Help us to keep our home

Dear Blog,

Rame rame berita tentang "circle crop" yang terjadi di Sleman sudah mengguncang publik dan media di Indonesia. Benarkah itu jejak UFO atau memang buatan tangan iseng namun kreatif dari Manusia. Saya mendapatkan informasi yang saya cari dari internet. Dalam informasi itu saya tulis dan kopi pastekan secara utuh dalam blog saya kali ini. Selamat membaca ya

Benarkah Circle Crop Sleman itu Jejak UFO?. Faktanya adalah jejak Ufo di Sleman berupa crop circle itu adalah murni ulah perbuatan manusia, alias rekayasa saja. Para pelaku pembuat jejak Ufo ini tak lain dan tidak bukan adalah perbuatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kebetulan sedang liburan. Darimana fakta dibalik jejak Ufo di Sleman ini bisa terungkap? Dan apa benar yang punya ide kreatif itu adalah mahasiswa?

Hal ini adalah pengakuan salah seorang mahasiswa dari daerah asal Studentmagz.com berada. Seorang mahasiswa MIPA UGM yang kebetulan tidak balik kampung ketika liburan, dan nekat mengikuti teman-teman di kampusnya ke Sleman. Menurutnya, yang sebenarnya mengharamkan info ini diterbitkan, circle crop itu murni perbuatan ia dan teman-temannya yang lebih dari enam orang.

'Kami yang membuat jejak UFO ini adalah anak-anak Sains MTK dan Pertanian,'' terang mahasiswa yang setahu saya baru tamat SMA tahun 2008 ini. Si mahasiswa memang cukup pintar soal Matematika dan gila internet. Sayangnya, si mahasiswa tidak mau memberi tahu menggunakan alat apa mereka membuatnya. Sebenarnya masih banyak lagi isi sms dan chat kami lewat FB yang sengaja tidak diterbitkan.

Secara logika, dapat kita ketahui mahasiswa gokil ini menggunakan pembajak sawah yang beroda, melihat dari hasil jejak crop circle yang disebut warga jejak UFO itu. Lihat saja Padi yang mereka gilas jatuhnya searah. Menurut mahasiswa berambut cepak dan berkacamata ini (maaf kalau ditulis ya bro ciri-cirinya), pembuatannya sangat rumit, mereka merancang dengan baik-baik menggunakan desain dan ilmu hitung Matematika dengan sangat teliti.

Darimana mereka terinsfirasi dan dapat contoh Jejak Ufo ini. (Sekali lagi maaf bro...) Jejak UFO ini terinpirasi oleh beberapa jejak Ufo yang telah diketahui faktanya di beberapa tempat di Jerman dan California Amerika. Bahkan menurutnya di Jerman jejak Ufo fiktif seperti di Sleman ini sudah dibuat ketika Tv-tv di Indonesia masih didominasi oleh Tv hitam-putih, tahun 80-an!

''Jejak Ufo seperti itu sudah ada sejak lama,'' katanya lewat chat. Terang saja setelah tim Studentmagz.com melakukan riset lewat internet, fakta itu benar, bahkan beberapa pelaku pembuat jejak Ufo di Jerman malahan mem-video-kan ulang cara mereka membuat jejak Ufo tersebut dalam berbagai bentuk yang sangat indah jika dilihat dari ketinggian.

Tapi Studentmagz.com tidak terkejut ketika mendapati jawaban alasan mereka membuat crop circle yang katanya jejak Ufo ini. Pertama, tentu saja mencoba dan mempraktekkan kemampuan Matematika terapan dan desain mereka, yang tidak disangka-sangka sebelumnya, berhasil dan bernilai seni tinggi serta diberitakan secara jor-joran di Tv swasta. Kedua, tentunya mahasiswa pintar-pintah dan cerdas ini ingin mencari sensasi.

''Daripada ikutan pusing mikiran Gayus, mending bikin heboh aja,'' ujarnya dengan kode Laughing Out Loud (LOL) di desktop chatting-nya. Mulanya admin blog ini sangat tidak percaya pada siswa kenalan lewat basket ini, sempat pula percaya bahwa jejak Ufo itu adalah fakta dan benar. Namun secara logika, seharusnya jila benar Ufo mendarat disana pastilah akan terbanam. Bayangkan saja, pesawat jet beratnya itu tidak kurang dari beberapa ton apalagi Ufo, pastilah ladang yang tanahnya sangat gembur itu langsung tenggelam. Logika bukan?

Jadi gimana menurut anda sekarang?

Tag : Kehidupan - Asep Haryono | SBY Berbohong? - Powered by Blogger
Dear Blog

Dari kemarin saya sudah gatal ingin sekali menulis blog yang bertemakan bohong ini. Bukannya apa apa sih, cuma kepengen aja menulis setelah melihat dan membaca berbagai peristiwa di tanah air yang sempat mengguncangkan nusantara.

Ini terjadi setelah beberapa pemimpin dan pemuka lintas agama berkonperensi dan menyuarakan satu keprihatinan bersama bangsa Indonesia. Mereka melihat bahwa pemerintahan SBY sekarang ini melakukan kebohongan. Wah wah ini merupakan

Ada banyak versi yang menyebutkan beberapa kebohongan SBY. Namun yang saya coba copy pastekan adalah 9 (sembilan) kebohongan SBY yang saya ambil dari situs lintas Berita yang terangkum dalam susunan di bawah ini.

  1. Angka Kemiskinan. Janji/pernyataan: Pemerintah berkali kali mengatakan telah mengurangi angka kemiskinan hingga menjadi 31,02 juta. Faktanya, data penerima raskin 2010 saja sudah mencapai 70 juta. Sementara data Jamkesmas malah mencapai 76,4 juta jiwa.
  2. Kebutuhan Rakyat. Janji/pernyataan: Pemerintah berkali-kali menyatakan akan melakukan pengamanan sektor pangan. Bahkan, program 100 hari bukan hanya swasembada pangan, melainkan juga harus bisa surplus. SBY mengatakan, "ini tidak hanya beras, tapi juga daging sapi, kedelai, gula, dan komoditas yang lain. Faktanya, pemerintah hanya menyerahkan harga kebutuhan rakyat pada mekanisme pasar. Pilihan rakyat pun tinggal utang, kurangi makan, bunuh diri, lantaran kesulitan ekonomi secara massif di rasakan rakyat.
  3. Ketahanan Pangan dan Energi. Janji/pernyataan: SBY pernah ikut mendorong dan mempromosikan terobosan dalam ketahanan pangan dan energiberupa Verietas Supertoy HL-2 dan Program blue energi. Faktanya, sampai saat ini tidak pernah di umumkan secara resmi apakah hasilnya sukses ataukan malah gagal total.
  4. Pemberantasan Teroris. Janji/pernyataan: Tanggal 17-07-2009, SBY dalam konferensi pers menyatakan bahwa dirinya merupakan sasaran aksi terorisme dengan memperlihatkan foto teroris sedang latihan membidik wajahnya. SBY juga menyatakan sinyalemen ada operasi intelijen yang bertujuan menggagalkan pelantikannya sebagai Presiden, oleh pihak-pihak yang tidak bisa menerima kekalahan. Faktanya, fotonya tersebut pernah di tunjukan tahun 2004 dalam rapat DPR, atau lima tahun sebelumnya. Sementara untuk persoalan tuduhan operasi menggagalkan pelantikan SBY tidak pernah terbukti.
  5. Penegakan HAM Janji/pernyataan: Sejak tahun 2004, SBY berjanji akan menuntaskan kasus pembunuhan Munir dengan menyebut sebagai "a test of our history." Faktanya, hingga kini tidak ada perkembangan signifikan dalam penuntasan kasus Munir. Bahkan beragam aksi yang dilakukan di depan Istana untuk mengingatkan SBY seolah menjadi angin lalu.
  6. Anggaran Pendidikan. Janji/pernyataan: Sesuai UU Sisdiknas dimana anggaran pendidikan 20% berdasarkan APBN di luar Gaji guru & Dosen. Faktanya, hingga saat ini anggaran 20% APBN masih termasuk gaji Guru, Dosen dan Pendidikan Kedinasan.
  7. Kasus Lapindo. Janji/pernyataan SBY dalam debap capres 2009 menjanjikan sebuah Review untuk kasus Lapindo. Bahkan, dalam sidang kabinet (1/11/10) SBY menyatakan ingin ada solusi permanen dalam kasus lumpur Lapindo. Faktanya, hingga saat ini penyelesaian kasus Lapindo masih tidak jelas dan tidak tuntas.
  8. Kasus Newmont. Janji/pernyataan: Dalam pidato WOC/CTI (14/5/2009) di Manado, SBY minta semua negara di dunia melindungi dan menyelamatkan laut. Faktanya, SBY tak bisa berbuat apapun saat setiap hari Newmont membuang limbah tailing ke laut Teluk Senunu NTB sebanyak 120.000 ton tailing per hari.
  9. Kasus Freeport Janji/pernyataan: Tahun 2006 pemerintah membentuk tim audit yang melibatkan semua departemen terkait. Agustus 2007, tim merekomendasikan adanya renegosiasi kontrak. Faktanya, hingga awal 2011 belum ada upaya signifikan untuk renegosiasi kontrak.

Mereka sudah tentu memiliki alasan yang jelas hingga berani mengeluarkan statetemen keras tendensius seperti itu. Sebagian kalangan menyebut sebagai tuduhan yang sangat serius, dan pemerintah pun sudah mengadakan dialog dengan mereka. Lalu mengapa bisa disebut Bohong dan melakukan Kebohongan?

Biasanya orang berbohong ada dua maksud yang tersirat di dalamnya. Pertama seseorang berbohong karena menutupi kebenaran yang sebenarnya. Dan kebenaran itu jika terungkap atau diketahui oleh orang lain, maka akan menjatuhkan diri dan nama besarnya. Kedua, seseorang berbohong untuk maksud yang baik. Dan jika kebenaran itu terungkap atau bocor maka akan menjatuhkan nama baik orang lain. Bohong jenis ini disebut "white lies" atau kebohongan yang dilakukan dengan maksud melindungi seseorang atau orang lain. Banyak sekali contoh contoh bohong dengan maksud yang baik.

Contoh sederhana berbohong untuk tujuan dan maksud yang baik adalah seorang suami yang baru lelah sepulang dari bekerja dan menikmati santapan makan siang yang disajikan oleh istrinya. Saat sang istri meminta sang suami mencicipi hidangan buatannya, sang suami terkejut di dalam hati. Karena rasa sup yang dibuat istrinya terasa sangat asin.

Namun sang suami itu melakukan kebohongan dengan mengatakan bahwa sup buatan istrinya itu sangat enak dan penuh cita rasa. Sang istri merasa senang karena hidangannya disukai sang suami. Nah sang suami ini melakukan kebohongan dan kebohongan yang dilakukannya bermaksud baik. Dia tidak ingin menyakiti hati sang istri yang sudah bersusah payah memasak untuk dirinya. Walau kejadian sebenarnya rasa supnya sangat asin, namun ia berbohong dengan mengatakan bahwa supnya enak. Nah jelas bukan? Ini contoh yang sangat sederhana.

Kebohongan juga banyak terjadi di dunia kerja. Peraturan dan Undang Undang ketenagakerjaan di Indonesia yang sudah direvisi juga menyebutkan masa kontrak kerja seorang karyawan selama 5 (lima) tahun juga banyak dilanggar oleh perusahaan. Mereka melakukan kebohongan publik yang ingkar janji dengan terus menunda nunda menaikkan status karyawan kontraknya menjadi karyawan tetap atau organik.

Serta masih banyak lagi kebohongan kebohongan yang dilakukan oleh berbagai pihak di negara yang kaca balaw ini. Apa yang harus kita lakukan untuk mengurangi kebohongan masif seperti ini? Adakah kalian mempunyai ide brillian untuk mengurangi kebiasaan orang berbohong seperti ini?

Nah jadi jika anda berbohong, sebaiknya mempunyai maksud yang baik. Walaupun mempunyai maksud yang baik pun sebaiknya anda tidak perlu berbohong. Sebab kata orang sekali anda berbohong maka anda harus menjadi pembohong sejati. Kebohongan yang anda lakukan hari ini akan menutupi kebohongan anda lainnya, dan itu akan terjadi seterusnya.

"Saya ingin sekali menabung, tetapi sepertinya uang saya habis terus. Selain itu, anak-anak juga minta dibelikan sepatu, dan saya kan juga perlu beli ini, itu...…" Kata-kata tersebut di atas mungkin akrab di telinga, atau mungkin Anda sendiri mengalaminya: Anda ingin sekali bisa menabung, tetapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu? Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti mengalaminya. Menabung, atau melakukan investasi secara rutin, seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Dengan menyisihkan uang Anda secara rutin, maka uang yang terkumpul tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun lamanya, ia mengatakan seringkali penghasilannya habis dipakai dalam sebulan sehingga ia tidak bisa menabung. Padahal, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya!

Sebagai contoh, penghasilan Anda adalah Rp 1 juta per bulan. Tadinya, Anda biasa membelanjakan Rp 1 juta tersebut sampai habis. Sekarang, dengan Anda menabung Rp 100 ribu per bulan di muka, maka total pengeluaran Anda cuma tinggal Rp 900 ribu saja pada bulan yang bersangkutan. Bila merasa itu tidak cukup, maka Anda harus melakukan satu di antara tiga pilihan dibawah ini:

  1. Meningkatkan pendapatan Anda. Dalam contoh di atas, pendapatan Rp 1 juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Anda tetap menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Anda bukan lagi Rp 900 ribu, tetapi kembali menjadi Rp 1 juta.
  2. MenekanPengeluaran Anda. Dalam contoh di atas, Anda bersedia untuk menekan pengeluaran Anda yang tadinya Rp 1 juta menjadi Rp 900 ribu.
  3. Melakukan keduanya.Dengan meningkatkan pendapatan dan menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Anda bisa meningkatkan pendapatan Anda menjadi Rp 1,1 juta, dan menekan pengeluaran Anda menjadi Rp 900 ribu. Dengan demikian, Anda justru memiliki selisih yang lebih besar lagi untuk ditabungkan.

Semua berpulang pada Anda. Yang paling penting, biasakan diri untuk menabung. Apabila Anda mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan penghasilan. Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang terduga kelak.


Ke mana Menabung?
Ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sebagai tempat menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia adalah tabungan di Bank. Kelebihannya, dana dalam tabungan bisa diambil kapanpun Anda inginkan. Kelemahannya, pada saat ini, umumnya tabungan di Bank hanya memberikan bunga kecil.

Selain itu, Anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas. Bila Anda menabung sebesar - katakan - Rp 200 ribu per bulan, Anda mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang Anda tabungkan. Pada saat ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.

Sebagai alternatif, Anda bisa juga menabung ke dalam bentuk investasi seperti reksa dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi di mana uang yang Anda tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim manajer investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 100 ribu. Jadi, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Baca salah satu triknya.

Yuk Mulai Menabung.



Sejak jaman dulu sampai sekarang, saat jaman semakin penuh keterbukaan dan vulgar, 'etiket' tetap diperlukan dalam pergaulan dimanapun. Etiket tetap dibutuhkan untuk menjaga sikap dan perilaku anda dari hal-hal yang 'tidak pantas'.

Karena etiket pada dasarnya adalah tata cara yang mengatur kepantasan dalam bergaul agar semua pihak merasa nyaman. Mungkin kalau anda mendengar kata 'etiket', ingatan anda akan melayang pada tata cara bersantap di meja makan.

Padahal etiket mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Mulai dari cara menelepon seseorang, cara bertamu, cara menjamu relasi bisnis, mengendarai mobil di jalan raya, memperkenalkan seseorang pada orang lain, sampai etiket menolak tamu.

Orang yang tidak mempedulikan etiket, biasanya menganggap etiket merupakan suatu atribut yang merepotkan hidup. Makanya orang yang tidak tahu 'etika' umumnya bertingkah seenaknya, tidak tahu sopan santun, dan bicara semaunya. Mereka yang tidak mengenal etika merasa tidak perlu menghargai keberadaan orang lain dan menjalani hidup ini berdasarkan peraturan yang dibuatnya sendiri.

Jadi tak heran, mereka yang tidak tahu etika kerap disebut orang yang 'tak beradab'. Mereka yang tidak tahu etika tidak akan disukai dalam pergaulan, kecuali dalam pergaulan yang menganut aliran yang sama. Dalam pergaulan di kantor, etiket mutlak diperlukan. Karena tentu saja lingkup pergaulan di kantor berbeda dengan pergaulan anda di masyarakat atau di rumah. Di kantor terdiri dari banyak peraturan dan birokrasi yang mengatur perilaku dan sikap anda di kantor.

Seakrab dan sedekat apapun hubungan anda dengan rekan-rekan di kantor, andapun tetap harus mengenal etiket. Misalnya anda tetap harus memanggil embel-embel 'mas' atau 'mbak' kepada rekan kerja yang lebih tua. Sebutan 'Bu' atau 'Pak' juga wajib anda ucapkan kalau memanggil bos atau atasan anda, kecuali jika bos anda tidak keberatan hanya dipanggil namanya. Minta ijin terlebih dulu ketika masuk ke ruangan teman kerja anda juga termasuk dalam etiket bergaul.

Begitu juga dalam berpakaian. Tentu cara berbusana pada jamuan bisnis berbeda dengan cara busana ke tempat liburan seperti ke pantai. Jadi kesimpulannya etiket adalah pengetahuan yang mengatur pantas atau tidaknya anda dalam segala aspek yang berkaitan dengan hubungan antar manusia.

Dan makin tinggi kedudukan atau posisi seseorang makin tinggi pula tuntutan untuk menjunjung etiket. Karena semakin tinggi posisi seseorang semakin luas pula lingkup pergaulannya. Sehingga mengharuskan ia mengetahui dan memahami etiket lebih dalam, sebagai modal pergaulannya. Orang dengan kedudukan, posisi dan jabatan yang tinggi, pergaulannya tidak terbatas pada keluarga, teman, dan masyarakat semata, tetapi biasanya sudah kepada urusan yang berbau bisnis.

Nah dengan etiket yang baik, konon bisa memperlancar urusan bisnis ini. Karena di antaranya etiket juga mengatur tata cara pertemuan bisnis, jamuan bisnis, dan tata cara melobi seseorang dan menjalin hubungan dengan klien.

Pendek kata, dengan etiket, anda lebih mudah menyesuaikan diri dalam segala 'cuaca'. Dengan pengetahuan etiket yang memadai, anda akan merasa lebih nyaman berada dalam pergaulan di manapun dan dengan siapapun. Dengan demikian, anda tidak akan salah sikap, tidak salah tingkah dan mudah menyesuaikan diri, baik dalam hubungan pertemanan biasa maupun dalam hubungan dan transaksi bisnis. Anda yang bekerja di bidang jasa komersial seperti penerbangan, hotel, travel, dan perbankan, etiket sudah menjadi makanan sehari-hari. Namun, jasa layanan kesehatan juga tak luput dari etiket.

Coba saja anda lihat, seorang dokter praktek yang tahu etika, misalnya selalu ramah kepada pasien, membuat pasien merasa betah dan nyaman. Akibatnya, dokter itu selalu kebanjiran pasien. Atau seorang pengusaha salon yang selalu melayani pelanggannya dengan baik, sudah pasti memiliki pelanggan yang tidak sedikit. Jadi, selain membuat anda disukai dalam pergaulan, etiket juga dapat mendatangkan keuntungan lain dalam hidup anda.

Makanya kalau anda ingin menjadi orang yang disegani di kantor dan dimana-mana, jangan mengabaikan etiket. Tapi kalau anda bertahan tanpa etiket, siap-siap aja nggak punya temen dan dikucilkan dari pergaulan

Banyak dari kita bingung mencari cara bagaimana agar gaji cukup untuk satu bulan karena sering kali gaji tersebut habis sebelum waktunya.

Sebenarnya anda bisa menabung dari gaji anda tidak perduli berapapun penghasilan anda, dengan cara membangun kebiasaan yang sehat dalam menggunakan uang dan berani mencoba cara-cara kreatif yang bisa membuat uang anda berkembang dan juga membuat hidup anda lebih baik. Namun, perubahan suatu kebisaan memang selalu membutuhkan penyesuaian dipihak lain.

Begitu juga dengan kebiasaan berbelanja, menghabiskan uang pasti jauh lebih menyenangkan daripada harus menyimpannya .

Ketahuilah , Anda tidak harus menderita karena mencoba mengelola uang dengan baik dan mulai menata hidup Anda. Yang harus anda lakukan adalah bagaimana menggunakan uang dengan pintar serta menjadi seorang pembelanja yang hati-hati. Tujuannya adalah agar Anda mendapatkan hasil yang maksimal dari tiap rupiah yang anda hasilkan dan tidak mengeluarkan sepeserpun ketika tidak diharuskan untuk itu.

Kita ambil saja contoh lain selain perubahan kebiasaan berbelanja yang juga menjadi masalah kebanyakan orang, misalnya kebiasaan merokok. Anda tahu bahwa merokok merusak kesehatan, menyebabkan gangguan kehamilan, impotensi, jantung dan sebagainya. Anda ingin berhenti merokok sama sekali, tetapi tiap hari selalu saja yang terjadi sebaliknya . Berbagai godaan saat pelaksanaannya membuat kemauan yang sudah kuat harus menyerah dengan olok-olok teman yang bertaruh Anda pasti tidak akan berhasil. Belum lagi yang mulut yang terasa asam, konsentrasi yang tergangggu, kepala pusing karena ternyata berhenti merokok juga membutuhkan penyesuaian kondisi fisik yang lain.

Well…. Memang sulit sekali jika Anda harus berhenti merokok sekaligus, tetapi jika satu hari Anda biasa menghabiskan satu bungkus isi 12 batang, kenapa tidak dicoba untuk mengurangi satu batang rokok saja terlebih dahulu. Bedanya tidak terasa bukan ? Jika anda memaksa berhenti sekaligus, Anda pasti akan tersiksa

Bagaimana caranya supaya bisa menggunakan uang dengan cermat dan menjadi pembelanja yang hati-hati ? Berikut ini adalah tips-tips belanja pintar yang sederhana dan bisa membantu Anda membangun kebiasaan berbelanja yang sehat, antara lain :

  1. Kurangi membeli barang-barang yang nilainya menurun.Belanjakanlah uang Anda pada barang-barang yang nilainya bertambah. Kebanyakan orang berbelanja pada barang-barang yang nilainya habis begitu digunakan seperti, makanan, pakaian , atau nilainya menurun seperti barang elektronik dan barang-barang konsumsi lainnya. Selama anda sudah bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan maka berbelanja adalah hal yang wajar dilakukan dan buka sekedar lapar mata saja .
  2. Little stuff means a lot Seringkali kita tidak merasa keluar uang banyak untuk beli rokok, beli cemilan atau sekedar ngopi-ngopi. Wajar saja jika kita lupa karena jumlahnya kecil saja dan sudah menjadi kebiasaan. Bahayanya adalah karena menjadi kebiasaan sehari-hari maka kita lupa bahwa jumlah yang kecil tadi jika kita kalkulasi dalam setahun jumlahnya jadi besar juga. Tentunya jumlahnya akan jadi lebih berlipat ganda jika diinvestasikan.
  3. Jaga total cicilan hutang dibawah 30% dari gaji. Kebiasaan orang pada umumnya adalah menggunakan hampir 90% dari penghasilannya perbulan untuk membiayai kebutuhan belanja rumah tangga. Apa yang terjadi jika Anda mempunyai cicilan hutang rumah, mobil atau kartu kredit yang menghabiskan 50% dari penghasilan ? Kemana Anda harus memenuhi kebutuhan belanja rumah tangga. Bisa-bisa Anda mencari pinjaman sana-sini untuk mencover kebutuhan rumah tangga. Karena itu jika anda harus berhutang , jagalah agar total cicilan hutang per bulan jumlahnya tidak lebih dari dari 30% dari penghasilan anda, sehingga sisanya sebesar 70% bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
  4. Kartu kredit bukan uang lebih. Kartu kredit seringkali membuat kita lebih kaya daripada yang sebenarnya. Limit kartu kredit membuat kita serasa mempunyai uang tunai lebih. Padahal limit kartu kredit yang diberikan tidak gratis. Begitu kita pakai maka kita harus mengembalikannya , dan jika Anda tidak sanggup membayar lunas maka Anda akan dikenakan bunga. Karean itu untuk belanja sehari-hari bayarlah dengan uang tunai atau dari kartu ATM atau kartu debit Anda. Simpanlah kartu kredit Anda untuk keadaan darurat, sebagai sumber dana cepat kala keadaan gawat namun uang tunai tidak tersedia.
  5. Miliki dana cadangan. Kadang-kadang walaupun orang sudah mempunyai anggaran belanja, tetap saja kebobolan. Hal ini biasanya karena ada pengeluaran tidak rutin atau tak terduga yang tidak terdapat dalam anggaran. Misalnya ada saudara pinjam uang, memberikan hadiah ulang tahun, sumbangan pernikahan, dan lain-lain. Biasanya untuk membayar pengeluran tak terduga ini kita terpaksa mengambil simpanan dari tabungan atau deposito atau memakai kartu kredit. Jika hal ini terjadi terus menerus akibatnya tujuan investasi Anda bisa tidak tercapai karena dananya selalu terpakai. Karena itu bentuklah dana cadangan minimal sebesar 2 atau 3 kali pengeluaran keluarga Anda per bulan untuk membayar pengeluaran mendadak yang tidak rutin ini. Jika penghasilan Anda tidak rutin atau belum stabil maka bentuklah dana cadangan lebih besar lagi . Sebelum Anda berinvestasi untuk tujuan keuangan apapun, pastikanlah Anda sudah membentuk dana cadangan ini terlebih dahulu.

Selamat Berbelanja Yang Sehat

Hidup Di Kejar Hutang?. Itulah tema tulisan blog pada hari ini. Hmm. Siapa sih di dunia ini yang tidak pernah berhutang atau memberi hutang dari atau kepada orang lain?. Ya tentu pasti ada orang yang selama hidupnya tidak pernah berhutang dari orang lain. Juga tentu sudah pasti ada orang yang selama hidupnya tidak pernah memberi hutang kepada orang lain.

Ada juga orang yang tidak pernah memberi pinjaman kepada orang lain, tetapi dia jagoan dalam meminta pinjaman atau berhutang dari orang lain. Hehehee. Yah namanya juga hidup, tentu kadang pinjam meminjam adalah bagian lain dari hidup kita yang kadang harus kita lalui tanpa kita sadari.

Foto Asep Haryono / www.simplyasep.com
Foto Asep Haryono / www.simplyasep.com

Begitupula dengan diri ini. Terlepas dari jumlah gaji yang kuterima setiap bulannya memang tidak akan pernah cukup jika dipikir pikir. Namun pole berhutang seperti tidak pernah lepas dan selalu mengurung diri ini hingga sampai saat sekarang ini. Kalaw dulu giat sekali memberi pinjaman kepada orang lain sampai sampai diri ini bosa menagih nagih orang itu karena selalu menghindar dan kadang membuat jengkel hati ini. Kini bisa bisa hal itu berbalik 180 derajat dari kebiasaan memberi hutang kepada orang menjadi pribadi jagoan ngutang dari orang lain hehehehhee. Kok bisa ya.

Ya tentu bisa saja. Mengapa tidak. Tentu para pembaca blog setia saya akan bertanya kepada ku. Apa tidak bisa mengelola keuangan sendiri, apa tidak cukup jumlah (gaji) yang diterima setiap bulan hingga selalu saja melakukan aksi meminjam atau berhutang dari orang lain?. Tentu akan saya jawab memang ini seperti kebiasaan jadinya. Aku sendiri juga berusaha agar "lepas" dari jeratan hutang sana sini yang terus saja membebani otak kiri dan otak kanan ku. Kadang kejarang orang yang memberi pinjaman kepadaku sering membuat ku tidak dapat tidur dengan nyenyak, dan kadang tidak dapat keluar rumah dengan leluasa.

Kenapa tidak dapat keluar rumah dengan leluasa? Ya karena takut dikejar atau ditagih orang yang merasa punya " deposit" dari kita dan sudah jatuh tempo pembayaran yang dijanjikan tapi kita tidak dapat atau tidak mampu memenuhi akad yang sudah disepakati bersama. Dan inilah momen momen yang sangat "menakutkan" dan membuat nyali "ciut" berhadapa dengan orang yang sudah ber"jasa" memberi hutang kepada diri kita. Lalu apa yang harus aku lakukan jika mereka yang berhak menagih utangnya dari kita dan sudah jatuh tempo dan kita tidak dapat memenuhinya.

Sebab bisa saja berbagai macam terjadi. Alasan bisa saja dibuat atau memang harus beralasan jika saat ini aku belum bisa memenuhi pinjaman orang atas diriku. Lidah ini terasa kelu, kaku dan tidak dapat berkata apa apa atas semua tindakan yang berakibat pada tidak mampunya diri ku membayar pinjaman itu. Kemana lagi harus kulakukan agar dapat melunasi pinjaman yang sudah aku nikmati dari orang lain?.

Apakah harus gali lobang tutup lobang lagi untuk melunasi pinjaman pinjaman itu. Tutup sudah satu pintu hutang, namun pintu hutang lain terbuka lagi. Tutup satu lobang hutang , namun lobang hutang yang lain terbuka lagi. Dan begitulah irama kehidupan ku yang terjadi sekarang ini.


Salah satu rumus jitu untuk mengatasi kesulitan diri dari himpitan hutang ini adalah dengan mendongkrak pemasukan (income) menjadi 2 kali lipat dari penghasilan yang ada sekarang dan mengurangi pos pos biaya yang tidak perlu. Nah Rumusnya sederhana, dan terus terang rumus ini telah membuka batok kepala saya.

Untuk mengatasi hutang, tidak ada jalan lain kecuali meningkatkan pendapatan kita minimal 2x lipat dari sekarang. Resep ini sangat inspiratif, bahwa mensolusi hutang dengan hutang lagi adalah bukan solusi terbaik, atau bisa juga melakukan penghematan disana-sini.

Bisa jadi ini juga merupakan solusi, tapi solusi yang paling ampuh adalah focus pada bagaimana kita meningkatkan pendapatan. Hal inilah yang harus menjadi focus saya di tahun 2011 ini adalah bagaimana agar income saya bisa bertambah. Bagaimana secara kreatif kita bisa meningkatkan pendapatan, itulah tantangannya.


Ya Allah Yang Maha Mendengar, Tolonglah hamba MU ini.

Lepaskanlah aku dari jeratan hutang ini.

Amin Ya Robbal Alamin........
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia