Pontianak. simplyasep.com Untuk pertama kalinya pasca terbentuknya susunan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar beberapa waktu yang lalu, kembali Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar Rakerwil Pertama diawal tahun 2019 di Hotel Mercure Pontianak tanggal 3 - 4 Aoril 2019.
Adapun yang menjadi keynote speaker dalam acara tersebut adalah Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana dan dari BPJS-Departemen Tenaga Kerja Propinsi Kalimantan Barat
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Provinsi Kalbar, Sukaliman membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar tersebut. Sementara itu Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar Kundori menyampaikan pengantarnya sebagai pembuka acara.
Dalam kata pengantarnya itu Kundori sangat menyayangkan masih adanya media yang memproduksi konten digital yang jauh dari nilai nilai dasar etika jurnalis yakni kejujuran dan dapat dipertanggungjawabkan
Pemateri lain yakni dari Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana, menjadi salah satu pemateri yang menarik perhatian para peserta yang hadir di acarai Rakerwil Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan itu.
Dengan penampilan yang kocak, dan penyampaian materi yang diselingii dengan humor jenaka menjadikan materi utamanya tentang pentingnya menunda pernikahan muda menjadi mudah diterima dan dicerna para peserta. Tidak jarang suara gemuruh tertawa para peserta yang menghadiri Rakerwil ASMI itu menggema memenuhi ruangan
Kusmana yang akrab di sapa "Ayah" itu menekan bahwa pernikahan usia muda sangat tidak diperkenankan karena minimal harus memenuhi syarat usia yangs udah ditetapkan. Yang unik dari materi Kusmana ini adalah tagar yang didengungkan "Katakan tadak Kawen Mude, yang Kawin Muda itu Sepok" membuat susana sidang menjadi kembali gemuruh suara tawa para peserta
Media Abal Abal
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Provinsi Kalbar, Sukaliman yang membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar tersebut menjadi perhatian insan pers untuk dimintai wawancara. Dalam sebuah wawancara bersama, Sukaliman juga menyinggung media yang menjalankan pers media juga hal hal lain dan peran jurnalis sangat diperlukan.
Secara prbadi sosok Sukaliman. Kepala Dinas Kominfo Kalbar sangat tidak asing bagi penulis. Penulis pernah sama sama dengan Pak Sukaliman sebagai peserta Workshop dan Diskusi Pengelolaan Situs WEE PEMDA yang diselenggarakan oleh KOMINFO PUSAT bekerja sama dengan DETIK COM di ITCC Jatiluhur pada bulan Juli 2008 yang lalu. Saat itu Sukaliman mewakili Kominfo Propinsi Kalbar dan penulis mewakili Harian Pontianak Post
Dalam wawancara khusus dengan penulis bersama sama awak media lainnya mengatakan bahwa media abal abal yang beredar bukan menjadi perhatian dan fokus dari pihaknya, dan lebih mengutamakan kepada kompetensi jurnalis itu sendiri
Dia juga menekankan bahwa kini tinggal terpulang ada institusi atau lembaga terkai tmemanfaatkan kawan kawan pers untuk bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat, meida online yang masih memerlukan peran media."Program kita ada yakni dalam bentuk kegiatan kegiatan pemberitaan, pelatihan pelatihan termasuk peningkatan kompetensi kawan kawan jurnalis' pungkasnya. (Asep Haryono)

PANELIS : Para panelis pembicara Rapat Kerja Wilayah pertama AMSI dengan moderator dari ANTARA KALBAR. Dalam acara ini dibuka beberapa sesi tanya jawab. Foto Asep Haryono

JENAKA : Inilah gaya Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana dalam memberikan materi tentang pentingnya menunda pernikahan usia muda yang jenaka membuat sausana sidang menjadi santai tapi serius. Foto Asep Haryono

WAWANCARA : Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana saat diwawancarai oleh insan pers yang menemuiinya disela sela acara. Foto Asep Haryono

Penulis mendapat kesempatan foto bersama dengan Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana, di jamuan makan siangnya. Foto IST

SILATURAHMI : Penulis berfoto bersama Pak Sukaliman, Kepala Dinas Komimfo Kalbar. Beliau tidak asing bagi penulis karena pernah sama sama menjadi peserta workshop dan diskusi pengelolaan situs web Pemda Kominfo-DETIK COM di ITCC Jatiluhur bulan Juli 2008 yang llalu. FOTO IST
VIDEO FOTO BERSAMA
Peserta Rakerwil Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) diawal tahun 2019 di Hotel Mercure Pontianak tanggal 3 - 4 Aoril 2019.
Video recorded by Asep Haryono
Adapun yang menjadi keynote speaker dalam acara tersebut adalah Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana dan dari BPJS-Departemen Tenaga Kerja Propinsi Kalimantan Barat
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Provinsi Kalbar, Sukaliman membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar tersebut. Sementara itu Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar Kundori menyampaikan pengantarnya sebagai pembuka acara.
Dalam kata pengantarnya itu Kundori sangat menyayangkan masih adanya media yang memproduksi konten digital yang jauh dari nilai nilai dasar etika jurnalis yakni kejujuran dan dapat dipertanggungjawabkan
Pemateri lain yakni dari Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana, menjadi salah satu pemateri yang menarik perhatian para peserta yang hadir di acarai Rakerwil Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan itu.
Dengan penampilan yang kocak, dan penyampaian materi yang diselingii dengan humor jenaka menjadikan materi utamanya tentang pentingnya menunda pernikahan muda menjadi mudah diterima dan dicerna para peserta. Tidak jarang suara gemuruh tertawa para peserta yang menghadiri Rakerwil ASMI itu menggema memenuhi ruangan
Kusmana yang akrab di sapa "Ayah" itu menekan bahwa pernikahan usia muda sangat tidak diperkenankan karena minimal harus memenuhi syarat usia yangs udah ditetapkan. Yang unik dari materi Kusmana ini adalah tagar yang didengungkan "Katakan tadak Kawen Mude, yang Kawin Muda itu Sepok" membuat susana sidang menjadi kembali gemuruh suara tawa para peserta
Media Abal Abal
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Provinsi Kalbar, Sukaliman yang membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar tersebut menjadi perhatian insan pers untuk dimintai wawancara. Dalam sebuah wawancara bersama, Sukaliman juga menyinggung media yang menjalankan pers media juga hal hal lain dan peran jurnalis sangat diperlukan.
Secara prbadi sosok Sukaliman. Kepala Dinas Kominfo Kalbar sangat tidak asing bagi penulis. Penulis pernah sama sama dengan Pak Sukaliman sebagai peserta Workshop dan Diskusi Pengelolaan Situs WEE PEMDA yang diselenggarakan oleh KOMINFO PUSAT bekerja sama dengan DETIK COM di ITCC Jatiluhur pada bulan Juli 2008 yang lalu. Saat itu Sukaliman mewakili Kominfo Propinsi Kalbar dan penulis mewakili Harian Pontianak Post
Dalam wawancara khusus dengan penulis bersama sama awak media lainnya mengatakan bahwa media abal abal yang beredar bukan menjadi perhatian dan fokus dari pihaknya, dan lebih mengutamakan kepada kompetensi jurnalis itu sendiri
"Kami tidak meliha media abal abal, makanya sebagai mitra maka harus dibangun dan dibina, olehkarena itu kompetensi ditingkatkan hanya saja jika saat kami belum mampu meningkatkan kompetensi kawan kawan jurnalis, barangkali ada lembaga lain, mungkin media pers sendiri, media masa sendiri atau dunia pendidikan atau bahkan lembaga kompetensi yang kita berikan , dan kedepannya terkait dengan prioritas program yang kita kerjakan" tegas Sukaliman
Dia juga menekankan bahwa kini tinggal terpulang ada institusi atau lembaga terkai tmemanfaatkan kawan kawan pers untuk bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat, meida online yang masih memerlukan peran media."Program kita ada yakni dalam bentuk kegiatan kegiatan pemberitaan, pelatihan pelatihan termasuk peningkatan kompetensi kawan kawan jurnalis' pungkasnya. (Asep Haryono)

PANELIS : Para panelis pembicara Rapat Kerja Wilayah pertama AMSI dengan moderator dari ANTARA KALBAR. Dalam acara ini dibuka beberapa sesi tanya jawab. Foto Asep Haryono

JENAKA : Inilah gaya Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana dalam memberikan materi tentang pentingnya menunda pernikahan usia muda yang jenaka membuat sausana sidang menjadi santai tapi serius. Foto Asep Haryono

WAWANCARA : Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana saat diwawancarai oleh insan pers yang menemuiinya disela sela acara. Foto Asep Haryono

Penulis mendapat kesempatan foto bersama dengan Kepala BkkbN Kalbar, Kusmana, di jamuan makan siangnya. Foto IST

SILATURAHMI : Penulis berfoto bersama Pak Sukaliman, Kepala Dinas Komimfo Kalbar. Beliau tidak asing bagi penulis karena pernah sama sama menjadi peserta workshop dan diskusi pengelolaan situs web Pemda Kominfo-DETIK COM di ITCC Jatiluhur bulan Juli 2008 yang llalu. FOTO IST
VIDEO FOTO BERSAMA
Peserta Rakerwil Pertama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) diawal tahun 2019 di Hotel Mercure Pontianak tanggal 3 - 4 Aoril 2019.
Video recorded by Asep Haryono








Terus maju. Maju terus....
ReplyDelete@Sukaliman : Alhamdulillah. Terima Kasih atas kunjungannya Pak Suka. Yessssssssssss
Delete