Help us to keep our home
Plagiator adalah kebiasaan buruk dan kurang terpuji yang dilakukan oleh seseorang dengan mengambil sebagian atau seluruh hasil karya orang lain, dan diklaim sebagai hasil kreasinya sendiri. Dunia Plagiat di Indonesia sudah sedemikian parahnya, dan isu ini kembali hangat setelah ada seorang profesor atau guru besar (kalaw tidak salah) yang dihukum ditunda gelarnya karena memiliki skripsi atau tesis yang berasal dari hasil karya orang lain. Julukan Plagiator adalah julukan yang sangat kasar, dan kejam dalam kacamata saya.

Seseorang yang mendapat julukan demikian biasanya kerjannya adalah copy pasnya te karya orang lain dan diakuinya atau diklaim sebagai hasil karyanya sendiri, tanpa mencantumkan sumber aselinya. Kebiasaan plagiat ini dilakukannya tentu mempunyai alasan dan maksud tertentu. Sudah pasti alasan plagiator apapun alasan yang dikemukakansudah pasti tidak akan didengar orang lain. Sekali saja berbuat salah dengan memplagiat orang lain, julukan plagiator akan terus melekat dalam dirinya tanpa ampun. Itulah kekuatan media. Dunia media memang bisa menaikkan nama orang setinggi langit, dan menenggelamkannya sedalam lautan. Ini (akhirnya) juga terjadi dan dialami oleh saya sendiri yang secara tidak sengaja hasil olahan materi milik situs orang lain yang dipublish di website saya sendiri namun saya tidak mencantumkan nara sumbernya KETAHUAN.

Saya Mengaku Khilaf
Kejadiannya berawal dari keasyikan saya untuk "mengejar target" konten website pribadi saya untuk katagori laporan perjalanan wisata ke Bali. Saya memang paling sering ke Bali bahkan saat saya menulis postingan di blog saya ini juga masih berada di Hotel All Seasons yang terletak di jalan Teuku Umar , Denpasar, Bali. Dan kunjungan saya ke Bali adalah kunjungan saya yang ke 10 (sepuluh). Mengenai substansi materi yang bertemakan KRISNA Bali itu memang mengambil data dan naskah milik orang lain yang saya tidak mencantumkan nara sumber atau URL dari websitenya yang beralamat di http://laurentiadewi.com/ tersebut. Mungkin karena terburu buru sedang ada kegiatan lain, ada saya lupa sudah tidak ingat lagi. Yang saya ingat adalah mencomot naskah orang lain, dan meng "edit" nya sehingga tidak mirip atau tidak terlalu mirip dari sumber aselinya. Orang bilang sih inspirasi atau memperkaya materi, namun tetap saja itu adalah tindakan menjiplak karya orang lain atau plagiat seperti yang orang tuduhkan kepada saya. Padahal dari niat yang paling dalam, tidak ada niat sedikit pun mengklaim karya orang lain dan diakui sebagai karya sendiri. Semuanya hanya untuk dokumentasi saya pribadi saja.

Tapi itulah internet. Jarum jatuh pun terdengar nyaring. Dunia semakin kecil, dan informasi sedemikian cepatnya berlalu lalang hingga pada akhirnya aktifitas ilegal saya ini terdeteksi oleh yang bersangkutan, dan menuliskan pesan di kontak form halaman website saya yang berlamat dii www.asepharyono.com itu. Isi dan pesannya memang masuk ke domain alamat email saya yang kemudian saya baca dengan perlahan, saya sangat shock dengan pemakaian bahasa yang digunakannya sangat menyayat hati. Bahasanya cukup kasar, dan cenderung kualitatif dan lebih mirip kepada menghakimi dan menghujat ketimbang memberikan informasi bahwa saya melakukan kesalahan dengan melakukan kegiatan seorang plagiator.

Saya Meminta Maaf
Saya memang khilaf melakukan aktifitas Illegal seperti plagiator ini, namun saya sedih disebut sebagai seorang pengecut hingga mengaitkan kesalahan saya ini kepada anak anak dan juga keluarga. Sungguh luar biasa dampaknya berimbas dan menjalar kemana mana. Dari kesalahan saya inilah kemudian saya menyatakan permintaan maaf dengan menuliskannya di website saya pribadi, www.asepharyono.com, tempat terjadinya perkara (TKP). Ini adalah kesalahan saya pribadi, dan dilakukannya aktifitas illegal plagiat ini juga diposting di website saya sendiri. Tidak atau bukan diposting di website media tempat saya bekerja. Semuanya menjadi tanggung jawab saya pribadi, dan saya sudah meminta maaf di website saya sendiri hingga beberapa hari lamanya. Kemudian saya hapus, dan saya posting tulisan saya sebagaimana biasanya. Dalam sehari saya biasa posting tulisan sendiri, atau memposting dari sumber lain dengan menyebutkan sumbernya. Namun yang kemarin itu benar benar khilaf. Kapok dah eui.

Saya tidak akan menyampaikan alasan pembenaran (justifikasi) dari aksi saya yang kemarin itu yang sudah sangat identik dengan aktifitas seorang plagiator. Tapi saya tidak HOBI plagiator. Kesalahan bisa terjadi pada siapa saja, dan itu juga berlaku pada diri saya sendiri. Saya kini bisa memahami perasaan orang lain yang jika melakukan KESALAHAN, lalu KESALAHANNYA itu diumbar kepada orang lain sehingga membentuk OPINI. Kesalahan saya yang mencantumkan naskah , meng copy paste naskah orang lain dan tidak menyebutkan sumbernya adalah sebuah kesalahan fatal. Saya sudah meminta maaf dalam website pribadi saya beberapa hari lamanya sesuai tempat terjadinya perkara (TKP).

Ada seorang teman saya di jejaring pertemanab facebook yang bernama Ideal Tasdik yang memasang foto dirinya yang sedang duduk di bibir sungai kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat. Foto dia itu saya jepret sendiri dengan kamera film milik saya dan dijepret sekitar tahun 1992 sudah lama memang. Saya memang pernah berjumpa dengannya , dan dia sudah kembali ke Palembang, yah si Ideal Tasdik ini wong kito Galo, orang Palembang. Itu foto jepretan saya, dan dia tidak mencantumkan nama saya sebagai fotografer atau tukang foto itu di foto primary facebooknya, tapi saya santai saja. Tidak ada masalah buat saya. Keluhan yang disampaikan pemilik situs http://laurentiadewi.com/ yang keberatan karya tulisnya dijiplak oleh saya dapat saya pahami dengan baik. Untuk itupula, sekali lagi, saya menyatakan penyesalan. Saya meminta maaf, Ini pelajaran berharga buat saya untuk lebih berhati hati lagi di masa yang akan datang.

Marilah kita kembali merajut silaturahmi, dan bersahabat.
Saya dengan tangan terbuka membuka diri menerima anda menjadi sahabat saya.
Please be myfriend










PONTIANAK—Gelombang tinggi hingga mencapai 7 meter diperkirakan terjadi di perairan Natuna. Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Maritim Pontianak, Prada Wellyantama meminta nelayan, maupun kapal motor kecil dan menengah yang hendak berlayar agar waspada. “Hingga satu pekan ke depan beberapa perairan yakni perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, dan Anambas diperkirakan gelombang laut tinggi. Gelombang berkisar 2,5 meter hingga 7 meter,” kata Prada di Pontianak, Senin (12/12).

Prada menjelaskan di wilayah perairan Laut Cina Selatan Utara Natuna, kemarin, ketinggian gelombang berkisar 6 sampai 7 meter, dan kecepatan angin mencapai 26 knot dari timur laut. Hari ini, Selasa (13/12), ketinggian gelombang laut turun menjadi 5 sampai 6 meter, dengan kecepatan angin mencapai 26 knot. Rabu (14/12), gelombang turun menjadi 4 sampai 5 meter. Begitu pula keesokan harinya, turun menjadi 3 sampai 4 meter.

“Kecepatan angin berkisar 20 sampai 24 knot. Kondisinya hujan sedang hingga hujan lebat,” ujar Prada.Di wilayah perairan Kepulauan Natuna, kemarin, ketinggian gelombang berkisar 5 sampai 6 meter, dan kecepatan angin mencapai 26 knot dari timur laut. Hari ini, Selasa (13/12), ketinggian gelombang laut turun menjadi 4 sampai 5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 24 sampai 26 knot. Rabu (14/12), gelombang turun menjadi 2,5 sampai 3,5 meter. Begitu pula keesokan harinya, turun menjadi 2 sampai 3 meter. “Kondisi di Kepulauan Natuna sama dengan wilayah perairan laut Natuna,” ungkap Prada.

Pada wilayah perairan Anambas, kemarin, ketinggian gelombang berkisar 5 sampai 6 meter, dan kecepatan angin mencapai 26 knot dari timur laut. Hari ini, Selasa (13/12), ketinggian gelombang laut turun menjadi 4 sampai 5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 26 knot. Rabu (14/12), gelombang turun menjadi 2,5 sampai 3,5 meter. Begitu pula keesokan harinya, turun menjadi 2 sampai 3 meter. “Diharapkan kapal motor yang hendak berlayar melalui perairan ini agar waspada,” timpalnya.

Sumber : Pontianak Post
Tag : - Asep Haryono | PDAM Tambah Kapasitas - Powered by Blogger
PONTIANAK--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak menambah kapasitas pengolahan air minumnya. Pengerjaan proyek tersebut tidak lama lagi dilakukan. “Lelang sudah, tinggal pengerjaannya,” ungkap Direktur Teknik PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Afandi.

Kemungkinan besar penambahan kapasitas itu sudah terealisasi pada pertengahan 2012. Afandi menjelaskan, kapasitas yang ditambah sebesar 300 liter per detik. Dari jumlah tersebut, 100 liter per detik untuk menambah kapasitas bagi pelanggan yang sudah ada sebagai peningkatan pelayanan. “Sisanya 200 liter perdetik kami siapkan untuk pengembangan pelanggan,” ungkapnya.Dengan penambahan kapasitas tersebut, tahun depan PDAM menargetkan dapat melayani sambungan baru sebanyak 5.000 sampai 8.000 pelanggan. “Mudah-mudahan target tersebut dapat ditunaikan dengan penambahan kapasitas itu,” harap Afandi.

Target yang dipasang tersebut bukan tanpa dasar. Afandi mengatakan, selain adanya peningkatan kapasitas air PDAM sebesar 300 liter per detik pada 2012, pihaknya juga mengukur sambungan baru yang telah dilakukan tahun ini. “Tahun ini saja kami sudah melakukan sambungan baru sebanyak 2.000 pelanggan. Itu juga menjadi dasar,” ucapnya.

Saat ini PDAM juga tengah melakukan pengerjaan dua boster. Masing-masing di Puskesmas, Kelurahan Pal Lima, Pontianak Barat dan Jalan Budi Utomo, Pontianak Utara. Keduanya sudah dibangun menggunakan dana APBD dengan multiyears.

Afandi baru saja dilantik sebagai Dirtek PDAM Tirta Khatulistiwa pada 9 Desember lalu. Namun bekerja di PDAM bukan hal yang baru baginya. Dua kali enam bulan dia menjabat pelaksana tugas Dirtek PDAM. “Baru kita definitifkan sekarang. Karena sudah dua kali menjabat Plt Dirtek sehingga tidak perlu lagi fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Selama ini kinerjanya bagus. Tahun depan kalau pilih Dirtek lagi baru kita lakukan fit and proper test,” ujar Sutarmidji usai pelantikan Afandi.

Saat itu Sutarmidji meminta Afandi tidak terlalu sering berada di kantor. Seorang Dirtek, tegas Sutarmidji, harus lebih banyak berada di lapangan dari pada ruang kerja. “Direktur teknik PDAM jangan pakai dasi, apa perlu setiap hari pakai baju lapangan. Setiap hari keliling jangan di kantor saja. Masih ke gang-gang liat kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Sumber Pontianak Post

Alhamdulillah, itu kata pertama yang keluar dari mulut saya ketika menjelang berangkat menuju Masjid dalam rangka mendirikan Sholat Jumat hari ini (Jum'at, 9 Desember 2011), sekitar jam 11.30 WIB saya iseng iseng membuka account PayPal saya yang memang sudah verified itu. Tiba tiba saya melihat ada earning masuk dari JogJaCamp sebesar $ 6,98 USD atau kalaw dirupiahkan sekitar Rp 56,975 (Lima Puluh Enam Ribu Sembilan Ratus Tujuh Lima Ribu Rupiah). Wah Alhamdulillah sungguh sebuah penghasilan (Earning) yang saya peroleh dari salah satu penyedia konten iklan terbaik di Indonesia, AdsenseCamp , yang harus disyukuri.

MEngapa tidak, karena saat saya bergabung menjadi salah satu Publishernya, saya sempat ragu karena banyak beredar berita miring dari berbagai forum dan milis yang menjelek jelekkan serta memojokkan AdsenseCamp. Dengan penuh keyakinan dan didorong rasa ingin tau yang besar, akhirnya saya berqabung dengan AdsenseCamp yang bermarkas di Jogjakarta itu secara resmi pada tanggal 1 November 2011 yang baru lalu. Jadi dengan kata lain Earning yang saya terima dari AdsenseCamp hari ini adalah total penghasilan selama bulan November 2011.

Adsense Camp Bukan SCAM
Dengan hasil awal yang saya terima dari AdsenseCamp pada hari ini menjadikan saya lebih semangat untuk terus mempromosikan website atau blog saya agar mendapatkan backlink serta trafik yang baik sehingga berpotensi menghasilkan pendapatan atau Earning yang jauh lebib baik lagi. Dengan demikian semua mitos, isu dan kabar yang beredar di berbagai milis dan Forum yang mengatakan bahwa situs AdsenseCamp adalah SCAM terbukti bisa dipatahkan. AdsenseCamp adalah salah satu situs penyedia konten iklan terbaik menurut pengalaman saya yang memang baru sih di jagat periklanan dan pengeklikan hehehe.

Inilah ScreenShotnya. Earning dari AdsenseCamp


Asal tau sama tempe saja selain dari AdsenseCamp ini, saya juga ikut sebagai Adsense Publisher dari berbagai ads network lainnya seperti Google Adsense, AdBrite, Chitika, PPCINDO, KumpulBlogger, dan beberapa lainnya yang saya tidak ingat lagi. Nah dari sekian banyak Ads Network yang saya jadi bagian dari publishernya saya melihat memang masing masing Ads Network ini memiliki kekuatan, dan kelemahannya masing masing. Ya tentu, tidak ada ads network yang sempurna, sebagaimana kita manusia juga tidak sempurna.

Google Adsense misalnya yang emang terkenal Galak, dan pelit itu hehehe. Sudah beberapa kali akun saya sama Mbah Google di ban sana sini, tetap saja saya maju terus pantang mundur terus maju, Walaupun nda maju maju juga sih earningnya masih di angka $3,16 USD padahal udah berbulan bulan "nongkrong" di sana hehehee. Ngemeng ngemeng soal Google Adsense ini saya jadi ingat dengan mas Eddy Setiawan yang amat kondang dengan earning dari Google Adsensenya itu, dan saya pikir dialah salah satu pemain Adsense yang paling senior di seantero Kalbar ini. Mungkin masih banyak lagi yang lainnya yang memang Adsense Publisher mumpuni yang tidak saya ketahui di Kalbar ini, namun nama Mas Eddy masih dalam top listnya,

Saya pikir saya harus banyak belajar lagi bagaimana membuat konten yang memiliki segmen atau target yang bisa diendus dan dilacak oleh Google sehingga berpotensi mendatangkan trafik dan pengunjung yang banyak. Tidak mudah memang, 3 bulan saya belajar utak atik Adwords dari voucher gratis 400.000 ribu yang saya terima buat memasang iklan di Adwords juga masih kelimpungan, masih kurang paham bagaimananya. Walhasil memang kata kunci (keyword) yang saya pakai buat promosikan web dan blog saya kurang keren, dan bahkan ada yang dikatagorikan paling sedikit mendatangkan pengunjung. Olala sulitnya. Nah kembali kepada AdsenseCamp ini saya tegaskan sekali lagi. bahwa AdsenseCamp bukanlah SCAM. Dan penyedia konten AdsenseCamp ini jelas sekali terbukti membayar. Mantaf bangeds gan...


Bagian Penutup
Sebagai penutup dari tulisan yang singkat ini saya ingin menyampaikan kabar gembira kepada para pembaca setia blog saya dimana saja berada bawah eh salah bahwa kesempatan untuk memperoleh penghasilan dari AdsenseCamp masih terbuka lebar, dan siapa saja boleh ikut serta menjadi publisher AdsenseCamp guna meraih penghasilan. Rekan rekan semuanya bisa berbuat lebih baik dari yang saya lakukan sekarang ini.

Nah jika ingin bergabung bersama saya menjadi penerbit iklan atau Adsense Publisher AdsenseCamp silahkan untuk bergabung mulai hari ini dan mulai dari sekarang. Kalaw tidak sekarang kapan lagi kita bisa meraih penghasilan samoingan kita dari internet. Syaratnya mudah saja kok. Jika anda punya blog atau website, nah rajinlah memposting, menulis, dan promosikan kepada dunia, sehingga punya banyak peluang orang untuk berkunjung. Asal jangan curang ya, tidak b0leh. Karena AdsenseCamp punya "rambu rambu" atau Term Of Service (TOS) yang tidak boleh dilanggar kalaw akun anda tidak mau diban.

Untuk setiap klik iklan teks pada website ataw blog anda, maka AdsenseCamp akan membayar sebesar Rp.300,- (Tiga Ratus Rupiah) yang tentu saja harus berasal dari IP yang unik, valid dan harus mendapatkan persetujuan dan verifikasi yang ketat dari AdsenseCamp. Sebenarnya pihak AdsenseCamp malah mempermudah kita mendapatkan earning banyak asal kita JUJUR , nah kalw sudah JUJUR kan enak mengelolalanya. Pembayarannya dilakukan setiap awal bulan dari tanggal 5 - 10 , nah untuk yang satu ini anda harus duduk sabar dan tenang dalam menanti transfernya, karena mereka juga sangat sibuk. AdsenseCamp juga perlu waktu untuk memverifikasi Earning anda dan mencek anda melakukan pelanggaran Term Of Service (TOS) mereka atau tidak, dan tidak kurang 400 members yang harus mereka transfer setiap bulan. Jadi daftar antriannya panjang, jadi anda perlu bersabar menanti transfernya ya.

Sedangkan untuk klik iklan Gambar yang muncul, maka anda akan dibayar Rp.400,- (Empat Ratus Rupiah) dan tentu saja sama seperti di atas, harus berasal dari IP Yang unik , dan Valid. Selain itu juga Adsense Camp memberikan kesempatan buat orang lain bergabung atas nama kita, sehingga anda akan memperoleh penghasilan tambahan sebesar Rp.25,- (Dua Puluh Lima Rupiah) untuk setiap penghasilan yang diperoleh dari refferal anda itu. Nah semakin banyak referal maka semakin banyak juga pundi pundi uang anda. Hmmmmmmm. asyik kan? Siapa sih yang nda mau duit. Jika sudah terkimpil eh salah terkumpul minimal Rp.10.000,- (Sepuluh ribu rupiah), anda sudah bisa menerma pembayaran dari AdsenseCamp yang bisa langsung di arahkan ke rekening BNI, MANDIRI atau rekening PAYPAL anda. Nah gimana keren kan?

Ok sampai Jumpa..........

PONTIANAK – Jelang hari raya Natal dan Tahun Baru, para distributor barang dikalutkan dengan terhambatnya sistem distribusi mereka. Kontainer-kontainer barang yang sejatinya akan disalurkan ke daerah-daerah, tertumpuk di pelabuhan Pontianak. Penyebabnya adalah belum berfungsinya beberapa container crane milik PT Pelindo II.

Pengerjaan bongkar muat dari kapal ke darat yang seharusnya berlangsung cepat, menjadi lebih lambat dari biasanya. Kapal-kapal harus mengantre untuk sandar di dermaga karenanya. Selasa (6/12) saja sampai ada sembilan kapal yang menunggu giliran untuk berlabuh. Sementara kemarin (7/12), ada enam kapal yang mengalami nasib serupa.

Untuk mengatasai masalah tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat menggelar dan memfasilitasi pertemuan dengan mengundang berbagai stake holder, seperti Pelindo II, Gabungan Forwarder & Ekspedisi Indonesia (Gafeksi), Indonesian Forwarders Associations (Infa), Asosiasi Pelayanan Bunker Indonesia (APBI), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Forum Komunikasi Perusahaan Distribusi (FKPD) Kalbar, dan lain-lain.


Dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Kadin Kalbar tersebut, Ketua Umum FKPD Stivanus mengatakan jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, akan mempengaruhi harga barang di pasaran. Pasalnya keterlambatan barang tersebut akan menambah biaya distribusi. “Otomatis waktu yang dibutuhkan untuk distribusi semakin panjang. Ini akan menambah cost kita, karena harus membayar lebih buat karyawan. Selain itu barang yang di sini belum sempat didistribusikan, kapal dari Jakarta sudah datang lagi. Akibatnya terjadi penumpukan,” kata Stivanus.

Menurut dia hal itu dapat menyebabkan kenaikan harga barang. “Ujung-ujungnya rakyat kecil yang akan terkena imbasnya, kalau seperti ini harga barang akan naik. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan pasti meningkat,” sebutnya. Stivanus menyampaikan ada lebih dari 40 persen dari total barang yang masih di pelabuhan dan belum tersalurkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Gafeksi Kalbar, Marzuki Hamid menilai saat ini bukan hanya itu yang menjadi masalah. “Ketersediaan lahan yang tidak cukup menampung bongkar muat dan belum tertata dengan baiknya kontainer-kontainer juga menjadi masalah,” ujarnya.

PT Pelindo II langsung merespon keluhan-keluhan tersebut. Titah Yudhana, manajer teknik Pelindo II berjanji masalah tersebut akan segera teratasi. “Saat ini kita sedang membenahi dua container crane yang baru. Paling lambat mungkin minggu depan sudah dapat berfungsi semuanya,” ungkapnya.

Soal keterbatasan daya tampung lahan dermaga Pelindo sekarang, Titah mengatakan Pelindo akan menambah depo-depo baru agar proses bongkar muat bisa lebih efesien. “Kami akan membuat depo baru di Nipah Kuning, luasnya 1,6 hektar. Bisa menampung kelebihan kapasitas saat ini. Rencananya semester I 2012 sudah mulai dimulai,” kata Titah.

Bahkan Pelindo juga siap membangun depo besar di Wajok, Kabupaten Pontianak seluas 26 hektar. “Sekarang masih dalam tahap pengkajian dan pembebasan lahan. Kemungkinan baru bisa dibangun tahun 2013,” cetusnya. Permasalahan lain yang dibahas adalah soal rencana perdagangan bebas untuk wilayah Asia Tenggara tahun 2015 nanti. Wakil Ketua Kadin Kalbar, Soetaryo Soeradi menilai pemerintah pusat maupun provinsi harus mempersiapkan infrastruktur yang layak agar produk Kalbar mampu bersaing dengan milik negara lain.

“Ekonomi kita adalah ekonomi biaya tinggi. Kita tidak bisa mengantar barang dalam jumlah yang besar. Jalan-jalan kita hanya mampu menahan kendaraan seberat delapan ton saja. Jadinya sistem distribusi kita tidak efesian. Bandingkan dengan jalan Malaysia yang mampu menahan 30 ton atau jalan di China yang mampu sampai 80 ton. Sudah pasti produk mereka lebih murah. Belum lagi kebijakan suku bunga dan pajak,” pungkas dia.

Sumber Pontianak Post
Dalam hitungan beberapa minggu ke depan lagi tahun 2011 akan segera kita tinggalkan dengan sejunlah catatan penting terutama bagi diri saya sendiri kaitannya dengan aktifitas saya sehari hari dan juga keluarga di rumah. Beberapa catatan yang akan saya ceritikan secara singkat di sini adalah agenda yang belum dapat diselesaikan dalam waktu tahun 2011 yang akan berakhir dalam beberapa minggu ini.

Sengaja saya buat catatan mini ini sebagai pengingat diri ini untuk tidak mengulangi kesalahan dan kekeliruan yang sama pada tahun yang akan datanng. Sebenarnya manusia memang gudangnya salah, namun bukan berarti pembenaran melakukan kesalahan hanya beralasan kita adalahh manusia yang tidak sempurna. Memang benar manusia tidak sempurna, tapi kita bisa bersikap dan berbuat yang terbaik dengan cara yang sempurna, dan itu boleh saja dilakukan untuk kebaikan. Baiklah untuk mempersingkat waktu saya akan ceritakan

Beramal dan Bersodakoh
Nah salah satu agenda yang jarang atau kurang banyak saya lakukan dalam tahun 2011 ini adalah kegiatan amal ibadah dan juga sedekah atau sodakoh dengan harta yang saya miliki. Walaupun kita smua tau yang namanya sedekah atau sodakoh tidak selalu dengan harta. Hal yang sepele sekalipun seperti memberikan senyum kepada orang lain, mengucapkan salam, dan bahkan menyingkiran onak dan duri di jalanan pun bisa dianggap sebagai sedekah. Sedekah yang baik bukan dilihat dari banyaknya materi yang disumbangkan kepada orang lain, namun lebih jauh dari itu adalah sedekah yang berasal dari niat yang tulus di hati sanubari kita masing masing. Sedekah dengan amal harta itu baik, dan sedekah dengan memberikan bantuan dan tenaga yang membutuhkan juga baik. Amal ibadah sodakoh yang berawal dari niat yang tulus dan suci Insya Allah akan menghasilkan sesuatu yang baik juga.

Saya berharap banya ditahun yang mendatang ini, tahun 2012, adalah tahun kesempatan lagi buat saya untuk bisa melakukan akfititas mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga amal ibadah lainnya yang bermanfaat buat umat. Memang terdengar agak klise dan abdsur, bermanfaat untuk umat, namun setidaknya saya sudah ada niat yang dalam untuk bisa melakukan aktifitas ibadah yang lebih tenang, dan juga amal ibadah yang lainnya di masa yang akan datang ini, dan ini sudah menjadi tekad saya untuk benar benar dilaksanakan dan tidak sebatas teori semata saja yang selama ini saya rasakan. Selain itu juga saya masih memiliki cita cita yang terpendam yang sudah lebih dari 5 tahun tertunda tunda selalu karena berbagai aktifitas saya yang semakin intens saja beberapa tahun terakhir ini. Yah namanya juga hidup bermasyarakat tentu tidak akan terlepas dari yang namanya masalah, nah justru dengan masalah itu pula kita semua akan menjadi matang, dewasa dalam berpikir dan lebih bijaksana dalam bertindak. Itu yang saya mau sekarang.




Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia