Help us to keep our home

Hati-hati kalau Anda tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena kalau Anda tidak bisa membedakan yang mana itu yang masuk sebagai kebutuhan dan yang mana yang sebenarnya masuk sebagai keinginan, bisa-bisa Anda menjadi orang yang boros. Dan boros ini bisa menjadi biang masalah dalam keuangan Anda.

Dengan hidup boros, lama kelamaan bisa terjadi defisit. Pemasukan Anda sudah tidak mampu lagi membiayai pengeluaran yang terus membesar karena sifat boros. Dan kalau sudah defisit, seringkali mencari jalan keluar yang singkat yaitu dengan berhutang. Hutang, apalagi yang berbunga, bisa membuat Anda bangkrut. Dan bangkrut itu adalah akhir dari nasib keuangan Anda.

Karena tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, maka dengan ringannya Anda bisa mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli sesuatu. Padahal mungkin uang itu akan lebih bermanfaat kalau sekiranya digunakan untuk hal lainnya. Tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan juga bisa membuat Anda tidak bisa menentukan dengan baik prioritas dalam melakukan pembelanjaan. Malah, bisa jadi Anda mengorbankan suatu kebutuhan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Apa sih bedanya?
Pertanyaan sederhana di sini adalah apa perbedaan antara kebutuhan dan keinginan? Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan atau keinginan. Tapi sebagai panduan, seroang kawan saya memberi definisi berikut:

Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang. tu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan saya sendiri berpendapat bahwa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya.

Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua.

Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan dari makanan. Maka makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.

Contoh lain. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.

Rumah juga kebutuhan, tempat kita tinggal dan bernaung. Agar rumah bisa berfungsi dengan baik, rumah juga ditunjang dengan berbagai perlengkapan rumah tangga seperti televisi, kulkas, dan perabotan lainnya. Setiap alat dan perabotan itu memiliki fungsinya masing-masing. Selama itu digunakan sesuai dengan fungsinya, itu adalah kebutuhan. Tapi kalau sudah digunakan untuk “pamer”, sekedar menunjukkan kepada tetangga bahwa kita pun mampu membeli seperti mereka. Saya rasa itu bukan lagi kebutuhan, itu hanya keinginan. Dan keinginan seperti ini sebaiknya tidak dituruti.

Kesimpulan
Standar kebutuhan dan keinginan bagi setiap orang bisa jadi berbeda. Tentunya sangat tergantung dari kondisi lingkungan, aktivitas harian, tuntutan pekerjaan/profesi dan sebagainya. Bagi sebagian orang, mobil sudah merupakan kebutuhan. Untuk bisa menunjang aktifitasnya yang banyak di luar rumah dan sering bepergian, maka mobil adalah alat transportasi yang menjadi kebutuhan. Jika fungsi mobil adalah untuk alat transportasi, membawa kemana kita akan pergi.

Tapi seringkali kita punya keinginan untuk menambah berbagai macam aksesories mobil, bukan untuk menambah kenyamanan atau kemanan berkendara, tapi hanya sekedar mempercantik penampilannya saja. Saya rasa itu bukan kebutuhan, itu cuma keinginan saja. Dan keinginan ini bisa ditunda kalau semua kebutuhan yang lain sudah terpenuhi dengan baik. Apalagi memiliki beberapa jenis mobil, padahal kita hanya bisa menggunakannya satu saja. Saya rasa itu sudah jelas keinginan, sama sekali bukan kebutuhan. Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita bisa menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda.

Tidak ada salahnya memang kita memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali makan di restoran untuk merayakan sesuatu, atau memasang aksesori mobil agar lebih aman dan nyaman. Tapi ingat, jangan sampai hal iu mengorbankan kebutuhan kita yang lain yang lebih penting. Walaupun mungkin kini Anda merasa mampu untuk memenuhi semua keinginan Anda, tapi kita tetap harus bijaksana, jangan sampai lupa akan kebutuhan di masa yang akan datang. Kita harus mempersiapkan dana pensiun kita agar bisa menikmati hari tua dengan tenang, kita juga harus mempersiapkan dana pendidikan bagi anak-anak kita, dan itu semua adalah kebutuhan masa depan yang harus disiapkan sejak sekarang.

Yang harus diingat adalah, jangan sampai memenuhi keinginan dengan mengabaikan kebutuhan. Dan janga sampai melupakan bahwa kebutuhan tidak musti semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan yang namanya keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang. Jadi, buat apa memenuhi keinginan Anda sekarang tapi mengorbankan kebutuhan Anda dan keluarga di masa depan.

Semangads ya



Jika minggu lalu kita bahas soal plus-minus memilih paket wisata, kali ini kita masih ngomongin soal liburan. Tetapi lebih ke arah kegiatan belanja saat liburan. Maklum saat liburan, selain menikmati indahnya alam, kadang kita juga disuguhi barang-barang, entah kerajinan atau barang lainnya yang cukup menggiurkan.Nah berikut ini tiga tips belanja saat liburan.

Ada beberapa tips sederhana yang bisa anda terapkan.

  1. Hindari membeli barang-barang yang juga ada di kota di mana Anda tinggal.Walah Bu, kalau Anda ingin beli sepatu, ingatlah bahwa kadang-kadang sepatu dengan model itu ada di kota Anda. Atau, ketika banyak wanita pergi ke toko-toko busana, sadarlah bahwa kota tempat Anda tinggal juga menyediakan banyak baju berkelas yang tidak kalah menariknya. Jadi, kalau Anda mau belanja, hindarilah membeli barang yang di kota asal Anda pun tersedia.
  2. Sempatkan membeli barang-barang yang khas di kota itu.Daripada Anda membeli barang-barang yang di kota tempat tinggal Anda pun juga tersedia, cobalah sempatkan diri untuk melihat-lihat barang yang pasti tidak ada di kota tempat tinggal Anda, seperti suvenir, atau makanan khas di daerah tersebut. Kalaupun Anda ingin beli baju, belilah baju yang ada gambar foto dari kota yang Anda kunjungi itu. Prinsipnya, dengan Anda membeli barang-barang yang memang tidak ada di kota tempat Anda tinggal, maka ketika Anda sampai lagi di rumah setelah pulang dari liburan, Anda akan selalu teringat dengan kota yang baru saja Anda kunjungi. Bandingkan dengan kalau Anda membeli barang-barang yang bahkan di kota tempat tinggal Anda pun tersedia. Enggak seru, Bu..!.
  3. Pilih-pilih Tempat Belanja Anda. Sama dengan kota di mana Anda tinggal, kota yang Anda kunjungi juga pastilah memiliki harga yang berbeda-beda ketika ada banyak toko yang menjual barang yang sama. Kok bisa begitu sih? Salah satu penyebabnya, bisa saja perbedaan harga itu muncul dari adanya perbedaan jumlah pengunjung. Bahkan, tempat yang kedatangan lebih banyak turis (lokal atau internasional), biasanya mungkin akan memberikan harga jual yang lebih mahal ketika Anda ingin membeli barang-barang mereka.


Jadi, sebelum Anda berbelanja, cobalah lihat-lihat dulu, kalau perlu carilah informasi tentang ke mana Anda bisa membeli barang dan jasa yang Anda inginkan dengan mutu yang sama, tetapi kalau bisa dengan harga yang lebih terjangkau. Nah, bagaimana Bapak-Ibu? Mudah-mudahan ketiga hal tersebut bisa membantu Anda berbelanja dengan lebih baik saat Anda sedang berlibur.

Selamat Berbelanja

Cara seseorang untuk mengatasi beban hidupnya memang berbeda-beda. Ada yang melarikan diri ke tempat-tempat hiburan, ada yang menyendiri, dan ada pula yang mencoba bunuh diri. Tetapi tahukah anda, apa cara yang paling ampuh untuk meredam stress ? jawabannya adalah humor. Kenapa mesti humor? Humor yang dikembangkan dengan baik membuat anda jadi fleksibel dan dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Humor juga memungkinkan anda tetap rileks dan manusiawi di tengah-tengah tekanan hidup yang berat sekalipun. Di kantor, walau beban kerja menumpuk dan membuat spanning, dengan humor anda tetap dapat tersenyum bahkan tertawa.

Di saat yang lain menjadi angkuh, dingin dan pemarah karena beban kerja yang mendesak, anda terlihat lebih rileks dan mudah menguasai emosi. Dengan humor, anda dapat tertawa di saat orang lain tidak. Saat orang lain tertawa, andapun dapat lebih menikmatinya dengan tertawa lebar.

Nah jika di kantor pikiran anda sedang suntuk, karena pekerjaan menumpuk dan berbagai hal, cobalah tenangkan pikiran anda dengan mengingat kejadian atau peristiwa lucu. Ingatlah peristiwa menggelikan saat bersama sahabat atau keluarga anda. Atau luangkan waktu anda sejenak dengan membaca cerita-cerita lucu. Atau bukalah email anda, siapa tahu ada cerita-cerita lucu yang dikirimkan untuk anda. Dengan demikian, urat-urat syaraf anda yang semula tegang akan sedikit mengendur, anda pun bisa tersenyum atau mungkin tertawa.

Saat istirahat, temuilah rekan-rekan anda yang humoris, dengarkan pernyataan dan 'joke-joke' konyol dari mulutnya. Dan lepaskan tawa anda bersamanya. Sering-sering tertawa karena ada hal yang perlu ditertawakan tidak akan menyebabkan anda dicap 'nggak waras' kan? Justru sebaliknya, orang-orang yang sudah tidak bisa tertawa di saat yang mengharuskan ia tertawa adalah orang-orang yang mulai dirasuki penyakit mental.

Bahkan para ahli jiwa mengatakan, mereka yang terlalu serius mudah terjangkit penyakit stres dan depresi. Parahnya, wajah mereka yang terlalu serius umumnya terlihat 10 tahun lebih tua. Makanya sebelum anda menjadi stres dan tua sebelum waktunya akibat terlalu serius bekerja, hiburlah diri anda dengan humor.

Dan tertawalah selagi anda masih bisa tertawa. Tidak perlu takut dipecat hanya karena sering tertawa di kantor. Bukankah di perusahaan manapun tidak ada peraturan yang melarang anda tertawa karena menikmati humor bukan? Dan andapun sudah tahu dengan pasti bahwa 'tertawa itu sehat'. Percaya deh, bos anda yang paling 'killer' sekalipun pasti setuju dengan pendapat ini.
Tag : - Asep Haryono | Resolusi Tahun 2011 - Powered by Blogger
Dear Blog

Happy New Yea 2011. Sepenggal kalimat wajib yang harus ada di setiap malam pergantian tahun, dan memang hari ini hari Sabtu tepat tanggal 1 Januari 2011 sudah kita masuki. Ya hari ini adalah hari pertama di tahun 2011 yang baru saja kita masuki.

Tahun yang penuh dengan harapan, tantangan, dan peluang untuk lebih maju dan berkembang lagi. Kita semua sudah menyadari bahwa banyak catatan yang harus kita perhatikan dalam menapak tahun 2011 ini. Berbagai torehan kegagalan yang kita bukukan selama tahun 2010 kemarin adalah bekal yang baik untuk lebih mawas diri, berintrospeksi dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita untuk memasuki tahun 2011 ini.

Namun kita semua juga harus realistis dengan kehidupan. Diantara catatan kegagalan yang kita capai selama tahun 2010 ini juga banyak pula torehan prestasi yang berhasil kita capai. Apapun itu dan seberapa pun besarnya pencapaian prestasi itu patut mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari kita sendiri. Banyak orang yang selalu memperhatikan catatan prestasi yang "besar besar" dan melupakan prestasi yang "kecil kecil" yang ada di sekeliling kita.

Seperti apakah prestasi "kecil kecil" itu sebenarnya terpulang kepada penilaian kita masing masing. Karena bisa jadi kecil prestasi bagi kita dan terkesan amat remeh bagi kita, namun dianggap besar bagi orang lain. Begitupula sebaliknya, prestasi besar menurut ukuran kita, namun dipandang sebelah mata atau kecil dari pihak lain.

Namun demikian saya pun harus memahami bahwa saya adalah manusia biasa. Berbagai catatan yang berhasil saya coba penuhi sesuai target juga tidak selalu berhasil dengan baik dan dari segi hasil yang dicapai juga kadang tidak maksimal. Adakah waktu yang harus kita salahkan dalam hal ini? Oh tidak.

Sang waktu tidak ada masalah sama sekali. Bahwa diri kitalah yang harusnya selalu waspada dan berkaca bahwa sekali waktu berputar dan berjalan sesuai porosnya, dan manusia lah yang harus memanfaatkan sang waktu agar lebih maksimal, berdaya guna dan tidak terbuang begitu saja. Saya sendiri sudah menyadari hal ini, namun kadang waktu yang sudah kita rencanakan dengan matang selalu saja ada godaan kegiatan lain yang juga tidak kalah pentingnya dengan kegiatan atau agenda yang sudah kita siapkan dan rencanakan untuk dilaksanakan sebelumnya.

Resolusi VS Kenyataan
Awal tahun 2011 ini banyak dimanfaatkan orang untuk introspeksi atas segala kegagalan yang sudah terjadi selama tahun 2010 kemarin. Dan juga tidak menutup kemungkinan orang akan lebih terkuras lagi fokusnya untuk mencapai target target yang sudah di "intai" untuk dilaksanakan selama tahun 2011 ini. Namun dibalik itu semua, sebongkah asa dan harapan akan mendapatkan kehidupan dengan taraf hidup yang layak menjadi incaran dan dambaan semua orang di mana saja berada.

Berbagai target target pencapaian sudah didengungkan oleh banyak orang, dan banyak orang yang "memamerkan" cita cita nya untuk sekedar mendapatkan komentar dari orang lain bahwa dia punya cita cita. Itu juga tidak salah. Karena cita cita bak seperti doa, dan jika cita cita itu diaminkan oleh orang lain, bisakah kita ramalkan apa yang terjadi di kemudian hari? Doa dari mulut siapa yang akan dijabah oleh ALLAH SWT, kita tidak akan tau. Maka sering seringlah minta di doakan atau diaminkan oleh orang lain.

Rekan rekan semua
Setiap orang boleh boleh saja memiliki cita cita atau mempunyai impian. Tidak apa kawan. Bermimpilah sesuatu yang akan kita coba raih di tahun 2011 ini. Dengan mimpi itulah kita terpacu semangat dan bangkit rasa gairahnya dalam kehidupan bahwa segala sesuatu itu tidak ada yang tidak mungkin kita raih. Mungkin terkesan sombong jika kita katakan bahwa keberhasilan yang kita capai adalah murni hasil kerja keras kita., dan menyalahkan setiap kegagalan atau kesalahan kepada pihak lain. Jangan. Jangan lakukan itu. Kita harus sadar bahwa semua adalah kehendak ALLAH SWT.

Kita semua dituntut (memang) untuk bekerja keras semaksimal mungkin untuk memperoleh apa yang kita idam idamkan, namun kita juga harus realistis untuk melihat kemampuan diri kita untuk mencapainya. Ini sebenarnya berbeda dari sudut pandang saja. Dan itulah yang kemudian kita kenal yang nama resolusi. Nah apa yang menjadi target pencapaian anda sekarang di tahun baru 2011 ini? Resolusi apa saja yang akan anda canangkan untuk dikejar selama tahun 2011 ini?. Nah katakanlah, tuliskanlah, dan biarkan orang lain tau apa yang menjadi cita cita anda.

Janganlah malu untuk mengatakan, menceritakan betapa besar gairah anda untuk mencapai resolusi itu. Jangan takut anda dibilang “pamer” oleh orang lain. Jangan dengarkan mereka, Dengarkanlah diri dan kekuatan yang ada dalam diri anda sendiri. Majulah. Dan Bekerja Keraslah untuk mencapai resolusi yang anda canangkan itu. Seperti yang sudah saya tulis di awal tulisan ini, apa pun resolusi tahun 2011 yang anda canangkan untuk dicapai, yakinlah itu., Teguhkan niat anda, dan jangan dengarkanorang lain dan tetap focus dengan target pencapaian anda. Kerikil, hambatan dan tantangan dalam usaha mencapai cita cita tentulah bukan hal mudah, namun tidak ada yang tidak mungkin untuk kita raih dan genggam dengan sukses.

Selamat Mencapai Resolusi Anda di Tahun 2011 ini
Bekerja Keraslah untuk mengejar cita cita dan impian Anda.
Berdoalah kepada ALLAH SWT. Semoga resolusi dan cita cita kita semua mendapat berkah dan kemudahan dari ALLAH SWT. Amin Ya Robbal Alamin



Dear Blog

Hari ini mungkin adalah hari terakhir akun facebook saya berkibar di belantara Internet aktif karena jika tidak ada aral melintang tepat dinihari nanti pada pukul 00.00 WIB menjelang pergantian tahun akun facebook saya akan dinonaktifkan (deactivate-red) sementara.

Ya memang saya mau "cuti" atau istirahat dari dunia facebook selama tahun 2011 ini karena akan berkonsentrasi dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi beasiswa Endeavour Australia tahun 2011 yang sudah lama tertunda tunda itu. Namun demikian para blogger, facebooker, rekan, teman dan sahabat tetap akan bisa connect ke saya melalui media internet lainnya yang masih aktif saat ini seperti twitter, blog, dan juga Yahoo Messenger (YM)

Banyak juga rekan rekan facebook saya menanyakan keputusan saya ini. Beberapa rekan EfBi (baca : fb) mendukung keputusan saya untuk "cuti" sementara dari dunia yang sudah menemani saya selama lebih dari setaun ini. Namun tidak sedikit pula yang tidak setuju dengan keputusan saya ini, dan bahkan ada yang terang terangan tidak mendukung keputusan yang menurut mereka terkesan mendadak dan dipaksakan. Namun demikian saya sendiri juga sudah bulat memutuskan dan hal ini dan sudah memikirkan baik dan tidak baiknya keputusan yang saya ambil hari ini. Mudah mudahan rekan rekan juga bisa memahami. Bukan hal mudah untuk "melepas" kan diri dari jejaring komunitas yang sudah membesarkan kita.

FB juga Banyak Positifnya
Hal ini juga sudah banyak dibahas diberbagai komunitas di internet, dan juga sudah banyak yang mengupasnya dari berbagai dimensi mengenai untung dan ruginya (manfaat) dari jejaring sosial yang dinamakan facebook ini. Saya sendiri pernah menghadiri konperensi internasional yang menghadirkan Randy Zuckerberg yang masih saudara dengan pendiri facebook di Kuala Lumpur , Malaysia pada tanggal 18 Nopember 2009 lalu dalam sebuah summit pemuda se Asia Tenggara (Youth Engagement Summit). Menurut Randy saat ini facebook amat fenomenal dan hampir seluruh negara di dunia menggunakan jejaring facebook untuk berinteraksi satu sama lainnya. Indonesia , menurut Randy , termasuk pemakai jejaring sosial terbesar di dunia.

Saya juga harus mengakui bahwa jejaring pertemanan yang dinamakan facebook ini juga banyak memberikan kontribusi positif. Salah satunya adalah saya (akhirnya) bisa bertemu dengan kawan kawan lama dan sahabat lama saya sewaktu saya masih bersekolah di SMP di era taun 1983 dulu sekali. Nah dari jejaring facebook inilah saya bisa merefreshkan pikiran dan kenangan teman teman lama yang jarang bertemu dan susah ketemu di dunia nyata. Dari facebook inilah kita saling melihat satu sama lainnya, profil, foto dan kontaknya. Dah dari facebook inilah saya bisa menjalin persahabatan kembali dengan sahabat lama saya dan dari sinilah terbangun tali silaturahmi yang dulu terputus dan kini terjalin kembali.

Namun ada juga beberapa hal yang membuat "lelah" diri ini dalam mengelola jumlah teman, sahabat dan kawan yang sudah dengan suka rela mengundang kita untuk di "add" ataupun mereka yang sudah kita "approve" permintaan pertemanan dari orang lain (friend request-red) dan memang ini juga merupakan salah satu "beban" saya. Mengelola ribuan teman facebook yang ada dalam friend list kita bukan perkara mudah. Bahkan saya sendiri aja bingung sendiri kok banyak sekali "teman" saya di facebook yang kini jumlahnya sudah di atas 800 (delapan ratus-red) orang. Ini mungkin pencapaian yang tidak seberapa sebab ada beberapa teman saya di fb yang memiliki "koleksi" teman di friendlist FB nya sudah di atas 2000 (dua ribu-red) orang. Wah banyak sekali jumlahnya itu.

Tidak Harus Update Status Setiap Hari
Ada seorang blogger yang menulis tentang suka dukanya menjadi blogger. Dalam tulisannnya di menyebut bahwa dia merasakan dimana dia merasa dikejar oleh waktu untuk memberikan posting baru di blgnya setiap harinya. Hal ini juga berlaku juga pada saya dalam dunia facebook sebelumnya, dan saya memang termasuk yang mengalaminya. Kadang saya merasa bahwa hari ini harus ada posting baru, tetapi bukan berarti asal tulis loh.

Ada memang beberapa blogger yang sudah saya sering kunjungi dan membaca posting tulisanya yang pendek bahkan super pendek hanya 1 paragraf sekitar 300-500 kata saja. Mungkin dia menulis postingan di blognya sekedar "kejar tayang" atau "gugur kewajiban" dalam postingannya agar selalu tampak fresh dan ada selalu sesuatu yang baru yang harus ditampilkan

Walaupun saya merasa demikian tetapi bukan menjadi "wajib", hanya jika bisa maka saya akan melakukannya. Karena jika sehari saja tidak ada posting baru, rasanya blog saya ini terasa sepi. Perasaan seperti ini tentu berbeda antara satu dengan satunya, tergantung dari motivasinya. Saya dulu seperti itu karena ingin mengejar supaya bisa cepat dalam menulis artikel. Karena pada awalnya untuk menulis satu paragraf saja rasanya sangat sulit, jangankan menulis satu paragraf, mengawalinya dengan kata-kata saja susah. Menurut anda haruskah kita mendesain ulang blog minimal setahun sekali? Dan wajibkah kita posting setiap hari minimal satu postingan baru?

Begitu juga dengan facebook. Pengalaman saya sih memang. Sekali tidak update status rasanya "ketinggalan" banged ya hahahaha. Nggak nggak, bukan itu maksud saya dalam fesbukan selama ini. Dan juga saya tidak harus update status fb setiap hari. Dan juga status yang saya buat pun tidak harus dikomentari, ataupun mengundang orang untuk memberikan tanggapan atas status fb saya. Namun yang sudah pasti, orang lain yang (kebetulan) membaca status fb saya dan menurutnya unik, menarik, provokatif atau apalah pasti memberikan komentar atau tanggapannya. Padahal bagi saya sendiri , mengupdate status FB sama halnya saya memberikan catatan untuk saya nikmati sendiri saja. Tapi hal yang wajar jika status FB siapapun pasti mengundang orang untuk memberikan komentarnya, karena FB sudah memasuki public domain.

Sampai Jumpa Lagi FB
Awal tahun 2011 ini mungkin banyak dimanfaatkan orang untuk mendesain ulang blog. atau facebooknya masing masing. Dan itu terlihat dari blogwalking yang biasa saya lakukan. Namun ternyata tidak hanya blog secara personal, bakhan blog/situs yang secara profesional dan komersil pun melakukannya. Dari kebanyakan desain ulang ini banyak yang lebih menarik dari sebelumnya, tetapi ada juga yang menurut saya malah kurang menarik dari sebelumnya. Itu hanya opini saya yang tidak tahu banyak tentang desain. Lalu apa sebenarnya yang diinginkan atau diharapkan dari desain baru tersebut?

Rekan rekan semua...
Seperti yang sudah saya sebut di awal memang sudah saya matangkan rencana ini. Dan rekan rekan semuanya masih bisa tetap connect dengan saya walaupun tidak melalui facebook. Saya masih memiliki akun twitter, website pribadi (personal homepage-red), blog dan juga chatting dengan menggunakan Yahoo Messenger (YM). Khusus mengenai Blog memang Insya Allah akan diupdate dengan tulisan terbaru dan setiap postingan blog yang baru akan langsung bisa saya connect dengan facebook saya dalam format seperti notes. Nah dengan demikian rekan rekan semuanya bisa tetap stay connect ke saya kapan saja berada.

Sampai Jumpa lagi di akun facebook Januari 2012 yang akan datang.
Saya mengucapkan banyak terima kasih atas segala kenangan manis, suka dan duka selama kita facebookan. Terima Kasih sudah menenami saya di jejaring pertemanan facebook selama ini. Saya pribadi juga akan sangat merindukan coletah lucu, canda dan komentar kalian semua yang kadang menimbulkan gelak tawa. Itu memang sangat mengesankan dan membuat saya bahagia bersama kalian semua, teman teman facebook ku, di mana saja kalian berada.

Saya akan selalu merindukan kalian semua.
I will miss you all very much. I really do
Sampai Jumpa lagi di FB Januari 2012 mendatang


Dear Blog

"Indonesia Menang, Malaysia Juara" begitu kira kira judul tulisan saya pada hari ini yang mencerminkan perasaan hati dari para fans pendukung laga timnas Indonesia yang berhasil mengkandaskan Malaysia pada laga Leg Kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam.

Seperti yang sudah kita saksikan bersama sama bahwa tim Garuda Indonesia berhasil mengalahkan timnas Malaysia dengan angka 2-1. Indonesia memang memenangkan timnas Malaysia, namun Indonesia belum Juara. Kita memang kalah Agregat dengan timnas Malaysia dengan skor 4-2. Hal ini wajar karena pada pertandingan di Leg putaran Pertama , kita "kecolongan" 0-3 dengan timnas Malaysia. Jadi dengan demikian kemenangan timnas Indonesia lawan timnas Malaysia tadi malam belum mengantarkan Indonesia merebut trophy piala AFF 2010

Hasil final leg ke Dua tadi malam dihadiri oleh kurang lebih sekitar 100.000 lautan pendukung timnas Indonesia baik pria wanita ibu ibu anak anak dan bahkan para artis, pejabat dan semua lapisan masyarakat tumpah ruah di stadion GBK Jakarta. Ratusan ribu pasang mata dari fans pendukung timnas Indonesia berhasil memerahkan stadion GBK dengan penuh antusias, dan semangat yang tinggi memupuk harapan agar timnas Indonesia berhasil menang melawan timnas Malaysia dan berharap timnas Indonesia juga merebut tropy piala AFF untuk yang pertama kalinya itu. Sepanjang sejarah kepesertaan timnas Indonesia di piala AFF memang tercatat sudah 4 (empat) kali timnas kita memasuki babak FINAL, dan dengan demikian babak final bukanlah hal yang baru bagi timnas Indonesia

Kita Perlu Belajar dari Timnas Malaysia
Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago juga pernah mengatakan sebaiknya timnas Indonesia tidak perlu malu untuk belajar dari sukses Malaysia menjuarai Piala AFF 2010. Indonesia , katanya, bisa melakukan pembinaan dan seleksi pemain mulai usia muda, dan berani menampilkan di ajang internasional, seperti yang dilakukan Negeri Jiran itu. Seperti yang kita ketahui bahwa pesepakbolaan di negeri Jiran tersebut memang relatif masih baru. Padahal sekitar 20 tahun lalu malah sepakbola Malaysia tenggelam. Namun Malaysia melakukan perombakan dengan memanfaatkan potensi pemain-pemain muda. I ndonesia, dia melanjutkan, bisa memulainya dari ajang-ajang kompetisi U-23 seperti yang sudah dilakukan PSSI selama ini, hanya belum maksimal.

Apakah dengan hasil ini kita menyalahkan faktor X yang menjadi penyebab kegagalan timnas Indonesia secara keseluruhan di ajang piala AFF 2010 ini? Seperti yang sudah saya tulis dalam tulisan sebelumnya sebaiknya kita tidak saling melempar kesalahan dan mencari kambing hitam yang menjadi penyebab kegagalaan timnas kita di ajang piala AFF Tahun 2010 ini. Juga bukan semata-mata karena mental juara yang tidak dimiliki Timnas Indonesia. Kita semua puny itu, hanya saja dewi fortuna dan keberuntungan yang tidak berpihak kepada kita.

Tapi memang harus kita akui bersama bahwa banyaknya acara-acara yang dilakukan di luar latihan sudah sangat mengganggu dan mempengaruhi para pemain kita. Namun untuk tidak mengulangi kesalahan pada masa yang akan datang sebaiknya PSSI harus tegas. Kurangilah hal-hal non teknis seperti itu. Sebaiknya sebelum juara, pemain dan manajemen fokus ke pertandingan, jangan hanyut akan eksposes masyarakat yang berlebihan,. Dengan demikian, dari pada mementingkan hiburan semata dan menjadi selebritis dadakan, sebaiknya timnas mematangkan kualitas permainan.

Mari Bangkit, dan Persiapkan Diri
"Indonesia Menang Tapi Belum Juara" gitu kira kira bunyi slogan di mana mana. Apa yang sudah diberikan pemain timnas Indonesia selama ini memang sudah membanggakan, seluruh Bangsa Indonesaia karena perjalanan Indonesia selama Piala AFF adalah contoh terbaik dari sebuah misteri sepakbola. "misteri" ya misteri. Misteri yang sudah diprediksi oleh Bambang "bepe" Pamungkas dalam akun twitternya. Sepakbola, kata Bepe di akun twitternya, selalu memberikan banyak kejutan yang bisa membuat kita semua terkejut, juga memberikan semangads lengkap dengan misteri yang ada di dalamnya.

Dan memang, ajang piala AFF ini seperti sebuah misteri. Ya Misteri. Menang enam kali dan kalah sekali. Itulah sepakbola. Ada tujuh pertandingan, kita menang enam kali dan kalah cuma satu kali. Kalau Malaysia main tujuh kali, cuma tiga kali menang, dua kali kalah dan dua kali seri, tapi mereka juara. Bukan itu juga sebuah misteri tersendiri? Olah Raga seperti cabang Sepakbola bukanlah matematika yang bisa diukur tingkat keberhasilannya. Semuanya juga seperti misteri.

Mari kita semua bangkit dan kembali berbenah untuk meraih Piala AFF di tahun-tahun mendatang. Berbekal pengalaman di ajang piala AFF ini sebaiknya PSSI mulai melakukan perombakan atas pola kebijaksanaanya yang akan datang menyangkut format jadual pertandingan pertandingan di luar negeri. Sebab semakin sering tampil di ajang ajang luar negeri akan semakin mematangkan "jam terbang" para pemain kita untuk selanjutnya akan terbiasa bertanding di negeri orang. Julukan "jado kandang" yang memang disematkan oleh orang kepada timnas kita juga tidak buruk sebab dengan demikian kita bisa memaksimalkan hal itu untuk meraih kemenangan seperti yang sudah kita saksikan dalam laga final leg ke 2 tadi malam di stadion GBK Jakarta.

Garuda Akan Selalu ada Di dadaku
Aku Bangga Garuda Indonesia
Aku Bangga Timnas Indonesia
Aku Bangga Merah Putih
Tetap Semangads.. MajuTerus


Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia