Help us to keep our home

Dear Blog,
Hari ini mungkin menjadi hari yang amat bersejarah bagi mereka yang dinyatakan LULUS dan DITERIMA menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 ini. Hari ini hampir di seluruh media di Pontianak, Kalimantan Barat mengumumkan secara serentak nama nama yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010. Betapa bangga dan bahagianya mereka yang lulus tes CPNS tahun 2010 ini. Bayangan akan masa depan yang cerah dan gemilang sudah terbayang di depan mata. Hal yang wajar karena perjuangan mereka berebut 1 kursi dari sekian ratus bahkan ribuan saingan lainnya layak mendapatkan apresiasi. Menjadi Pegawai Negeri tetap menjadi dambaan setiap orang. Dan masa bahagia itu telah datang pada hari ini, terutama kepada mereka yang dinyatakan lulus tes CPNS tahun 2010 ini.

Seperti yang sudah saya tulis di edisi postingan saya sebelumnya bahwa jumlah pelamar yang ikut tes CPNS hari menurut sebuah sumber menyebut angka dikisaran 5.650 orang pelamar. Dari sekian banyak itu memang banyak yang diperlukan kualifikasi pendidikan yang harus ada kesesuaian dengan formasi yang akan dilamarnya. Kebanyakan memang dari jalur Strata 1 atau setingkat Sarjana. Sudah sering dibicarakan orang mengapa posisi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi incaran setiap orang hingga saat ini.

Bukan bermaksud mengulang, namun saya coba paparkan lagi, dan tentunya mengambil dari berbagai sumber yang saya kompilasikan, mengapa banyak orang bahkan di seluruh penjuru tanah air masih berebut kursi untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Beberapa faktor tersebut di bawah ini antara lain :

  1. Mengapa banyak orang ingin jadi PNS? Kesan bahwa seorang PNS itu pemalas, koruptor, dkk memang masih ada dibenak setiap orang. Tapi sekarang, saat status sudah PNS, orang akan sadar dan akan merasakan betapa enaknya jadi . Enaknya yang pertama ialah datang-pulang nya boleh kapanpun, dan gak perlu kawatir malu serta dimarahi BOS. Meskipun ada daftar absensi, tapi tidak akan ada punishment bagi yang jarang masuk. Daftar absensi hanyalah “macan kertas” saja. Kalopun masuk setiap hari (paling kerjaannya cuman ngenet, ngeblog, dan chatting. Jika ada kerjaan tambahan (misal ngajar dan proyek) maka pasti ada “amis-amis” tambahan di luar gaji pokok. Jadi intinya, asal hidup saja tetap dibayar sama pemerintah, rutin tiap bulan lagi :)
  2. Enak yang kedua adalah ialah sering dapat cuti bersama kalo tanggalannya pas hari besar di hari kamis. Misalnya untuk kamis besok, gak tau peringatan apa itu, PNS akan libur mulai kamis, jum’at, dan sabtu. Baru masuk ke kampus hari Senin, itupun masih boleh gak masuk :) Bandingkan sama yang jadi JOKO, JONO, dan JONI, mereka harus masuk kerja mulai jam 7 pagi sampai jam 4 sore, mulai senin sampai sabtu, dan tidak ada cuti bersama. Kasian mereka ya hahahhaa.
  3. Enak yang ketiga ialah dapat “nyekolahkan” SK PNS nya. hehehe… ini kayaknya asyik banget deh. Saya gak perlu punya sertifikat rumah atau BPKB kendaraan untuk bisa dapat pinjaman dari BANK. Dia hanya cukup njadikan SK PNS sebagai agunan supaya dapat pinjaman dari BANK, dan prosesnya simple lagi . Nah nah ini benar karena saya sendiri sudah membuktikannya hehehhee. Top Markotopsss.

    Sebagai gambaran aja ya untuk SK yang masih setingkat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bank tertentu nlianya bisa mencapai antara 60 s/d 70 Juta Rupiah. Bayangkan. Itu baru SK setingkat CPNS saja sudah segitu, apalagi kalaw SK anda sudah SK Pegawai Negeri Penuh, nilainya bisa mencapai 90 an juta rupiah lebih. Anda bisa membeli rumah cash untuk tipe 45 nah nah amat menggiurkan bukan?
  4. Enak yang KeEmpat yakni kemungkinan dipecat sangat-sangat minim, bahkan bisa dibilang impossible. Kerjanya pun santai-santai aja, gak perlu terlalu semangat sampai lembur-lembur… Toh tidak ada pengukuran kinerja kan?? Evaluasi adalah hal yang tabu dilakukan di kalangan ke-PNS-an. Kenapa? karena siapa yang dievaluasi dan siapa yang mengevaluasi nyaris tidak bisa dibedakan… :D Asalkan pintar menempatkan diri, pasti aman sampai pensiun. Hahahah Bener bener Cak. Mantaf gan. "Pokonya jadi PNS itu enak banget deh…. Makanya ayo buruan daftarkan diri Anda di dealer-dealer PNS terdekat. Hehehehe.

PNS Tetap Menjadi Impian
Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentulah menjadi dambaan dan impian setiap warga negara Indonesia. Adalah suatu kebanggan dan prestise tersendiri jika anda bisa meraih 1 tiket sebagai abdi negara, pelayan negara dan juga aparatur negara yang disebut dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Begitu juga apa yang dialami istri tercinta di rumah yang Alhamdulillah berhasil lulus dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Tidak jarang mereka yang ikut tes CPNS tahun ini baru sekali saja ikut namun sudah mendapat berkah dari Allah SWT berupa kesempatan lulus di terima sebagai CPNS tahun 2010. Tetapi tidak sedikit juga yang sudah ikut berkali kali (bahkan ada yang lebih dari 3 kali) baru kali ini, di tahun 2010, baru lulus dan diterima dan lulus CPNS 2010. Namun juga tidak sedikit orqang yang sudah ikut berkali kali namun sampai tahun 2010 ini juga belum juga lulus CPNS. Ini semua bisa terjadi semata mata karena izin dari ALLAH SWT sekali lagi saya tekankan. Manusia hanya berjuang dan berusaha saja, dan ALLAH SWT yang menentukan.

Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan selalu menjadi tujuan dari para pemuda pemudi di seluruh Indonesia termasuk juga untuk pemuda pemudi di seluruh propinsi Kalimantan Barat. Di saat bangsa Indonesia sudah sanagt sulit menyediakan lapangan pekerjaan, dan begitu ketatnya persaingan dunia kerja ditambah situasi ekonomi kita yang semakin sulit, menjadi PNS tentulah menjadi impian primadona setiap orang. Nah jangan melihat "manfaat" dan "enaknya" jadi PNS seperti yang disebutkan di atas, nah tugas anda semua hari ini adalah berjuanglah dengan jujur dan ikhlas mengisi soal demi soal yang akan diujikan pada hari ini. Jika memang sudah rezeki, satu kursi CPNS akan menjadi milik anda dan tidak akan lari kemana.

Jadi jika mereka yang tahun 2010 ini belum juga berhasil LULUS diterima dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2010 janganlah bersedih. Masa depan cerah tidak selalu harus menjadi seorang abdi negara atau Pegawai Negeri Sipil. Ingatlah rezeki ALLAH SWT itu Maha Luas. Jika tekad dan keinginan masih membara dalam dada, persiapkan diri lebih baik lagi pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada masa yang akan datang. Anda juga bisa melanjutkan hidup anda dengan penuh semangad. Ingatlah tidak lulus CPNS Tahun 2010 bukanlah kiamat. Masa Depan Cerah tetap terbuka lebar dan siap menanti untuk anda raih dan anda genggam dengan sukses. Tetaplah semangat dalam mengejar cita cita kalian di mana saja berada
Dear Blog

Hari ini aku memakai T-Shirt merah berlambang GAURDA di dada T-shirtku. Aku bangga dengan INDONESIA. Aku begitu bahagia. Begitupula dengan seluruh rakyat Indonesia yang mencintai Sepakbola Tanah Air begitu bangga dan bahagia karena tadi malam skuad Garuda Indonesia, tim merah putih, berhasil menumbangkan Tim Mabuhay Piliphina dengan skor 1-0 (agregat 2) dan sudah memastikan tim Indonesia melangkah ke final.

Sudah menunggu di final tim Harimau Melayu, Malaysia, yang merupakan musuh abadi bangsa Indonesia di lapangan olah raga sepakbola selain dari cabang lain misalnya Bulutangkis. Indonesia akan menghadapi Indonesia di Final dalam dua leg pertandingan di Indonesia dan juga di stadion utama Kuala Lumpur. Berhasilkah tim Indonesia, tim Garuda Indonesia kita, memenangkan duel dengan Malaysia dan menjuarai Piala A

Dalam situs Wikipedia disebutkan bahwa debut tim nasional sepak bola Indonesia memiliki kebanggaan tersendiri, menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria, yang hingga kini menjadi satu-satunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. Indonesia, meski merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar, tidak termasuk jajaran tim-tim terkuat di AFC.

Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger). Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua di tahun 2000, 2002, dan 2005. Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991. Di kancah Piala Asia, Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.


Kejuaraan Piala AFF
Dalam blognya IwanDahnial sudah dipaparkan dengan jelas apa itu AFF. Dalam blognya dia menulis bahwa sepak bola piala AFF 2010 (AFF = ASEAN Football Federation / Konfederasi Sepak Bola ASEAN, sebelumnya disebut Tiger Cup / Piala Tiger dan sejak tahun 2008 disebut Piala Zuzuki AFF) digelar mulai 1 Desember 2010 di Indonesia dan Vietnam. Indonesia dan Vietnam menjadi tuan rumah bersama pada kejuaraan sepak bola piala AFF 2010 ini. Dalam kejuaraan sepak bola piala AFF 2010 ini, Indonesia masuk Grup A, merupakan “grup keras” bersama Thailand, Malaysia dan Laos. Sedangkan di Grup B terdiri dari :Vietnam, Filipina, Singapura dan Myanmar.

Dahnial juga menyebut bahwa dari 8 (delapan) kali pelaksanaan kejuaraan sepak bola antar negara ASEAN, Piala AFF, Indonesia belum pernah sekalipun menjuarainya. Prestasi terbaik timnas Indonesia mampu sampai laga final namun kalah di laga puncak tersebut, ini terjadi pada tahun 2000, 2002, dan 2004. Indonesia dikalahkan Thailand di final tahun 2000 dan 2002, sedangkan di final tahun 2004, Indonesia dikalahkan Singapura. Sedangkan prestasi terburuk Indonesia terjadi di Piala AFF 2006 yang diselenggarakan di Singapura dan Thailand, kala itu Indonesia tidak lolos dari penyisihan grup. Indonesia kalah bersaing dengan Singapura dan Vietnam sehingga tidak mampu lolos ke semifinal. Pada Piala AFF 2008 (Piala Suzuki AFF 2008) yang diadakan di Indonesia dan Thailand, Vietnam menjadi juara dengan mengalahkan Thailand di final di kandang Thailand.

Jadi hari ini izinkanlah aku memakai kaos Merah dengan lambang Garuda di dadaku. Betapa aku bangga dengan INDONESIA. Aku yakin seluruh rakyat Indonesia bersuka cita karena tim kebanggaan kita, Tim Merah Putih, Tim GARUDA berhasil melangkah ke Final. Gelar Juara dan Trofi Piala AFF sudah tepat diambang mata. Semoga ALLAH SWT mengabulkan permohonan dan doa kami seluruh rakyat Indonesia agar tim kita, tim INDONESIA, berhasil menjuarai FINAL tersebut dan JUARA menjadi milik Tim Garuda Indonesia. Semoga juara menjadi Milik Seluruh Rakyat Indonesia yang selalu mengelu elukannya. Aku Bangga Indonesia

As far we know that, currently, the distribution of HIV AIDS in Indonesia has been increasing very quickly since many years ago. The information of the actual number of HIV AIDS cases in this country has reached about 20.000 by the end of March. The first rank of those HIV AIDS victims are from productive ages between the age 15- 39 years old. People who living with HIV AIDS existed more than 80 percents of those total 20.000 victims. Those number were out of reflecting the total amount of actual HIV AIDS holders. The phenomenon of “ice mountain” which might be worst than appearing in those number which might be bigger. This might be possible due to the number of people who lived with that deadly virus were not easily detected.

We are realized that Indonesia is facing very diverse HIV epidemics across the country including in West Kalimantan. There were lots of media and Information. and communication technology as well which giving us more opportunity to suggest people to stay healthy and healthy living. The media might be in the form of printing, digital and paperless format might have been used by the government to work together with National Family Planning Board or in Indonesia called “Badan Keluarga Berencana Nasional) to suggest people to keep healthy.

The question might arise here; how far those Media community could contribute positively to suggest the people to stay healthy living from HIV AIDS in Indonesia?

Suggestion To Change
One of our important dreams is providing information for every one to access without paying , and the information should be useful. The development might be changing but the spirit and emotional value could be developed by their participation into the development of the country. Building national awareness toward all national disaster, for example, could be developed through media. Through media, the people of Indonesia could participate in supporting others and helping each other by donating their financial assistances to those unlucky ones.

Many victims fallen during Merapi eruption in Jogjakarta, Central Java. There were more than 400 people died in Tsunami Disaster in Mentawai, Padang, West Sumatera. The information on those terrible national disaster could be accessed by every one. This might be possible with Media as the most affordable news resources for the people. We can read and follow the development of victim identification, distribution of food program , and disaster recovery efforts that have been carried on through the media

The government of the republic of Indonesia had many strategic series of development to advance the national achievement. Regarding those national disaster happened in Indonesia, it is also provide a better way in strengthening strategic information to guide a more effective HIV/AIDS response in Indonesia. The information from the government will be able to be understood by the people through media as they can use the media as a bridge to deliver general policies that should be known by its people. The media plays very important and strategic efforts to change the life of the people. Changing a life is might be possible thing to be done , but changing society bad behaviors and attitude needs consciousness which might be influenced by public opinion developed by the media.

The strategic information that have been covered as biggest responsibility by the media might be in the form of following components: (1) The information on HIV surveillance, which includes surveillance of HIV and other sexually transmitted infections and behavioral surveillance; (2) The information on HIV/AIDS estimation and projection all across Indonesia; (3) The information on monitoring of essential interventions linked with health sector responses (antiretroviral therapy, counseling and testing, preventing mother-to child-transmission, preventions in most-at-risk populations, etc); and the last is (4) The Information on HIV drug resistance surveillance and monitoring

Conclusion
The community and people have the right to access the information, as the bridge of the information, the role of media in preventing HIV AIDS distribution into account now. We cannot deny there were numbers of participation from the community to help the government to spread the information about HIV AIDS transition period. Without working together with the Media, it was really very difficult for the government to deliver the development message to the people of Indonesia. The problem might be around in every provinces in Indonesia regarding HIV AIDS epidemic and the plan to combat those HIV AIDS spreading will still a big question that need to be answered and the problem quality still remain crucial issues.

We believe, by strengthening and focusing the strategic information in the role of media in Indonesia will also give the opportunity in promoting the right response for controlling the diverse HIV epidemic in Indonesia since we believe nothing is impossible, nothing is hard, as long as it comes from the heart. The development messages that have been conducted by the government of Indonesia will be delivered by the media for the community and the society. The people of Indonesia will be obviously interested in being more involved in participating in the development of the country, state and nation.
As we all know these days that the phenomenon of fallen people whose suffers from of their HIV AIDS distribution in the whole world have been increasing shapely. Those deadly virus attacked all segments of people which can not differentiate age, gender, sexual background and race of the people in this universe. We, as a united family at home , will also take those responsibility to avoid those HIV AIDS epidemic with every way whatsoever.

As a husband, he must do everything needed to protect his wife and children, from hazards such deadly disease. His wife and children must be protected absolutely. For example, a woman married to a drug addicted with HIV positive should be protected from the possibility to get infected too.

A wife could be infected with those HIV AIDS virus very easily from inresponsible husband or from uknown man without care. If her husband who have been infected with those HIV AIDS virus should be handle very carefully to avoid the virus reached her future children.

To explain about the danger of HIV AID virus should be done with carfefully and patiencly through good communication and socialization from very early age. It was understood that environmental education background and house environment of the people have a very dominant role in shaping the character of the children to reject drugs and HIV-AIDS prevention.

In the province of West Kalimantan menempati ranking ketujuh kasus HIV AIDS terbanyak se-Indonesia. Data hingga Juni 2010 menyebutkan secara berurutan, DKI (3740), Jabar (3710), Jatim (3540), Papua (2858), Bali (1747), Jateng (819) dan Kalbar (794). “Untuk Kalbar (794), setengahnya dari Singkawang. Kota Singkawang adalah prevalensi terbesar HIV AIDS di Indonesia, setelah Merauke,” tegas Budi. “PSK yang ada di Kota Singkawang 27 persennya sudah HIV positif,” timpalnya.

ranked seventh highest HIV-AIDS cases in Indonesia. From the latest information from Family Planning Board of The Republic of Indonesia can we get the conclusion that several cities have been dealing with HIV AIDS cases. Those cities are Jakarta (3740), Jabar (3710), East Java (3540), Papua (2858), Bali (1747), Central Java (819) and West Kalimantan (794). The biggest HIV AID prevalence in West Kalimantan has go to Singkawang city by which 27 percentage of those women already infected by those deadly HIV AID virus

There are several ways of distributions of those deadly HIV AID virus that we already engaged since many years ago. Those danger of HIV could be transmitted through parentral systems such as blood transfusion, needle operation, sexual intercourse, pregnancy, childbirth, breastfeeding and also for open wounded which possibly infected with HIV virus.

To control and evaluate the distribution of those deadly HIV AIDS only can be avoided with several ways that we already knew before. Some commons action can be committed by all people all across Indonesia very easily such as safe sex and loyal to the legitimate spouse campaign and using condoms. The usage of clean and sterile needles, universal precaution, and also controling the quality of blood products, and to conduct prevention of transmission to the fetus and infant. For West Kalimantan province, from the data taken from West Kalimantan Provincial Social Welfare during the period of 2002 to August 2010, the number of HIV-AIDS victims in Singkawang has been reached 507 people.

Some of those HIV AIDS victims are 396 man and 111 women. We have to be careful to find out another 5000 uknown victims that cannot be easily detected. We need to do some actions to provent another fallend victims of those deadly HIV AIDS virus and we do not want to see another thousands of HIV AIDS victioms due to those virus will spread in every way

If someone got infected with those deadly HIV AIDS virus, and they have to be suffered for the whole life. Once exposed, a lifetime will be affected. This is posible due to the virus is actually not dead. We have to recommend good life with healthy living to all people so that people can produce good family far away from the virsu. We all need to invite all people in the community and society to do many efforst to conduct healthy campaign to raise public awareness of the threat of serious dangers of HIV AIDS.

The spread understanding of the ins and outs of drugs and HIV AIDS, should be done equally to all levels of society. This danger will threaten anyone, regardless of the person’s social status. Therefore, prevention campaigns and mitigation must be performed continuously, in language easily understandable by ordinary people. The information on how to protect family from HIV AIDS virus should be given in correct ways and the good approachment should be done firmly to all people all across the country due to this deadly HIV AID virus can attack everyone. The campaign of HIV AIDS information should be delivered in prespectively organised and the usage of the language which can be understood by all people in the community.(Asep)

Dear Blog,

Tema tulisan blog ku hari ini memang agak lazim dan sudah "pasaran" diberbagai forum, milis dan juga tulisan di berbagai media. Teman. Ya satu kata itu memang sederhana namun mempunyai makna yang mendalam. Pengalaman memperoleh teman dan mendapatkan pertemanan adalah hal yang bisa saja berbeda beda antara satu orang dengan orang yang lain. Perbedaan pengalaman itu bisa jadi pengalaman yang baik, dan berkesan. Namun tidak sedikit pengalaman menyedihkan, tidak menyenangkan sampai pada pengalaman yang menyakitkan bisa terjadi pada setiap orang. Apa yang anda rasakan saat memperoleh seorang teman Baru? Bagaimana anda harus bersikap agar pertemanan yang sudah anda bangun dan bina itu tidak rusak karena sesuatu hal?. Mari kita kita coba paparkan sedikit suka duka pertemanan yang kita rasakan selama ini.

Banyak faktor "x" dan juga faktor lain yang bisa menyebabkan pertemanan anda bisa renggang karena kesalahpahaman dan perbedaan visi dan cara pandang anda masing masing terhadap pola pertemanan yang ingin kalian bangun. Perbedaan visi dan cara pandang ditambah dengan gaya hidup seseorang bisa menentukan perbedaan dalam memperlakukan seorang teman. Satu hal yang pasti adalah kita tidak dapat membuat setiap orang menjadi sahabat atau teman buat kita. Sebagaimana kita juga belum tentu diterima oleh orang lain sebagai teman. Namun demikian ada batas batas manusiawi dan keadilan yang bisa membedakan antara anda dengan teman anda. Pantaskah dia menjadi teman anda sesuai dengan kriteria anda sendiri? Juga dengan pertanyaan lain: Pantaskah anda menjadi sahabatnya sesuai dengan kriteria yang ada padanya?.

Coba kita lihat beberapa contoh "faktor X" yang bisa menyebabkan anda tidak bisa di"terima" oleh seseorang untuk menjadi temannya dan juga sebaliknya dia tidak bisa "diterima" menjadi teman anda. Beberapa faktor "ajaib" itu antara lain :

  1. Uang (Money)
    Khusus untuk alasan yang satu ini memang lazim dan umum terjadi di dunia pertemanan antara sesama kita. Urusan Uang, duit, fulus, money, atau arta (bahasa Jawa-red). Urusan ini memang sangat sensitif dan sangat peka karena menyerempet ke dimensi pertemanan yang lain dalam lingkaran persahabatan yang akan kita bangun. Kekurangan finansial sering menjadi salah satu pemicu keretakan pertemanan antara kalian. Contoh mudahnya adalah saat anda meminjam uang kepada teman anda, dan anda tidak dapat mengembalikan uang itu pada waktunya kepadanya. Atau anda sengaja atau tidak sengaja menghindar dari kewajiban membayar kembali uang anda kepadanya. Hal hal "diam diam" seperti inilah akhirnya menimbulkan "jarak" bagi anda yang berpotensi timbulnya keregangan diantara kalian.

    Namun sebenarnya urusan uang ini bisa saja diatasi oleh kalian berdua. Jika ada "deal" atau ada "kesepakatan" bagi kalian berdua yang tidak mempermasalahkan "kapan" hutang anda kepadanya, atau hutang dia kepada anda tidak menjadi masalah. Waktu pelunasan hutang yang bisa direstrukturasi bagi kalian berdua yang sudah sepakat satu sama lainnya bisa jadi akan menjadi solusi bagi persahabatan kalian. Persahabatan dan pertemanan kalian tetap tidak ada masalah dan hepi hepi saja karena anda tidak mempermasalahkan urusan materi. Namun pola pertemanan seperti ini memang jarang terjadi. Tidak banyak orang yang mengalami hal seperti ini. Berbahagialah anda jika punya teman yang punya tenggang rasa yang tinggi. Hutang memang harus dibayarkan, namun kalian berdua tidak mempermasalahkannya kapan (hutang itu) dibayar.

  2. Urusan Cinta (Asmara - Love)
    Saya sebenarnya agak senyum senyum juga untuk alasan yang satu ini. Urusan cinta. Urusan asmara. Sepertinya rekan rekan blogger sudah bisa menebak ke arah mana bahasan nomor 2 ini, urusan Cinta. Mungkin rekan rekan pembaca blog saya akan mudah menerka karena urusan cinta atau asmara inilah anda akan merasa cemburu (Jealous-red) ya khan? Hehehe. Ya ya saya rasa wajar saja. Bayangkanlah jika seseorang yang anda sukai dan cintai itu ternyata pindah kelain hati dan sudah punya gebetan lain?. Tentu anda merasa jeles alias cemburu bukan? Wajar saja tentu saja. Anda akan menjaga jarak kepada si dia karena si dia sudah punya gebetan yang baru misalnya. Saya sendiri tidak menganjurkan anda untuk berpacaran, karena dalam agama Islam yang saya anut memang tidak mengenal kata "pacar" atau "Pacaran".

    Namun kadang juga orang bisa putus asa karena cinta. Lebih "seyem" lagi kalaw untuk urusan asmara alias cinta ini bisa membuat orang menjadi patah semangat hidupnya atau bahkan akan mengakhiri hidupnya. Ih seyem bangeds ya. Jangan sampai begitu ya. Percayalah, seperti kata banyak orang, dunia ini tidak selebar daun kelor. Jika anda ditolak oleh si dia, Insya Allah masih banyak lagi calon pengganti yang lain. Perluaslah wawasan dan pergaulan anda sehingga anda akan banyak mendapatkan suasana baru dan kemungkinan mendapatkan seseorang yang sesuai dengan hati anda akan menjadi lebih besar daripada anda mengurung seorang diri di dalam kamar. Bukalah hati anda untuk menerima cinta dari orang lain, dan Insya Allah anda akan dimudahkan untuk mendapatkan kekasih baru yang sesuai dengan pilihan hati anda.

  3. Idealisme
    Ini memang salah satu faktor anda "dijauhi" oleh teman anda. Ini bisa dimaklumi sebenarnya. Misalnya saja anda pintar, dan paham hukum dan anda mempertahankan idealisme anda karena sistim di tempat kerja anda misalnya memang tidak sesuai dengan tatanan dan kaidah hukum yang berlaku. Lalu anda berjuang dan berusaha memperbaikinya sesuai dengan idealisme yang anda yakini kebenarannya. Persoalannya di sini adalah JIKA anda berada di sistim lingkungan kerja dengan manajemen yang amburadul dan teman teman anda sudah banyak mendapat fasilitas dari bos di kantor, maka anda hanyalah sebutir debu yang tiada artinya.

    Percuma saja anda mempertahankan idealisme anda jika lingkungan kerja aja sudah lebih pro kepada kantor yang sudah memanjakan mereka dengan fasilitas fasilitas. Hutang Jasa kepada seseorang yang kelewat tinggi menyebabkan mereka "takut" ditarik kembali fasiltias yang sudah mereka terima dari bos, sehingga rekan rekan anda menjadi "buta" akan kebenaran. Anda jangan menyalahkan BOS yang pilih kasih atau bos anda menganut sistim "Like and dislike" karena itu adalah hak sang bos. Anda mau jadi jahat atau mau jadi baik adalah pilihan. Jadi sikap idealisme anda di kantor dianggap "membahayakan" posisi rekan anda jika bergaul atau "berdekatan" dengan anda. Mereka berinisiatif "Cari Aman" dengan tidak menjadikan anda menjadi temannya. Ini bisa dimaklumi.

    Jadi anda tidak perlu risau atau kuatir karena "dijauhi" oleh rekan rekan kantor anda dari kelompok semprul seperti ini. Malah seharusnya anda kasihan kepada mereka yang sebenarnya dari hati mereka yang terdalam ingin berteman kepada anda. Namun faktor egois dan ketakutan kehilangan rezeki jika berteman dengan anda yang idealis lah yang menjadikan anda di"jauhi" oleh rekan kerja anda . Anda harus memaklumi mereka. Jadilah diri anda sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan anda. Anda tidak perlu takut terhadap "keengganan" mereka untuk menjadikan anda sebagai sahabatnya.

Nah demikian dari contoh 3 (tiga) faktor di atas masih banyak faktor lainnya di dalam peta pertemanan anda di dunia persilatan yang malang melintang saat ini. Hehehe. Yaya apa yang saya paparkan di atas hanyalah contoh saja. Ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi hal atau sesuatu yang berpotensi merenggangkan hubungan pertemanan kalian dengan rekan anda. Ingatlah selalu bahwa kita tidak selalu bisa membuat orang lain SUKA terhadap kita, sebagaimana kita juga tidak bisa menjadikan setiap orang menjadi sahabat atau teman bagi diri kita sendiri. Jadi tidak ada yang namanya teman sejati dan juga tidak ada yang namanya musuh sejati. Kadang jika kita terlalu sayang kepada teman mungkin suatu saat dia akan menjadi musuh terbesar anda. Juga anda jangan terlalu membenci seorang musuh, karena bisa jadi mereka akan berubah dan menjadi sahabat baik anda.

Berteman atau mendapatkan teman baru adalah hal yang indah. dalam hidup Kata orang mendapatkan 1000 teman terlalu sedikit, dan mendapatkan 1 orang musuh sudah terlalu banyak. Mungkin ungkapan itu benar mungkin juga tidak. Tidak ada kewajiban bagi anda untuk mendapatkan teman sebanyak banyaknya. Teman sedikit namun berkualitas jauh lebih baik bagi kalian berdua untuk dibina, dipupuk dan dikembangkan menjadi jalinan persahabatan dan persaudaraan selama lamanya

Sebagai penutup saya kutipkan kata kata bijak dari Erynn Miller "Bersahabat dekat dengan seseorang itu membutuhkan banyak pengertian, waktu dan rasa percaya. Dengan semakin dekatnya masa hidupku yang tidak pasti, teman-temanku adalah hartaku yang paling berharga". Nah selamat berburu teman yang baik dan berkualitas ya



Dear Blog,

Kini sudah menjadi tren orang lagi senang belajar Bahasa Inggris. Mulai dari tingkat anak anak hingga kepada tingkat Mahasiswa dan orang kantoran. Semuanya pada booming belajar Bahasa Inggris. Suatu gejala yang bagus dan baik sekali. Namun tidak sedikit diantara kita yang mencibir dan menganggap remeh orang yang sedang giat mempelajari Bahasa Inggris. Mulai dari keraguan para pakar pendidikan akan pemakaian bahasa Pengantar Bahasa Inggris di Sekolah, pemakaian bahasa Inggris di sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, sampai kepada pada anggapan sebelah mata terhadap menjamurnya kursus kursus Bahasa Inggris yang banyak disetiap sudut kota Pontianak bak jamur di musim hujan.

Namun karena sering dianggap sebelah mata dan anggapan remeh dari orang itulah, banyak dari kita yang malah meremehkan banyaknya kejanggalan dan kesalahan tata bahasa (Gramatika) Bahasa Inggris dalam penggunaan sehari hari. "Jangankan anda, anak SD saja sekarang banyak yang mahir Berbahasa Ingrgis" kata sebuah artikel yang saya baca dari sebuah koran nasional. Nah jangankan kita orang dewasa yang lagi gandrung Bahasa Inggris, anak anak tingkat Sekolah Dasar aja banyak yang mahir berbahasa Inggris. Lalu ada lagi komentar lain, "Ngapain sih belajar bahasa Inggris jaman sekarang? Hari gene belajar Bahasa Inggris, udah pasaran tauuuuu" Demikian katanya. Lalu banyak orang yang menyarankan belajar bahasa Asing lain saja daripada belajar Bahasa Inggris yang sudah kadung sudah mencapa titik jenuh di pasaran kerja seperti sekarang ini. Benarkah demikian?

Orang terjatuh biasanya karena batu yang kecil. Jarang sekali orang terjatuh karena batu yang besar. Hal hal kecil dan remeh dari Bahasa Inggris saja sudah banyak yang tidak perduli lagi. Mau salah kek sebodo amat. Lagipula salah kecil kecil ini, tidak salah besar besar kata orang. Santai ajalah cuma salah gramatika aja, yang penting kan mereka tau maksud kita kata orang. Nah dari sinilah akhirnya timbul pembenaran (justifikasi) kalaw penulisan dan pemakaian bahasa Inggris boleh salah salah tata bahasanya yang penting mereka mengerti apa yang kita maksudkan. Banyak contoj contoh di masyarakat bahwa hal hal remeh dan kecil seperti tata bahasa Inggris saja banyak yang diabaikan oleh masyarakat yang dengan mudahnya bisa kita temui dalam kejadian sehari hari.

Misalnya ada koran di Pontianak terkenal di Kalimantan Barat yang sering menuliskan kata "Pontianak Colorfull" dalam sebuah artikelnya. Yang dimaksud oleh penulis atau redakturnya tentu adalah "Pontianak Penuh Warna" dalam artian bahasa Indonesianya. Pemakaian kata "Colorfull" yang oleh penulis/redaktur dimaksudkan adalah "Penuh Warna" tentu benar adanya. Benar namun kurang tepat. Dalam tata Bahasa (gramatika), kata "Colorfull" dengan penggunaan dobel huruf L adalah kurang tepat. Suffix "ful" (dengan huruf L satu buah-red) yang ditambahkan kepada kata Benda untuk menghasilkan kata sifat. Jadi kata dasarnya adalah "color" + mendapat Suffix "ful" menjadi "Pontianak Colorful" adalah tepat dan sesuai dengan kaidah tata bahasa Inggris. Contoh lainnya adalah "joyful, cheerful , painful, careful" dan masi h banyak lainnya.

Suffix "ful" diartikan sesuatu yang mempunyai makna sepenuhnya diisi oleh sifat sesuatu, atau penuh dengan sesuatu. Kata "Pontianak Colorful" artinya adalah "Kota Pontianak yang penuh dengan warna warni". Jadi dalam kaidah tata bahasa Inggris (Grammar) pemakaian suffix "ful" ditambahkan kepada kata benda untuk menghasilkan kata sifat.


Jadi kata pemakaian kata "Pontianak Colorfull" yang berarti "Kota Pontianak penuh Warna Warni" akan lebih tepat dan bermakna jelas jika menggunakan pilihan kata "Pontianak Colourful" (Huruf L nya satu).

Para Pembaca Blog saya di mana saja berada.
Bahkan banyak plang plang papan informasi yang ada di bandara Internasional Soekarno Hatta juga banyak yang kacow balaw susunan tata bahasanya. Padhal kita semua tau sama tempe bahwa Bandara SOETTA adalah bandara Internasional yang dikunjungi oleh ratuan bahkan ribuan turis asing dari seluruh dunia tumplek ruah di situ. Petunjuk bandara, termasuk penempatan papan informasi dan plang info di bandara SOETTA merupakan bagian dari kebutuhan pengguna jasa di Bandara untuk mengetahui secara persis informasi apa yang kiranya diperlukan. Jadi jika penulisan susunan ejaan dan penggunaan Bahasa Inggris dalam papan info di SOETTA itu kacow susunan bahasa Inggrisnya, bukan tidak mungkin malah membuat para wisatawan manca negara menjadi kebingungan.

Coba saja amati pemakaian ejaann berbahasa Inggris yang kacau misalnya terlihat di papan penunjuk penyewaan mobil, tur dan travel di bandara yang terletak di Cengkareng, Tangerang, Banten itu. Dalam papan tertulis, "Comport, Easy, Cheapers, Safety". Padahal yang dimaksudkan tentunya adalah 'Comfort' (nyaman), 'Cheaper' (lebih murah), dan 'Safe' (aman). Dan tidak hanya itu juga dalam papan itu tertulis 'Droop and Pick Up' padahal seharusnya 'Drop and Pick Up' karena mengacu pada makna menurunkan dan menaikkan.

Contoh lain adalah plang tertulis "SERVICE AVILIABLE". Padahal penulisan bahasa Inggris yang sesuai dengan tata krama dan tata bahasa adalah "Service Available". Nah kacow sekali bukan?. Dan masih banyak lagi kesalahan kesalan kecil dan remeh yang selalu diabaikan dan tidak mendapat perhatian dari kita semua sebagai pengguna dan pemakai bahasa Inggris. Remeh dan sederhana kesalahannya bukan? Tapi berdampak serius terhadap martabat bangsa. Apa kata turis nanti, kalaw orang Indonesia banyak tidak paham menggunakan bahasa Inggris. Nah kalaw turis sampai bilang gitu yang malu kan kita semua bukan?

Saya saja sebagai orang Indonesia merasa malu dan prihatin dengan penggunaan Bahasa Inggris yang salah dan tidak sesuai dengan grammar (tata bahasa) dan ejaan yang benar. Saya memang bangga dengan Bahasa Indonesia, dan bahasa Indonesia adalah bahasa utama saya yang saya gunakan sehari hari. Namun konteks yang saya tulis dalam blog ini adalah bahasa Internasional yang umum digunakan dalam menyambut kedatangan turis asing di Indonesia.

Jika kita kedatangan Turis Jepang misalnya, dan kita kurang paham bahasa Jepang, maka kita akan menggunakan bahasa Internasional lainnya yang juga bisa digunakan. Memang banyak turis asing yang paham bahasa Indonesia, namun juga tidak sedikit dari turis Asing yang datang ke Indonesia tidak mengerti sama sekali bahasa Indonesia. Nah Bahasa Inggris bisa digunakan untuk menyambut mereka. Bukankah Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa Internasional yang banyak digunakan dan "pasaran" dewasa ini?

Kesalahan penulisan bahasa Inggris di bandara internasional sekelas SOETTA sebenarnya cukup memalukan bangsa Indonesia. Karena Bandara SOETTA adalah etalase suatu Negara. Nah kesan pertama yang didapat oleh para turis saat mendarat di Indonesia salah satunya adalah melalui Bandara Soekarno Hatta. Di masa yang akan datang sebaiknya penulisan kata kata dan papan info di SOETTA jangan diserahkan kepada karyawan biasa dalam pengerjaannya. Jika harus dikerjakan oleh karyawan biasa, harus sudah mendapat revisi dan pengawasan dari mereka yang paham dan mengerti Bahasa Inggris. Agar kejadian yang memalukan ini bisa sedikit demi sedikit dikurangi kesalahannya di masa yang akan datang.

Nah dengan contoh contoh di atas, masihkah anda meremehkan Bahasa Inggris?.
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia