Help us to keep our home
Dear Blog

Baru baru ini kita dikejutkan dengan berita mendadak wafatnya aktor, model, dan anggota MPR-RI Adjie Massaid. Dugaan pertama yang menyeruak dari berita wafatnya almarhum adalah dugaan serangan jantung. Publik di tanah air terguncang dengan berita kematian almarhum yang sudah dikenal dikalangan publik sebagai tokoh masyarakat, anggota DPR, dan manajer Tim Nas U-23 saat ini.

Kepergian beliau yang amat mendadak benar benar mengagetkan kita semua, karena yang kita tahu almarhum dikenal memiliki tubuh atletis, dan berbadan sangat sehat. Apa hikmah yang bisa kita pelajari dan teladani dari wafatnya almarhum ini?

Bahkan publik di tanah air baik dari kalangan selebritis, media cetak, elektronik hingga kepada jejaring pertemanan facebook, twitter juga ramai membicarakan wafatnya almarhum yang sudah lama dikenal sebagi aktor sekaligus model dan juga istri Angelina Sondakh yang juga politisi partai tertentu di Indonesia.

Aktor sekaligus anggota DPR, Adjie Massaid meninggal dunia secara mendadak, pada Sabtu (5/2/2011). Konon usai menjalani aktivitasnya sebagai anggota DPR, Adjie bermain sepakbola di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Jumat (4/2/2011) sore. Namun demikian setelah kegiatan itu diberitakan almarhum merasakan sesak di dada lalu dilarikan ke Rumah Sakit. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan, beliau positif dinyatakan meninggal dunia. Sejauh ini belum bisa dikonfirmasikan penyebab utama kematian almarhum. Dugaan sementara saat ini adalah serangan jantung (heart attack-red)

Adjie Massaid memiliki nama lengkap Chandra Pratomo Samiadji Massaid, terlahir di Jakarta, 7 Agustus 1967. Karirnya diawali dari model dan bintang film, sebelum kemudian terjun di dunia politik. Kini mantan suami penyanyi Reza Artamevia ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) dari Partai Demokrat lewat Pemilihan Umum (Pemilu) 2004. Aktivitasnya di Partai dan sebagai anggota Dewan, kemudian mempertemukan ayah dua anak itu, dengan mantan Putri Indonesia 2001, Angelina Sondakh yang juga anggota dewan dari partai yang sama.

Hikmah
Setelah bercerai dengan Reza Artamevia, (alm) Adjie Massaid menikah kedua kalinya dengan Angelina Sondakh. Sebagian kalangan banyak menilai bahwa pernikahan Adjie dan Angie sebagai sebuah contoh kerukunan. Pada awalnya keluarga Adjie dan Angelina adalah suatu contoh kerukunan, keharmonisan menghargai kepercayaan masing-masing , hingga pada akhirnya diberitakan juga bahwa Angie sudah mualaf.

Kejadian wafatnya Adjie Massaid benar benar membalikan streotipe dan paradigma bahwa dalam tubuh yang sehat (belum tentu) terdapat jiwa yang sehat. Dalam sebuah tayangan di Metro TV yang menghadirkan pakar Science Sport yang juga ahli kesehatan. Beliau menyatakan bahwa dalam tubuh orang yang sangat sehat (makan teratur, gizi baik, sering olah raga, ngegym dan lain sebagainya) bukan jaminan bahwa dia benar benar sehat. Ada faktor lain yang bisa mempengaruhi kesehatan kita misalnya stress yang bisa menciptakan racun dalam tubuh.

Hikmah yang bisa kita petik sekarang adalah kesadaran. Mulai saat ini kita harus sadar bahwa umur kita benar benar dikuasai oleh ALLAH SWT Maha Pencipta. Kita tidak bisa menyatakan bahwa orang yang lanjut usia sudah wajar meninggal, dan orang yang muda umurnya masih panjang. Dengan kejadian wafatnya alm Adjie Massaid, sudah benar benar membuktikan bahwa umur kita ditangan ALLAH SWT. Dan ditangan Allah SWT jualah umur kita tergantung pada NYA. Apakah kalian semua menyangsikan kejadian yang telanjang ini?

Marilah kita banyak beramal, beribadah lebih kusyu' kepada Allah SWT. Kita tidak akan pernah tau sampai dan kapan nyawa kita akan kembali kepangkuan Allah SWT. Setiap detik tarikan nafas adalah waktu yang amat berharga bagi kita semua untuk terus berprestasi, terus beramal dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT

Dear Blog

Mendengar kata sabar (patient) atau kesabaran (patience) dalam Bahasa Ingris adalah ungkapan yang wajar dan mudah dipahami oleh setiap orang. Sabar dan kesabaran adalah dua kata yang kira kira mempunyai makna yang hampir atau serupa.

Sifat sabar dan mempunyai sifat kesabaran dalam diri manusia adalah hal yang baik dan bijak. Untuk memiliki sifat sabar memerlukan kerja keras, dan tidak mudah bagi setiap orang untuk mendalami kata yang sangat sederhana itu. Emosi yang kita pertontonkan dalam beberapa kejadian di televisi tidak serta merta membuat orang memahami secara gamblang dan menyeluruh mengenai sabar itu. Namun apa sebenarnya yang membuat kita kadang tidak sabar terhadap cobaan hidup?

Mengapa kita perlu sabar dan mempunyai sifat kesabaran? Pada pengertian yang sangat sederhana, SABAR adalah satu sifat manusia. Dalam kajian keagamaan Islam , bahwa sabar itu berarti menahan dan menanggung diri daripada perkara yang tidak disukai Allah kepada yang disukai atau menahan dan menanggung diri daripada yang disukai nafsu kepada yang disukai Allah. Namun bukan kajian Islam atau dari sisi kacamata agama yang akan saya bahas di sini mengingat keterbatasan saya dalam disiplin agama ini. Saya coba menafsirkan "sabar" dalam konteks kekinian dalam diri kita terhadap fenomena kehidupan dunia ini. Duile bahasanya, keren banged kedengarannya. Ck ck ck..

Sabar terhadap Cobaan
Dari sini pada umumnya manusia banyak yang lulus dengan nilai sempurna. Orang banyak yang dekat kepada Allah SWT Maha Pencipta jika dia diberikan cobaan kesusahan, dan hidup serba kekurangan. Kekurangan dan kesusahan ini bisa bermacam macam baik dari sisi materi maupun yang sifatnya bukan materi.

Termasuk juga di dalamnya kesabaran yang sifatnya riil seperti kehilangan uang, kehilangan harta benda, bahkan kehilangan rekan yang kita sayangi juga dalam koridur ujian kesabaran kita. Nah siapkah kita memupuk mental dan memperkaya keyakinan diri bahwa sabar itu juga baik dan amat bermanfaat?. Dengan sabar kita akan semakin bijaksana, dan dari sisi pendewasaan kita akan semakin arif dan bijaksana

Sabar dari urusan amarah
Marah atau angry dalam bahasa Inggris. Siapa sih di dunia ini yang tidak pernah marah kepada orang lain bahkan marah kepada diri sendiri. Marah itu bagaikan api. Dan api sangat identik dengan urusannya syaitan. Huaaaaaaa serem. Jangan jangan orang yang senang marah itu sama juga dengan senang sama syetan kali ya. Wah wah jangan deh. Syetan dalam artian modern sekarang ini amat beda dengan paradigma kesetanan yang banyak dianut oleh para pejabat korup di negeri kacaw balah seperti indonesia ini.

Coba liat saja apa yang sekarang sedang terjadi di Mesir. Jutaan rakyat Mesir marah karena miskin dan tidak sabar untuk segera menggulingkan presiden incumben Hosny Mubarak. Nah bagaimana sifat sabar dalam diri rakyat Mesir (saat ini) diuji oleh negara yang sudah memerintah selama lebih dari 30 tahun itu. Presiden Mesir dianggap rakyatnya tidak lagi berfokus kepada rakyat dan menumpuk kekayaan yang tiada hentinya itu. Nah nah dari sinilah kita belajar dari mereka betapa kesabaran dan sifat sabar itu mahal harganya. Bisakah kita menarik pelajaran dari Mesir tentang kesabaran dan sabar?

Sabar dari Lilitan Hutang
Nah siapa sih yang belum pernah berhutang atau mempunyai hutang kepada orang lain?. Ada memang beberapa dari teman saya yang tidak pernah berhutang sama sekali, dan bahkan dia sekarang rajin menjadi "bankir" yang memberikan pinjaman kepada orang lain dan tentu saja tidak dengan bunganya donk. Emangnya kawan saya itu rentenir. Namun dalam catatan saya ini hutang adalah salah satu alternatif jalan pintas untuk menutup kebutuhan yang sangat mendesak dengan cara menggali sumber dana dari pihak lain yang bersifat sementara. Sedangkan cara untuk menutup hutang dengan mencari hutang baru juga tidak akan memecahkan persoalan.

Salah satu cara jitu agar anda terbebas dari hutang adalah sabar untuk tidak melakukan (hutang) lagi kepada pihak lain. Kebebasan finansial yang anda idamkan selama ini sebenarnya bisa terwujud jika anda benar benar memahami bahwa sabar untuk tidak berhutang juga baik. Nah salah solusinya adalah menahan diri untuk tidak melakukan (hutang) lagi dan meningkatkan pemasukan (income) anda menjadi 1 atau 2 kali lipat dari penghasilan yang anda hasilkan sekarang ini. Insya Allah anda akan terbebas dari "kejaran" sang hutang.

Marilah kita mulai sabar dan bersabar itu baik


Dear Blog

Bulan ini genap usia kantor ku berulang tahun yang ke 38 (tiga puluh delapan) tahun. Sungguh suatu usia yang sudah tidak terbilang belia lagi. Di usia kepala 3 kalaw dalam diri orang dewasa sebenarnya sudah terpatri rasa kebijaksanaan dan juga kearifan lokal yang tercermin dari kebijakan kebijakan internal maupun eksternal.

Semuanya bersatu padu demi mencapai tujuan bersama. Yakni maju dan menjadi perusahaan yang terus tumbuh berkembang dari waktu ke waktu. Sayang sekali dari sejumlah prestasi yang membanggakan itu terselip juga beberapa program kerja dan kebijakan yang dianggap belum bisa menjembatani perbedaan kepentingan baik dari sisi sang pengusaha selaku pemilik modal, pemilik perusahaan dengan para buruh atau karyawannya. Berikut adalah catatan saya

Bekerja dengan upah yang layak dan dalam lingkungan yang kondusif adalah cita cita dan dambaan para karyawannya. Hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan para pekerja dalam koridor yang selaras dalam Undang Undang Ketenagakerjaan juga menjadi impian kita semua. Pengusaha tetap terjaga kepentingannya dan pencapaian yang diharapkan perusahaan dapat terwujud dengan tekad dan kerja keras para karyawannya.

Begitupula sebaliknya kesejahteraan dan kepastian hokum para karyawannya menjadi bekal dan pemicu semangat dalam mencapai target target perusahaan yang dibebankan kepadanya. Namun kadang ada beberapa hal yang masih merupakan ganjalan untuk menjembatani antara kepentingan pengusaha dengan kepentingan karyawan yang belum mencapai titik temu. Seperti apakah ganjalan ganjalannya, mari kita coba bahas dalam tulisan sederhana kali ini

Beberapa hal di bawah ini bisa menjadi batu sandungan bagi terciptanya hubungan industrialis yang harmonis antara pengusaha dengan Buruh (Karyawan) nya dalam rangka upaya kita untuk membangun hubungan industrial yang sehat.

  1. Sistim Kerja Kontrak (Outsourcing)
    Anda saat ini berstatus karyawan kontrak? Apa saja sebenarnya hak-hak karyawan kontrak itu sendiri? Apakah jenis pekerjaan anda merupakan pekerjaan yang memiliki syarat-syarat untuk dikontrak atau tidak? Fenomena karyawan kontrak di Indonesia sendiri memang sudah berlangsung cukup lama, baik dilakukan oleh perusahaan lokal atau asing.

    Swasta atau milik pemerintah. Sebagai bagian dari sistem ekonomi kapitalis dunia maka fenomena tenaga kerja kontrak atau dikenal dengan istilah oursourcing ini kian banyak dipilih sebagai alternative mendapatkan tenaga kerja yang murah, cepat, dan beresiko lebih rendah. Mengapa demikian? Seseorang yang dikontrak biasanya beban kerjanya hampir sama atau bahkan lebih berat dari pada pegawai tetap, namun dari segi gaji atau fasilitas lainnya tentu saja sangat berbeda.

    Bayangkan saja berapa keuntungan perusahaan dari segi produktifitas misalnya, termasuk tidak adanya ketentuan pesangon yang jelas apabila perusahaan tidak lagi menggunakan jasa si tenaga kerja kontrak. Banyak perusahaan outsource (penyedia tenaga kontrak ) yang melihat peluang ini. Sehingga perusahaan yang membutuhkan pegawai kontrak tinggal memesan sesuai kualifikasi yang diinginkan.

    Namun persoalan yang ditimbulkan akibat sistem kontrak ini seakan tak berkesudahan. Mulai dari PHK sepihak, tidak adanya pesangon yang memadai, dan terlebih lagi tidak adanya perlindungan hukum bagi karyawan kontrak yang akan menuntut haknya di pengadilan.
  2. Transparansi
    Masih berkaitan dengan faktor yang sudah saya bahas di atas, maka faktor kedua yang bisa menjadi ganjalan antara Pengusaha dan karyawan adalah transparansi. Yang saya maksudkan disini transparansi bukan (melulu) urusan yang menyangkut pembiayaan, uang, gaji ,maupun upah, tetapi menyangkut sistim perekrutan (recruitment-red) dan sistim yang dianut oleh perushaan itu sendiri.

    Beberapa perusahaan memang menerapkan sistim manajemen standard dimana keputusan yang diambil oleh manajemen sepenuhnya dimusyawarahkan oleh dewan kehormatan perusahaan atau dewan manajemen sebelum hasilnya diserahkan kepada pimpinan perusahaan, bos atau CEO perusahaan yang bersangkutan.

    Sebagai contoh pengangkatan status pegawai dari pegawai kontrak menjadi pegawai Organik. Sudah disebutkan secara jelas dalam Undang Undang Ketenagakerjaan di Indonesia bahkan yang sudah direvisi sekalipun yakni Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003. Namun bukan dari sisi hukum yang mau saya coba kupas di sini.

    Namun lebih difokuskan kepada pengambilan keputusan untuk proses seleksi hingga kepada pengangkatan dan perubahan status karyawan kontrak menjadi pegawai tetap (pegawai organik-red) yang tidak transparan. Manajemen perusahaan tidak pernah mensosialisasikan mengenai syarat syarat apa yang harus dipenuhi oleh seorang pegawai kontrak untukbisa diangkat menjadi pegawai tetap tidak pernah sampai.

    Mengapa harus disampaikan atau disosialiasikan? Memang sebaiknya perlu. Dengan mengetahui kriteria, syarat dan kualifikasi yang harus dipenuhi oleh seorang karyawan kontrak untuk bisa diangkat menjadi pegawai tetap, maka karyawan yang bersangkutan tentu akan berjuang keras memenuhinya. Dengan kata lain sang karyawan akan tahu apa kekurangan syaratnya sehingga dia bisa memenuhi syarat untuk bisa diangkat menjadi pegawai tetap yang menjadi dambaannya. Kenyataan sekarang tidak demikian. Pihak perusahaan "menggantung" nasib dan status karyawannya menjadi tidak jelas dan sampai kapan statusnya kontraknya akan berakhir.

    Faktor lain yang tidak kalah pentingnya di sini adalah divisi atau unit kerja yang mana yang layak untuk bisa diangkat sebagai sebagai karyawan tetap juga tidak jelas. Apakah ada unit kerja, posisi atau jabatan tertentu yang seumur hidup nasibnya menjadi pegawai kontrak hingga dunia ini berakhir?. Itu sebuah pertanyaan besar yang memerlukan penjelasan yang bisa memuaskan semua pihak.

    Jika poin poin di atas tidak mendapatkan perhatian bersama hingga memunculkan dugaan "like and dislike" manajemen akan semakin melekat pada kinerja sangbos yang tidak bisa dibantah. Peraturan tetaplah sebuah peraturan, namun jika unsur individual dan pribadi yang bermain, maka peraturan tidak akan berlaku. Tidak ada yang melarang seseorang menyukai anda begitu juga sebaliknya
  3. Tumpang Tindih Wewenang dan Kekuasaan
    Namun dalam prakteknya dilapangan, seringkali keputusan yang diambil oleh pihak perusahaan diambil secara sepihak oleh pimpinan perusahaan (BOS) atau Direktur yang bersangkutan. Memang BOS atau Dirut mempunyai hak preogratif dan bertindak sebagai decision maker (pembuat keputusan-red) tertinggi dalam sebuah perusahaan.

    Namun konteks yang saya bahas di sini adalah peran dewan manajemen yang terdiri dari beberapa orang yang membahas atau merumuskan hasil rapat yang kemudian diserahkan kepada sang pimpinan. Dalam prakteknya malah sebaliknya dimana pihak Pimpinan Perusahaan juga bertindak sebagai manajemen, dan apa yang disebut manajemen adalah sang pemimpin perusahaan sendiri. Sehingga menjadi bias. Yang manakah yang dimaksud dengan manajemen itu?

Ada seseorang yang saya temui dan kami berbicara di sebuah kafe cepat saji. Dari obroalan kami yang singkat lalu kemudian mengarah kepada obrolan "berat" hingga sampai kepada obrolan menyangkut pengelolaan manajemen perusahaan.

Menurut dia, adalah hak perusahaan untuk tidak menyampaikan atau tidak mensosialisasikan kriteria karyawan organik kepada para bawahannya karena sistim penilain internal yang dijalankan. Jadi, tambah dia lagi, jika anda tidak senang dengan sistim yang diberlakukan oleh perusahan, ya silahkan saja anda keluar dan mencari pekerjaan lain. Masih banyak orang di luar sana yang menanti pekerjaan selain anda tentunya, begitu katanya menambahkan.

Secara teori memang benar apa yang dikatakan pria bertubuh gempal ini. Dalam bahasa perancis era revolusi disebut "I etat c'moi" (maaf kalaw salah hehehe). Negara adalah saya, dan saya adalah negara. Seperti yang sudah saya sebut di atas adalah manajemen adalah saya, dan sayalah manajemen itu.

Dimana mana dibelahan dunia manapun, pihak bos atau pengusaha mempunyai hak preogatif untuk mengangkat, dan memberhentikan seseorang. Namun konteksnya di sini adalah bahwa asas kepatutan dan etika. Jika koridor hukum belum bisa menyentuhnya, maka sebaiknya anda menghindarinya dengan cara keluar dari perusahaan dan mencari pekerjaan lain yang sesuai dengan pilihan hati anda sendiri.

Belum lagi persoalan kesepakatan kerja bersama, Serikat Pekerja serta hubungan industrial yang sehat dan harmonis yang tidak dapat saya bahas satu demi satu mengingat waktu yang belum cukup bagi saya menulisnya. Saya pun tidak ingin anda bosan membaca tulisan saya yang mungkin terlalu panjang dan bertele tele. Yah namanya juga hobi menulis. Susah sih dihilangkan hehehehhee.

Saya berpendapat semua ini adalah proses. Proses pendewasaan kita sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah sistim. Hubungan industrial antara pengusaha dan para karyawannya sebaiknya dibangun dengan dilandasi rasa kebersamaan untuk sama sama berkembang dan maju tanpa harus ada pihak yang tersakiti. Perlu adanya semacam dialog untuk menyikapi kebuntuan ini untuk mencapai "win win solution" untuk menjembatani kepentingan pengusaha dan kepentingan para karyawannya.


Semoga

Dear Blog,

Lagi hangat dibacarakan orang saat ini bahwa Presiden SBY dengan lantang dan dengan raut wajah kecewa menyatakan bahwa selama 7 (tujuh) tahun terakhir gajinya belum naik. Sontak statemen presiden SBY ini mendapat berbagai komentar dari berbagai pihak yang begitu cepat merespon pernyataan presiden yang disebut sebagai "keluhan" itu.

Statemen presiden yang mengeluhkan gajinya belum naik menimbulkan banyak penafsiran yang bisa berkonotasi positif ataupun negatif.

Seperti apakah pesan yang bisa kita tangkap dari statemen presiden yang disebut banyak orang lebih layak disebut dengan "curhat" atau "keluhan" itu. Dalam tulisan blog saya kali ini akan saya coba menafsirkan "curhat" Presiden SBY menurut pandangan saya secara pribadi.

Presiden Tidak Bermaksud Minta Naik Gaji
Dalam statemen Presiden di depan rapat pimpinan TNI di Jakarta yang dengan lantang mengeluhkan gajinya yang belum naik selama 7 tahun terakhir ini tidak dimaksudkan untuk minta kepada bawahannya (Menkeu-red) untuk menaikkan gajinya. Hal ini memang sebaiknya ditanyakan langsung kepada pak SBY apa substansi maupun maksudnya dengan mengatakan bahwa gajinya belum naik selama 7 tahun terakhir ini. Menurut hemat saya, apa yang disampaikan bapak SBY sifatnya normatif, dan dia hanya menceritakan kepada umum bahwa gajinya belum naik selama 7 tahun terakhir ini.

Presiden Merasa gajinya kurang
Dengan kalimat yang disampaikan seperti itu, penafsiran lainnya adalah benar bahwa Pak SBY merasanya gajinya yang sekarang sekitar 62 juta rupiah itu masih dirasakan kurang. Dalam berbagai sumber informasi dana taktis SBY saja sudah mencapai angka 2 Milyar. Dan itu saja belum termasuk dengan fasilitas nomor satu untuk Presiden dari negara. Nah ukuran cukup maupun tidak cukup setiap orang tentu berbeda beda. Namun yang bisa kita tarik dari kesimpulan penafsiran kedua ini adalah gaya hidup. Gaji anda tinggi namun jika ongkos dan gaya hidup anda mewah, maka berapapun besar gaji anda tidak akan cukup.

Presiden Bermaksud Menyindir
Nah penafsiran saya yang ketiga adalah bahwa statemen atau sebut saja keluhan pak SBY bahwa gajinya belum naik adalah bermaksud untuk menyindir aparat pemerintahannya yang sering tidak memfokuskan diri pada rakyat. Banyak pejabat negara yang dirasakan kurang fokus perhatiannya kepada rakyat mendapat sindiran dari pak Presiden. Beliau berharap para menterinya tanggap dan tidak membuang uang rakyat dan tetap fokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Ini loh presidennya aja belum naik gaji, masa para menteri sudah jor joran dengan fasilitas tapi tidak fokus para rakyat

Presiden Mencoba Mengalihkan Isu
Ini yang rame lagi dibicarakan oleh lawan lawan politik beliau. Penyebutan secara gamblang bahwa gaji presiden SBY yang belum naik selama 7 tahun terakhir ini adalah upaya untuk mengalihkan isu yang sekarang lagi ramai dibicarakan. Kita semua tahu berbagai kasus keadilan, dan persoalan hukum dan mafia di Indonesia sudah pada tingkat yang parah. Isu penggelapan pajak oleh super Gayus, kasus bank Century, serta masih banyak lagi PR PR yang belum diselesaikan oleh pemerintah. Penyebutan gaji presiden yang belum naik dianggap sebagai upaya untuk "memindahkan" perhatian rakyat kepada isu gaji. Mengalihkan isu yang lagi hangat di masyarakat.

Berbagai sindiran dan hujatan juga berdatangan untuk menyindir presiden SBY. Bahkan Sejumlah anggota Komisi III DPR menggelar aksi 'Koin untuk Presiden'. Santunkah tindakan mereka? Aksi mereka dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden. Memang benar sih kayaknya ya. Saya bukan anti atau pro ya. Cuma kesan saya kalaw ada aksi penggalan koin seperti memberikan sedekah kepada duafa ya. Wah wah presiden kan orang nomor 1 dan yang pasti bukan kelompok duafa dunk. Presiden adalah lambang negara dan tidak layak untuk dihina. Mungkin aksi penggalangan koin mungkin lebih dimaksudkan sebagai sindiran saja.

Nah dari sekian penafsiran saya terhadap "keluhan belum naik gaji" dari Mr Presiden bisa saja salah, toh sedari awal saya sudah katakan bahwa ini hanya penafsiran saya pribadi aja. Berbeda pendapat ya tentu saja boleh donk. Nah adakah para pembaca blog setia saya ini juga mempunyai pemikiran yang sama atau berbeda dengan saya?.

Share donkkkkkkk

Dear Blog,

Rame rame berita tentang "circle crop" yang terjadi di Sleman sudah mengguncang publik dan media di Indonesia. Benarkah itu jejak UFO atau memang buatan tangan iseng namun kreatif dari Manusia. Saya mendapatkan informasi yang saya cari dari internet. Dalam informasi itu saya tulis dan kopi pastekan secara utuh dalam blog saya kali ini. Selamat membaca ya

Benarkah Circle Crop Sleman itu Jejak UFO?. Faktanya adalah jejak Ufo di Sleman berupa crop circle itu adalah murni ulah perbuatan manusia, alias rekayasa saja. Para pelaku pembuat jejak Ufo ini tak lain dan tidak bukan adalah perbuatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kebetulan sedang liburan. Darimana fakta dibalik jejak Ufo di Sleman ini bisa terungkap? Dan apa benar yang punya ide kreatif itu adalah mahasiswa?

Hal ini adalah pengakuan salah seorang mahasiswa dari daerah asal Studentmagz.com berada. Seorang mahasiswa MIPA UGM yang kebetulan tidak balik kampung ketika liburan, dan nekat mengikuti teman-teman di kampusnya ke Sleman. Menurutnya, yang sebenarnya mengharamkan info ini diterbitkan, circle crop itu murni perbuatan ia dan teman-temannya yang lebih dari enam orang.

'Kami yang membuat jejak UFO ini adalah anak-anak Sains MTK dan Pertanian,'' terang mahasiswa yang setahu saya baru tamat SMA tahun 2008 ini. Si mahasiswa memang cukup pintar soal Matematika dan gila internet. Sayangnya, si mahasiswa tidak mau memberi tahu menggunakan alat apa mereka membuatnya. Sebenarnya masih banyak lagi isi sms dan chat kami lewat FB yang sengaja tidak diterbitkan.

Secara logika, dapat kita ketahui mahasiswa gokil ini menggunakan pembajak sawah yang beroda, melihat dari hasil jejak crop circle yang disebut warga jejak UFO itu. Lihat saja Padi yang mereka gilas jatuhnya searah. Menurut mahasiswa berambut cepak dan berkacamata ini (maaf kalau ditulis ya bro ciri-cirinya), pembuatannya sangat rumit, mereka merancang dengan baik-baik menggunakan desain dan ilmu hitung Matematika dengan sangat teliti.

Darimana mereka terinsfirasi dan dapat contoh Jejak Ufo ini. (Sekali lagi maaf bro...) Jejak UFO ini terinpirasi oleh beberapa jejak Ufo yang telah diketahui faktanya di beberapa tempat di Jerman dan California Amerika. Bahkan menurutnya di Jerman jejak Ufo fiktif seperti di Sleman ini sudah dibuat ketika Tv-tv di Indonesia masih didominasi oleh Tv hitam-putih, tahun 80-an!

''Jejak Ufo seperti itu sudah ada sejak lama,'' katanya lewat chat. Terang saja setelah tim Studentmagz.com melakukan riset lewat internet, fakta itu benar, bahkan beberapa pelaku pembuat jejak Ufo di Jerman malahan mem-video-kan ulang cara mereka membuat jejak Ufo tersebut dalam berbagai bentuk yang sangat indah jika dilihat dari ketinggian.

Tapi Studentmagz.com tidak terkejut ketika mendapati jawaban alasan mereka membuat crop circle yang katanya jejak Ufo ini. Pertama, tentu saja mencoba dan mempraktekkan kemampuan Matematika terapan dan desain mereka, yang tidak disangka-sangka sebelumnya, berhasil dan bernilai seni tinggi serta diberitakan secara jor-joran di Tv swasta. Kedua, tentunya mahasiswa pintar-pintah dan cerdas ini ingin mencari sensasi.

''Daripada ikutan pusing mikiran Gayus, mending bikin heboh aja,'' ujarnya dengan kode Laughing Out Loud (LOL) di desktop chatting-nya. Mulanya admin blog ini sangat tidak percaya pada siswa kenalan lewat basket ini, sempat pula percaya bahwa jejak Ufo itu adalah fakta dan benar. Namun secara logika, seharusnya jila benar Ufo mendarat disana pastilah akan terbanam. Bayangkan saja, pesawat jet beratnya itu tidak kurang dari beberapa ton apalagi Ufo, pastilah ladang yang tanahnya sangat gembur itu langsung tenggelam. Logika bukan?

Jadi gimana menurut anda sekarang?

Tag : Kehidupan - Asep Haryono | SBY Berbohong? - Powered by Blogger
Dear Blog

Dari kemarin saya sudah gatal ingin sekali menulis blog yang bertemakan bohong ini. Bukannya apa apa sih, cuma kepengen aja menulis setelah melihat dan membaca berbagai peristiwa di tanah air yang sempat mengguncangkan nusantara.

Ini terjadi setelah beberapa pemimpin dan pemuka lintas agama berkonperensi dan menyuarakan satu keprihatinan bersama bangsa Indonesia. Mereka melihat bahwa pemerintahan SBY sekarang ini melakukan kebohongan. Wah wah ini merupakan

Ada banyak versi yang menyebutkan beberapa kebohongan SBY. Namun yang saya coba copy pastekan adalah 9 (sembilan) kebohongan SBY yang saya ambil dari situs lintas Berita yang terangkum dalam susunan di bawah ini.

  1. Angka Kemiskinan. Janji/pernyataan: Pemerintah berkali kali mengatakan telah mengurangi angka kemiskinan hingga menjadi 31,02 juta. Faktanya, data penerima raskin 2010 saja sudah mencapai 70 juta. Sementara data Jamkesmas malah mencapai 76,4 juta jiwa.
  2. Kebutuhan Rakyat. Janji/pernyataan: Pemerintah berkali-kali menyatakan akan melakukan pengamanan sektor pangan. Bahkan, program 100 hari bukan hanya swasembada pangan, melainkan juga harus bisa surplus. SBY mengatakan, "ini tidak hanya beras, tapi juga daging sapi, kedelai, gula, dan komoditas yang lain. Faktanya, pemerintah hanya menyerahkan harga kebutuhan rakyat pada mekanisme pasar. Pilihan rakyat pun tinggal utang, kurangi makan, bunuh diri, lantaran kesulitan ekonomi secara massif di rasakan rakyat.
  3. Ketahanan Pangan dan Energi. Janji/pernyataan: SBY pernah ikut mendorong dan mempromosikan terobosan dalam ketahanan pangan dan energiberupa Verietas Supertoy HL-2 dan Program blue energi. Faktanya, sampai saat ini tidak pernah di umumkan secara resmi apakah hasilnya sukses ataukan malah gagal total.
  4. Pemberantasan Teroris. Janji/pernyataan: Tanggal 17-07-2009, SBY dalam konferensi pers menyatakan bahwa dirinya merupakan sasaran aksi terorisme dengan memperlihatkan foto teroris sedang latihan membidik wajahnya. SBY juga menyatakan sinyalemen ada operasi intelijen yang bertujuan menggagalkan pelantikannya sebagai Presiden, oleh pihak-pihak yang tidak bisa menerima kekalahan. Faktanya, fotonya tersebut pernah di tunjukan tahun 2004 dalam rapat DPR, atau lima tahun sebelumnya. Sementara untuk persoalan tuduhan operasi menggagalkan pelantikan SBY tidak pernah terbukti.
  5. Penegakan HAM Janji/pernyataan: Sejak tahun 2004, SBY berjanji akan menuntaskan kasus pembunuhan Munir dengan menyebut sebagai "a test of our history." Faktanya, hingga kini tidak ada perkembangan signifikan dalam penuntasan kasus Munir. Bahkan beragam aksi yang dilakukan di depan Istana untuk mengingatkan SBY seolah menjadi angin lalu.
  6. Anggaran Pendidikan. Janji/pernyataan: Sesuai UU Sisdiknas dimana anggaran pendidikan 20% berdasarkan APBN di luar Gaji guru & Dosen. Faktanya, hingga saat ini anggaran 20% APBN masih termasuk gaji Guru, Dosen dan Pendidikan Kedinasan.
  7. Kasus Lapindo. Janji/pernyataan SBY dalam debap capres 2009 menjanjikan sebuah Review untuk kasus Lapindo. Bahkan, dalam sidang kabinet (1/11/10) SBY menyatakan ingin ada solusi permanen dalam kasus lumpur Lapindo. Faktanya, hingga saat ini penyelesaian kasus Lapindo masih tidak jelas dan tidak tuntas.
  8. Kasus Newmont. Janji/pernyataan: Dalam pidato WOC/CTI (14/5/2009) di Manado, SBY minta semua negara di dunia melindungi dan menyelamatkan laut. Faktanya, SBY tak bisa berbuat apapun saat setiap hari Newmont membuang limbah tailing ke laut Teluk Senunu NTB sebanyak 120.000 ton tailing per hari.
  9. Kasus Freeport Janji/pernyataan: Tahun 2006 pemerintah membentuk tim audit yang melibatkan semua departemen terkait. Agustus 2007, tim merekomendasikan adanya renegosiasi kontrak. Faktanya, hingga awal 2011 belum ada upaya signifikan untuk renegosiasi kontrak.

Mereka sudah tentu memiliki alasan yang jelas hingga berani mengeluarkan statetemen keras tendensius seperti itu. Sebagian kalangan menyebut sebagai tuduhan yang sangat serius, dan pemerintah pun sudah mengadakan dialog dengan mereka. Lalu mengapa bisa disebut Bohong dan melakukan Kebohongan?

Biasanya orang berbohong ada dua maksud yang tersirat di dalamnya. Pertama seseorang berbohong karena menutupi kebenaran yang sebenarnya. Dan kebenaran itu jika terungkap atau diketahui oleh orang lain, maka akan menjatuhkan diri dan nama besarnya. Kedua, seseorang berbohong untuk maksud yang baik. Dan jika kebenaran itu terungkap atau bocor maka akan menjatuhkan nama baik orang lain. Bohong jenis ini disebut "white lies" atau kebohongan yang dilakukan dengan maksud melindungi seseorang atau orang lain. Banyak sekali contoh contoh bohong dengan maksud yang baik.

Contoh sederhana berbohong untuk tujuan dan maksud yang baik adalah seorang suami yang baru lelah sepulang dari bekerja dan menikmati santapan makan siang yang disajikan oleh istrinya. Saat sang istri meminta sang suami mencicipi hidangan buatannya, sang suami terkejut di dalam hati. Karena rasa sup yang dibuat istrinya terasa sangat asin.

Namun sang suami itu melakukan kebohongan dengan mengatakan bahwa sup buatan istrinya itu sangat enak dan penuh cita rasa. Sang istri merasa senang karena hidangannya disukai sang suami. Nah sang suami ini melakukan kebohongan dan kebohongan yang dilakukannya bermaksud baik. Dia tidak ingin menyakiti hati sang istri yang sudah bersusah payah memasak untuk dirinya. Walau kejadian sebenarnya rasa supnya sangat asin, namun ia berbohong dengan mengatakan bahwa supnya enak. Nah jelas bukan? Ini contoh yang sangat sederhana.

Kebohongan juga banyak terjadi di dunia kerja. Peraturan dan Undang Undang ketenagakerjaan di Indonesia yang sudah direvisi juga menyebutkan masa kontrak kerja seorang karyawan selama 5 (lima) tahun juga banyak dilanggar oleh perusahaan. Mereka melakukan kebohongan publik yang ingkar janji dengan terus menunda nunda menaikkan status karyawan kontraknya menjadi karyawan tetap atau organik.

Serta masih banyak lagi kebohongan kebohongan yang dilakukan oleh berbagai pihak di negara yang kaca balaw ini. Apa yang harus kita lakukan untuk mengurangi kebohongan masif seperti ini? Adakah kalian mempunyai ide brillian untuk mengurangi kebiasaan orang berbohong seperti ini?

Nah jadi jika anda berbohong, sebaiknya mempunyai maksud yang baik. Walaupun mempunyai maksud yang baik pun sebaiknya anda tidak perlu berbohong. Sebab kata orang sekali anda berbohong maka anda harus menjadi pembohong sejati. Kebohongan yang anda lakukan hari ini akan menutupi kebohongan anda lainnya, dan itu akan terjadi seterusnya.
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia