Help us to keep our home
Dari Masa Indah Kredit sampei diCuekin Orang
Catatan Asep Haryono

Punya kendaraan sendiri walau masih berkutat di roda dua (Maunya sih roda yang tidak dua asal asal jangan tiga aja ya nanti dikira Bajai donk-red) sungguh menyenangkan. Betapa tidak menyenangkan karena selain hemat waktu dan relatif hemat biaya, perjalanan dengan si roda dua juga bisa berkesan dan mengesankan. Bisa mengantar saya hampir ke mana saja tempat atau lokasi yang saya sukai.

Misalnyas aja motor HONDA saya ini amat berjasa dalam mengantarkan diri ini menuju Perpustakaan Daerah yang terletak di Jalan Sutoyo Pontianak, mengantar ke Pasar Tradisional Flamboyan atau Soedarso, Mengantar saya ke A Yani Mega Mall, mengantar saya ke Ramayana Dept Store atau ke Matahari. HEbat kan saya aja bisa ke Matahari betapa saktinya saya sampai bisa ke Matahari. Ya iyalah karena Matahari yang saya maksud adalah Department Store alias mall.

Masa Indah Kredit Motor

Jaman sekarang jarang ada orang yang beli secara cash alias tunai, jika pun ada hanya mereka yang diberikan kemampuan untuk membeli secara tunai, namun hal indah semacam ini (untuk saat ini) belum terjadi pada diri ini; ya pengalaman mengkridit motor juga merupakan seni dan kenikmatan tersendiri buat saya.   Saya masih ingat masa masa indah bulan madu kredit motor HONDA saya dengan KB 3815 HY dimulai di era tahun 2004 yang lalu kalaw tidak salah.

Saya menabung minimal Rp.500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) dalam sebulan dengan cara menyisihkan gaji bulanan saya yang bekerja sebagai salah staf  AiTi (baca: IT) di salah satu harian di kota Pontianak. Saat itu di era taon 2004 saya masih "jaya" alias masih single tralala.  Selain itu juga saya nda hobi "ngeMall" alias beli sana beli sini. Memang ada sih beli beli yah namanya juga saat itu masih status Karyawan jomblo belanja ke Mall cuma beli odol, sikat gigi , sabun mandi, dan snack aja.

Saya nda doyan beli baju, kemeja, atau asesoris anak muda di era itu. Hal ini dikarenakan saya banyak mendapatkan "warisan" baju, kemeja, sepatu, beserta kelurga dan sodaranya dari kakak kakak saya di Bekasi, Tanggerang dan Jakarta.  Sebagai anak ke 8 (Delapan) dari 9 (Sembilan) bersaudara, wajar saja kalaw saya dapat "warisan" seperti itu.  So saya jadi nda perlu belanja gituan lagi nyhehehehe,   Nah dalam tempo 12 bulan saya menabung 500 ribu rupiah terkumpul  sekitar Rp.6.000.000,- (Enam Juta Rupiah). Nah uang inilah yang saya gunakan sebagai uang muka (DP) Motornya.

Saya mencicil selama 8 (Delapan) bulan saja dengan besaran angsuran bulanannya sekitar Rp.510.000,- (Lima Ratus Sepuluh Ribu Rupiah) di salah satu Dealer Motor HONDA di kota Pontianak.  Jadi hanya delapan bulan saja MOTOR HONDA saya sah sudah milik saya. Saya dapat BPKB langsung begitu motor sudah dilunasi.  

Oh ya ada hadiah saat saya pertama ambil motor HONDA tersebut yakni Kipas Angin, Helm TRIX Putih yang kaya Hanoman itu saking besarnya, dan juga Olie Federal.   Kini tidak terasa 8 (Delapan) tahun sudah saya make HONDA kesayangan saya. Dan selama masa 8 tahun bersama motor HONDA saya sudah mencatat sejumlah "Pretasi" yakni Tabrakan 3 (tiga) kali, Terpeleset Jatuh sekitar 3 (tiga) kali, Ganti Ban , rantai, Olie yang sudah tidak terhitung lagi. Hyeyeyee

Masuk Bengkel Ganti Rantai
Akhirnya pretasi terbaru di akhir tahun 2011 lalu ini berhasil juga dibukukan oleh HONDA SupraFit KB 3815 HY milik saya ini yakni putus rantai di tengah jalan.   Ada cerita menarik saat terjadinya putus rantai di tengah jalan ini. Saya tidak ingat bulannya yang jelas di tahun 2011.

Saat saya melaju di sekitar kawasan Matahari Dept Store dan RRI Pontianak di Jalan Zainuddin,  saya melaju motor saya dengan kecepatan yang standar saja sesuai ketentuan di kawasan tersebut sekitar 20- 40 KM, tiba tiba saat berkelok Rantai motor saya putus dan menyebabkan motor saya berhenti mendadak.

Untung saja saya membawa motor dengan kecepatan pelan kalaw tidak bisa mental.   Begitu lihat rantai putus, saya turun dari motor dan melihat kiri kanan tidak ada orang jalan.  Semua mobil dan motor lalu lalang begitu saja tidak perduli sama saya yang putus rantai motor di pinggir jalan.

Saya menerapkan strategi ala sitkom "Toloong" di SCTV, saya minta tolong kepada orang orang yang kebetulan lewat namun tidak ada satupun yang perduli. Huaaaaaaaa.  Dikira main main ya, padahal jelas rantai motor saya putus.  Saya kontak temen temen Via SMS dan TElepon agar menjemput saya di jalan karena rantai motor putus, namun mereka sibuk semua.  Alasannya amcam macam tidak sempatlah, ngantar mamah belanja lah, lagi ada kerjaan lah. Intinya nda ada yang bantu. Huaaaaaa bingung saya gan...

BENGKEL : Inilah motor kesayangan saya yang sedang dibengkel. Foto Asep Haryono
GANTI RANTAI : Rantai diganti dengan yang baru.  Foto Asep Haryono
Akhirnya ada bapak bapak lewat, dan dengan mengiba saya minta tolong dibantu motor saya di angkat ke bengkle motor terdekat.  Saya pegang kendali stang, dan si Bapak itu mengangkat "pantat" motor ke atas untuk diseret pelan pelan ke bengkel terdekat. 

Akhirnya berhasil, Syukur Alhamdulillah.  Akhirnya Motor saya bisa ke bengkel terdekat masih dikawasan itu juga,  dan Bapak yang baik hati itu pun pamit, dan saya hanya menyampaikan ucapan terima kasih. Semoga Allah membalas kebaikan bapak yang tidak sempat saya tanyakan nama dan alamatnya itu.   How stupid I am not asking his name and address. 

Kebetulan kamera poket siap selalu ditas Jogger Jelek saya ini, dan ini ada untungnya bawa kamera setiap saat karena bisa jadi ada momen yang tidak terduga seperti ini. Saya jepret beberapa foto saat motor HONDA KB 3815 HY milik saya sedang dibengkel HONDA AHASS dan mengganti rantai yang putus itu dengan rantai baru.

Maunya sih rantai standar keluaran HONDA namun karena saat itu saya bawa duit pas pasan tidak cukup untuk membeli rantai HONDA yang harganya aduhai itu. Ya udah rantai second atau rantaio biasa aja deh yang penting bisa nyampei di rumah dulu. (Asep Haryono)
Cukup Mudah Dan Prospeknya Cerah
Catatan Asep Haryono

Dengan semakin menjamurnya internet yang banyak tersedia dan mudah diakses dimana mana, peran internet sangat membantu masyarakat yang ingin produknya dikenal luas dan itu bisa dilakukan dengan melalukan promosi di internet. Secara sederhana yakni dengan membangun sebuah situs web atau blog untuk memajang produk produk atau barang yang kita produksi atau barang yang akan dijual. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan sejumlah informasi yang diperlukan oleh para calon pembeli produk kita misalnya harga per barang, keterangan produk, cara pengiriman barang, cara pembayaran dan juga klaim jika barang rusak dan sebagainya.

Segitu sulit kah berpromosi di internet jika tidak memiki basic pengetahuan internet bagi pemula misalnya ibu ibu rumah tangga, para petani, dan lain sebagainya orang awam? Tentu saja tidak harus punya kemampuan itu, masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa melakukan promosi atau "jualan" di internet yakni dengan memakai jasa pembuat website. Inilah salah satu produk atau jenis bisnis yang sudah dan sedang saya kembangkan selama beberapa tahun terakhir ini

Menantang Dan Menjanjikan
Pertanyaan sederhana adalah bagaimana memulainya. Saat ini saya menjalani bisnis rancang dan jasa website khusus untuk umum dan pemula, nah untuk umum ini saya khususkan untuk membangunkan website instant dalam arti kata website yang simsalabim sudah bisa tayang alias online dalam waktu 1 hari yakni dengan menggunakan template atau konsep yang sudah siap pakai. Untuk klien klien website yang saya sudah tangani semuanya menggunakan Template Joomla versi standar.

Peluang bisnis ini cukup cerah walaupun tidak terang benderang laksana sinar matahari di siang hari yang terik dan sering membakar kulit saya jika antar jemput anak di sekolah Hehehe.   Nah dalam hitung hitungan saya peluang bisnis untuk Jasa Website ini cukup lumayan dalam ukuran saya.   Sebagai contoh untuk Jasa mendesain dan menset up website untuk seorang klien misalnya bisa dipatok harga antara 1 s/d 3 juta rupiah tergantung tingkat kesulitannya.    Semakin sulit fitur fitur websitenya, maka akan semakin tinggi harga jasa mbuatin websitenya.

Harga ini tentu saja diluar harga sewa domain dan hosting yang dipakai untuk sang klien. Saya sendiri selalu berlangganan di perusahaan sewa hosting dan domain dari RUMAHWEB yang berlokasi di Jogjakarta. Nah harga sewa domain (misalnya com, net, org beserta keluarga dan sodaranya) bisa seharga Rp.99.000,( Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah) untuk sewa selama 1 (satu) tahun. 

Sedangkan untuk kapasitas HOSTINGnya bisa bervariasi untuk ukuran personal (website pribadi) bisa 250 MB Ke atas. Sewa sebanyak itu bisa menghabiskan bajet sekitar Rp.25.000,- (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) sewa per bulannya.

Saya senang dengan perusahan sewa dan jasa domain dan hosting di Rumah Web, dan semua klien klien website saya memakai rumahweb untuk website bisnis mereka.  Salah satu keunggulan perusahan sewa domain dan hosting Rumah Web adalah Pelayanan (Service) nya yang oke punya, dan setiap ada keluhan dari customer selalu ditanggapi dan direspon dengan cepat oleh Tehcnical Support andalam mereka.

Nah total keuntungannya berapa donk?
Bicara soal keuntungan tentu tidak terlepas dari itung itungan biaya produksi yang saya sebutkan di atas, namun secara garis besar keuntungannya yang bersih adalah jasa mendesain atau set up website itu sendiri yan berkisar antara 1 s/d 3 juta rupiah bersih.   Nah bayangkan saja kalaw dalam 1 tahun ada 3 atau 5 website klien yang dikerjakan maka kuntungannya bisa berkali lipat.  Jika dalam1 tahun terdapat 5 website yang dikerjakan maka 5 x 3 juta = Rp.15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah) sebulan.

Gimana caranya?  Kita bisa merekrut teman atau orang lain untuk membantu kita mendesain website atau set up website. Selain itu juga rata rata saya selalu membuat website untuk klien dalam arti hanya buat saja, dan tidak campur untuk urusan updating, maintenance, atau upload data websitenya.   Klien bayar saya jasa websitenya 3 juta, habis perkara.  Urusan update, posting dan ngisi websitenya diserahkan kepada klien yang bersangkutan.  Dengan kata lain saya yang set up websitenya, dan klien sendiri yang mengoperasikannya. Nah anda tertarik untuk bisnis Jasa Website juga seperti saya? (Asep Haryono)


Catatan Asep Haryono

Alhamdulillah tidak terasa sekarang atau hari ini sudah memasuki hari Senin tanggal 6 Agustus 2012 Masehi atau kalau dipenanggalan Arab adalah tanggal 17 Ramadhan 2012 M. Apa kabar kawan kawan blogger di mana saja berada yang bisa memantau blog saya yang sederhana ini.  Semoga kawan kawan semua senantiasa dalam lindungan dari Allah SWT sehingga bisa beraktifitas (ngeblog) dengan gegap gempita dan perasaan bahagia merona. Halah bahasanya

Beberapa waktu yang lalu saya sangat senang karena dinyatakan menjadi salah satu pemenang dalam Kontes Menulis Artikel 2012 yang disponsori oleh StreetDirectory itu. Postingan saya yang berisi dan berjudul tentang sensasi ala Ranch di Restoran Rindang alam menjadi salah satu diantara para pemenangnya dan berhak memperoleh Voucher Matahari sebesar Rp.200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah) Masih ditunggu  kiriman Voucher nya datang, kan lumayan bisa buat beli beli apa buat Lebaran hehehehee

Syukur Alhamdulillah, namun karena saya berdomisili di kota Pontianak, maka setelah negosiasi dengan pihak penyelenggara akhirnya hadiah voucher itu akhirnya bisa dikirimkan ke alamat saya di pontianak.  Nah tema tulisan saya hari ini adalah kabar saya mendapat "Surat Cinta" dari Google Adsense akhirnya datang juga.Wah tentu nama Google Adsense amat menakutkan bagi sebagian kalangan praktisi internet, blogger, maupun pengelola website.  Banyak dari kawan kawan yang aplikasi Google Adsensenya ditolak (reject) atau bakan kena Banned. Turut prihatin sayah. Nnamun tidak sedikit dari para pemain Adsense yang berhasil

Mengapa Mendapat PIN?
Nah bagi yang sudah ikut bergabung sebagai publisher yang sudah disetujui (Approve) sama mbah Google Adsense sudah bisa memulai mendulang recehan sen sen Dolar Amerika tentunya ya. Namun satu catatan yang bisa saya berikan di awal bab ini adalah bahwa untuk memperoleh kelancaran dalam proses pembayarannya kelak usahakan kawan kawan sudah menerima PIN terlebih dahulu. 

Nah PIN atau kepanjangan dari Personal Identification Number adalah deretan angka yang harus dimasukkan dalam akun Google Adsense kawan kawan sebagai tanda bahwa pemilik Akun adalah manusia dan bukan program atau Robot.  Nah walaupun sudah canggih era Email, manajemen Google Adsense tetap akan mengirimkan PIN ke alamat kawan kawan melaui snail mail atau istilahnya surat POS.  Bentuk PIN yang saya lihat lebih mirip ukuran Kartu Pos.  Berlipat lipat bentuknya dengan dasar warna putih.


Ini adalah Kartu POS yang berisi  Personal Identification Number (PIN).  Photo by Kekes

Front cover dari Personal Identification letter from Google Adsense
Harus ditutup sesuai dengan Term of Service dari Google yang harud dipatuhi


Jadi dengan demikian begitu "Surat Cinta" Google ini tiba dirumah kawan kawan, segeralah lakukan langkah langkah yang tertera di belakang lipatan surat tersebut, kemudian segera memasukkan digit digit angka yang tertera di balik kemasan putih PIN tersebut.  Jangan sampai salah lebih dari 3 (tiga) kali sebab kalaw sampai lebih dari 3 kali maka akun kawan kawan akan didisable atau diblokir. Saya Alhamdulillah sekali isi langsung approve dan status Akun "On HOLD" sudah otomatis hilang dengan gemilang

Waspada Sabotase
Ini memang kejadian yang tidak bisa dihindarkan oleh para publisher Google Adsense di Indonesia dan mungkin dibagian lain di dunia adalah kemungkinan adanya tindakan Sabotase dan click fraud yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab terhadap situs atau blog kita kita.  Ini sudah menyangkut laporan penyalahgunaan atau abuse.

Satu hal yang menjadi catatan Google adalah trafik.  Jika website atau blog kawan kawan mempunyai trafik yang tinggi misalnya dengan kunjungan ratusan atau bahkan ribuan pengunjung (visitors) setiap hari, maka tindakan fraud atau sabotase itu masih bisa diminimalisir.  Yang jadi perhatian Google adalah jika trafik website atau blog kawan kawan itu NOL besar alias ZERO TRAFFIC lalu ada klik yang masuk dan terdeteksi sebagai masukan klik maka akan dicurigai.  Bisa jadi itu adalah tindakan kecurangan yang sangat berpotensi banned atau didisable.   Pelanggaran terhadap Term Of Service (TOS) bisa runyam urusannya

Namun bagi banyak publisher Google maupun publisher adsense lokal Indonesia lainnya seperti Adsense Camp (Nah sudah pernah dengar khan?  Saya lihat banyak blogger pake Adsense Camp ya-red) yang terpenting adalah posting atau artikel yang berkualitas dan bermutu. Maksud bermutu di sini sangat subyektif dan relatif. Jadi jika postingnya bermanfaat dan banyak berisi pencerahan, niscaya atau diyakini banyak pengunjung yang datan dan datang lagi sehingga peluang mendapatkan klik yang valid.

Santai Sajalah
Sebagai penutup saya ingin menyampaikan informasi bahwa hal hal seperti ini tidak perlu menjadi kerisauan kawan kawan, tetaplah menulis dan menikmati tulisan ngeblog berselancar dan lain sebagainya.  Bagi para penggila pengais dolar dolar seperti saya memang tidak jarang menimbulkan  pro dan kontra seperti bagaimana caranya agar website atau blog kita bisa mendapatkan kunjungan yang banyak. Wah untuk soal itu sudah banyak caranya dan bisa diakses di Google search. Banyak tips tips di sana,

Bagian dalam yang berisi digit atau Angka PIN.


Jadi ada Google Adsense atau tidak, tidak ada masalah. Life is Easy. Santai saja.  Mau pake adsense Lokal seperti Adsense Camp, Klik Saya atau apa saja silahkan monggo. Banyak pilihan sebetulnya, dan itu bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja.  Untuk tips dan kiat bagaimana agar website kita bisa mendapatkan banyak kunjungan juga bisa dicari dari Google dan semuanya banyak tersaji di sana dengan mudahnya.

Khusus untuk kalangan pemain Adsense lokal dari Kalimantan Barat yang amat kondang adalah Eddy Setiawan, yang sudah sering menerima check Western Union dari Google Adsense. Saya rekomendasikan kawan kawan untuk berkonsultasi secara langsung kepada beliau, Maestro Adsense Kalbar.. Saya aja banyak belajar Adsense dari tips dan tutorial yang beliau postingkan di blognya itu.  Silahkan meluncur ke TKP nya mas Eddy Setiawan.

Bagaimana saya bisa dapat PIN? Ya karena earning saya sudah mencapai $ 10 USD dan itu artinya sudah memenuhi syarat untuk dikirim PIN sebagai awal untuk pembayaran dari Google Adsense kelak dikemudian hari jika hasil earning saya sudah mencapai 100 Dollar Amerika.  Saya ada banyak blog atau website yang saya punya saat ini namun tidak dipublikasikan di sini karena bisa berpotensi menimbulkan kerusuhan hehehe.  Berapa lama diperlukan untuk bisa mencapai angka 100 tersebut? Saya sendiri tidak tau apakah perlu 1 bulan lagi?  3 bulan lagi?  1 tahun? I dont know. I am not sure. . Ada yang tau?  You tell me. (Asep Haryono)
Catatan Asep Haryono

Kemarin sore (Hari Jumat, tanggal 3 Agustus 2012) sekitar jam 15.30 WIB sepulang dari ngantor saya ngacir langsung ke Kantor Pos Giro Besar I Pontianak yang terletak di Jalan Sutan Syahrir atau dikenal dengan sebutan "kota baru" sama orang Pontianak dalam rangka mengirim 2 (dua) buah Buku hadiah buat Popi sebagai hadiah Undian Tebak Foto Berhadiah untuk artikel yang diposting diblog ini.

Buku yang saya janjikan tersebut berupa buku karangan Mantan Bos Jawa Pos News Network yang sekarang menjabat sebagai menteri BUMN, Bapak Dahlan Iskan, yang berjudul "Ganti Hati" sebanyak 1 buah. Buku lainnya adalah karangan rekan saya Goris Mustaqim yang berjudul "Pemuda Membangun Bangsa Dari Desa" juga sebanyak 1 buah. Saya pernah bertemu Goris saat ada kegiatan Youth Enggagement Summit (YES) Nopember 2009 lalu diKuala Lumpur. Anak Garut yang Go Internasional dengan Askar Mudahnya ini luar biasa, dan kawan kawan bisa melihat profilnya di sini.

PT POS Akan Selalu Dihati
Ditengah gempuran dahsyat Internet dengan segala kekuatan supernya, dan juga kemajuan teknologi dalam hal ini telepon genggam dengan kekuatan SMS (Short Message Service) nya pernah merontokkan PT POS Indonesia yang pernah jaya dengan pelayanan jasa Telegramnya itu. Masih ingat khan sama TELEGRAM. Suatu program PT POS INDONESIA yang sudah jadul karena dipukul telak oleh hadirnya Telepon Genggam. 

Dahulu untuk mengirim pesan singkat saya harus ke Kantor POS GIRO untuk mengirim telegram. Kita menuliskan secarik kertas berisi penggalan kalimat, lalu petugas POS Mendatanya, mencatatnya dengan sistim komputer dan mengirimkannya ke target tujuan yang kita kehendaki dan itu bisa memakai hitungan jam kalau tidak salah.

Simpan Bukti Pengiriman ini. Siapa tau anda beruntung kelak.  Dokumen Asep Haryono

Begitu pula dengan STARPON yang pernah berjaya dengan alat PAGERnya. Masih ingat PAGER.  Saya harus ke tower dahulu, menelpon operator untuk meneruskan pesan singkat saya ke nomor PAGER yang saya tuju.  Kini semuanya tewas seketika dengan hadirnya Telepon Genggam.  Peran TELEGRAM dan PAGER dalam mengirimkan SMS sudah digantikan perannya dengan Telepon Genggam dengan fasilitas pesan singkat atau SMSnya itu.  Entah mungkin akan ada lagi pengganti SMS, who knows?

Namun bagi saya pribadi kehadiran PT POS INDONESIA dengan fasilitas dan serviceny akan selalu di hati. Betapa tidak, karena selama bertahun tahun saya menggunakan jasa kiriman surat pos biasa dengan menggunakan perangko (stamp) sebagai ongkos jasa kirim surat akan tetap saya pakai.  Walaupun saya sudah terbiasa dengan mengirim EMAIL yang jauh lebih praktis dimana sang penerima Email bisa memprint langsung isi emailnya,  saya tetap berkirim surat lewat PT POS Indonesia.

Ada sisi manusiawi dari PT POS INDONESIA dengan hadirnya jasa kiriman POS di sini, dan peran ini tidak akan tergantikan oleh teknologi secanggih SMS atau Telepon Genggam.  Contoh jelasnya adalah saat saya memesan paket Buku dari sebuah Toko Buku Komputer ONLINE, atau membeli baju anak anak dari situs Tanah Abang di Internet,

Nah jasa PT POS INDONESIA sebagai salah satu moda pengiriman barang dan paket tetap akan menjadi pilihan saya.  Ada banyak memang jasa pengiriman paket yang sudah punya , namun PT POS INDONESIA dengan fasilitas Kilat Tercatat, Kilat Khusus bahkan POS EXPRESS akan tetap menjadi andalan saya.  Saya bangga dengan PT POS INDONESIA.  Begitupula dengan Kartu Lebaran konvensional dalam bentuk kartu dan mengirimkannya dengan perangko di Kantor Pos akan tetap saya gunakan instead of menggunakan Kartu Lebaran Online (Greeting Cards) di Internet.   PT Pos Indonesia akan selalu dihati  saya.

Dan sekarang PT Pos Indonesia sedang PROMO BERHADIAH bagi para pengirim Pos Kilat Khusus, Kilat Tercatat bahkan POS EXpress seperti yang saya lakukan kemarin.  Hadiahnya duit loh, alias uang tunai bernilai Jutaaan Rupiah mulai dari Rp.100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) sampai yang terkecil bernilai Rp.1.000.000,- (Satu Juta Rupiah).  Simpan Nomor Resinya, Buruan loh dead line nya hingga tanggal 15 Agustus 2012. Info lengkapnya ke TKP aja di sini.  Ayo Ke Kantor Pos !!! (Asep Haryono)
Catatan Asep Haryono

Ini sebuah pembelajaran yang sangat berharga buat diri saya sendiri dan ini selalu terulang ulang kembali di saat Ramadhan in progress dalam artian selama berlangsungnya bulan suci Ramadhan saya selalu merindukan hal hal yang selalu saya rindukan untuk dilakukan, dikerjakan, dilaksanakan namun sering terkendala.

Orang bilang janganlah karena kesibukan duniawi melupakan ibadah kita terhadap Allah SWT dan ini saya tujukan untuk diri saya sendiri yang selalu "bandel" di setiap bulan Suci Ramadhan.

Mungkin diantara kawan kawan blogger, sahabat, sodara, dan handai taulan yang saya cintai ini juga mengalami hal yang sama seperti yang saya alami, dan bagaiaman solusi untuk mengatasinya? Ingin rasanya saya mendengarkan nasehat, petuah, wejangan bahkan kalaw perlu saran, masukan dan kritik yang konstruktif buat saya untuk perbaikan pelaksanaan ibadah baik selama bulan suci Ramadhan maupun dibulan bulan yang lain.  Beberapa hal di bawah ini yang saya daftarkan adalah hal hal yang selalu saja saya kesulitan utnuk melaksanakannya , dan juga hal hal yang selalu saya "irikan".

  1. Mengaji Al Quran
    Kalau bukan karena diundang untuk membaca Yasinan di rumah sahabat , maka saya tidak melakukan kegiatan ini. Ini jelas tidak baik dan sesuatu yang tidak seharusnya saya lakukan tapi kenyataan selama bulan suci Ramadhan saya jarang melakukan akfititas ini.  Alasan keluarga? Tentu saja tidak.  Saya perlu lebih fokus untuk melakukan aktifitas yang mulia ini : mengaji Al Quran dan memahami artinya. Namun dari semua itu saya senang duduk di majelis Tausyiah atau semacam kultum. Nah bingun kan? Saya aja bingung sama diri saya sendiri

  2. Shalat Tarawih Di Masjid
    Ini yang selalu saya "irikan" untuk saya lakukan dan selalu saja terkendala. Ujung ujungnya saya sering melakukan Shalat Tarawih yang konon kata banyak sumber adalah sholat Sunnah yang hukumnya sudah mendekati "wajib" di bulan Ramadhan. Memang tidak "afdhol" rasanya Tarawih di rumah dan terasa hambar tidak ada penyemangatnya.  Shalat Tarawih di Masjid saya rasa jauh lebih menyejukkan disamping pahala yang dijanjikan karena berjamaah.    Saya jarang Tarawih di Masjid. Hiks hiksss

  3. Wisata Kuliner Ramadhan
    Dalam bulan suci Ramadhan selalu saya liat banyak warga dan masyarakat dengan riang gembira mencari makanan buka puasa di Pasar Juadah (pasar khas makanan buka puasa di Pontianak-red), dan saya rasa saya jarang melakukan kegiatan ini.  Bukan karena saya takut jajanan di jalan itu mengandung bahan yang meragukan atau ragu ragu membeli makanan siap saji di jalanan, bukan karena semata mata itu.  Saya hanya tidak sempat melakukannya.

  4. Mengirim THR buat Orang Tua
    Biasanya setiap tahun dan kami usahakan setiap Lebaran, kami mengirimkan sejumlah uang walau menurut kami sangat kecil namun akan tetap kami usahakan untuk mengirimkan THR kepada orang tua di kampung. Walaupun harus utang sana sini janganlah sampai orang tua tau kalaw dana THR yang jkami kirimkan kepada orang tua adalah hasil ngutang.  Kan tidak tega rasanya. Biarlah orang tua tau kabar senang dan bahagia anaknya. Orang tidak perlu tau kesulitan dan kekurangan anak anaknya di rantau.  Kami kuatir jika orang tua tau kami susah di rantau, akan menjadi beban pikiran mereka.

  5. Berkunjung Atau Silaturahmi
    Walaupun saat ini kami memiliki dua kendaraan roda dua dan dipakai satu satu sama saya dan istri, saya Honda, dan istri MIO Matik, namun yang namanya berkunjung dan bersilaturahmi kepada sahabat, dan teman teman baik teman kantor maupun teman bisnis juga jarang kami lakukan.  Bukan karena tidak mau atau tidak niat, sungguh kami sangat dan sangat ingin bersilaturahmi, namun kesibukan mengurus keluarga dan pekerjaan yang luar biasa ini menyebabkan kami sulit melakukan kegiatan ini.  Kami selalu berusaha sebaik mungkin silaturahmi walaupun tidak lama namun Insya Allah akan selalu kami lakukan. 

Nah itulah beberapa hal yang selalu saya rindukan dan saya irikan untuk dilaksanakan. Mengapa banyak orang yang saya lihat begitu damai, dan indahnya melaksanakan kegiatan amal ibadah di bulan Suci Ramadhan yang selalu membuat saya ingin dan ingin sekali berbuat seperti mereka.   Saya merasa saya sudah banyak melakukan kesalahan dan kekhilafan yang terus terus saja dilakukan bahkan saat bulan Ramadhan ini sudah memasuki babak 10 (sepuluh) hari kedua.

TARAWIH :  Saya selalu "iri" kepada mereka yang dengan damai memakmurkan Sholat Tarawih di Masjid Masjid.  Saya ingin sekali Sholat Tarawih berjamaah di Masjid.   Foto hak cipta Haryadi/Pontianak Post


LEBARAN : Silaturahmi dan bermaafan setelah sholat Ied dilakukan di Masjid Babusallam di komplek. Apakah saya berhak berlebaran kalaw begini terus?  Foto hak cipta Asep Haryono

Saya iri kepada mereka yang damai berduyun duyun meramaikan Sholat Tarawih di Masjid, di saat itulah saya harus mengurus kedua anak saya yang masih balita di rumah.  Saya iri kepada mereka yang berwisata kuliner mencari penganan buat berbuka puasa suka cita memilih menu makanan Ta jil di sepanjang jalan sambil menikmati keindahan kota Pontianak. Di saat itulah saya harus segera pulang ke rumah karena anak anak yang masih kecil memerlukan perlindungan ayahnya.  Kami belum memiliki pembantu saat ini, dan juga belum ada keinginan untuk (mempunyai pembantu) itu.

Ini selalu terjadi berulang ulang di setiap Ramadhan. Apakah yang harus dan seharusnya saya lakukan agar semuanya itu bisa tercover : Ibadah dengan tenang selama bulan Suci Ramadhan tanpa harus "mengorbankan" kepentingan pekerjaan saya di kantor dan mengurus keluarga di rumah?  Kalaw "prestasi" ramadhan saya begini begini terus tidak ada tren kenaikan,. saya rasa saya tidak pantas mendapatkan Lebaran, dan tidak layak berlebaran.   Terus terang saya buntu, dan saya memerlukan masukan, saran, dan kritik yang membangun dari kawan kawan semua.  Jangan ragu, dan jangan bimbang sampaikanlah.  (Asep Haryono)
    Selamaaaaaaattt!!!!
    Anda adalah pemenang event naga Streetdirectory Periode 2- 2012 dan berhak mendapatkan Voucher Belanja Matahari Senilai Rp 200.000 dari Streetdirectory.


    Hadiah dapat diambil di: Wisma 77, lt.5 Jl. S Parman Kav 77 Slipi, Jakarta Barat dari tanggal 1 Agustus – 7 Agustus 2012 selama hari kerja ( Senin-Jumat ) pada pukul 10.00-1 7 .00 WIB. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi 021-53690808 ( Adang ) dengan membawa identitas diri.

    Teman teman semua.
    Alhamdulliah itulah isi email pemberitahuan dari panitia. Alhamdulilah puji syukur ke Hadirat Allah SWT akhirnya setelah terpuruk beberapa kali mengikuti lomba menulis blog mulai dari Lomba Susu Sehat, Lomba Blog Angin Mamiiri dan lain sebagainya lewat begitu saja, akhirnya nyantol juga menang di ajang lomba menulis Artikel Blog 2012 yang diselenggarakan oleh StreetDirevctory..




    Karena saya berlokasi di kota Pontianak, propinsi Kalimantan Barat, maka saya pun lantas segera menghubungi Panitia di Jakarta, dan diperoleh kepastian dan kabar bahwa hadiah akan dikirimkan via pos bersama dengan pemenang pemenang lainnya di ajang tersebut.  Alhamdullilah Ya Allah. Terima kasih atas rezeki yang KAU berikan ini. Semoga bermanfaat dan berkah. (Asep Haryono)

    Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
    | Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia