Help us to keep our home
Grabbing money from Internet is not quite difficult if you know how to do it. As well all already know that there is lots of advantageous and benefits when surfing on the world wide web nowadays starting from looking for information, social network for friendship, movies, videos, and also some other fun activities there too.

You are not able to cook and do not know what kind of recipe to be cooked?. Well, using the internet might be the best answer. Trying to find job or selling goods or services free of charge or paid services? then the internet could have helped you greatly. Let's try to return to our simple topic today about Adsense Camp at the first time. What do you mean by the AdsenseCamp? How it works? How much the profit or benefits that you may get from their services?

What is Adsense Camp
To explain briefly is quite simple nowadays. You can just open their official website on the internet at www.adsensecamp.com and you will find complete information written in Bahasa Indonesia, our national and lovely language. This is one of the best paid adsense publishers based in Indonesia instead of kumpulblogger, PPCIndo, and many other ads providers which you can participate on them free of charge.

The organizer of the adsensecamp is a group of young people called "jogjacamp" organization based in Jogjakarta , the capital city of central Java which also organize other channel , adreviewcamp, whichh available for every one too. Most of the Adsense Camp Publishers based in Indonesia, and not more than 400 ads publisher should be paid by the adsensecamp every month. It was really great number of members right.

To be continued...
PENGHARGAAN : Gubernur Kalbar menerima penghargaan Transmigration Award dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jakarta, kemarin. Foto Ist

PONTIANAK—Kalimantan Barat mendapat Transmigration Award dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Penghargaan diterima langsung Gubernur Kalbar, Cornelis di Jakarta, Rabu (28/12).Selain Kalbar, penghargaan juga diberikan kepada 5 Gubernur lainnya, 6 Bupati dan Wali Kota, 1 akademisi, 1 investor, dan 1 media massa yang dinilai mendukung

sepenuhnya pelaksanaan transmigrasi di Indonesia. Tiga Gubernur penerima penghargaan sebagai daerah asal transmigran, yakni Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dan Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sedangkan tiga Gubernur lainnya sebagai daerah tujuan transmigrasi, yakni Gubernur Kalbar, Cornelis, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam.

Transmigran Kalbar Capai 529.072 Jiwa. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, didampingi Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar. Gubernur Kalbar, Cornelis mengatakan pihaknya selalu proaktif meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi dari berbagai sisi. Hal ini sejalan dengan tujuan transmigrasi yaitu, peningkatan kesejahteraan masyarakat, mendukung pembangunan daerah, serta dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia menyatakan pelaksanaan transmigrasi di Kalimantan Barat ini berjalan dengan baik. Jumlah penempatannya cukup besar. “Kita secara terus menerus memantau dan peduli terhadap transmigrasi ini. Selaku kepala daerah, kebijakan yang berkaitan dengan transmigrasi yang memberikan kontribusi ke arah perbaikan selalu kita dukung,” ujar Cornelis.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jakuri Suni menambahkan target penempatan transmigrasi di Kalbar pada tahun ini sebanyak 1284 kepala keluarga. ”Sejak 1955 sampai sekarang sudah ditempatkan 124.672 kepala keluarga atau 529.072 jiwa. Realisasi penempatan tahun 2011, 984 kepala keluarga sudah ditempatkan,” ujar Jakuri, kemarin. Ia menambahkan sejak dilaksanakannya transmigrasi, pemerintah juga membangun 336 UPT di seluruh Kalbar. Sebanyak 216 UPT menjadi desa baru, atau 16 persen dari jumlah desa yg ada di kalbar.

”Saat ini banyak warga transmigrasi yang sudah sukses dan hidup layak. Mereka ada yang mempunyai truk, usaha kelapa sawit, kebun dan lain-lainnya,” katanya. Berkaitan dengan penghargaan yang diterima Kalbar, Jakuri menyatakan yang menjadi penilaian adalah keseriusan atau komitmen pemerintah Kalbar dalam program transmigrasi, sehingga memberi kontribusi positif bagi masyarakat termasuk perekonomian daerah. (uni)

Sumber : Pontianak Post
TENGELAMKAN KAPAL: Sebanyak 7 kapal tangkapan para pelaku pencurian ikan, kemarin(28/12), ditenggelamkan menjadi rumpon(rumah ikan) di perairan Pulau Datu, Kabupaten Pontianak, oleh Direktorat pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

PONTIANAK— Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan memusnahkan barang bukti berupa 7 unit kapal hasil kejahatan pencurian ikan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Direktur Jenderal PSDKP Syahrin Abdurrahman, Rabu (28/12). “Barang bukti ini sudah tidak bisa dioperasikan lagi. Untuk itu kami musnahkan,” terang Syahrin.

Dia mengatakan, hanya butuh satu bulan untuk melakukan penyidikan. Kemudian diproses kepada jaksa setempat. Sedangkan untuk para tahanan, diberikan kegiatan sosial. “Jika ditotalkan, butuh waktu kurang lebih tiga bulan untuk menjalani proses sampai selesai,” cetusnya. Setelah disinggung masalah anggaran untuk merawat kapal-kapal asing yang masuk ke Indonesia, Syahrin menjawab, sampai saat ini tidak ada dana dikucurkan oleh pemerintah. Hingga beberapa tahun kemudian, banyak kapal yang rusak dan tak layak beroperasi. Untuk itu, dilakukan tindak pemusnahan ini.


“Kalau untuk tersangka, selama proses hukum berlangsung dia akan dilindungi dan mendapat uang makan. Sedangkan yang tidak terbukti menjadi tersangka, itu segera kita pulangkan ke negara asal. Untuk sementara di dermaga ada lebih dari 40 unit. Dan untuk proses hukum tinggal 2 unit lagi. Sedangkan untuk pemusnahan ada 7 kapal,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Biro Keuangan Kejaksaan Agung Yudi Riyanto mengatakan, ketujuh kapal nelayan asing yang menangkap ikan di perairan Indonesia itu ditenggelamkan dengan maksud dan tujuan tertentu. Diharapkan, dapat memberikan manfaat tersendiri beberapa pihak terkait.

“Kita akan lihat, jika memang kapal-kapal yang lain tidak bisa digunakan lagi. Tetap akan kita lakukan tindakan yang sama. Dan semua barang bukti ini nantinya dimusnahkan dengan penuh manfaat,” ujarnya. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Syahrin Abdurrahman menuturkan, kapal hasil rampasan yang telah rusak parah akan ditenggelamkan di perairan Pulau Datu, Kalbar. Kemudian, dijadikan rumpon (rumah ikan) untuk pemanfaatan para nelayan setempat.

“Ketujuh kapal sebagai barang bukti itu akan dijadikan rumpon. Dan tindakan ini telah memiliki keputusan dari pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkracht),” ungkapnya. Secara umum, sambung Syahrin, kegiatan ini dapat bermanfaat terhadap nelayan sekitar. Rumpon adalah salah satu cara untuk mengumpulkan ikan. Yaitu dengan membentuk kondisi dasar laut menjadi mirip dengan kondisi karang alami.

Manfaat kapal rusak sebagai rumpon untuk membersihkan kolam labuh dari kumpulan kapal bekas. Secara psikologis, memberikan pelajaran bagi para pelaku ilegal fishing. Dimana Indonesia bersungguh-sungguh dapat memberantas tindak kriminal di perairan negara merah putih.Menurut Kepala Biro Keuangan Kejaksaan Agung, Yudi Riyanto, dengan adanya rumponisasi kapal ini, para nelayan dapat sejahtera. Tidak hanya itu, diharapkan mereka dapat melakukan upaya perbaikan terhadap ikan di laut sebagai tempat berteduh, mencari makan, dan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut pula sejumlah nelayan, ditujukan untuk ikut memiliki akan keberadaan rumpon tersebut. Serta dilaksanakannya pendataan jumlah dan posisi rumpon oleh Dinas Kelautan dan Perikanan demi memonitoring dan melakukan evaluasi dari manfaat kinerja itu. “Untuk selanjutnya, kami berharap agar kegiatan PSDKP lebih ditingkatkan lagi,” harap Yudi. Syahrin Abdurrahman menambahkan, dengan adanya rumponisasi ini, dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan perekonomian para nelayan. “Semoga tindakan ini menjadi hikmah bagi kita semua. Dan laut kita menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (rmn)

Sumber : Pontianak Post


Bagi sebagian masyarakat di Indonesia , menikmati liburan adalah hal yang biasa dilakukan banyak keluarga keluarga pada umumnya seperti mengunjungi tempat atau obyek wisata di kota atau bahkan di luar kota seperti di Jawa dan lain sebagainya. Namun adalah adalah hal yang istimewa jika menikmati liburan akhir tahun itu dilakukan pada akhir tahun atau yang lazim disebut dengan liburan akhir tahun.

Nah pada umumnya mereka yang bekerja di swasta, akan mengajukan cuti tahunan agar bisa menikmati liburannya itu, dan kadang juga mereka yang bekerja di swasta itu bahkan tidak mengajukan cuti sama sekali seperti saya ini. Karena jatah cuti tahunannya itu sudah diambil secara mencicil, dua kali, yakni pada saat pergi ke Bali dalam rangka suatu kegiatan yang disupport oleh Indonesia Australia Language Foundation (I/A/L/F) dan Kang Guru Indonesia

Liburan di Rumah
Untuk sub bahasan yang satu ini ya ini juga salah satu alternatif melakukan liburan akhir tahun dengan cara yang sederhana, murah meriah dan berpotensi menyenangkan. Bisa dikatakan berpotensi menyenangkan karena semua dilakukan di rumah. Banyak aktifitas yang dilakukan di rumah dalam rangka menyambut pergantian tahun baru itu misalnya masak memasak di rumah, menonton acara TV bersama sekeluarga atau apa saja yang bisa dilakukan untuk bersama sama menikmati liburan di rumah. Hmmm boleh juga ya,.

Atau bisa juga sekeluarga di rumah melakukan aktifitas lainnya yang agak "keluar pagar" misalnya dengan bersama sama berbelanja kebutuhan rumah tangga di mal mal terdekat atau ke pasar tradisional untuk membeli bahan makanan dan memasaknya di rumah. Ah menyenangkan bukan. Jadi memutuskan untuk berlibur menikmati pergantian akhir tahun dengan bersama keluarga di rumah juga merupakan pilihan yang bisa anda coba.

Mengunjungi Obyek Wisata
Nah ini juga menjadi salah satu pilihan jitu, dan lazim dilakukan oleh para keluarga keluarga di Indonesia yakni berkunjung ke wahana atau obyek wisata yang ada di kota masing masing. Atau bagi mereka yang memiliki dana yang cukup, bisa mengunjungi obyek wisata yang ada di luar kota. Misalnya saja ada keluarga di Pontianak, yang memutuskan untuk berlibur akhir tahun dengan pergi ke Dunia Fantasi di Jakarta.

Memang sekilas secara itung itungan matematika tentu akan menimbulkan cost (biaya) yang sudah pasti tidak akan sedikit. Tapi jika pergi berlibur akhir tahun di luar kota memang sudah menjadi wacana sebelumnya, dan tentu akan dilakukan persiapan segala sesuatunya termasuk soal pendanaan, tidak akan ada masalah bukan?. Berkunjung ke obyek wisata yang ada di kota sendiri juga boleh dicoba. Di Kalbar sendiri juga banyak tersedia pilihan obyek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi misalnya Taman dunia fantasi yang ada di KM II Supadio, Pasir Panjang di Singkawang, atau di mana saja yang bisa anda kunjungi.

Atau apa anda memiliki ide brilian yang lain, kemana anda akan menghabiskan liburan akhir tahun kali ini? Berbagi donk ....

Earning money is a matter of everyone can get online from Internet. As we all already know that the Internet is one of the good ways of earning money online without working quite hard. Is that all can be true? Well this is a kind of my own personal experiences dealing with some of the paid reviews website since a few weeks ago.

As I have told you before that one of outstanding paid reviews where I was already working on it, has paid me some money and received in my verified paypal. This is a good start of earning money online and grab them from another resources in addition to working in a natural context. So when you have spare time in front of the computer, and when you have finished your daily activities in your office, why don't use you make the most of your online connection by grabbing money online from the Internet. Is there any ways of collecting money nowadays which can be followed by people?

Paid Reviews
Well as I have told you before that there are lots of ways of collecting money online from the Internet which you might find interesting. I would like to tell you little bit about some of the best money resources that you can use to earn money nowadays from using the connection of your online.

If you are used to grab the money as adsense publisher through Google Adsense, then you can succeed with them, and some of the people believe that the adsense give more revenues and earning with their websites. If you are disappointed with the Google Adsense, then you have still several ways of collecting money outside as any adsense publisher through an activity of sending articles, reviews to the advertiser and you will get paid. How it works? That is a good question that I would like to give the short answer.

Paid Reviews is an activity when you get any task or assignment and you have to follow all the advertisers' requirements and send them their articles and reviews as they asked for. If your articles and or reviews have been approved by the advertiser, then you will get paid. Before you are doing the task or assignment, at least you have to comply with several minimum requirements before doing the job.

Some of their minimum requirements for those who want to do their tasks and assignments that you blog has a minimum page rank of 2 or 3. The more page rank you have, then your possibility to grab the task and assignments will be better, and they are really appreciated. The sum of around at less $ 2 USD you can get by writing around 200 to 300 words of your simple reviews for certain advertiser. Then if you have more than one approved blogs, then your money will be much better.

PONTIANAK - Jumlah pelanggan listrik PLN prabayar (sistem voucher) di Kalimantan Barat meningkat tajam. Bahkan, menurut Manager Bidang Niaga PLN Wilayah Kalbar, Syailendra, di tahun 2011 target jumlah pelanggan listrik prabayar telah terlampaui.

“Target kita 2011 seharusnya 17 ribu pelanggan. Sekarang sudah 26 ribu. Itu berarti sudah lebih dari target,” katanya, Kamis (22/12) malam. Sedangkan untuk target 2012, sejauh ini masih belum dipatok. Syailendra juga menyebutkan, pelanggan listrik prabayar tersebut sudah ada di seluruh wilayah, termasuk di kawasan pelosok dan perbatasan seperti Entikong, Paloh dan Putussibau. Peningkatan jumlah pelanggan listrik prabayar ini antara lain disebabkan oleh turunnya tarif.

Jika sebelumnya tarif listrik prabayar lebih tinggi daripada listrik konvensional (pasca-bayar), sekarang tidak lagi. “Kita memang sudah sosialisasikan ini melalui media. Sekarang tarif prabayar sudah turun,” ujar dia. Awalnya, tarif listrik prabayar adalah Rp1.380 per kwh.

Sementara kini tarifnya disesuaikan dengan TDL masing-masing daya. Sebagai contoh, untuk daya 450, tarifnya Rp425 per kwh, daya 900 sekitar Rp500 per kwh dan daya 1.300 tarifnya sekitar Rp600. “Tarifnya sama antara pasca dengan prabayar. Penyesuaian dilakukan sejak TDL 2010 lalu,” katanya.

Menurut Syailendra, masyarakat juga mudah untuk membeli voucher listrik. Voucher dapat dibeli melalui ATM semua bank, kantor pos, loket PLN bahkan dengan SMS banking. Voucher tersedia mulai Rp20 ribu sampai dengan Rp1 juta.

Sebelumnya, General Manager PLN Wilayah Kalbar, Daniel S Bangun menyebutkan, listrik sistem prabayar diterapkan PLN guna mencegah tunggakan listrik. Sampai Nopember 2011, tunggakan pelanggan PLN di wilayah Kalbar mencapai Rp24,8 miliar dari total omset Rp85,9 miliar atau sekitar 28,9 persen.

Daniel juga mengungkapkan, listrik prabayar memiliki banyak keunggulan. Pelanggan akan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik. Sebab, melalui meter elektronik prabayar, pelanggan dapat memantau pemakaian listrik sehari-hari dan setiap saat. Selain itu, pemakaian listrik dapat disesuaikan dengan anggaran belanja.

Nilai voucher disediakan bervariasi yaitu mulai Rp20 ribu sampai Rp 1 juta sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan atau kebutuhan. Privasi pelanggan pun akan lebih terjaga. Soalnya, pelanggan tidak perlu risih dengan kedatangan petugas pencatat meter karena meter prabayar secara otomatis mencatat pemakaian listrik. (ron)

Sumber : Pontianak post


Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia