saya menTweet satu postingan via Twitter melalui SMS dari Handphone jadul saya kena charge sebesar Rp.110.- (Seratus Sepuluh Rupiah).  Nah ini jika mengirim SMS dari handphone saya.  Jadi saya bisa kirim pesan pendek 140 (Seratus Empat Puluh) karakter buat para pembaca blog saya dengan Praktis n mudah dan juga cepat dan langsung tayang di Blog. Karena kotak Twitternya sudah dipasang di blog saya di sebelah kiri atas. 

"Papan Informasi" berbasis Twitter
Nah ini dia inti nya.  Sebenarnya kotak Twitter dalam Blog saya berfungsi atau difungsikan sebagai "Kotak Papan Informasi" atau "Majalah Dinding" akal akalan saya saja. Yang mana untuk "mengisi" nya menggunakan SMS yang dikirimkan ke Twitter dengan nomor 89887.  Panjang isi beritanya hanya sebatas 140 (Seratus Empat Puluh) karakter saja yang diperkenankan.   Jika kelebihan maka akan muncul pesan error dari mbah Twitter "Oops! Your tweet was over 140 characters. We shortened it a bit. It now ends with ........... Nah yang dititik titik itulah penggalannya.  Jadi jangan lebih dari 140 karakter ya

Kok bisa pake SMS sih? Ya register dahulu donk. Daftar nomor Handphone mu di Twitter, dan jika sudah terdaftar maka akan mudah digunakan.  Jadi selain Twitter memang digunakan untuk NgeTweet, juga bisa dimanfaatkan sebagai "papan info"  yang dipasang di tampilan Blog saya. Hiheiheihieiee. Nah kan ini namanya Papan Info "akal akalan" dari saya hiehiheiee.  

Kapan memostingnya?  Dalam keadaan normal saya tentu tidak akan memosting "breaking news" melalui SMS karena selain kena charge sebesar Rp.110,- (Seratus Sepuluh Rupiah), juga nda lucu lah. Kok nda lucu? Yalah kalau keadaan normal ini adalah saat saya sudah di kantor, di kokpit saya memang sudah membuka semua jaringan internet termasuk Twitter.   Saya mosting "breaking news" untuk "papan informasi" akal akalan ini saat saya tidak di depan Internet,  namun ingin menyampaikan pesan untuk para pengunjung blog saya. Maka saat itulah SMS berisi postingan 140 karakter dikirimkan ke 89887.

Nah dimana pun saya berada sekarang, dan walaupun tidak terhubung dengan Internet, saya masih bisa menyampaikan laporan langsung *real time* dan atau informasi apa saja saya ingin pembaca blog saya tahu, maka saya gunakan SMS dan mengirim breaking news 140 kata melalui Twitter dikirimkan ke 89887.  Dan hasilnya muncul dalam blog saya. Begitu mudah, cepat dan praktis. HIheihieieiehiheie

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan artikel pendek saya hari ini adalah saya memanfaatkan Twitter hanya untuk memposting Breaking News atau informasi lapangan atau berita pendek sepanjang 140 (Seratus Empat Puluh) karakter yang dikhususkan sebagai papan informasi di blog saya.  Jadi untuk berita pendek, ataupun informasi pendek saya ini tidak perlu membuat postingan secara manual dengan membuka akun blogspot. Cukup posting saja di Twitter, dan saya pasang Widget Twitternya di blog dan bisa langsung tayang hieiehiheiheiee.  Nah praktis bukan?  (Asep Haryono)
gambar dari internet
Tulisan Ini Sudah Disampaikan Pada Diskusi Panel Social Media
Pada Forum Diskusi Komunitas Budha, 23 September 2012
Oleh Asep Haryono*

Maraknya pemberitaan musibah jatuhnya pesawat Sukhoi buatan Rusia di Gunung Salak, di Indonesia ini tidak urung juga telah “memakan” korban di pihak lawan kompetitor maskapai penerbangan canggih milik Rusia itu.. Salah seorang pramugari yang bernama Ekaterina Solovyova dari sebuah maskapai penerbangan terbesar di Rusia akhirnya kehilangan pekerjaannya (dipecat) hanya karena “kicau” annya di social network Twitter yang telah mencoreng nama maskapai penerbangan tersebut.

Ekaterina Solovyova membuat tweet “"Hah? Apakah ada Superjet yang terjatuh? Hahaha! Pesawat itu memang jelek, sayangnya yang jatuh bukan punya Aeroflot (kalau iya) akan berkurang satu." Dan tweetnya sempat direkam orang yang merasa keberatan dan mengadukan hal ini kepada maskapai Aeroflot. Walaupun Tweet nya sudah dihapus oleh yang bersangkutan, namun rekaman tweetnya sudah sampai ke pihak Aeroflot dan berbuntut pada pemecatannya itu.

Nah itu adalah salah satu dampak negatif dari pemanfaatan Twitter yang seharusnya tidak terjadi lagi di mana saja bahkan untuk di Indonesia sekalipun. Tapi kenyataan sekarang adalah justru dengan hadirnya media media berbasis internet yang kemudian dikenal sebagai Social Network seperti Facebook, Myspace, Twitter dan lain sebagainya tidak urung menimbulkan berbagai dampak bagi para penggunanya. Dampak positif dan juga negatifnya sang Social Network seolah adu balap dengan kenikmatannya Hadirnya jejaring Sosial semacam Twitter misalnya tidak urung telah merubah kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.

Dampak Sosial Twitter Yang Kurang Baik
Social Network seperti Twitter tidak urung telah banyak membawa banyak kemajuan dalam usaha bisnis dan juga untuk keperluan lainnya seperti untuk mempromosikan usaha dan juga kegiatan social. Berbagai media televisi di tanah air yang sudah punya nama (seperti Trans TV, Metro Tv, Indosiar, RCTI dan masih banyak lagi) kini sudah tidak lagi membiarkan informasi yang mereka punya tanpa memanfaatkan Twitter.

Gambar dari Internet
Saya sendiri pernah mengalami dampak buruk yang saya alami sendiri dari Twitter ini beberapa bulan yang lalu yang telah membuat saya cukup merasa dipermalukan yang luar biasa. Walau sekarang saya kembali aktif di Twitter, namun kenangan tersebut tidak mudah hilang begitu saja. Apa yang terjadi sebenarnya?.

Saat itu saya sedang menulis tentang salah satu obyek wisata yang ada di Bali, Krisna, yang secara kebetulan artikel yang saya tulis tersebut tidak mencantumkan beberapa bagian dari situs orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Artikel itu saya publish di website pribadi saya sendiri

Copy Paste dari sumber lain sebenarnya adalah hal yang biasa saja dalam dunia dunia maya karena banyak yang sudah melakukan kegiatan tersebut. Namun akan menjadi berita besar dan luar biasa jika hal tersebut diketahui pemilik aselinya. Tindakan yang saya lakukan tersebut nyaris menyerupai tindakan Plagiat.

Secara kebetulan si pemilik aselinya akhirnya mengetahui apa yang saya lakukan, dan dia segera mengirimkan email “protes” kepada saya melalui Buku Tamu (guestbook) di website pribadi saya. Baru saja saya akan mengirimkan balasan berupa pernyataan maaf di website saya sendiri, mendadak Twitter ramai membicarakan kasus saya ini. Bahwa ada seorang pekerja media yang melakukan tindakan plagiat.

Begitu ramainya Twitter membicarakan kasus saya tersebut, sampai menjadi bahan diskusi bersama. Banyak kawan kawan saya yang menanyakan kebenaran atas Tweet yang beredar itu. Hal ini akhirnya sampai juga ke telinga saya yang saat itu memang sudah punya account Twitter namun jarang saya gunakan. Nah dari pengalaman itulah saya bisa menarik kesimpulan bahwa betapa hebatnya Twitter dalam mem blow up suatu peristiwa yang sedang terjadi, yang sedang kita alami, dan atau kejadian yang menimpa orang lain.

Temuan Menarik Dari Twitter
Seperti yang sudah dilansir oleh situs yang memaparkan beberapa temuan yang menarik dan patut mendapatkan perhatian bagi para pemakai atau penggunanya. Dari sebuah survey yang diadakan terhadap sekitar 3.000 pengguna Twitter yang terdiri atas 1.377 pria dan 1.540 wanita yang menjadi subyek dari dalam penelitian tersebut.

Bagaimana dengan dampak negatif dari Twitter. Sudah banyak sekali situs dan blog yang menyampaikan secara cemerlang juga lengkap mengenai dampak negatif social network Twitter ini.  Dampak negati Twitter bagi Pelajar juga sudah ditulis secara lengkap oleh seorang Blogger yang bernama Ridhota yang bisa kawan kawan baca artikelnya di sini. 

Beberapa dampak Negatif dari Twitter juga sudah dilansir oleh Detik COM misalnya seperti

1. Porno

Isu ini selalu menjadi masalah utama pada kemajuan teknologi. Pada Twitter, mungkin Anda tidak nge-tweet tulisan yang berbau porno, namun kadang ada pengguna iseng yang memberikan link ke situs porno melalui tweetnya. Jika Anda tanpa sengaja membuka situs tersebut dan berada pada kondisi dan lingkungan yeng tidak tepat, maka reputasi Anda bisa hancur seketika.

2. Direct Message (DM)
Jika Anda sudah berkeluarga, maka hindarilah perbincangan rahasia melalui DM dengan lawan jenis. Hal ini bisa memacu pertengkaran rumah tangga meskipun Anda tidak berselingkuh dengan orang tersebut.

3. Waktu
Serunya berbincang di Twitter sering kali membuat orang lupa waktu. Dalam kondisi tertentu, Twitter dapat menggangu produktivitas Anda. Bahkan di Florida, Amerika Serikat, ada ibu yang sibuk nge-tweet sementara anaknya tenggelam di dalam kolam renang.

4. Iri
Kadang seseorang nge-tweet sesuatu tentang dirinya dan kadang hal itu membuat orang lain iri. Hal ini juga menjadi salah satu kelemahan Twitter karena memacu orang lain untuk pamer dan jadilah time line Anda sebagai ajang pamer yang memicu orang untuk bergosip.

5. Twitter-mu Harimau-mu
Anda mungkin pernah mendengar istilah "mulutmu harimaumu." Kiasan ini ditunjukkan pada orang yang sering asal bicara agar berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan sesuatu. Hal ini juga berlaku pada twitter, jika Anda tidak menjaga sikap dan ucapan saat nge-tweet, maka jangan kaget jika suatu saat Anda mendapat hujatan dari orang banyak jika tweet Anda menyinggung orang banyak

Bisa diPenjara Karena Twitter
Dari kasus yang saya alami di atas seperti yang sudah saya bahas di atas mengenai aktifitas plagiat yang dituduhkan kepada saya waktu itu membuat saya sadar betapa rawannya aktifitas berkicau di social network Twitter ini. Saya beruntung sekali karena pemilik situs web yang datanya saya “curi” waktu itu tidak mengajukan keberatan atau pengaduan kepada pihak lain yang bisa berakibat fatal.

gambar dari Internet
Andai saat itu saya dilaporkan si pengirim Tweet tadi ke pihak berwajib, bisa jadi ceritanya akan berbeda. Karena menurut Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancamannya mulai 7-12 tahun kurungan penjara (Detik Com , 6 Februari 2012) .

Bahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring sudah mengisyarakatkan akan menindak pengguna Twitter jika melakukan 5 (lima) hal yang menurut beliau bisa berpotensi dipenjara yakni pornografi, gambling (judi), ancaman., penipuan; dan blasphemy (penodaan terhadap agama). Nah marilah dari sekarang saya mengajak untuk bijak dan teliti dalam berinteraksi di social network yang bernama Twitter ini. Terima Kasih (Asep Haryono)


Fakta-Fakta Menarik Seputar Twitter
Tulisan Ini Sudah Disampaikan Pada Diskusi Panel Social Media
Pada Forum Diskusi Komunitas Budha, 23 September 2012
Oleh Asep Haryono*

Maraknya pemberitaan musibah jatuhnya pesawat Sukhoi buatan Rusia di Gunung Salak, di Indonesia ini tidak urung juga telah “memakan” korban di pihak lawan kompetitor maskapai penerbangan canggih milik Rusia itu.. Salah seorang pramugari yang bernama Ekaterina Solovyova dari sebuah maskapai penerbangan terbesar di Rusia akhirnya kehilangan pekerjaannya (dipecat) hanya karena “kicau” annya di social network Twitter yang telah mencoreng nama maskapai penerbangan tersebut.

Ekaterina Solovyova membuat tweet “"Hah? Apakah ada Superjet yang terjatuh? Hahaha! Pesawat itu memang jelek, sayangnya yang jatuh bukan punya Aeroflot (kalau iya) akan berkurang satu." Dan tweetnya sempat direkam orang yang merasa keberatan dan mengadukan hal ini kepada maskapai Aeroflot. Walaupun Tweet nya sudah dihapus oleh yang bersangkutan, namun rekaman tweetnya sudah sampai ke pihak Aeroflot dan berbuntut pada pemecatannya itu.

Nah itu adalah salah satu dampak negatif dari pemanfaatan Twitter yang seharusnya tidak terjadi lagi di mana saja bahkan untuk di Indonesia sekalipun. Tapi kenyataan sekarang adalah justru dengan hadirnya media media berbasis internet yang kemudian dikenal sebagai Social Network seperti Facebook, Myspace, Twitter dan lain sebagainya tidak urung menimbulkan berbagai dampak bagi para penggunanya. Dampak positif dan juga negatifnya sang Social Network seolah adu balap dengan kenikmatannya Hadirnya jejaring Sosial semacam Twitter misalnya tidak urung telah merubah kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.

Dampak Sosial Twitter Yang Kurang Baik
Social Network seperti Twitter tidak urung telah banyak membawa banyak kemajuan dalam usaha bisnis dan juga untuk keperluan lainnya seperti untuk mempromosikan usaha dan juga kegiatan social. Berbagai media televisi di tanah air yang sudah punya nama (seperti Trans TV, Metro Tv, Indosiar, RCTI dan masih banyak lagi) kini sudah tidak lagi membiarkan informasi yang mereka punya tanpa memanfaatkan Twitter.

Saya sendiri pernah mengalami dampak buruk yang saya alami sendiri dari Twitter ini beberapa bulan yang lalu yang telah membuat saya cukup merasa dipermalukan yang luar biasa. Walau sekarang saya kembali aktif di Twitter, namun kenangan tersebut tidak mudah hilang begitu saja. Apa yang terjadi sebenarnya?. Saat itu saya sedang menulis tentang salah satu obyek wisata yang ada di Bali, Krisna, yang secara kebetulan artikel yang saya tulis tersebut tidak mencantumkan beberapa bagian dari situs orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Artikel itu saya publish di website pribadi saya sendiri

Copy Paste dari sumber lain sebenarnya adalah hal yang biasa saja dalam dunia dunia maya karena banyak yang sudah melakukan kegiatan tersebut. Namun akan menjadi berita besar dan luar biasa jika hal tersebut diketahui pemilik aselinya. Tindakan yang saya lakukan tersebut nyaris menyerupai tindakan Plagiat. Secara kebetulan si pemilik aselinya akhirnya mengetahui apa yang saya lakukan, dan dia segera mengirimkan email “protes” kepada saya melalui Buku Tamu (guestbook) di website pribadi saya. Baru saja saya akan mengirimkan balasan berupa pernyataan maaf di website saya sendiri, mendadak Twitter ramai membicarakan kasus saya ini. Bahwa ada seorang pekerja media yang melakukan tindakan plagiat.

Begitu ramainya Twitter membicarakan kasus saya tersebut, sampai menjadi bahan diskusi bersama. Banyak kawan kawan saya yang menanyakan kebenaran atas Tweet yang beredar itu. Hal ini akhirnya sampai juga ke telinga saya yang saat itu memang sudah punya account Twitter namun jarang saya gunakan. Nah dari pengalaman itulah saya bisa menarik kesimpulan bahwa betapa hebatnya Twitter dalam mem blow up suatu peristiwa yang sedang terjadi, yang sedang kita alami, dan atau kejadian yang menimpa orang lain.

Temuan Menarik Dari Twitter
Seperti yang sudah dilansir oleh situs yang memaparkan beberapa temuan yang menarik dan patut mendapatkan perhatian bagi para pemakai atau penggunanya. Dari sebuah survey yang diadakan terhadap sekitar 3.000 pengguna Twitter yang terdiri atas 1.377 pria dan 1.540 wanita yang menjadi subyek dari dalam penelitian tersebut,

Hasilnya sungguh mencengangkan ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini seperti yang dikutip dari (Detik Com ,  6 Februari 2012) .

1. Tak jujur dalam status
24 persen facebookers tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai ‘opsi terbuka’ pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting engan orang lain. Tercatat 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana Flirting
70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu
59 persen mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise Ph.D dari University of Guelph, mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburuan.

4. Bencana posting wall
29 persen mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvey menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dilakukannya di Facebook (baik kiriman di wall, kementar atau foto).

5. Pilih teman yang menarik
55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan teman pada orang tak dikenal tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih
85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau eks pacar
59 persen facebooker selalu ‘mengintai’ profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali
32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akun pasangan
23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.


Bisa diPenjara Karena Twitter
Dari kasus yang saya alami di atas seperti yang sudah saya bahas di atas mengenai aktifitas plagiat yang dituduhkan kepada saya waktu itu membuat saya sadar betapa rawannya aktifitas berkicau di social network Twitter ini. Saya beruntung sekali karena pemilik situs web yang datanya saya “curi” waktu itu tidak mengajukan keberatan atau pengaduan kepada pihak lain yang bisa berakibat fatal.

Andai saat itu saya dilaporkan si pengirim Tweet tadi ke pihak berwajib, bisa jadi ceritanya akan berbeda. Karena menurut Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancamannya mulai 7-12 tahun kurungan penjara (Detik Com , 6 Februari 2012) .

Bahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring sudah mengisyarakatkan akan menindak pengguna Twitter jika melakukan 5 (lima) hal yang menurut beliau bisa berpotensi dipenjara yakni pornografi, gambling (judi), ancaman., penipuan; dan blasphemy (penodaan terhadap agama). Nah marilah dari sekarang saya mengajak untuk bijak dan teliti dalam berinteraksi di social network yang bernama Twitter ini. Terima Kasih (Asep Haryono)


Fakta-Fakta Menarik Seputar Twitter
Oleh Asep Haryono

Tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB saya mendapat SMS dari pemimpin redaksi saya di Harian Pontianak Post yang mengabarkan bahwa adanya laporan yang masuk yang menginformasikan bahwa akun twitter @pontianakpost telah beredar, dan yang kalaw diklik postingan statusnya mengarah kepada website Tribun Pontianak atau yang beralamat di http://pontianak.tribunnews.com itu


Ini agak mengejutkan saya juga. Pemimpin Redaksi saya di Harian Pontianak Post menginstruksikan saya untuk mengecek kebenaran akun Twitter itu apakah benar dibuat oleh individu dari media Tribun Pontianak sendiri atau dibuat oleh pihak III. Hal ini sudah saya buktikan pada hari ini Minggu 13 Mei 2012

Pontianak Post Tidak Memiliki Twitter
Sejauh ini Harian Pontianak Post belum memiliki akun twitter resmi. Sejauh ini kami baru memiliki website Pontianak Post dan facebook. Dalam waktu mendatang memang direncanakan akan dibuat akun resmi FaceBook Pontianak Post dan juga akun twitternya. Namun demikian sampai saat postingan ini ditulis , koran Pontianak Post tidak memiliki akun twitter.

Jadi dengan kata lain akun twitter @pontianakpost bukanlah akun twitter milik Harian Pontianak Post.  Semoga informasi singkat ini bisa membantu masyarakat agar tidak bingung dibuatnya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih

Semoga masyarakat maklum adanya.


Asep Haryono
Website Content Specialist
Harian Pontianak Post
Jalan Gajah Mada No 2-4. Pontianak
www.pontianakpost.com
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia