Help us to keep our home
SMP Negeri 3 Pontianak. Foto Asep Haryono

Dear blog tersayang. Alhamdulillah tidak terasa kita sudah memasuki hari ke 7 (tujuh0 dibulan Syawal ini, dan tidak terasa Ramadhan 1432 Hijriah sudah lewat 7 hari juga kita lalui bersama sama. Banyak kenangan pahit dan juga kenangan manis yang kita rasakan selama menjalani Ramadhan 1432 Hijriah yang baru lalu.

Masih di bulan Syawal 1432 Hijriah ini saya sekeluarga sekali lagi mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah, minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin. Nah para pembaca setia blog saya dimana saja berada, tema tulisan kali ini sekitar JOEY saja. Nah pada bingung khan apa itu JOEY? Ya sudah nanti akan saya jelaskan pada bagian lain dari tulisan atau tepatnya laporan kegiatan ini hehehe.

Apa Itu JOEY
JOEY adalah nama anak Kangguru. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kangguru adalah hewan resmi negara Australia. Hayo siapa yang pernah berkunjung ke negeri Kangguru, Australia, angkat tangan?. Saya sendiri saja belum pernah ke Australia, dan ingin sekali berkunjung ke negara itu walaupun sebagai turis sekalipun. Syukur syukur datang ke sana sebagai mahasiswa yang memang sudah menjadi impian saja sejak lama hehhehe. Nah nama anak Kangguru itulah yang disebut dengan JOEY. Nah sampai di sini cukup jelas kan penjelasan sederhananya ya. Lalu selanjutnya apa donk?. Ok akan saya sampaikan dalam tulisan ini untuk keterangan lebih detilnya mengenai program JOEY dari KangGURU Indonesia ini.

Program JOEY adalah program yang dirancang oleh KangGURU Indonesia khusus untuk para siswa siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat seperti Mts dan lain sebagainya. Program JOEY ini disusun oleh tim penyusun materi SMP yang dipimpin oleh Ayu Kusumastuti (Baca profil Ayu di edisi yang akan datang, tetapi kalian juga bisa kenalan kok dengan Ayu dengan menggad facebooknya dengan memakai kata kunci "Ayu KangGURU"-red). Nah Ayu inilah "mother" JOEY alias komandan yang membidangi atau berurusan dengan program JOEY KangGuru Indonesia ini. Lantas kalau ada yang bertanya lagi lantas "KangGURU Indonesia" itu apa ya?

Secara singkat KangGURU Indonesia adalah salah satu program ataupun departemen di bawah koordinasi Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) yang mendapat sokongan atau pendanaan dari AusAID yang notabenenya adalah lembaga resmi pemerintah Australia untuk wilayah Asia dan juga kedutaan besar Australia di Jakarta. KangGURU Indonesia sendiri sudah berkiprah di Indonesia, melalui berbagai kegiatan tentunya, selama lebih dari 20 (dua puluh) tahun dimana selebrasi penyelenggaran 20 Tahun KangGURU Indonesia sudah dilaksanakan di Bali yang bisa dilihat foto fotonya di sini.

Nah untuk lebih jelasnya mengenal apa itu KangGURU Indonesia beserta staf dan juga program kerja dan program pogram lainnya bisa dilihat langsung di website resminya www.kangguru.org yang bisa dibuka dengan mudah. Nah saya sendiri membantu mempromosikan JOEY di sekolah SMP SMP yang ada di Pontianak karena "misi" dan "tugas" saya sebagai salah satu perwakilan KangGURU Indonesia untuk wilayah Kalimantan Barat. Posisi saya di KangGURU Indonesia memiliki sebutan sebagai "Champion" atau Contact Person gitu lah kira kira. Baru ada 7 (tujuh) orang perwakilan KanggURU Indonesia (KGI) yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka itu adalah :


  1. Syahrir Badulu (Makasar, Sulawesi Selatan)
  2. Suryadi (Madura)
  3. Keyko (Semarang, Jawa Tengah)
  4. Ririn Pudya (DKI Jakarta)
  5. Fadel (Lombok, Nusa Tenggara Barat)
  6. Saptari Wibowo (Medan, Sumatera Barat)
  7. Asep Haryono (Pontianak, Kalimantan Barat)
Champion adalah sebutan dari KangGURU Indonesia kepada warga Indonesia yang sudah menyumbangkan tenaga, pikiraan dan sumbangsihnya dalam memupuk hubungan persaudaraan yang erat antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia dalam bentuk Kemitraan Indonesia-Australia (Indonesia Australia Partnership). Dalam menjalankan aktfitasnya di Indonesia para champion ini tidak mendapat bayaran sama sekali.

Para Champion adalah sukarelawan (Volunteer) yang "bekerja" sesuai arahan dan guideline dari KangGURU Indonesia yang berpusat di Denpasar Bali. Setiap bulan para perwakilan KangGURU Indonesia, Champion , ini memberikan laporan berkala kepada KangGURU Indonesia, dan hampir setiap tahun para perwakilan KangGURU Indonesia ini berkumpul di Bali. Tepatnya berkumpul di markas KangGURU Indonesia yang berpusat di Gedung Indonesia Australia Languagre Foundation (I/A//L/F) jalan Sesetan Denpasar Bali. Menurut jadual dari KangGURU Indonesia yang bermarkas di Bali, semua Champion KanggURU Indonesia berkumpul di Bali lagi pada bulan September 2011 ini.

Sodara sebangsa setanah air..
Jadi program JOEY adalah program khusus untuk pelajar SMP di Seluruh Indonesia dimana kurikulum Indonesia dipakai sebagai acuan, namun demikian program JOEY tidak dimaksudkan untuk menjadi wajib dipakai di sekolah SMP SMP di Indonesia. Program JOEY KangGURU Indonesia dimaksudkan untuk memperkaya para siswa dan juga guru dalam mempelajari Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa Internasional yang hingga kini mulai semakin banyak peminatnya di Indonesia di samping bahasa Internasional lainnya.

JOEY memiliki website resmi yang beralamat di http://kangguru-joeys.org yang bisa diakses dimana saja. Nah di website JOEY inilah semua materi dan juga podcast yang sudah disiapkan bisa digunakan para siswa dan guru untuk memperkaya khasanah perbendaraan pelajaran Bahasa Inggris di sekolahnya masing masing misalnya saja Podcast, dan juga kompetisi berhadiah lainnya. Silahkan para siswa dan guru SMP berkreasi dan berimprovisasi memanfaatkan materi yang ada di situs JOEY di sekolah. Jika beruntung sekolah yang bersangkutan akan dikunjungi oleh KangGURU Indonesia secara langsung di Bali. Wah menarik sekali tuh

JOEY PROMO di SMP 3 Pontianak
Nah setelah rekan rekan semua sudah mengerti apa itu KangGURU Indonesia , dan juga program JOEY, nah pada bagian penutup tulisan atau tepatnya laporan kegiatan ini saya akan coba tuliskan secara singkat saja mengenai kegiatan promosi program JOEY di SMP Negeri 3 Pontianak. Pemilihan SMP Negeri 3 Pontianak didasarkan pada banyak pertimbangan, dan salah satu pertimbangan dipilihnya SMP Negeri 3 itu adalah sudah tersedianya jaringan atau akses Internet bagi para siswa siswinya di sekolah. Dan ini merupakan salah satu syarat utama karena program JOEY ini seratus persen menggunakan media website dimana website JOEY dipakai sebagai media sumber utamanya. Namun demikian kendala internet di sekolah masih bisa disiasati atau diberi jalan keluar lainnya jika tersedia.

Sekolah yang keren ini juga telah memiliki klub Bahasa Inggris dan juga sudah memiliki wesbite resmi sekolahnya yang beralamat di http://smpn3pontianak.com yang bisa diakses dengan mudah dan banyak informasi mengenai SMP Negeri 3 Pontianak di website itu yang bisa kita baca dan telusuri guna mendapatkan informasi sekolah yang lebih lengkap. Saat promosi JOEY di lakukan di sekolah tersebut , saya dibantu oleh dara cantik Dwi Sasta Kanaya atau lebih lengkapnya dan terkenalnya dengan sandi DwiRaEmon itu. Selidik punya selidik ternyata Dwi pernah mengajar di SMP Negeri 3 tersebut dan cukup mengenal sekolah tersebut berserta staf dan tenaga pengajarnya. Wah mantaf donk kalaw gitu ya.


KangGURU Indonesia Champion dengan Ibu Yohanis, SMP 3 Pontianak
Foto Dwi Sasta Kanaya/Pontianak


Sayang sekali saat kami melakukan promosi JOEY, suasana masih dalam bulan Ramadhan 1432 Hijriah tersebut, sedangkan menurut penutusan ibu Yohanis (Guru Bahasa Inggris, SMP 3 Pontianak-red) yang menerima kunjungan kami mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan 1432 Hijriah tidak ada program pengembangan. Jadi kami titipkan paket JOEY secara simbolis kepada SMP Negeri 3 Pontianak yang diwakili oleh Ibu Yohanis tersebut. Besar harapan kami adalah siswa dan siswi dan juga para guru berperan aktif dalam JOEY dan memaksimalkan fasilitas yang ada dalam website JOEY secara gratis untuk digunakan dalam memperkaya pelajaran bahasa Inggris di sekolahnya. Menurut jadual selanjutnya pasca Lebaran ini adalah melakukan promosi JOEY di SMP Islam Al Azhar dan juga SMP Kristen Imanuel yang terletak di Jalan Sutoyo Pontianak.

Apakah kalian punya SMP yang ingin dikunjungi oleh KangGURU Indonesia?
Just let me know please

Dear Blog tersayang. Hari ini adalah hari yang kurang beruntung bagi para fans dan pecinta Sepakbola di tanah air. Ya seperti yang sudah kita saksikan bersama sama di layar televisi semalam, betapa skuad Timnas Indonesia berhasil dibungkam 0-2 oleh Bahrain di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Hiruk pikuk dan gegap gempita para suporter dan fans di stadion GBK seakan membisu dan diam seribu bahasa, termangung seolah tidak berdaya timnas Indonesia dibantai habis oleh timnas Bahrain tanpa balas. Ya sudahlah.

Ini merupakan kekalahan kedua dari Timnas Indonesia dibawah komando Bambang Pamungkas setelah yang pertama dicukur telak 0-3 oleh timnas Iran. Timnas dari negara Ahmad Dhinejad itu berhasil membungkam Garuda langsung 0-3, dan walaupun saya sendiri sudah yakin dari awal akan sulit bagi timnas Indonesia untuk menang melawan timnas Iran yang memang sudah maestro di ajang Piala Dunia sejak tahun 70-an itu. Dari postur tubuhnya saja sudah kalah jauh dibanding dengan timnas Iran yang rata rata bertubuh jangkung itu. Berbagai komentar baik pro dan kontra bermunculan setelah kekalahan kedua timnas kita ini

Kalah Hal Biasa
Seperti kata pepatah usang yang sering kita dengar dalam dunia Olah Raga bahwa "Kalah atau Menang adalah hal biasa dalam pertandingan olah raga". Tetapi kalaw kita mau berkata jujur pada diri sendiri, tentu kita tidak mau Kalah tentunya bukan. Bahkan yang lebih ekstrim lagi dan sering kita dengar belakangan ini adalah "kita boleh kalah dari Negara lain, asal tidak dengan Malaysia". Walah apa lagi ini. Statemen kedua ini memang bagus dari ukuran tertentu namun tetap jelek dari ukuran lain. Olah raga tidak ada kaitannya dengan Konflik negara bahkan politik sekalipun. Walaupun pernah kita dengar kalwa timnas Indonesia berhasil menjadi "kendaraan" ataupun "alat" bagi parpol tertentu dalam menarik massa dalam rangka pilpres yang akan datang. Sudahlah jangan bahas itu lagi.

Kalah menang memang hal yang biasa dalam olah raga. Tapi kalaw mau jujur berkata pada diri sendiri, memang menyakitkan jika kalah. Apalagi sampai kalah di kandan sendiri. Mana jargon "jago kandang" yang sering dilontarkan pemain asing terhadap timnas kita. Nah jika mereka melontarkan kata "jago kandang" kepada timnas kita, nah buktikan itu. Buktikan kalaw kita memang benar benr "jago kandang" sehingga bisa membantai setiap tim lawan yang bertanding di GBK. Nah ini apa buktinya semalam kita kalah dari Bahrain 0-2, mana , mana "jago kandang" yang sering disebut itu? Maksimalkanlah julukan "jago kandang" di timnas kita, dan buktikan bahwa kita memang perkasa di kandang sendiri. Ini akan menjadi arena balas dendam kita di GBK jika kita kalah dalam laga di kandang lawan di luar negeri. Orang bilang "Jago Kandang" bagi timnas Indonesia, nah maksimalkan itu. Buat bangsa ini bangga

Apa Benar Timnas Itu Ada?
Ini pertanyaan yang agak spesifik kalw melihat kata "timnas" dalam pertanyaan sederhana di sub kedua tulisan saya ini. Yang saya maksudkan di sini adalah kepanjangan TIMNAs sebagai Tim Nasional dari semua cabang olah raga. Selama ini kalaw kita mendengar kata TIMNAs selalu berasosiasi dengan olah raga Sepakbola bukan?. Nah yang saya maksudkan di sini adalah TIMNAs dalam artian luas dari semua cabang olah raga. Bisa bulu tangkis, bisa juga cabang catur sekalipun. Timnas Bulu Tangkis, Timnas Catur, Timns Bola Voli, dan berbagai timnas di smua cabang olah raga. Nah kita samakan dahulu persepsinya. Nah pertanyaan di atas sangat sederhana, benarkan TIMNAs itu kita miliki?.

Coba saja kita liat di luar negeri. Pembinaan karir, pola latihan, manajemen dan juga kesejahteraan pemain di luar Negeri , terutama sepakbola, sangat menggiurkan. Bayangkan saja, saya ambil contoh pemain kelas dunia sekelas Lionel Messi (Mangap eh maaf kalaw salah tulis-red) yang dikontrak ratusan milyar itu. Memang agak naif jika membandinhkan timnas Indonesia dengan timnasnya Messi. Tetapi ini hanya contoh saja. Betapa olah raga seperti Sepakbola bisa menjadi karir cemerlang yang berpotensi mendatangkan pundi pundi uang ke saku pemainnya. Pemain menjadi sejahtera dari karirnya di sepakbola. Bahkan sponsor sponsor mereka pun seakan "berebut" untuk bisa "mejeng" di kaos para pemainnya. Seringkan kita lihat para pemain sepakbola di luar negeri, di T-shirtnya "terpajang" merek iklan dan sponsor terkenal. Bisakah itu terjadi di kaus Timnas Indonesia?.

Sponsor dalam hal ini perlu mendapat perhatian dari manajemen PSSI. Dari sponsor inilah diharapkan bantuan finansil ataupun dukungan keuangan bagi PSSI untuk bisa profesional sehingga pemain bisa sejahtera. Jika pemain sejahtera setidaknya akan mendongkrak motivasi dia untuk membela tanah airnya. Jangan remehkan duit bung. Dengan duit segalanya memang bisa dibeli, dan karena duitlah orang berlomba lomba mendapatkannya kalaw perlu dengan korupsi seperti yang terjadi ramai diberitakan belakangan ini. Hahahhaa. Nda lah. Saya tidak bermaksud begitu. Yang saya maksudkan di sini adalah kesejahteraan. Bisakah kesejahteraan pemain timnas Indonesia itu lebih makmur lagi? Tidak masalah memanjakan timnas Indonesia dengan catatan pretasinya mantap dan bahkan menaik. Bukan sebaliknya, baru dikucurkan BONUS saja sudah lupa sama prestasi.

Saya juga mengkritik para pemainTimnas yang kadang tidak konsen berlatih dan memusatkan perhatiannya pada Sepakbola menjelang laga bertanding dengan tim lawan. Bagaimana mungkin ditengah padatnya jadual latihan menjelang bertanding dengan tim dari negara lain, malah pemainnya sibuk membintangi iklan bahkan sampai jadi bintang film segala.

Berbagai merek makanan, minuman suplemen hingga kendaraan roda dua selalu memakai bintang bintang timnas Indonesia untuk memasarkan produknya. Uang. Ya alasan uang barangkali? Atau mabuk ketenaran?. Siapa sih yang tidak tertarik pada uang ya nda sih? Diva sekelas Krisdayanti saja mau membintang iklan produk sakit perut. Biasanya kan artis cantik memasarkan iklan produk kecantikan, kok diva yang dijuluki KD ini mau jadi iklan obat sakit perut? Tentu saja uang salah satu alasannya. Kalaw mau membayar mahal, tak peduli obat mencret sekalipun asal duitnya banyak hehehe. Maksud saya sih tetap lah konsentrasi latiha, dan tidak tergiur tawaran dari luar. Itulah inti yang ingin saya sampaikan di sini, bisakah olah raga itu menjadi salah satu pundi kesejahteraan para pemainnya?. Kalwa sudah makmur dan sejahtera, diharapkan pemain fokus pada latihan. Nah harapan saya para pemain timans Tetaplah fokus pada latihan.

Bagian Penutup
Kita memang harus sportif kalaw timnas Indonesia memang kalah kelas dengan timnas sekelas Republik Islam Iran, apalagi dengan timnas dunia sekelas Manchester United (MU) yang urung bertanding di Indonesia itu. Kalaw kita mau bangkit dan berusaha untuk maju dan terus berprestasi semua itu bukan tidak mungkin. Impian timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia tetap terbuka lebar, dan kesempatan akan selalu ada. Seperti kata pemeo "Kalah Menang adalah hal biasa dalam Olah Raga" tidak selalu kita pegang dalam artian mentah. Kalaw memang kita bisa menang, mengapa pula kita harus kalah?. Eforia kemenangan yang gegap gempita saat timnas Indonesia mengkandaskan tim lawan di stadion GBK lantas tidak dibarengi dengan kekewaan berlebihan saat timnas kebanggaannya kalah.

Tidak perlu main laser beam yang sering diperagakan oleh suporter timnas Malaysia yang mendukung timnas kesayangannya saat berlaga melawan Garuda. Mendukung boleh saja, dan itu bagus sebagai salah satu cara mewujudkan kecintaannya kepada timnas Indonesia dengan ramai ramai datang ke stadion GBK. Itu bagus sekali karena sepakbolalah kita semua bersatu padu tanpa memandang bulu. Namun lantas dukungan itu jangan sampai berubah menjadi kekecewaan saat timnas Garuda dikalahkan oleh tim lawan dikandang sendiri dengan aksi bakar petasan, mercon di lapangan. Ini kan ngaco jadinya. Kalaw timnas Indonesia menang, berjuta juta pujian datang, dan giliran timnas Indoneisa kalah caci maki, dan tindakan anarkisme muncul. Itu kan tidak sportif namanya. Kita harus terima kemenangan sebagaimana kita juga legowo dan ikhlas menerima kekalahan.

Masih ada beberapa laga lagi yang harus dimainkan oleh timnas Indonesia pimpinan Bambang Pamungkas dalam babak penyisihan zona asia Pra Piala Dunia ini. Kesempatan akan selalu ada, dan bagaimana kita memanfaatkan peluang yang ada dan belajar dari kesalahan dan kekeliruan yang pernah dibuat untuk selanjutnya tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Tetap semangat dan berjuang semaksimal mungkin mengharumkan bangsa Indonesia di dunia internasional. Jangan sampai pamor Indonesia hanya terkenal di dunia karena angka korupsi, nah banggakan bangsa ini dengan segudang prestasi. Saya sendiri kadang tersenyum membayangkan timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia nanti, betapa bangganya saya melihat timnas Indonesia berlaga di piala dunia bersanding dengan tim tim kelas dunia lainnya. Ah apakah angan dan mimpi saya itu akan menjadi kenyataan?

Tetap semangat timnas Indonesia
Maju terus Garuda Ku



Dari judul tulisan singkat saya pada hari ini memang sudah bisa ditebak temanya yakni tolong menolong. Nah barangkali para pembaca setia blog saya juga sudah mengetahui bahwa hidup kita di Masyarakat tidak terlepas dari budaya tolong menolong yang memang sudah menjadi budaya dasar orang Indonesia pada umumnya.

Sifat ramah tamah dan murah senyum bangsa Indonesia sudah terkenal ke seluruh dunia dan itu adalah salah satu keunggulan Indonesia yang mungkin tidak ada yang bisa menyamainya di negara manapun di belahan dunia ini. Terkesan sombong memang, tapi memang itulah kenyataannya. Rakyat Indonesia yang murah senyum (smile) dan ramah tamah (friendly) menjadi icon bangsa Indonesia yang sudah amat terkenal ini. Belum lagi dengan keanekaragaman budaya dan banyaknya agama yang dilindungi di Indonesia menjadikan bangsa Indonesia menjadi salah satu bangsa yang menjadi contoh bagi negara lain. Kita bangga semua itu. Tema tulisan ini adalah menolong itu menyenangkan. Benarkah?

Mengapa Perlu Saling Menolong
Sebelum saya memulia menulis tulisan singkat ini, ada pertanyaan yang ingin saya sampaikan kepada para pembaca sekalian. Sudahkah kalian menonton film yang berjudul Pay It Forward yang terkenal itu?. Film ini bercerita tentang Trevor Mc Kinney yang ( kalau tidak salah ) diperankan dengan sangat baik oleh Cevin Spacey, seorang siswa SMP yang hidup dengan seorang ibu yang pemabuk ( diperankan dengan sangat hebat dan menggugah oleh Helen Hunt --- bermain juga dalam What Woman Want ) bernama Arlene yang bekerja di dua tempat sekaligus untuk menghidupi anaknya. Di waktu siang hari ia bekerja sebagai pelayan kafe sekaligus tempat bermain judi, dan malam hari bekerja sebagai pelayan bar dengan pakaian seronok.

Singkat cerita film ini ditutup dengan adegan Ashlee dan Simonet menonton tayangan rekaman Trevor di televisi, dan secara mengagetkan diluar sana ternyata telah banyak orang yang berkumpul di kediaman trevor sambil membawa lilin dan bunga sebagai tanda berduka. Semua hadir diselingi oleh air mata ( adegan sama ada di fim Little of Tears, namun ini lebih menyedihkan ) dari kejauhan terlihat antrian mobil yang panjang yang semuanya mengarah ke kediaman Trevor. Sungguh, sebuah tontonan yang sangat menggugah. Inti dari film itu bisa menjadi pelajaran baik bagi kita. Saat ada orang lain yang menolong Anda, jangan membalasnya langsung kepada orang tersebut melainkan tolonglah orang lain. Dengan demikian, kebaikan tidak akan berhenti pada dua orang saja, tetapi akan terus berlanjut dan menyebar ke lebih banyak orang.

Dalam pada itu dalam literatur juga disebutkan secara jelas mengenai perilaku seperti menolong ini, yang lebih dikembangkan lagi dengan sifat berbagi, dan bekerja sama yang jelas disebutkan oleh Batson (1998), Walster dan juga Piliavin (19'72) . Mereka mendefinisikan bahwa altruisme sebagai perilaku menolong yang sukarela, menuntut pengorbanan dari pelakunya, dan digerakkan oleh sesuatu di luar harapan untuk mendapatkan keuntungan material ataupun keuntungan secara sosial (misalnya dipandang baik oleh lingkungan). Selanjutnya disebutkan bahwa prilaku prososial biasanya muncul saat seorang manusia menyadari bahwa ada pihak lain yang mengalami kesulitan. Sebagai mahluk sosial, manusia dididik untuk mematuhi serangkaian peraturan dan norma dalam menjalani hidupnya. Salah satu hal yang selalu diajarkan pada kebanyakan orang sejak kecil adalah kebiasaan untuk menolong orang lain.

Menolong Adalah Kewajiban
Mengapa saya katakan "kewajiban"? Apakah mereka yang tidak menolong sesamanya bisa dikatakan melakukan "pelanggaran" yang berkonsekuensi kepada hukuman? Oh tidak sama sekali. Anda mau menolong orang lain atau tidak adalah hak anda sendiri. Saya menyebut "kewajiban" karena lebih bersifat kepada budaya dan karakter diri yang pada dasarnya adalah memiliki sifat dasar saling tolong menolong kepada sesamanya. Sifat dasar manusia itulah yang melekat pada dirinya sejak dia dilahirkan. Coba bayangkan saja apakah anda bisa memakai baju sendiri jikala anda masih bayi? Tentu saja tidak. Orang tua andalah yang memakaikan baju kepada anda karena anda masih bayi. Ini contoh sederhananya. Budaya tolong menolong akan semakin berkembang takala seseorang sudah beranjak dewasa dan mulai bersentuhan dengan masyarakat lain.

Menolong tidak semua orang bisa melakukannya. Juga tidak semua orang mau menolong orang lain. Jadi kalaw dirangkai dalam satu kalimat menjadi lebik lengkap. "Tidak semua orang bisa, dan mau menolong orang lain". Mengapa demikian?. Ada orang yang diberikan rezeki oleh TUHAN YME dengan kekuatan hartanya yang melimpah. Dengan hartanya yang banyak itu apa pun bisa dia beli dengan kekuatan materi dan harta yang ada padanya. Tapi sifat menolong orang lain tidak dia miliki. Dia sebenarnya bisa menolong orang lain yang membutuhkan bantuannya, tapi dia tidak mau melakukannya. Mengapa demikian? Mungkin saja dia berpikir dengan membantu orang lain dengan harta yang dimilikinya akan menyebabkan hartanya akan berkurang. Ini adalah sifat yang tidak baik dan tidak boleh ditiru. Menolong orang lain yang memerlukan bantuan, dan kita mampu membantunya adalah perbuatan mulia, dan tidak akan membuat kita jatuh miskin.

Apakah anda mau menolong orang lain atau tidak itu adalah hak anda. Namun demikian sifat tidak mau menolong orang lain disebabkan oleh banyak faktor yang melatar belakanginya. Salah satu faktor yang mungkin menjadi penghambat orang menolong orang lain adalah "kecurigaan" jika menolong orang lain bisa membahayakan dirinya. Kok bisa? Ya bisa saja bukan. Faktor "kecurigaan" bahwa kalaw menolong orang lain akan merugikan dirinya. Jika kerugian tersebut nampak nyata, manusia akan cenderung untuk mengurungkan niatnya untuk menolong. Kebanyakan orang Indonesia tidak mau mengambil risiko mengalami kerepotan untuk menolong orang lain. Kebanyakan dari mereka tidak mau "kena getahnya". Nah masuk akal bukan?

Menolong Itu Melegakan Jiwa
Dalam sebuah tulisanya, seorang bloger yang bernama Khustiawanm enuliskan makna tolong menolong diblognya. Menurutnya tolong menolong merupakan kewajiban bagi setiap manusia, dengan tolong menolong kita akan dapat membantu orang lain dan jika kita perlu bantuan tentunya orangpun akan menolong kita. Dengan tolong menolong kita akan dapat membina hubungan baik dengan semua orang. Dengan tolong menolong kita dapat memupuk rasa kasih sayang antar tetangga, antar teman, antar rekan kerja. Singkat kata tolong menolong adalah sifat hidup bagi setiap orang.

Khustiawan dengan gamblang memaparkan bahwa dngan menolong orang lain kita akan mendapatkan kepuasan yang amat sangat, kebahagiaan yang tak terkira, juga ada rasa bahwa kita ini ada dan diperlukan oleh orang lain. Rasa bahwa kita ini berguna bagi orang lain. Juga dengan mau menolong orang lain, pasti ada orang yang mau menolong kita, berlaku hukum sebab akibat, jika kita menolong A belum tentu A yang akan menolong kita, bisa saja B yang menolong kita. Dia juga mengatkaan bahwa kita sering heran pada orang yang mampu untuk menolong seseorang tetapi tidak mau melakukannya, banyak orang kaya yang tidak mau memberi sebagian hartanya untuk orang miskin, banyak orang pintar yang tidak mau mengajarkan saudaranya yang bodoh, bahkan sebaliknya banyak orang kaya yang menipu orang miskin, banyak orang pintar membohongi orang bodoh demi keuntungan pribadinya.

Menurut Khustiawan dengan menolong orang lain sebenarnya kita menolong diri sendiri, itu yang kita yakini dalam agama kita, jadi janganlah sungkan menolong orang lain. Dengan menolong orang lain hidup kita akan terasa bermakna, jauh dari kehampaan hidup. "Banyak orang yang sekarang ini merasa hampa, karena sudah dikuasai cara hidup individualistis. Menolong tidak harus dengan harta, bisa dengan tenaga, pikiran atau ide, bahkan dengan doa sekalipun. Mari kita tolong menolong" katanya menutup tulisan di blognya. Saya sangat setuju dengan pemikiran beliau, bahwa pada hakikatnya menolong orang lain adalah juga untuk menolong diri kita sendiri. Ada semacam kepuasan batin dan kepuasan jiwa yang amat melegakan jika kita berhasil menolong orang lain dari kesusahan yang menimpanya.

Penutup Tulisan
Jadi banyak sekali hal yang bisa kita tarik manfaatnya yang luar biasa betapa menolong orang lain itu amat menyenangkan khusunya bagi batin dan jiwa kita. Dahaga diri dan jiwa kita seakan segar seperti bunga yang disiram air dikala matahari kian terik menyengat dengan sinarnya yang panas itu. Bagaikan oase di padang pasir yang panas, dan sifat menolong yang ada pada diri kita seakan menjadi angin segar dan penyejuk batin kita semua. Menolong orang lain tidak harus dengan harta dan materi berbentuk uang. Tidak selalu harus seperti itu. Menolong orang lain dengan memberikannya fasilitas untuk bisa bangkit dari keterpurukannya sendiri adalah mulia. Jika kita tidak bisa memberikan orang lain Ikan, nah berikanlah dia kail yang bisa dia gunakan untuk mencari ikan sendiri.

Apa manfaat kita menolong orang lain? Seperti yang sudah saya singgung di paragraf terakhir tulisan pendek ini adalah jiwa dan batin yang terasa plong dan amat melegakan. Ada semacam perasaan membanggakan dan perasaan melegakan jika kita berhasil menolong orang lain dan bangkit dari keterpurukannya. Ini juga berarti kewajiban dan tanggung jawab kita sebagai anggora masyarakat tertunaikan sudah, dan perasaan melegakan itu menghampiri diri kita setiap kali kita berhasil menolong orang lain. Ada semacam perasaan senang di jiwa dan perasaan yang lebih bahagia dalam diri kita jika kita berhasil menolong orang lain.

Menolong Itu Menyenangkan


Hai semua. Alhamdulillah akhirnya saya bisa kembali lagi hadir ditengah tengah anda anda semuanya, para pembaca dan pencinta blog Asep Haryono ini hehehe. Duile geernya minta ampun dah. Udah kaya artis aja saya ini macam ada fans gitu deh, ya biarlah pede aja lagi. Ehm senang sekali saya bisa kembali hadir memposting di blog kesayangan saya ini setelah absen beberapa hari karena Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah.

Setelah ramai diberitakan, dan kita semua sudah mengalami adanya perbedaan jatuh hari "H" Iedul Fitri yang ternyata diumumkan secara resmi oleh pemerintah jatuh lebarannya pada hari rabu tangg1l 31 Agustus 2011 atau 1 Syawal 1432 Hijriah. Saya pribadi tidak mempermasalahkan perbedaan itu, karena dan juga seperti pada taun taun sebelumnya saya selalu ikut pemerintah. Jadi kalaw pemerintah salah kalkulasinya, biar pemerintah nanggun dosanya rakyat Indonesia yang sudah mempercayakan kalkulasi jatuh hari Lebarannya kepadanya.

Semangat Ramadhan
Seperti yang sudah saya bahas pada postingan saya sebalumnya bahwa Ramadhan nan syahdu penuh berkah memang sudah berlalu. Kita memang patut merasa sedih, dan bersusah hati dengan perginya Ramadhan tercinta dari hadapan kita semua. Kita semua tidak akan pernah tau sampai kapan bisa ketemu lagi pada Ramadhan yang akan datang. Siapa yang bisa memastikan kalwa kita akan bertemu lagi di bulan Ramadhan tahun Depan? Siapa? Tentu tidak ada yang bisa meramalkan. Semuanya hanya milik Allah SWT. Allah lah yang Maha Tahu segala galanya. Allah Maha Kuasa atas apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah SWT Maha mengetahui apa yang ada dibelakang dan di depan kita.

Kita sudah bisa memaklumi kegundahan kita semua akan perginya Ramadhan terkasih. Ramadhan bulan yang amat dimuliakan. Sudah banyak yang menulis akan nilai nilai Ramadhan, dan juga hikmah Ramadhan di berbagai media, dan saya tidak akan membahasnya lagi. Saya kira teman teman blogger, dan para pecinta tulisan tulisan saya sudah bisa search sendiri mengenai makna, nilai terkandung, dan kebaikan Ramadhan 1432 Hijriah ini.

Nah sodara sodara sekalian, Ramadhan memang penuh berkah. Bulan Ramadhan lah masa masa "remisi" bagi dosa dosa kita yang sudah amat menumpuk bahkan berkarat sejak kita kecil hingga di usia sekarang ini. Di bulan Ramadhan itulah kesempatan bagi umat manusia, Hamba ALLAH SWT, untuk membakar dosa dosa yang telah lalu, lalu mencari pahala sebanyak banyaknya. Yah pahala memang "obral" besar besaran. Jadi amatlah rugi jika Ramadhan 1432 Hijriah dilewatkan begitu saja tanpa ada amalan kebaikan. Sia sia saja mereka yang berpuasa sebulan penuh namun hanya didapat lapar dan dahaga saja. Semoga amal ibadah kita selama Ramadhan 1432 Hijriah ini diterima oleh Allah SWT. Amin

Walau Ramadhan 1432 Hijriah sudah lewat, saya mencatat beberapa hal penting yang sebaiknya tetap kita jaga , kita bina bahkan kalaw perlu kita tingkatkan WALAUPUN sang Ramadhan terkasih sudah berlalu dari hadapan kita semua. Beberapa catatan itu antara lain misalnya :
  1. Masjid Tetap Makmur
    Coba kita lihat saja. Selama bulan Ramadhan 1432 Hijriah, dan juga biasa terjadi disetiap Ramadhan, yang namanya jamaah Masjid penuh sesak oleh orang yang mendirikan Sholat Tarawih bahkan meluber sampai ke pelataran , plaza hingga ke halaman parkir masjid (kalaw ada parkirnya loh-red). Nah mengapa saat Ramadhan berlalu, masjid masjid kini kembali menjadi "sunyi" dan "sepi" dari jamaah sholat?. Mengapa itu selalu terjadi dari taun ketaun pasca Ramadhan?. Yang namanya memakmurkan masjid adalah kewajiban kita semua, dan Ramadhan adalah trigger atau pemicunya. Semangat ayo. Mari kita tetap pertahankan masjid tetap makmur dan ramai orang sholat.

  2. Sodakoh
    Kalaw dalam Ramadhan dikenal dengan sebutan Zakat yang merupakan salah satu rukun Islam bukan. Amalam Ramadhan kita tidak akan sampai pada Allah SWT jika tidak dilanjutkan dengan kewajiban membayar Zakat. Nah dengan kata lain semangat membayar Zakat ini tentu kita alihkan dengan kegiatan amal sodakoh dan amal jariah lainnya. Zakat hanya ada di bulan Ramadhan, dan diluar ramadhan adalah amal jariah, infak dan juga sodakoh. Semoga saya tidak salah menyebutnya, maklum saja saya masih belajar agama nih hehehhee. Nah semangat memberikan bantuan kepada fakir miskin, dan kepada mereka yang tidak mampu sebaiknya tetap menyala walaupun Ramadhan telah lewat.

    Saya jadi ingat dengan koin cinta Balqis, dan koin buat Prita Mulyasari. Nah tentu masih segar ingatan kalian bukan akan gerakan koin itu. Nah jangan remehkan koin atau recehan di saat seperti masa kampanye kedua program itu. Dengan sekeping uang koin recehan pecahan Rp.100,- ( Seratus rupiah saja) bisa terkumpul hingga Milyaran rupiah. Nah bayangkan jika seluruh penduduk Indonesia ini menyumbangkan 100 rupiah saja setiap orang , bisa dibayangkan puluhan Milyar bisa terkumpul dalam waktu singkat. Bisa dibayangkan berapa banyak rumah, sekolah bisa dibangun dengan uang itu. Nah tentu akan banyak manfaatnya. Itu sekedar contoh saja. Bersodakoh tidak harus dengan nilai yang besar. Sodakoh dan infak dengan nilai berapa saja amat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Menyumbang besar itu baik, menyumbang kecil juga baik. Semua terpulang kepada niat dan ketulusan kita dalam beramal dan bersodakoh

  3. Silaturahmi
    Seperti yang sudah saya bahas pada tulisan saya sebelumnya bahwa Berlebaran adalah momen yang tepat untuk melebur segala dosa dan kesalahan yang telah kita buat baik yang tidak sengaja maupun yang direncanakan kepada sodara, kerabat, dan handai tolan. Tradisi saling kunjung mengunjungi di hari raya Lebaran adalah hal yang sangat dianjurkan, dan itulah nilai utama dari lebaran raya, saling datang kunjung mengunjungi, dan saling bermaaf maafan atas segala kesalahan dan kekhilafan. Walaupun Ramadhan dan Lebaran sudah lewat, tradisi saling kunjung mengunjungi sudah sepatutnya kita pertahankan. Bersilaturahmi harus tetap terbina walaupun Ramadhan dan Lebaran sudah berlalu. Setuju bukan?


  4. Menjaga Diri
    Dalam bulan Ramadhan 1432 Hijriah kita berpuasa. Berpuasa dari hal hal yang bisa membatalkan pahala puasa kita. Menjaga diri kita dari hal hal yang tidak perlu yang bisa membatalkan puasa bahkan mengurangi pahala kita berpuasa. Seperti yang sudah kita ketahui bersama yang namanya berpuasa kalaw hanya sekedar menahan DAHAGA dan LAPAR saya kira semua orang banyak yang bisa melakukannya.

    Tapi menjaga mata, hati agar tetap berpuasa dari hal hal yang bisa mengurangi pahala puasa adalah hal yang amat sulit dilakukan. Mata misalnya. Apakah selama puasa Ramadhan 1432 Hijriah kita bisa menahan mata dan pandangan kita dari hal hal yang tidak baik misalnya?. Nah jawablah dengan jujur. Kalaw pertanyaan ini diajukan kepada saya, ya saya sendiri banyak melakukan kesalahan. Mengapa kita tidak evaluasi diri kita sendiri terhadap puasa kita sendiri? Menjaga diri tidak hanya dalam Ramadhan saja. Mari kita pertahankan tradisi menjaga diri waalupun Ramadhan telah berlalu. Ayo kita bisa.
Nah 3 (tiga) pilar di atas lah yang menurut saya pribadi harus tetap diPERTAHANKAN dan kalaw perlu lebih DITINGKATKAN lagi dari waktu kewaktu. Nah tugas ini adalah tanggung jawab kita semua bagaimana menjaga semangat Ramadhan tetap menyala dalam diri sanubari kita masing masing. Saya yakin jika ini dipegang teguh, menjaga tiga hal di atas yang menurut saya adalah kunci dari ketertiban hidup bermasyarakat, saya kira tidak akan ada lagi yang namanya Kekerasan, penipuan, apalagi KORUPSI yang makin meraja lela seperti sekarang ini. Seperti yang saya kutip dari statemen bapak Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dalam acara DemoCrazy yang saya saksikan semalam bahwa Puasa harus benar benar dihayati jadi tidak akan ada lagi korupsi di negara ini.

Mari kita pertahankan semangat Ramadhan di hati kita masing masing
Keep up the good work
Yes We Can

Dear blog. Tidak terasa waktu berjalan sedemikian cepatnya hingga tidak terasa juga waktu sudah mendekati akhir dari bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah yang penuh dengan berkah ini, dan ya memang waktu lebaran atau Hari Kemenangan umat Islam yang ditandai dengan Hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah sudah menghitung hari. Ya tidak lama lagi dalam hitungan hari hari ini akan segera tiba hari kemenangan itu.

Dan kita sudah bisa mekihat dengan mata kepala kita sendiri berbagai fenomena yang marak di hari hari menjelang Lebaran ini yang bisa kita lihat dengan kasat mata. Tentu kita bisa lihat dengan mudahnya kesibukan orang orang dalam menyambut datangnya Lebaran yang istimewa ini sesuai dengan tradisi dan caranya masing masing. Dalam tulisan saya kali ini akan saya coba ulas secara singkat saja beberapa hal yang "lumrah" kita temui dalam menyambut lebaran. Nah apakah itu? Simak saja ya

Penukaran Uang
Nah ini dia sudah umum kita saksikan dan bahkan kita sendiri yang mengalaminya. Ya fenomena orang menukar uangnya dengam uang pecahan kecil kecil. Seperti yang biasa lazimnya yang menjadi tradisi di kota Pontianak, Kalimantan Barat ini.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa lebaran di Pontianak pada umumnya dikenal dengan sebutan "lebaran sebulan" alias 30 hari masa lebaran. Ini artinya tradisi merayakan kemeriahan lebaran di Kalimantan Barat pada umumnya tidak hanya dua hari raya Iedul Fitri itu saja, melainkan berlangsung selama bulan Syawal berlangsung. Jadi dengan kata lain perayaan lebaran di Kalimantan Barat ini berlangsung selama 30 hari , nah maka dari itulah disebut dengan lebaran sebulan penuh.


Tukar Uang saat Lebaran dengan pecahan kecil.


Nah untuk melengkapi kemeriahan tersebut, tradisi "nangguk" (baca : Nanggok0-red) adalah tradisi memberikan uang pecahan kecil kepada anak anak yang datang ke rumah kita untuk berlebaran. Jadi anak anak kecil yang datang ke rumah kita selain berlebaran dengan tuan rumah, maka kita sebagai tuan rumah "wajib" memberikan "angpau" atau uang kepada mereka satu persatu.

Jadi tiap keluarga yang merayakan Lebaran di Kalimantan Barat harus menyiapkan uang kecil atau uang receh untuk dibagikan kepada anak anak yang datang "nanggok" di rumah kita. Ada yang memberikan pecahan uang 2 ribuan, lima ribuan, bahkan ada yang memberi pecahan besar seperti sepuluh ribuan dan juga 50 ribuan. Penukaran uang banyak dilakukan di berbagai Bank Bank Swasta maupun Bank Pemerintah seperti Bank Indonesia. Nah sudahkan anda menyiapkan recehan buat anak anak nangg0k dirumah?

Menyiapkan Makanan
Ya sudah pasti donk. Yang namanya berlebaran dari rumah ke rumah pastilah tiap rumah sudah menyiapkan penganan atau makanan istimewa untuk menyambut Lebaran 1432 Hijriah ini. Bahkan ada sebagian orang malah berbisnis kue kue lebaran dengan menawarkannya kepada para tetangga yang memerlukan jasa kue darinya.

Pemesanan kue atau membeli kue kue yang sudah jadi yang banyak tersedia di toko toko kue, maupun Supermarket juga tidak ada salahnya. Karena kesibukan jugalah kadang kita tidak sempat membuat sendiri kue kue yang kita inginkan. jadi membeli kue yang sudah jadi dan tersedia dalam toples cantik transparan yang banyak tersedia di minimarket atau toko kue juga sebuah pilihan yang jitu.

Anda tinggal menentukan sendiri jenis kue kue apa yang ingin anda sajikan di rumah dalam rangka Lebaran 1432 Hijriah yang tinggal beberapa hari ini. Namun demikian membeli kue jadi di toko juga kekurangannya, misalnya jenis kue yang disajikan kita tidak bisa mengetahui kualitas dan bahan yang dibuat. Selain itu anda sendiri harus icip icip kue yang anda beli itu apakah cocok dengan lidah anda atau tidak. Jika anda pikir kue yang anda beli itu pantas dan layak untuk disajikan kepada para tamu ya silahkan. Yuk mareeee.

Namun jika anda memiliki banyak waktu, dan ini memang umum terjadi di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan 1432 Hijriah ini. banyak ibu ibu rumah tangga, para remaja putri yang bahu membahu orang tuanya membuat kue sendiri di rumah. Bisa kue basah, kue kering atau bahkan kue yang istimewa sekalipun. Kalaw demikian, jenis kue dan bahan bahan yang diperlukan sudah barang tentu sudah disiapkan sebelumnya bukan. Membuat kue sendiri di rumah, jika anda punya banyak waktu, juga tidak kalah jitunya. Membuat kue sendiri memiliki segudang keuntungan dan nilai lebih daripada membeli kue secara langsung jadi di toko kue. Salah satu keuntungan terbesarnya adalah anggaran yang bisa ditekan, dan juga membuat kue sesuai dengan selera dan keinginan kita.

Ngomongin soal makanan yang disajikan di hari raya Lebaran memang sifatnya relatif. Itu semua tergantung dari selera anda masing masing. Tidak ada ketentuan keharusan anda menyiapkan ketupat , rendang, bahkan sate ayam di hari pertama lebaran. Tidak ada kewajiban seperti itu, dan anda tidak dianjurkan untuk menyontoh persiapan lebaran dari keluarga lain. Masing masing tentu memiliki selera dan cita rasa yang berbeda. Pada umumnya hari pertama lebaran di Kalimantan Barat dimanfaatkan khusus untuk keluarga dekat, dan sanak keluarga di tempat yang jauh. Sedangkan teman atau sahabat diberi "jatah" di hari yang lain hehehe. Ya umumnya demikian tradisi lebaran yang umum dilakukan pada masyarakat di kota Pontianak pada khususnya.

Kunjung Mengunjungi
Nah inilah salah satu hakikat (cieee) dari merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah ini. Berlebaran adalah momen yang tepat untuk melebur segala dosa dan kesalahan yang telah kita buat baik yang tidak sengaja maupun yang direncanakan kepada sodara, kerabat, dan handai tolan.

Tradisi saling kunjung mengunjungi di hari raya Lebaran adalah hal yang sangat dianjurkan, dan itulah nilai utama dari lebaran raya, saling datang kunjung mengunjungi, dan saling bermaaf maafan atas segala kesalahan dan kekhilafan. Jika kita didatangi orang berlebaran dan bermaafan, maka secara tidak langsung kita "diundang" tamu itu untuk berbalas datang berkunjung ke rumahnya. Begitulah tradisinya. Di daerah tertentu di Kalimantan Barat, seperti di daerah Sambas misalnya, tradisi kunjung mengunjungi begitu kental, bahkan dilakukan beramai ramai.

Ini memang pernah saya alami sendiri saat mendapat kesempatan berlebaran di rumah teman kuliah saya dahulu, Wahid, yang terletak di kampung dagang Timur Sambas. Bagaimana tidak kenyang kalaw setiap kali berlebaran berombongan ramai ramai bahkan diiringi dengan iringan rebana dan lagu Islami, kita disajikan makanan kelas berat.

Bukan lagi sekedar icip icip kue kue lebaran yang umumnya disajikan saat berkunjung, tapi langsung ke target alias makan besar, baik dengan nasi atau dengan ketupat. Walhasil perut saya ekstra "kerja keras" mencabik cabik makanan yang lezat lezat dari rumah ke rumah. Hahaha jadi teringat masa itu, kalwa tidak salah di era tahun 90 an gitu deh hmmm lama juga ya. Selain itu juga kegiatan kunjung mengunjungi juga dilakukan dengan touring alias berkendara sekeluarga dengan menggunakan motor atau mobil masing masing. Wajar aja jalan raya jadi ramai penuh sesak.

Siapkan kendaraan anda dengan baik jika ingin berlebaran ke sanak keluarga di tempat yang jauh dengan menggunakan kendaraan roda dua , bis atau moda transportasi lainnya. Misalnya anda ingin berlebaran sekeluarga dengan motor misalnya, nah cek kembali kondisi kendaraan motor anda misalnya bannya, rantainya, businya, dan juga alat alat keselematan kendaraan lainnya yang tidak kalah penting misalnya rem dan segala macem.

Surat surat kendaraan juga anda siapkan seperti Surat Tanda Kendaraan Bermotor , Surat Izin Mengemudi (SIM), KTP dan juga bekal uang yang sesuai dengan kebutuhan anda. Jaga baik baik barang berharga anda lainnya agar tidak terlupa atau terjatuh selama berkendaraan. Cuaca yang panas juga sebaiknya anda perhatikan apalagi berlebaran bermotor membawa anak kecil bahkan bayi. Mereka rentan terhadap debu dan juga panas cuaca saat ikut anda berkendaraan di jalan.

Bagian Penutup
Nah dari berbagai fenomena yang "lumrah" ada di setiap perayaan lebaran itu menimbulkan kesan unik dan mendalam bagi setiap orang. Tradisi merayakan lebaran bagi setiap orang adalah hal yang istimewa sifatnya, namun demikian kekhasan dan nilai nilai luhur hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah itu juga jangan sampai hilang dengan kebiasaan buruk kita di masa masa sebelumnya dengan memaksakan diri berlebaran dengan tampilah "wah" dan tidak sesuai dengan kemampuan kantong anda sendiri. Memeriahkan suasana perayaan lebaran dengan berbagai sajian istimewa adalah baik. Namun lebih baik lagi kita menyiapkan diri dan mental serta hati kita agar tetap bersih di hari hari sleanjutnya setelah lebaran.

Bayangkan saja misalnya. Contoh sederhana saja adalah Masjid. Coba kita liat betapa masjid masjid penuh sesak dengan orang pada sholat Tarawih juga witir. Ramainya orang sholat Tarawih bahkan sampai memenuhi pelataran masjid. Nah mengapa saat Ramadhan usai meninggalkan kita, masjid masjid itu kembali sunyi dan tidak gegap gempita saat Tarawih di bulan suci Ramadhan? Mengapa kita tidak bisa membuat masjid masjid tetap makmur dan ramai dengan Jamaah orang mendirikan Sholat? Mengapa kita tidak bisa? Inilah salah satu tantangan dan PR terbesar kita, bagaimana masjid masjid tetap makmur dan ramai dengan orang yang Sholat di hari hari selanjutnya setelah Ramadhan.

Saya absen dulu posting Blognya ya karena mau lebaran hehehee. Oh ya tidak lupa Saya sekeluarga mengucapkan "Selamat Hari Raya Iedul Fitri - 1 Syawal 1432 Hijriah". Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.





Helo semuanya. Tidak terasa waktu datangnya hari kemenangan Iedul Fitri 1432 Hijriah ini sudah menghitung hari. Nah apa yang sudah kalian persiapkan dalam menyambut datangnya hari kemenangan umat Islam sedunia itu? Sudahkah kalian mempersiapkan kue kue, dan mempercantik rumah (baik rumah sendiri, ngekos atau bahkan rumah kontrakan seperti saya-red) dalam menyambut Lebaran nanti?.

Wah tentu jawabannya bermacam macam deh ya ada yang udah ada yang belum bahkan mungkin ada sodara sodara kita yang saat ini belum mendapatkan THR dari tempat bekerjanya. Nah kepada mereka mari kita doakan agar mereka segera mendapatkan THR seperti ktia kita yang sudah mendapatkanya. Tapi jangan lupa loh kewajiban bayar Zakatnya. Hayo sudah pada bayar zakat belum nih kalian semuanya?. Kalaw saya sih Insya Allah sore nanti akan ditunaikan. Nah tema tulisan saya hari ini sederhana saja yakni yang berisi dan berjudul "menyambut hari kemenangan" nah selamat membaca tulisan singkat ini hehehe. Promo e


Jangan Berhutang
Nah bagi yang sudah merasa memiliki banyak rencana rencana besar dalam menyambut datangnya Lebaran (Iedul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah) ini sebaiknya disusun menurut skala prioritas. Seperi pada ungkapan umum yang pernah saya dengar belakangan ini yakni "Rencanakan pekerjaan mu dan rencanakan pekerjaan itu" nah begitupula dengan tradisi menyambut lebaran 1432 Hijriah yang memang tinggal menghitung hari ini. Wah udah seperti judul lagunya Krisdayanti "menghitung hari" aja nih hehehe.

Memang hari hari ini begitu semarak suasananya, dan banyak instansi pemerintah maupun swasta yang bergerak bersama sama "memajukan" gaji Bulan September nanti untuk dicairkan dalam minggu ini. Ingat loh, itu bukan THR ya. Apalagi PNS yang namanya THR memang tidak ada selain gaji ke -13. Jadi jika gaji dimajukan dan itu gaji anda bulan September. itu bukan THR ingat loh.. Jangan sampai dikira THR lalu dibelanjakan secara membabi buta lalu habis. Seperti kata Almarhum KH.Zainuddin MZ bisa melarat melangsa "bekipas sembari tahlil" nyesel nanti dikemudian hari tidak ada gunanya. Juga dengan pegawai swasta, gaji anda di"majukan" itu bukan THR loh. Jadi bijak dalam membelanjakannya. Kan THR nya udah hehehe.

Nah bagi yang dananya memang terbatas jangan memaksakan diri untuk tampil "oke punya" di rumah dalam rangka persiapan lebaran. Kita tidak harus mengikuti mentah mentah tradisi lebaran orang lain karena memang setiap orang memiliki rezeki dan kemampuan finansial yang berbeda beda. Jadi tidak bijak rasanya jika dalam mempersiapkan lebaran di rumah memaksakan diri mengikuti persiapan lebaran keluarga lain. Kita memang berbeda rezekinya, dan setiap orang sudah diberikan masing masing rezekinya dari Allah SWT. Melihat persiapan lebaran orang lain boleh dan sah saja asal disikapi dengan bijak. Tidak perlu berhutang hanya karena anda ingin tampil "layak" di hari kemenangan itu. Sadarilah bahwa hari kemenangan itu adalah kemenangan kita semua, dan bukan kemenangan untuk memuaskan nafsu belanja anda

Persiapan Semampunya
Ngemeng ngemeng soal THR memang tidak terasa ya. Banyak artikel dari para pakar keuangan yang membahas bagaimana memanfaatkan THR sebijak mungkin, dan saya pun enggan menuliskannya di sini. Memang saya juga tidak mau mendikte sodara para pembaca blog setia saya, jadi saya serahkan semuanya kepada anda sendiri bagaimana memperlakukan THR yang datangnya satu kali dalam setahun ini menjadi maksimal dan optimal dan memenuhi kebutuhan dan menutupi semua yang anda perlukan.

Sedangkan saya sendiri THR langsung ludes karena sudah dibelanjakan meja kursi ruang tamu yang memang sudah direncanakan sejak lama. Sejak kami sekeluarga kontrak rumah di komplek Duta Bandara sekitar 3 tahun lalu, para tamu yang datang ke rumah selalu "lesehan" alias duduk di lantai beralaskan tikar atau tilam. Namun tidak untuk tahun ini. Kami memanjakan para tamu dengan meja kursi yang standar. Jadi mereka datang tidak lesehan lagi tapi benar benar sebagai tamuu yang diperlakukan dengan hormat. Memanjakan dan menyenangkan tamu sangat dianjurkan Rasullah SAW bukan. Tamu yang datang ke rumah kita harus kita hormati dan kita agungkan. Sebab jika tamu sudah pulang dari rumah, kita, tamu itu akan membawa "dosa" tuan rumah kita, dan kehadiran tamu membawa berkah dan rezeki Allah SWT. Amin Ya Robbal alamin.

Bahkan mungkin ada diantara kalian ada yang berbisnis kue lebaran barangkali? Karena ini memang momen yang pas dan tepat untuk berbisnis kue lebaran. Seperti yang kita tau bersama sama yang namanya Lebaran pasti akan banyak kue kue tersaji di rumah masing masing, dan saya yakin banyak sekali ibu ibu rumah tangga, kaum remaja putri bahkan bapak bapak sekalipun turut "hunting" kue kue lebaran.

Jika anggaran anda banyak dan mencukupi bisa membeli kue kue Mahal untuk memanjakan para tamu yang akan datang ke rumahnya. Mulai dari kue basah, kue kering, bahkan sampai coklat sekalipun. Ngemeng2 soal coklat, saya jadi ingat waktu masih kecil dulu (sekitar SD atau SMP-red) yang mendapat coklat coklat Van Houten yang cukup lezat itu. Ah tidak terasa coklat pun masih menjadi tren sekarang ya. Hahaha apalagi yang namanya coklat bergambar ayam itu. Kalaw memakannya harus dimasukkan ke dalam kulkas sampai menjadi keras kaya batu hahaha. Coklat bergambar ayam konon masih ada sampai sekarang termasuk produk Laserin. Waitsss sudah puluhan taun juga produk itu eksis. Wah kok jadi melebar ke soal coklat sih hehehehe. Nah kembali ke awal jadi persiapan lebaran terpulang kepada kemampuan finansil dan kreatifitas rekan rekan semuanya

Selamat menyambut lebaran ya
Hayo shopping belanja belanja ya
hiehiehiehiehiheiee
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia