Help us to keep our home

Dear Blog. Wah tidak terasa ya baru saja kita merayakan Hari Jadi Kemerdekaan Indonesia, negara kita tercinta, perayaan HUT yang ke-66 (enam puluh enam) tahun sejak berdirinya republik ini pada tahun 1945. Wah usia 66 Tahun ya wah cukup lama juga ya. Oh ya bagaimana dengan puasa kalian semua? Lancar lancar aja kan. Wah saya tidak memposting tulisan sejak tanggal 13 Agustus 2011 yang lalu.

Berarti lebih kurang 6 (Enam) hari saya tidak memposting tulisan. Hehehehe kasian juga sama para pembaca blog setia saya di ujung dunia sebelah sana. Wah dunia yang mana Sep? Dunia lain? Nda la. Dunia ada di seberang sana gitu deh. Oh ya tulisan saya hari ini yang ringan saja yang berisi dan berjudul Tamu Bule di Kantor yang intinya ringan ringan saja kejadian sehari hari yang terlintas di depan kita semuanya

Nah coba kalian liat ada foto di atas yang saya pasang pada hari ini. Nah kok bisa sih ada foto segala? Ya karena dalam beberapa hari terakhir ini saya selalu stand by kamera poket Nikon L19 yang murah meriah kecil dan mudah dioperasikan. Soalnya banyak kejadian, moment atau peristiwa yang mendadak muncul di kantor saya, dan kalaw saya siap stand by dengan kamera kan enak. Bisa buat jepret praktis dan tidak mengandalkan orang lain, misalnya fotografer. Memang ada sih fotografer yang bertugas mengabadikan setiap tamu atau event yang ada, tapi kan lebih baik lagi kalaw kita sendiri siap dengan kamera sakunya ya nda?

Nah mereka adalah 2 bule dari negeri kincir Angin alias Belanda, atau lebih dikenal dengan sebutan The Netherland. Mereka berdua datang ke kantor saya di lantai 5. Coba liat lagi foto di atas, nah yang berada duduk paling kiri adalah bernama Jessica de Boer, sedangkan yang duduk di sebelah kanan, berambut pendek dan agak gemuk, adalah bernama Lusanne Douma. Mereka mengaku sebagai ahli terapis untuk anak anak cacat, dan sekolah luar biasa.

Organisasi mereka bisa diliat di situs resminya www.somoi.nl di internet. Sayang sekali saat saya cek website tersebut masih full memakai bahasa londo, alias bahasa Belanda. Sayang sekali memang tidak ada versi Bahasa Inggrisnya. Saya pun nebak nebak aja isi dari website tersebut. Misalnya penyebutan nama kota Pontianak dan Makasar. Yah saya duga mereka promo organisasi mereka di kedua kota itu. Hahahahah Nebak dot com.......


Inilah format iklan yang mereka bawa


Saat pertama mereka datang di lantai 5, saya menyambutnya. Salah satu dari mereka , Lusanne Douma , menanyakan kepada saya apakah saya bisa berbahasa Inggris , "Do you speak English?". Saya senyum saja mendengar pertanyaan Lusanne ini. Yah saya pun menjawab dengan spontan "Little little sih I can" sambil tersenyum. Ternyata si Lusanne ini malah bengong saja.

Dia bilang juga hanya sedikit berbahasa Indonesia. Ya sudah lanjut saja terjadi dialog dengan mereka dalam bahasa Inggris. Jadi dengan kata lain, mereka berdua ingin memasang iklan di harian Pontianak Post dengan format dan contoh iklan yang sudah mereka siapkan itu. Nah format iklan yang mereka kehendaki bisa diliat dari gambar di atas ini. Nah jelas bukan. Hanya saja mereka salah alamat ke lantai 5. Oleh karena itulah saya yang mengantarkan mereka kepada Mba Wulan di lantai 2 dan untuk seterusnya ditangani oleh Mas Bambang di bagian pemasaran juga dilantai 2. Nah sederhana bukan...

Itu saja cerita yang bisa saya bagikan kepada para pembaca blog setia saya di mana saja berada. Kejadian yang amat sederhana, simple, dan murah meriah yang saya bisa bagikan pada hari ini. Untuk tulisan besok juga sudah saya siapkan, ya bertema yang sederhana dan ringkes saja seperti ini. Hihiheiheihiehiehiehiehiee


Motor Ku Supra Fit KB 3815 HY Keluaran Tahun 2005. Foto Asep Haryono

Dear semua. Hahaha sudah tidak terasa waktu sedemikian cepatnya ya. Hari ini alhamdulillah kita semua, kaum muslimin dan muslimah yang dimuliakan Allah SWT , sudah memasuki Ramadhan hari ke 13 (Tiga Belas-red). Dalam penanggalan masehi tersebut pada tanggal 13 Agustus 2011 dan penanggalan Hijriahnya sama persis yakni tanggal 13 Ramadhan 1432 Hijriah. Bagaimana dengan puasa dan amaliah Ramadhan 1432 Hijriah kalian semua? Tentu semakin khusyuk dan semarak bukan.

Tidak dengan saya yang masih bertempur dengan kesibukan mengurus keluarga, pekerjaan, dan aktifitas antar jemput b0lak balik antara Rasau dan Pontianak. Nanti dibagian lain akan saya kisahkan. Namun pada hari yang berbahagia ini izinkan saya untuk memposting tulisan pendek saja yang berjudul dan berisi "Motor Kesayanganku". Nah gambarnya atay fotonya sudah saya pampang di halaman paling atas di blog ini. Apakah kalian semua bisa melihatnya dengan jelas. Kalaw diteliti ternyata kunci motornya masih tergantung di motor. Itu artinya motonya agak tergesa gesa begitu sampai di garasi kantor, saya langsung turun jepret jepret hehehee. Nah begini nih Ceritanya dimulai. Teng....

Motor Penuh Kenangan
Hehehe apa apaan nih kaya pelajaran Sejarah aja. Ya nda sih cuma mau bercerita sedikit aja tentang asbabun nujulnya motor kesayangan ku berjenis Honda bernomor polisi KB 3815 HY ini. Memang ada sekelumit kisah sederhana dari motor saya ini yang tidak akan saya lupakan. Ya tentu saja, motor keluargan tahun 2005 ini memang tidak dibeli secara tunai. Hari gene memang jarang jarang ada orang yang beli tunai (cash-red). Apalagi di kota Pontianak ini, yang namanya promo ambil kredit motor memang ruarr biasa. Jaman sekarang, hanya dengan down payment alias DP alias uang muka "cuma" 500 ribu rupiah saja, anda sudah bisa bawa pulang motor hahahaha. Bener kan. Apa apa sekarang orang mau kredit motor syaratnya makin nyaman, dan makin dipermudah. Dengan cara gitu para dealer motor pasti meraup untung yang sangat banyak.

Untung banyak gimana? Ya iyalah. Dengan uang muka kecil, biasanya akan diikuti dengan masa cicilan yang panjaaaaaaaaaaaang. Jadi nyicil dikit dikit memang tidak terasa bagi konsumen. Hanya dengan cicilan 300 ribu rupiah perbulan saja misalnya, tidak terasa 3 tahun cicilan itu maka kalaw ditotal maka harga motor yang anda kredit bisa mencapai 2 kali lipatnya. Seharusnya motor itu kalaw di beli tunai seharga 13 juta rupiah, nah dengan anda mencicil kredit sekitar 3 tahun saja, nilai motor anda menjadi 18 juta lebih.

Memang luar biasa keuntungan yang dikeruk oleh para dealer motor itu. Nah ini adalah fakta yang tidak terbantahkan. Apalagi fenomena motor di Pontianak memang sedang "booming". Masyarakat Kalbar pada umumnya, tetapi tidak selalu, cenderung senang bergaya hedonis. Bergaya keren. Tidak mau mengkredit motor air yang lebih bernilai ekonomis yang bisa menunjang ekonomi keluarga, tetapi lebih senang ambil motor. Kan gaya. Ah jadi melebar ceritanya..

Kembali ke urusan memori motor saya. Nah motor ini pada awalnya tidak ada niat untuk saya beli secara kredit. Saya masih ingat saat itu ke kantor saya yang sekarang ini, kalaw ke kantor pake sepeda pemberian teman. Sepeda ala taun dolok dolok. Memang mirip sepeda balap, namun tidak persis. Tahun itu sekitar taun 2001 kalaw tidak salah. Pergi pulang dari rumah kontrakan (Saat itu saya ngontrak di Komplek Untan-red) selalu pake Sepeda. Bahkan taun taun sebelumnya naek oplet. Ah jadi kenangan ihihihihi. Nah saat itu tabungan saya di Bank sudah mencapai sekitar 4,5 juta rupiah. Kebetulan ada orang yang mau menjual motor second langsung dari orangnya. Dengan dibantu oleh pak Andi PNN, saya ditawarkan barang itu, namun harga tidak sepakat. Sedih juga waktu itu hiihihihi.

Akhirnya saya putuskan dipending dulu. Sambil terus menabung dikit dikit. Dan ternyata tidak terasa tabungan ku sudah mencapai 6,5 juta rupiah kalaw tidak salah. Nah uang itulah yang saya jadikan DP untuk mengambil motor Supra Fit yang fotonya saya pampang dihalaman depan website blog ini. Saya mengambil motor kredit dari jalur sendiri, alias ngurus sendiri dan tidak difasilitasi kantor. Biasanya kan kala di fasilitasi kantor, maka cicilan motornya dipotong langsung dari gaji. Tapi ini enggak.

Mau diJual Sayang ah
Saya ambil kredit motor tersebut karena ngurus sendiri, dan atas nama sendiri secara langsung di dealer "motor kita" yang terletak di jalan Imam Bonjol, samping nasna Flower kalwa tidak salah. Nah dekat kan. Saat proses akad kredit motor itulah, saya langsung menyerahkan DP nya 6,5 jt rupiah, dengan masa angsuran cukup 10 bulan saja. Cicilan perbulannya sekitar 510 ribu rupiah. Kelar dah cuma 10 bulan. Keren kan.

Hadiahnya ada loh yakni helm hanoman putih merek TRIX, Jaket Honda dan kipas angin. Hahha kipas anginnya belekan gitu hehehe saya kasih saja sama teman kosan saya, Mas Junardi. Baru dipake beberapa bulan saja tuh kipas angin mininya sudah rusak hancur nda karu karuan hehehee. Sedangkan helm putih yang saya sebut helm "Hanoman" ya karena warna nya putih mirip janggutnya Hanoman. Hehehe. Helm gede standar itu juga nasibnya sama dengan kipas angin belel itu. Rusak, nda awet.

Dari awal kredit motor taun 2005 sampai 2008 kalaw tidak salah, sudah tidak terhitung berapa kaleng Olie yang sudah saya refill dan isi ulang, dan sudah berapa puluh liter bensin yang sudah digunakan. Hahahhaa ada yang lucu dari kredit motor ini menurut ukuran saya. Nah saya kan dapat buku manual dan juga buku kupon Service gratis untuk Honda ini dalam ukuran KM tertentu, namun tidak pernah saya gunakan. Redeem kupon Service Gratis cuma saya pake buat ganti olie merek FEDERAL doangan, dan tidak pernah benar benar digunakan untuk service rutin. Kata bos "Motor Kita" bilang , motor saya sehat saja apa lagi yang mau di "obatin" alias di service. Hehehhe benar juga ya. Tapi service motor rutin memang perlu loh. Karena merek HONDA saat itu memang sedang booming. Lain halnya dengan tahun 2011 ini persaingan antar merek motor begitu jor joran antara honda, yamaha, dan lain sebagainya. Seru juga sih, tapi setidaknya masyarakat kan jadi banyak pilihan.




Tag : Opini - Asep Haryono | Nikmatnya BukBer - Powered by Blogger
BUKBER : Buka Puasa Bersama dengan awak redaksi di lantai 5 Graha Pena Pontianak Post. Menu yang sederhana namun menjadi "istimewa" karena disantap beramai ramai dengan riang gembira. Itulah nikmatnya buka puasa bersama. Foto Asep Haryono

Halo semuanya. Apa kabarnya. Senang sekali saya kini mulai "menggeliat" lagi menulis di blog kesayangan saya dan cuma satu satunya ini hihihihi. Tadinya sih mau juga coba bloging dengan menggunakan wordpress. Karena seperti kata pakar Google Adsense kenamaan Kalimantan Barat, Mas Eddy Setiawan, format blog di wordpress sudah standar SEO (Search Engine Optimization). Memang banyak juga website website bisnis bahkan website standar berita online menggunakan format wordpress. Selain karena mudah dikostumasi juga mudah dalam penataan layout.

Saya sudah "touring" ke bagian dalam kontrol panel Wordpress ternyata pusing juga. Maklum aja karena masih "new" dalam Wordpress. Bisa juga sih pake template yang sudah ada dan bawaan dari Wordpress tapi nanti aja dulu deh, lagian enaknya didampingi sama ahlinya biar cepet bisa hehee. Saya aja blog di blogspot ini juga diajarin sama orang, selebihnya ya mengembangkan sendiri. Saya senang blogspot ini karena selain mudah pengoperasiannya, juga praktis dalam penataanya. Tinggal bermain di template, skin dan fitur fiturnya aja yang bisa anda kembangkan masing masing. Lah kok malah soal blog sih hehhe padahal kan temanya blog saya kali ini "bukber" alias buka bersama. Adakah hubungannya andara blog sama bukber? Hahahahhaa.

Buka Puasa Bersama
Nah coba saja kalian liat penanggalan hari ini. Nah tidak terasa kita sudah memasuki hari ke 12 di Bulan Ramadhan 1432 Hijriah yang penuh berkah dan maghfirah dari Allah SWT Nah dalam bulan puasa ini tentu tidak akan terlepas dari berbagai aktifitas keagamaan dan amaliah dalam mengisi bulan suci nan penuh berkah Ramadhan 1432 Hijriah ini.

Ada yang mengaji Al Quran, diskusi keagamaan, anjang sana ke panti asuhan, mengunjungi perpustakaan, melaksanakan Shalat Tarawih, dan berbagai aktifitas kebaikan lainnya di bulan Ramadhan 1432 Hijriah ini. Pokoke apa saja yang dilakukan untuk menggapai dan mengambil pahala pahala yang memang sudah disediakan Allah SWT Maha Kuasa Maha Bijaksana untuk digapai para hambaNYA. Pahala pahala seperti "diobral" dan "berserakan" di mana mana, dan kita harus berlomba lomba "memungut" pahala pahala yang "bertebaran" di mana mana dengan amalan kebaikan dan kegiatan mengisi bulan Ramadhan 1432 Hijriah itu. Nah salah satu aktifitas yang terkenal dan selalu ada di setiap bulan Ramadhan adalah buka puasa bersama. Nah nah tentu kalian sering mendapat ajakan atau undangan "bukber" bukan.

Foto Asep Haryono

Foto Asep Haryono

Saya jadi masih ingat waktu jaman kuliah dulu sekitar periode tahun 1990 di Universitas Tanjungpura Pontianak. Hampir setiap fakultas dan LSM serta lembaga lain seolah olah "berebut" mengundang buka puasa bersama. Ah nyamannya jadi mahasiswa ya. Kalaw sekarang mahasiswa banyak kegiatan di luar negeri dengan aktifitas beasiswa dan workshopnya, ya pantes juga demikian karena generasi jaman kita kuliah dulu berbeda dengan jaman kuliahya anak sekarang.

Sudah pernah saya tulis dalam blog saya ini juga bahwa kita memang beda generasi, dan seperti kata bos Jawa Pos yang sekarang jadi Dirut PLN, Dahlan Iskan, bahwa perbedaan generasi memang tidak bisa dipaksa untuk didekat dekatkan. Memang benar. Nah ajang buka puasa bersama jaman kuliah dulu begitu gegap gempita. Di jamin uang wesel mahasiswa bisa awet. Hahahhaa. Hari gene pake Wesel? Pake transfer bank donk. Hahhaah ya ayaya tau saya.

Sebagai Ajang Silaturahmi Kan saya sudah bilang beda Generasi. Jaman saya kuliah dulu ngetop kiriman pake wesel, sekarang sudah maennya kartu plastik alias kartu ATM atau kartu kredit. Nah kembali kepada Buka Puasa bersama ini juga berlaku pada jaman sekarang ini. Banyak lembaga swasta, kantor pemerintah, perbankan atau perhotelan yang mengundang kita untuk berbuka puasa bersama sama. Nah ini menarik saya kira.

Buka Puasa bersama biasanya banyak versinya. Walaupun substansinya adalah sama yakni Makan bareng. Ini memang mirip undangan makan makan biasa saja pada prinsipnya. Karena hakikatnya adalah makan makan tentunya khan. Nah karena momennya bulan Ramadhan dan identik dengan buka puasa, jadilah namanya "Buka Puasa Bersama" yang dalam prespektif saya sama dengan "Undangan Makan Bersama".

Hahaha karena memang substansi kegiatan utamanya makan makan kan. Nah versi standar adalah undangan buka puasa bersama dengan agenda kegiatan lainnya seperti ceramah agama atau siraman rohani oleh ustad, lalu di susul dengan buka puasa bersama. Ada juga buka puasa bersama satu paket dengan diskusi atau workshop di suatu hotel atau gedung dan diakhiri dengan buka puasa bersama. Nah macam macam kan. Sudah tentu menu masakan buka puasanya cenderung mewah, dan elegan. Apalagi kalaw yang mengundang berbuka puasa adalah perusahaan besar, seperti perbankan atau kalangan perhotelan. Hidangannya bisa lebih istimewa lagi.

Tapi benarkah karena hidangan yang enak enak menjadi daya tarik orang datang memenuhi undangan berbuka puasa bersama? Nah itu pertanyaan saya. Dan saya yakin jawaban dari pertanyaan saya ini bermacam macam menurut versi dan prespektif anda masing masing. Nah kalaw pertanyaan saya tersebut ditujukan kepada diri saya sendiri, maka saya akan jawab karena kebersamaan dan silaturahmi itulah yang menjadi dasar dan alasan utama saya hadir di setiap acara buka puasa bersama.

Itu yang menjadi alasan utama saya. Perkara makanannya mewah atau biasa biasa saja bukan menjadi patokan saya , karena saya toh sudah bosan yang namanya makanan mewah ala hotel. Hahaa kedengarannya pongah ya. Masya Allah semoga saja saya dijauhkan sifat menyombongkan diri. 9 (Sembilan) kali saya ke Bali dan sudah banyak hotel hotel di Bali yang sudah saya kunjungi dalam rangka kegiatan KangGURU Indonesia, dan sudah berbagai jenis hidangan enak dan mewah ala Hotel sampai hidangan hotel bintang 5 pun sudah saya cicipi.

Jadi saya sudah tidak asing lagi dengan namanya makanan newah seperti itu. Jadi jika buka puasa bersamanya kembali disajikan hidangan "lucu lucu" saya sih senyum senyum saja. Paling juga berucap Alhamdulillah dapat hidangan "jadul" saya hihihihihi. Enggak lah. Saya sih welcome saja mau disajikan menu buka puasa apa aja yuk mareee. Kuncinya kan lapar ya ndak. Kalaw perut lapar apa saja akan terasa nikmat.

Dulu jaman saya masih SMA di Bekasi (sekitar taon 1989-red) pernah camp di Bukit Bandung Utara, nah di sana saya dan teman teman "hiking" dan icip icip yang namanya indomie sama nasi putih. Wuaaa nikmatnya ruaaaaaar biassaaa. Palagi saat jaman kuliah dulu saat wesel telat datang dan perut lagi laper, makan sama ikan asin ditancapkan ke nasi sama kerupuk dikasih kecap aja nikmatnya mantaaaaaaap. Nah kan jelas?.

Kalaw yang namanya perut lapar, hidangan apa saja terasa enak. Hehehe. Jadi gitulah bahwa Undangan Buka Bersama begitu terasa nikmat karena disantap secara bersama sama dalam suasana kekeluargaan. Enak bener makan bersama sama daripada makan sendiri sendiri. Jika kita menyantap makanan bersama sama, dan makan bareng seperti buka puasa bersama , berbagai celotehan dan komentar lucu spontan membahana dan kadang membuat kita terpingkal pingkal dibuatnya.

Bukankah itu suatu jalan menuju kekeluargaan dan kebersamaan yang dibangun dari buka puasa bersama seperti ini. Nah inilah makna hakiki menurut ukuran saya dari ajang buka bersama. Kita akan semakin dekat dalam silaturahmi dan persahabatan yang iklas dan semakin akrab. Betapa nikmatnya buka puasa bersama itu, percayalah apa kata saya.


Dear Blog. Masih dalam suasana Ramadhan 1432 Hijriah yang penuh dengan gemerlapan cahaya Illahi menyinari alam semesta ini. Kita semua, umat Islam di seluruh penjuru kota Pontianak pada khususnya dan umat islam sedunia pada umumnya berlomba lomba mengisi amaliah bulan Ramadhan 1432 Hijriah ini. Kita semua sibuk dengan urusan duniawi namun kita tidak melupakan hakikat kita sebagai Hamba Allah SWT. Karena hanya kepada Allah SWT pulalah kita semua akan kembali. Inilah yang yang merupakan tema yang saya coba beranikan diri ulas menurut konsep dan pemikiran saya. Kita semua tentu akan kembali kepada Allah SWT cepat atau lambat hanyalah masalah waktu. Bukan bermaksud menakuti diri sendiri atau juga para pembacanya, namun tulisan sederhana ini hanya coretan Asep Haryono semata saja.

Nyawa Kita Ditangan Allah SWT
Dalam sebuah tulisan di internet disebutkan bahwa Manusia bisa dipandang dari dua sudut, wujud lahiriah dan wujud rohani. Dalam segi kewujudan lahiriah keadaan kebanyakan manusia adalah hampir sama di antara satu sama lain. Oleh yang demikian peraturan kemanusiaan yang umum boleh digunakan untuk manusia lain bagi urusan lahiriah mereka. Dan dari sudut wujud rohani yang tersembunyi di balik wujud lahiriah, setiap manusia adalah berbeda. Jadi, peraturan yang khusus mengenai diri masing-masing diperlukan.

Manusia boleh kembali kepada asalnya dengan mengikuti peraturan umum, dengan mengambil langkah-langkah tertentu. Dia mestilah mengambil peraturan agama yang jelas dan mematuhinya. Dengan demikian dia boleh maju ke depan. Dia boleh meningkat dari satu peringkat kepada peringkat yang lebih tinggi sehingga dia sampai dan memasuki jalan atau peringkat kerohanian, masuk ke daerah makrifat. Nah dengan kata lain ada juga aspek sisi rohani atau diri batin manusia yang merupakan insan yang murni, suci bersih dan murni. Maksud dan tujuan diri ini hanya satu yaitu kehampiran secara keseluruhan kepada Allah s.w.t.

Hal yang mudah kita pahami dari penjelasan di atas adalah tidur. Ya tidur atau dalam bahasa sederhananya adalah istirhat. Pada umumnya manusia bekerja kurang dari 8 (delapan) jam setiap harinya. Misalnya saja seorang pekerja bekerja mulai dari jam 8 pagi hingga pulang ke rumahnya pada pukul 16.00 WIB atau pukul 4 sore. Nah bisa dibayangkan betapa penat dan letihnya fisik kita setelah seharian bekerja, dan untuk memulihkan fisik itu diperlukan istirahat. Tubuh kita adalah rentan, dan perlu istirahat. Kita bukan robot. Salah satu bentuk istirahat itu ialah dengan pergi tidur. Derajat tidur tidak beda dengan kematian.

Disebutkan bahwa di dalam suasana itu tiada beda di antara tidur dengan jaga, karena di dalam tidur roh berkesempatan membebaskan dirinya untuk kembali kepada asalnya, alam arwah, dan dari sana kembali lagi ke sini dengan membawa berita-berita dari alam ghaib. Fenomena ini dinamakan mimpi.

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan[1313]. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. (Surah Zumaar, ayat 42). Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi. Oleh karena itu sebagian orang menganjurkan untuk membangunkan orang tidur dengan perlahan lahan, dengan lemah lembut karena sang roh dalam perjalanan kembali ke jasad kasarnya tentunya atas izin dari Allah SWT, Maha Kuasa atas Langit dan Bumi.

Jadi alangkah wajar kita semua, manusia, harus bersyukur di kala pagi, saat matahari mulai menampakan wajahnya, dan kita terbangun dari tidur. Kita sebaiknya membaca doa ssebelum dan sehabis bangun tidur. Nah jika anda terbangun di pagi hari, bersyukurlah kepada Allah SWT karena kita diizinkan untuk hidup kembali.

Seperti yang sudah disitir dalam paragraf di atas bahwa nyawa atau roh kita saat tidur itu memang dipegang Allah SWT, dan dikembalikan saat kita terbangun. Jadi sebaiknya kita bersyukur kepada Allah SWT saat kita terbangun dari tidur kita. Alhamdulilahiladi Ahyana Ba'dama Amatana Wailahi Nusyur, yang artinya adalah "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit". Nah lakukanlah setiap kali anda bangun dari tidur. Maha Besar Allah SWT dengan segala FirmanNYA. Jika anda ingin tidur pada malam berikutnya jangan lupa membaca doa sebelum anda berangkat tidur dengan bacaan do'a "bismikallahumma ahya wa amutu" yang artinya adalah Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati

Setiap Jiwa Akan Mengalami Kematian
Seorang blogger yang bernama... menulis bahwa kita semua memiliki peluang terbaik untuk dan segera memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati. Seperti yang ditulis oleh Sarulfasta yang menuliskan kembali bahwa setiap yang hidup akan mati. Sesuai dengan firman Allah di dalam Al-Quran " kullu nafsin zalikatul maut " setiap yang hidup itu pasti akan merasakan mati.Itu Pasti, dan mati itu sentiasa berlaku setiap hari. Dan kematian itu pasti. Sesuatu hal yang pasti dan Allah sudah berfirman dalam kitab suci Al Quran bahwa setiap mahluk yang berjiwa pasti akan mengalami kematian.

Nah generasi kita akan segera berakhir dan akan digantikan oleh generasi lainnya setelah kita semua wafat. Cobalah kita lihat contoh contoh yang amat nyata dan tampak kasat mata di kehidupan kita sehari hari. Hari ini kita memandang orang tua kita semua yang sudah berusia lanjut. Sadarilah, bahwa kelak giliran kita yang akan menjadi seperti mereka. Kita semua akan memasuki usia senja. Dengan kata lain umur bertambah dan bergerak maju dan tanda tanda tua akan merambah dalam seluruh tubuh kita dari ujung kaki sampai ke ujung rambut. Ini adalah takdir kita semua. Takdir yang harus kita lewati cepat atau lambat. Cobalah kembali mengingat sekilas jalur hidup kita. Mulai dari kita dilahirkan kedunia, lalu menjadi bayi, lalu memasuki sekolah SD-Kuliah, menikah, berbakti kepada orang tua, mencapai cita cita , hingga kembalinya kita menghadap Allah SWT. Begitu seterusnya berputar.

Dear Blog ku sayang...

Tidak terasa waktu sedemikian cepatnya ya. Coba anda lihat penanggalan masehi hari ini, pasti anda akan menjumpai tanggal 10 Agustus 2011, sedangkan pada penanggalan Hijriahnya tentu merujuk pada tanggal 10 Ramadhan 1432 Hijriah. Banyak hal yang sudah kita semua, terutama kaum Muslimin dan Musliman se Kalimantan Barat pada khususnya, dan seluruh Dunia pada umumnya selama 10 hari pertama Ramadhan 1432 Hijriah.

Sudah tentu banyak kegiataan keagaamaan dalam mengisi bulan penuh rahmat Ramadhan 1432 Hijriah ini. Namun tidak sedikit dari kita yang merasa belum maksimal dalam mengisi amaliah Ramadhan 1432 Hijriah. Terus terang saja, saya sendiri merasa sangat kekurangan dalam amaliah dan mengisi Ramadhan 1432 Hijriah yang sudah memasuki hari ke 10 (sepuluh) ini. Kekuatiran dan was was pasti ada dalam diri ini, karena pengalaman Ramadhan tahun sebelumnya sudah mengajarkan, bahwa waktu akan sedemikian cepatnya berlalu jika tidak dimanfaatkan. Ah ada apa dengan saya ini?

Rindu Akan KeIndahan Ramadhan
Siapa sih yang tidak ingin duduk itiqaf di Masjid. Membaca buku buku Islami dengan khusuk, Berdiskusi dengan rekan rekan di Masjid, membahas kajian Islam. Mengaji kitab Suci Al Quran, tarawih dan buka puasa bersama, serta aktifitas kemasyarakatan dalam rangka mengisi amaliah Ramadhan 1432 Hijriah ini? Siapa? Ya tentu saya juga menginginkan hal itu terjadi pada diri ini. Tidak mungkin saya menyebut alasan berkeluarga dan alasan sibuk pekerjaan sehari hari sehingga saya tidak maksimal dalam mengisi amaliah Ramadhan 1432 Hijriah kali ini. Saya tidak mungkin menjadikan dua hal itu sebagai justifikasi (Pembenaran-red) akan kemalasan saya dalam mengisi bulan penuh rahmat ini. Dasarnya saja mungkin saya malas. Nah kalaw sudah bicara malas itu kan sudah titik namanya. Tapi saya yakin saya tidak malas.

Mungkin memang ada benarnya jika saya kemukakan hal ini. Tetapi memang saya harus bisa mempunyai sebab mengapa saya , sampai hari ini, masih belum menyentuh kitab Suci Al Quran dan membacanya bahkan kalaw perlu mengkhatamnya. Saya sendiri dari usia dini sampai sekarang masih juga belum khatam Al Quran. Malu? Ya sudah pasti saya malu pada diri sendiri, dan tentunya malu kepada adik adik kelas saya yang sudah berkali kali Khatam Al Quran. Lalu apa yang menjadi alasan utama saya sampai sekarang kok masih belum memaksimalkan mengisi amaliah Ramadhan 1432 Hijriah yang sudah memasuki hari ke 10 (Sepuluh) ini. Berbagai pertanyaan menghujam kepala saya, seolah saya diingatkan mengenai apa apa yang sudah saya rencanakan sebelum memasuki Ramadhan 1432 Hijriah ini.

Nah sampai sekarang saya masih mencoba mencari kesempatan sedapat mungkin untuk "mencuri" waktu saya yang memang sibuk luar biasa dalam pekan pekan ini untuk kembali dekat dengan kegiatan amaliah Ramadhan 1432 Hijriah. Saya tidak mau kalaw ramadhan 1432 Hijriah kali ini , yang sudah memasuki hari ke 10, ini tiba tiba lewat begitu saja dan tiba tiba memasuki Hari raya Iedul Fitrie. Hmm tentu kalau dari lubuk hati yang dalam , pastilah kita mengakui, tidak pantas rasanya menikmati apa yang dinamakan "kemenangan" dalam menjalankan ibadah Saum Ramadhan jika kita membohongi diri kita sendiri.

Mengapa saya sebut "bohong". Ya tentu saja. Kalau cuma hanya menahan haus dan lapar saja siapa saja juga bisa melakukannya. Tetapi mengisi amaliah ramadhan 1432 Hijriah itu yang sulit. Adalah hal yang luar biasa jika kita berhasil berjuang melawan hawa nafsu dan mencapai hari terakhir dari "perang besar" kita. Nah dari itulah kita pantas merasakan apa yang dinamakan "kemenangan". Anda berhasil berjuang melawan hawa nafsu selama ramadhan, dan anda berhasil. Anda berhak menyebut dan merasakan kemenangan. Itulah Kemenangan sejati. Saya ingin menikmati kemenangan ini nantinya hasil dari perjuangan saya dalam mengisi amaliah ramadhan 1432 Hijriah ini.

Ya Allah kuatkanlah hamba MU ini.



Dear Blog saya tersayang. Persis hari kemarin sekitar jam 14.30 WIB saya ditelepoon oleh panitia seleksi Kursus dan Workshop "Media Online Management" di Berlin, Jerman yang saya duga berasal dari Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. Suara ditelepon dalam Bahasa Indonesia, suara seorang wanita, dan kemudian menanyakan apakah saya yang bernama Asep Haryono, dan saya jawab benar saya sendiri.

Wanita itu mengatakan bahwa aplikasi saya untuk mengikuti proses seleksi MOM di Berlin kini memasuki tahap penjurian, dan akan dilakukan wawancara via telepon. Kemudian beberapa detik kemudian telepon yang dipegang wanita itu diserahkan kepada seseorang dengan akses Inggris yang agak aneh. Saya rasa orang bule ini bukan dari warga Amerika Serikat, Australia maupun Inggris. Aksen yang diguankan saya duga dari orang Eropa. Mungkin itu panitia penguji yang berasal dari Jerman? Wallahu Alam

Pertanyaan Wawancara
Singkatnya saya mulai diwawancarai via telepon oleh si bule dan tentunya pertanyaannya dalam bahasa Inggris. Tema pertanyaan berkisar mengenai motivasi mengikuti kegiatan MOM, dan juga hal hal lain yang menyangkut substansi aplikasi saya sendiri untuk itu. Saya agak hapal tema tema pertanyaan yang diajukan oleh si bule yang saya duga berasal dari Panita Media Online Management (MOM) ini. Kalaw dirunut atau dikelompokkan, maka saya coba paparkan di sini beberapa substansi pertanyaan atau lebih tepatnya interview atau wawancara via telepon kemarini itu. Yaitu sekitar bertemakan :
  1. Motivasi saya mengikuti kegiatan (lebih tepatnya memasuki tahapan proses seleksi)Media Online Management (MOM).
  2. Latar belakang studi (Educational Background) saya.
  3. Cara kerja saya di Kantor, Pengalaman pekerjaan dan prospek karir di masa depan.
  4. Harapan jika lulus mengikuti seleksi ini dan penerapannya.
  5. Pertanyaan seputar website yang saat ini saya kelola dan bagaimana pengolahannya.
  6. Jumlah personil dan team yang dilibatkan dalam pekerjaan saya

Nah dari semuanya Alhamdulillah berhasil saya jawab dengan singkat, dan diselingi dengan canda kecil. Entah karena memang pembawaan saya yang senangnya bercanda, dan bergembira ria. Karena itulah konon orang juga mengatakan jika suasana hati riang, maka akan mempengaruhi suara di telepon.

Seperti yang kita tau bahwa orang melakukan pembicaraan telepon bak seperti berhadapan secara langsung dengan orang di seberang sana. Jadi setiap nada yang terdengar di micropon bisa jadi mewakili diri anda secara personal. Apakah anda pemarah, keliatan dari suara yang bergetar dan bernada tinggi di telepon. Apakah anda periang dan suka tertawa, maka akan terdengar riang dan jenaka di telepon. Hal ini bisa jadi akan menyiratkan "wajah" anda seperti halnya anda berhadapan langsung dengan orangnya. Itulah kira kira psikologi orang bertelepon. Hahahha sok tau gua ya.

Kilas Balik Informasi
Yuk kita liat sekilas informasi awalnya. Informasi ini datangnya dari pemred saya di kantor yang mengatakan ada workshop IT di Jerman dan saya diminta untuk ikut. Saya pun diminta brosing di internet untuk mengecek kebenaran informasi workshop IT di Jerman itu. Tadinya saya gembira bukan main karena kok tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba disuruh berangkat ke Jerman untuk kegiatan workshop. Pikiran saya sudah GE ER luar biasa. Hihihihi. Tetapi kemudian barulah didapat penjelasan bahwa bukan dikirim gratis oleh kantor, tetapi saya disarankan untuk ikut proses seleksi guna kegiatan ini. Hahhaa GE ER nya udahan, dan kini berubah menjadi perasaan biasa aja. Nothing to loose gitu lah. Kalaw dicoba ikut seleksi kan tidak ada salahnya. LULUS atau TIDAK urusan belakangan. Maju dulu.

Akhirnya informasi awal didapat yakni The International Institute for Journalism (IIJ) dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) akan menyelenggarakan pelatihan “Online Media Management” dari tanggal 19 hingga 30 September 2011 di Berlin, Jerman. Pelatihan ini terbuka bagi para redaktur penanggung jawab media cetak, media online dan manager perusahaan pers.

Selain itu informasi awalnya juga menyebutkan bahwa calon peserta harus dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan baik dan memiliki pengalaman profesional sekurang-kurangnya enam tahun. Selambat-lambatnya pada 25 Juli 2011, formulir beserta semua lampiran yang diperlukan harus diserahkan kepada pihak Kedutaan Jerman. Pada saat penyerahan berkas akan dilakukan tes kemampuan berbahasa Inggris serta pengecekan kelengkapan berkas. Jika ada calon peserta yang berasal dari Luar Jakarta (Seperti saya tentunya di Pontianak-red) maka tidak perlu datang ke Jakarta. Cukup aplikasi dikirim secara pos dan wawancara dilakukan via telepon. Informasi lengkap ada di websitenya yang beralamat di www.giz.de/iij

Informasi awal tadI juga menyebutkan bahwa berkas para calon yang dinilai memenuhi syarat akan diteruskan oleh Kedutaan Jerman kepada GIZ di Berlin. Keputusan final akan dilakukan langsung oleh GIZ. Panitia akan menyediakan akomodasi, makan atau uang makan, tiket musiman untuk transportasi umum selama berlangsungnya program. Bagi media yang tidak dapat menanggung biaya tiket ke Berlin, Jerman, diminta mengisi formulir B. Biaya perjalanan dalam negeri, seperti untuk mengurus visa atau pengurusan pembuatan paspor, dan airport tax tidak ditanggung oleh GIZ. Nah yang unik adalah saat saya mengontak panitia di Kedubes Jerman, nama Luki Hermanto (Bagian Pers & Kebudayaan Kedutaan Jerman di Jakarta) ternyata adalah seorang wanita. Saya jadi grogi awalnya menyebut "pak". Ah biasa aja lagi. Nama istri saya aja depannya "Rudi" yang juga diasosiasikan pria. Menarik :)

Halaman Penutup
Barangkali itulah sekelumit kejadian yang terjadi kemarin, dan memang saya menaruh harapan aplikasi saya memenuhi standar yang mereka ajukan dan layak untuk diloloskan menjadi salah satu peserta mengikuti workshop atau pelatihan “Online Media Management” yang direncanakan dilangsungkan dari tanggal 19 hingga 30 September 2011 di Berlin. Secara profesional kegiatan ini sangat penting karena saya ingin mengetahui hal hal teknis dan non teknis menyiapkan website media yang saya wakili memenuhi standar interaktif lengkap dengan fitur fitur yang disyarakatkan oleh GIZ. Banyak hal yang ingin saya pelajari dari peserta negara lain dalam hal manajemen dan pengelolaan website interaktif dan dinamis sesuai dengan kaidah kaidah baku dan modern.

Dan saya rasa itu hal yang sangat penting dan menjadi motivasi utama saya dalam proses seleksi workshop atau pelatihan “Online Media Management” yang direncanakan dilangsungkan dari tanggal 19 hingga 30 September 2011 di Berlin. Dan tentu saja ada hal hal kecil dan remeh lainnya yang menyertai saya di sini. Dan sebagai pribadi adalah hal yang wajar saya ingin melihat negara Eropa saat sekarang ini. It was wonderful If I had a chance to visit other parts of the world. Saya memang sangat miskin trip ke Luar Negeri.

Terhitung dari tahun 1994 (Jaman saya kuliah-red) sampai sekarang "cuma" Kuching, dan Kuala Lumpur (Malaysia) saja yang berhasil saya kunjungi. Untuk di Kuala Lumpur saya kunjungi pada bulan November 2009 saat saya mewakili Indonesia di konperensi pemuda Youth Engagement Summit YES 2009. Informasi lengkapnya di sini bisa dibaca sendiri. Selebihnya saya mewakili Indonesia dalam konperensi Pemuda Internasional di Banten dalam International Youth Conference pada bulan Oktober 2009 dan informasinya bisa dibaca sendiri di sini dengan mudah. Sedangkan untuk kegiatan di Luar Negeri dalam artian beneran luar negeri yakni di Amerika Serikat dan Eropa bahkan Australia pun belum pernah saya kunjungi. Saya selalu bermimpi bisa mengunjungi negara negara Eropa (Jerman, Belgia, Prancis, Denmark, Italia, Belanda) , Amerika Serikat, dan juga Australia. I wish my dreams come true someday. I hope so and I know so. It was just a matter of time :)

Apakah aku akan berhasil dalam seleksi Media Online Management ini?
Hanya Allah SWT yang Maha Tahu

Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia