Help us to keep our home
Setiap manusia di dunia ini pasti mempunyai berbagai macam tujuan hidupnya masing masing. Ada tujuan hidupnya ingin mengabdi pada nusa dan bangsa juga baik. Ada yang tujuan hidupnya untuk kepentingan masyarakat juga baik.

Dan bahkan punya tujuan hidupnya menikah sesuai dengan tambatan hatinya juga baik. Nah khusus yang tujuan terakhir itulah yang saya coba paparkan di sini dan tentu kaitannya dengan perjanjian berat yang dalam islam di sebut dengan Mitsaqan Ghaliza. Menikah. Mengapa sampai sekarang masih ada orang yang menunda untuk menikah? Atau bahkan telat menikah? Mengapa bisa sampai di sebut dengan telat menikah?

beberapa sebab seseorang telat nikah, dan Akh Indra Hermawan mengirimkan tulisan ini untuk anda, Buat merenungi, kenapa telat nikah.

  1. SELERA TINGGI
    Selera tinggi yang dimaksud bukan dalam makanan, tapi dalam memilih jodoh. Pinginnya yang sempurna segalanya. Tak ada kekurangan sedikitpun. Agamanya bagus [tentu..!!], cakep, kaya raya, keturunan baik-baik,tinggi badan 170 cm, rambut berombak, cerdas, pinter masak dan jahit, sabar penyayang, keibuan, hafal Al-Qur'an, pinter ceramah..[aduh..banyak sekali !!].

    Yang demikian tentu susah dapetnya. Nggak tahu harus nyari dimana, di super market jelas ndak ada. Akibatnya, setiap kali ada muslimah yang ditawarkan,selalu saja kandas. Belum kelasnya, katanya! Sebaliknya, yang wanita juga punya kriteria khusus, Saya pingin nikah dengan yang sudah profesor dan cakep banget. Atau Paling tidak pegawai negeri atau yang sudah punya mobil lah... Karena kriteria yang cukup sulit ini, maka banyak para pemuda dan pemudi yang harus telat nikah.

  2. STUDY ORIENTED
    Banyak juga yang telat nikah karena study oriented. Belajar dan belajar adalah prioritas utama. Siang, malam, pagi, petang terus belajar. Iapun selalu pingin pindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu daerah kedaerah yang lain. SD di Jogja, SMP di Medan, SMU di Jakarta, S1 di Surabaya, S2 di Jepang, S3 di Amerika, terus pulang ke Indonesia tinggal di Paris van Java. Sampai-sampai lupa kalo'butuh pendamping hidup. Tahu-tahu usia udah kepala lima. Kasus telat nikah krn alasan studi ini juga sering terjadi.

  3. PUNYA APA APA DULU.
    Saya belum punya apa-apa untuk berumah tangga, begitu alasan yang diutarakan sebagain orang untuk melegitimasi pengunduran pernikahan. Punya apa-apa,yang dimaksud sering bermakna belum punya rumah sendiri, mobil sendiri, HP, kulkas, komputer, mesin cuci atau bus...[untuk apa yaa?].

    Prinsip belum punya apa-apa ini sering dilontarkan. Padahal orang yang nikah ndak mesti harus punya hal-hal diatas terlebih dahulu. Rumah, ngontrak dulu juga ndak apa-apa. Nggak ada mobil juga ndak masalah, bisa naik angkutan, motor atau sepeda [romantis khan ??]. HP,kulkas dan komputer nggak jadi syarat dalam pernikahan.


  4. KEINGINAN ORANG TUA
    Pesan khusus dari orang tua kadang jadi penghalang untuk melangsungkan pernikahan. Sebenarnya sich udah pingin juga, tapi orang tua saya..., demikian keluhan mereka. Orang tua terkadang ngelarang si anak yang udah ngebet nikah.Alasannya macam-macam, seperti bantu prang tua dulu lah, jangan terlalu muda,rampungkan studimu, lanjutkan dulu karirmu.....Permintaan orang tua yang seperti ini sering membuat para pemuda dan pemudi mikir-mikir lebih panjang tentang pernikahannya.

    Sebenarnya nggak ada pertentangan antara nikah dengan berbakti sama ortu. Secara umum, orang tua berkeinginan anaknya hidup bahagia. Oleh karena itu, kalo' si anak mampu meyakinkan ortu ttg kehidupan rumah tangganya, insyaAllah oke-oke saja kok kalo' mau nikah cepat.

  5. NIKAH ITU SUSAH
    Ini alasan klasik yang diungkapkan orang. Nikah itu susah, nggak usah terburu-buru. Belum lagi kalo' udah punya anak, tambah susah lagi dong... Akhirnya pengunduran jadwal nikahpun jadi pilihan. Ada juga yang nggak pingin susah [karena nikah] kemudian cari jalan pintas. Maunya enak melulu, tanpa mau tanggung jawab. Macem-macem solusinya, bisa pacaran atau dolan kesini, dolan kesitu, keluar kesana, keluar kesini.....

  6. PERNAH GAGAL
    Sebagian ikhwan maupun akhwat merasa trauma dengan peristiwa kegagalan yang menimpa. Pernah dilamar ataupun melamar tapi batal ataupun ditolak. Kadang tak cuma sekali tapi berkali-kali. Akibatnya ia jadi putus asa dan takut mengalami hal yang serupa. Malu banget, demikian katanya. Apalagi bila kegagalannya sempat terdengar oleh teman-teman yang lain.

  7. PERSAINGAN KETAT
    Bukan berita baru bila jumlah muslimah hari ini membludak. bahkan perbandingan antara laki-laki dan perempuan bisa lebih dari satu banding dua. Akibatnya banyak muslimah yang tersingkir dan tak dapat jatah pilih kaum pria. Ini bukan menakut-nakuti, tapi sungguhan. Namun percaya dech, Allah itu Maha Adil terhadap hamba-NYA.

Itulah tadi beberapa penghalang seseorang untuk melangsungkan pernikahan. Setahun, dua tahun, tiga tahun, empat, lima..... akhirnya usiapun beranjak tua. Mumpung usia masih muda, segeralah menikah, jangan menunda nunda.

Kalaw sudah beranjak tua, bisa bisa makin tidak laku lagi nanti loh. Nah buat apa sih cari yang sempurna? Tidak ada di dunia ini pria (ikhwan) dan wanita (akhwat) yang sempurna. Mumpung umur masih muda, segeralah menikah
Tag : Opini - Asep Haryono | Sibuk - Powered by Blogger
Dear Blog

Setiap orang tentu mempunyai beragam aktifitas yang bisa saja seabrek untuk dikerjakan setiap hari. Begitupula dengan diri saya. Kesibukan bekerja di salah satu perusahaan media cetak di Kalimantan Barat juga menyita sebagian besar waktu saya sehari hari.

Belum lagi dengan segudang aktifitas lainnya dalam kesehariannya yakni mengurus keluarga, dan juga pekerjaan kecil lainnya di luar rumah dan kantor. Kesibukan lain yang tidak kalah intensifnya adalah antar jemput istri tercinta ke lokasi tugas mengajar di Kubu walaupun cuma sebatas hanya sampai di kota Rasau saja , namun tidak urung juga memerlukan konsentrasi dan waktu tersendiri

Namun demikian kesibukan setiap hari itu juga kadang membuatku menjadi lebih terpacu lagi untuk bisa sedapat mungkin membagi waktu dengan sebaik baiknya. Jika kita berbicara mengenai waktu tentu tidak akan ada habis habisnya. Sungguh benar benar dituntut kemampuan kita untuk bisa mengatur waktu dengan sebaik baiknya, dan bukan waktu yang mengatur kesibukan kita. Tetapi sebaiknya kitalah yang menjadi "manager" sang waktu, dan kita membagi bagi sang waktu dengan baik agar waktu yang dipakai menjadi sangat bermanfaat dan berguna. Waktu akan selalu bergulir dan tidak akan terulang.

Dalam hal lain dari sisi sang waktu, adalah bahwa kita dituntut untuk bisa berbuat bijak untuk mengisi hari hari kita menjadi lebih bermakna dan bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain dan itulah waktu. Kita sebaiknya berpikir strategis dan taktis dalam mengisi kesibukan keseharian kita untuk berpacu dengan sang waktu. Hal yang sederhana saja misalnya kesibukan kita dalam 1 hari tentu sudah bisa kita perkirakan tentunya. Mulai dari aktifitas bangun di pagi hari, siang hari lalu dilanjutkan dengan makan siang dan sholat (bagi yang Muslim seperti saya misalnya-red) dan kemudian pulang ke rumah.

Sesampai di rumah pun akfitias juga tidak terhenti dan akan terus berjalan. Mulai saat menginjakkan kaki di rumah (baik rumah sendiri maupun rumah yang masih kontrak kaya saya-red) maka aktifitas pun berputar bagi roda pedati. Sebut saja mulai dari mandi sore, lalu pergi ke Masjid untuk mendirikan sholat Magrib hingga kembali ke rumah, dilanjutkan memasuki waktu Isya dan seterusnya. Bagi yang suka membaca buku, menulis diary, atau bermain komputer di rumah juga bisa dikatakan sebagai aktifitas rutin seperti biasanya. Nah sederet aktifitas seperti itulah yang kita lakonin setiap hari.

Pertanyaan mendasar bagi kita semua adalah apakah waktu yang berputar setiap hari selama 24 jam itu memberikan manfaat bagi diri kita? Apakah kegiatan sehari selama 24 jam juga bermanfaat untuk orang lain? Apakah kita selalu sibuk memikirkan diri sendiri hingga melupakan kepentingan orang lain? Nah masih banyak pertanyaan pertanyaan lain yang menyentil rasa keadilan diri kita untuk bisa menjawab itu semua. Marilah kita manfaatkan waktu sebaik mungkin agar kelak tidak menyesal dikemudian hari.

Marilah kita manfaatkan sang waktu sebaik mungkin


Tag : Opini - Asep Haryono | Kalender 2011 - Powered by Blogger
Halo semua pakabar hari ini?

Senang ya membaca tulisan dalam blog saya. Wah wah tema tema dalam blog saya ini memang selalu berganti ganti dan tidak beraturan. Kadang bertema IT, kadang juga bertema Cinta dan kehidupan. Sesekali juga menyentil nyentil perusahaan, dan kadang juga bertemakan kuliner dan juga pariwisata dan perjalanan.

Kadang juga tulisan saya bertema tentang kejadian sehari hari baik yang menyenangkan, membuat sebal kadang juga mengharukan. Yah namanya juga menulis, jadi apa yang terlintas dalam benak saya biasanya saya tuangkan dalam tulisan mini seperti biasanya dalam blog ini. Nah tema kali ini seputar Kalender 2011. Loh ada apa ya dengan kalender 2011?

Mendengar kata "Kalender" saja sudah terbentang jelas tanggal 1 sampai tanggal terakhir dan juga bulan pertama sampai dengan bulan yang terakhir. Kalaw dalam penanggalan masehi dari bulan Januari tentunya hingga akhir tahun yaitu bulan Desember. Nah nah sederhana pengertiannya ya. Namanya juga Kalender dan ini pasti berkaitan dengan masa atau waktu. Kata orang bule di sono disebut dengan slogan Time Is Money. Waktu adalah uang. Apa iya sih? Bagi saya waktu ya waktu dan uang ya uang. Dan tidak bisa disamakan antara benda nyata dengan benda yang tidak nyata. Hahahahha. Just intermezo lah.

Kalender Meja 2011 yang berlogo sponsor salah satu bank terkemuka di Kalimantan Barat baru saja saya terima hari ini dari asisten sekretaris redaksi. Wah alhamdulillah. Tidak ada angin dan tidak ada hujan saya mendapat hadiah kalender 2011 berbentuk Kalender Meja. Cantik bentuk kalendernya dan tentu saja sangat bermanfaat. Semua rekan kerja saya di lantai 5 masing masing mendapatkan 1 (satu) buah kalender meja 2011 yang cantik itu.

Yang uniknya ada seorang rekan senior wartawan dan juga redaktur, menaruh kalender meja 2011 ini dengan dilekatkan di atas meja kerjanya dengan lakban. Wah segitunya? Katanya ini bermanfaat untuk mencegah kalendernya dicuri. Oala memang ada maling ya dilantai 5?. Persoalan maling memang bukan barang baru di lantai 5 tempat saya ini. Bahkan sekitar tahun 2005 an kamus Bahasa Inggris Hassan Sadily- John Mechol (mangap eh maaf kalaw salah penulisannya-red) juga lenyap tidak berbekas. Walaupun tuh kamus tidak aseli, dan saya cuma beli bajakannya (karena murah-red) tetap saja itu buku bermanfaat. Hilang entah kemana, begitu juga buku yang dipinjam teman juga kadang nda balik lagi. Kapok dah minjemin.

Ya udah itu juga sekilas aja. Yang jelas mendapat hadiah dari orang lain yang memang tidak kita harapkan adalah suatu kejutan yang dalam bahasa Inggrisnya suprise. Hahahhaa anak SMP juga tahu kata itu Sep sep. Huehehhee. Ya ya saya tau dah. Cuma hal hal yang kecil dan remeh seperti ini kadang luput dari perhatian kita. Hal hal yang remeh keseharian dalam diri kita seperti mengorek (maaf) Upil adalah salah satunya. Kadang kita keasyikan melakukan aktifitas (maaf) ngupil sampei kita tidak sadar kalaw sikap kita itu dliliat orang. Nah dari hal kecil inilah kadang keliatan watak aseli kita yang tidak bisa ditutup tutupi.

Juga kebiasaan tertawa terbahak bahak atau berbicara keras keras dalam ruangan tanpa menghiraukan rekan kerjanya yang sakit ditelinga juga termasuk hal yang remeh, dan kadang tidak menghargai kawan kerjanya yang bisa saja terganggu dengan lengkingan suara orang itu. Membunyikan musik keras keras dalam ruangan kerja juga hal yang remeh, namun kadang tidak diperhatikan. Karena tidak semua orang menyukai musik yang dia putar, yah namanya juga selera kan. Selera musik tiap orang tentu berbeda. Orang juga tidak mau diganggu ketenangannya dengan di"paksa" mendengar musik keras orang itu. Jangan ya. Jagalah etika kita, karena etika membuat diri kita menjadi anggun dan dihargai.

Wah jadi kemana mana tulisannya, mulai dari Kalender Meja hingga ke persoalan etika segala hahahaha. Ya udah saya cukupkan dahulu tulisan saya hari ini, dan sampai jumpa di episod postingan blog saya di masa yang akan datang. Terima Kasih atas kesediaan waktu anda untuk membaca tulisan saya yang remeh ini hehehehhee.

Keep posting

Dear Blog

Apakah para pembaca blog setia saya ini pernah menulis surat (Writing letter-red) dengan menggunakan media kertas dan pulpen dan mengirimkannya melalui amplop dengan diberi perangko?. Hmm suatu pertanyaan yang bisa saja mengagetkan para remaja yang sekarang sangat menggandrungi jejaring pertemanan facebook, twitter, chatting dan segudang aktifitas online sekarang. Memang dijaman serba "Aiti" (baca : IT) sekarang ini, mendengar kata "menulis surat" dengan cara tradisional dengan media kertas dan pulpen dan mengirimkannya dengan sebuah perangko bisa menjadi bahan tertawaan. Apa benar demikian dan sedemikian "kuno" nya tradisi menulis surat berperangko di jaman serba canggih dan era internet praktis sekarang ini?

Kesan Menghargai
Bayangkan jika suatu hari anda menerima kiriman surat dari pak pos (Sekarang lebih dikenal dengan sebutan paman Pos-red) saat kita masih sekolah dulu dulu? Bagaimana perasaan yang begitu senang membuncah saat kita membuka lembaran demi lebaran surat pos tersebut. Apa lagi saat menerima kiriman surat pos dari pacar dan kekasih anda wah tentu senang sekali bukan?. Masih ingatkah lagu dari penyanyi bersuara merdu yang dikenal dengan julukan si "burung camar" yakni Vina Panduwinata?. Ya bahkan Vina pun menyanyikan lagu yang bercerita tentang bahagianya sang gadis menerima sepucuk surat dari tukang pos membawa berita dari pria yang didambanya. Dalam syair disebut 3 lembar rayuannya....

Hati ini ku gembira
Melangkah di udara
Pak Pos membawa berita dari yang Kudamba

Sepucuk surat yang wangi
3 lembar rayuannya
Satu.. dua.. dan tiga hahaha. Ku mulai membaca
Surat Cintaku Yang Pertama
Membikin hati ku berlomba


Maaf kalaw liriknya tidak lengkap atau bahkan melompat lompat. Nanti kalaw lebih jelasnya silahkan browse aja lirik lagu Vina Panduwinata aja ya hehehe. Tapi ini sekedar ilustrasi saja bahwa sepucuk surat tradisional atau konservatif yang dilambangkan dengan media kertas dan ditulis dengan pulpen dan dikirimkan dengan perangko tetap mempunyai nilai universal yang mencerminkan kehangatan dan juga rasa cinta mendalam akan pesan pesan yang dalam yang menyentuh sanubari siapapun yang membacanya.

Si penerima surat pos tetap merasa bahagia, dan perasaan dihargai begitu kental saat surat yang ditulis tangan oleh sang pengirim surat itu sampai kepadanya. Dia bahkan bisa membacanya berulang kali, dan mengaggumi tulisan tangannya, dan kadang dia membaca surat tersebut berulang ulang kali. Ya dia bisa menyimpam surat itu dan membaca lagi sesuka hatinya. Nilai universal dan kehangatan kasih sayang dan cinta dalam tiap lembaran surat yang ditulis oleh si pengerim akan selalu membekas di hati para penerima surat tersebut. Hal ini jauh dan tidak dirasakan oleh penerima surat modern ala IT sekarang ini, E-mail atau surat elektronik.

Orang cenderung lebih menghargai perasaan orang lain yang diwujudkan dalam tulisan tangan dari tulisan ketikan komputer dalam sebuah e-mail. Nilai universal dan kehangatan cinta dalam sebuah surat tulisan tangan dan dikirim dengan perangko tetap akan selalu abadi sepanjang masa. Memang dalam hal kecepatan sampainya surat kepada penerima, memang lebih cepat dengan menggunakan e-mail yang dalam hitungan detik sudah sampai ke penerima surat. Sedangkan surat tradisional berperangko yang dikirim per pos, bahkan dengan kilat tercatat sekalipun perlu sedikitnya 24 jam untuk sampai ke penerima. Namun yang saya tulis di sini tidak membahas soal kecepatan surat sampai kepada penerima.

Tidak semua si pengirim surat konservatif, tradisional surat berperangko yang dikirim per pos dalam tulisan tangan menghendaki suratnya segera ampai ke penerim adengan cepat. Pesan universal dan kehangatan cinta dan kasih sayang sebuah surat berperangko lebih diutamakan agar sampai "pesan" nya kepada si penerima surat. Berapa pun lama waktu dibutuhkan untuk bisa sampai kepada si penerima surat berperangko. Logika sederhananya adalah jika si pengirim surat ingin sampai cepat dan hanya sekedar pesannya sampai dengan cepat, dia bisa saja mengirimkan kabar via SMS atau E-mail. Ini kalaw konteksnya agar pesan segera sampai ke target.

Namun perlu kita ingat bahwa si penerima surat kita (terutama email-red) tidak selalu memiliki komputer dengan akses internet. Tidak selalu si penerima itu ngerti IT dan memiliki akun free email seperti yahoo, gmail dan lain sebagainya. Andai pun si penerima surat sudah memiliki itu semua, bisa saja dia tinggal di daerah terpencil yang tidak ada warnet satu pun. Nah hal hal seperti ini bisa saja terjadi bukan?. Nah untuk menjawab semua itu pastilah jasa POS dan GIRO berperan penting untuk menjembatani keterbatasan sarana dan prasarana itu. Jalan keluarnya tentu saja menggunakan surat dengan perangko jawabannya.

Mengirim surat kepada sahabat, kerabat, handai taulan bahkan kepada orang tua melalui surat ditulis tangan dan dikirim melalui kantor POS dan GIRO tetaplah mencerminkan kepribadian kita yang indah, elegan, penuh rasa hormat kepada penerima surat. Kehangatan cinta dan pesan pesan universal lebih kental terasa dengan surat berperangko seperti ini. Bahkan kita memesan barang (order-red) dari internet pun akan dikirim melalui jasa kurir pos, FeDEX, ElTEHa, TIKI atau lain sebagainya. Ujung ujungnya juga dikirim melalui cara tradisional bukan?. Mesan barang boleh saja dengan email atau SMS, tapi barang yang dikirim pasti melalui media POS dan GIRO atau jasa pengiriman barang juga akhirnya.

So eh jadi tetap lah berkirim surat via POS dan GIRO. Mengirim surat berperangko akan selalu hidup di hati masyarakat Indonesia. Gemar mengirim surat sangat bijaksana. Berkirim lah surat dan perbanyaklah teman




Dear Blog

Sejak kemarin setelah kendaraan saya disenggol oleh pengendara lain dan hampir saja oleng mungkin itu pertanda kalaw hari itu bensin di kota Pontianak tercinta mendadak "lenyap" alias "menghilang" entah kemana.

Dan memang hari itu saya liat antrean mengular hampir di tiap SPBU di kota Pontianak. Dan itu terhadi tidak hanya di SPBU utama saja yang berada di kota kota, bahkan dipinggiran kota alias tukang bensin eceran pinggir jalan pun tidak luput antrean yang memanjang. Walhasil hari itu setelah saya kelar menghadiri kondangan rekan kerja mantu di daerah Wonosobo, Purnama, saya pun ikut mengantri bensin di eceran. Kok bisa ya tiba tiba bensin menjadi barang langka dalam beberapa hari terakhir ini?

Menurut informasi dari Administrasi Pelabuhan dan Pihak terkait yang ada di kota Pontianak mengatakan bahwa penyebab terjadinya kelangkaan bensin di kota Pontianak ini karena kapal kapal tanker besar yang mengangkut ribuan ton bensin bensin itu tidka dapat masuk ke pelabuhan karena dangkalnya sungai kapuas. Hal ini memang harus segera diatasi karena roda perekonomian Kalimantan Barat bisa terganggu karena langkanya pasokan bensin ke daerah ini selain itu juga aktifitas warga kota Pontianak sehari hari juga bisa terganggu karenanya.

Aktifitas warga memang bisa terganggu saya kira masuk akal. Karena aktifitas mereka yang sebagian besar menggunakan kendaraan roda dua ini banyak mengkonsumsi bensin dan jika bensin langka atau bahkan jarang ada maka sudah dapat dipastikan akan menghambat aktifitas ekonomi dan usaha masyarakat sehari hari. Orang akan kehabisan bensin untuk menuju ke pasar, ke kantor atau bahkan ke sekolah karena bensin tidak ada. Kalaw sudah begini siapa lagi yang harus disalahkan? Pemerintah yang lambat mengatasi kelangkaan bensin atau menyalahkan alam karena menyebabkan sungai surut sehingga kapal tangker pengangkut bensin tidak masuk ke Pontianak?

Dear Blog

Kata orang mimpi adalah bunganya tidur. Dan setiap orang konon memiliki mimpi yang berbeda beda antara satu orang dengan yang lainnya. Ada berbagai macam mimpi yang dialami oleh setiap orang. Ada yang bermimpi ketemu duit banyak, mimpi ketemu mantan pacar, mimpi menang lotere (hehehe), mimpi ketemu bintang Idola, sampai pada mimpi bertemu dengan baginda Rasullullah SAW.

Ini memang pernah ditulis dalam laporan di berbagai media tentang orang yang bermimpi didatangi oleh Rasullullah SAW. Wallahu'alam bisawab. Namun yang menjadi perhatian kita bersama sekarang ini bahwa bisakah mimpi itu diciptakan sendiri oleh diri kita? Bagaimana cara kita agar tidak mengalami mimpi buruk?. Dan bisakah mimpi itu mempengaruhi pola pikir dan sikap seseorang dikeesokan harinya?

Bisakah Mimpi Diciptakan?
Sebuah penelitian dilakukan Robert Stickgold di Harvard Medical School yang hasilnya diterbitkan di Majalah Science (13 Oktober 2000), dimana dia berhasil menciptakan mimpi yang sama pada 17 responden. Responden diberikan tugas selama 3 hari bermain tetris, 2 jam di pagi hari dan 1 jam di malam hari untuk hari pertama, sementara dua hari selanjutnya cukup 1 jam di pagi hari dan 1 jam di malam hari. Alhasil, 17 responden bermimpi tentang potongan-potongan tetris.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Stickgold tersebut terbukti, bahwa mimpi bisa diciptakan. Menciptakan mimpi sebenarnya sama dengan membentuk motivasi. Sebelum tidur, Anda bisa memikirkan suatu hal dan bisa jadi pikiran tersebut terbawa ke alam bawah sadar, yaitu dunia mimpi. Karena itu, kadang kecemasan yang berlebihan terhadap sesuatu akan membuat Anda mengalami mimpi buruk, namun apabila Anda memikirkan sesuatu yang baik dan positif bisa jadi Anda akan memperoleh mimpi indah.

Terkadang beberapa orang menganggap mimpi hanyalah bunga tidur. Sehingga kebanyakan orang tidak ingat akan mimpi yang dialami, bahkan beberapa orang tidak mengaitkan kehidupan nyata dengan mimpi. Bunga tidur hanyalah sebatas mimpi yang tidak memiliki makna. Padahal dalam ilmu psikologi, mimpi berkaitan dengan kesehatan psikis. Mimpi buruk bisa bermakna gangguan pada pikiran, kecemasan, depresi atau ketakutan yang berlebihan pada sebuah masalah yang dihadapi. Mimpi merupakan signal yang menandakan pikiran Anda sedang diliputi tekanan.

Tapi, menciptakan mimpi indah merupakan tindakan yang baik secara psikologis. Memberikan signal-signal motivasi positif pada pikiran sebelum tidur akan menanamkan kekuatan tekad di alam bawah sadar Anda. Dan kemungkinan besar, tekad yang telah tertanam kuat akan bisa diwujudkan. Misalnya, motivasi yang kuat untuk belajar atau kuliah di luar negeri, apabila motivasi tersebut terus ditanamkan di dalam diri bahkan dikhayalkan sebelum tidur, lambat laun tekad itu akan sekeras baja. Dan banyak orang-orang berhasil awalnya karena rajin menciptakan mimpi untuk dirinya sendiri.

Fenomena Mimpi Basah
Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Masa remaja ditandai dengan perubahan bentuk tubuh dan psikisnya. Mimpi basah sering menjadi tanda bahwa seseorang telah mencapai masa ini. Namun, hal ini bukan satu-satunya tanda bahwa seorang remaja laki-laki mencapai kematangan seksualitasnya. Karena kebanyakan remaja yang mengalami mimpi ini pada saat dia sudah mengalami tanda-tanda dewasa lainnya. Misalnya perubahan suara, perubahan bentuk tubuh, adanya rambut di kemaluan dan keluarnya sperma secara tiba-tiba.

Mimpi basah merupakan kejadian normal yang dialami setiap remaja laki-laki. Sehingga tidak berbahaya bagi remaja. Mimpi basah adalah tanda bahwa kemampuan alat seksualitas pria telah matang. Pada usia remaja, alat reproduksi akan menghasilkan sperma terus menerus. Ada yang diserap kembali oleh tubuh dan ada juga yang dikeluarkan oleh kemaluan laki-laki. Biasanya yang dikeluarkan ini disertai dengan fantasi seksual dan pada akhirnya terjadilah mimpi basah. Mimpi ini terjadi selama satu kali dalam sebulan atau dua bulan. Jarang ada yang lebih dari itu dan akan berkurang secara bertahap sesuai dengan usia seseorang. Ketika seseorang sudah menikah, maka mimpi ini akan berkurang bahkan tidak akan terjadi karena sudah ada penyalurannya melalui hubungan suami istri.

Selain pada laki-laki, ternyata mimpi basah juga terjadi pada perempuan. Hal ini terjadi ketika perempuan mencapai orgasme pada saat tidur. Ditandai dengan celana yang basah pada saat bangun tidur. Orgasme merupakan kepuasaan saat melakukan hubungan seksual. Bagi remaja yang belum menikah biasanya melakukan masturbasi yaitu usaha untuk mendapatkan orgasme dengan meraba-raba tubuhnya sendiri. Kegiatan ini dapat memunculkan fantasi seksual yang pada akhirnya menimbulkan mimpi porno.

Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan mimpi basah yaitu makanan dan aktivitas. Semakin bergizi makanan seseorang dan aktivitasnya kurang maka mimpi ini akan sering terjadi. Namun, ketika makanannya kurang bergizi dan aktivitasnya padat maka mimpi ini akan jarang terjadi. Jadi, kita dapat mengurangi mimpi ini dengan menjaga fantasi seksual, makanan dan aktivitas.


Kesimpulan
Semua orang pernah bermimpi, baik mimpi indah ataupun mimpi buruk. Menurut ilmu psikologi, mimpi adalah suatu bentuk penekanan dari sebuah keinginan atau masalah yang dialami. Biasanya mimpi buruk berupa cerita panjang dimana terdapat suatu ancaman akan adanya bahaya fisik seperti dikejar, diserang atau bahkan dilukai. Orang yang bermimpi buruk biasanya akan ingat mengenai mimpinya saat dia bangun tidur.

Mimpi ini biasanya muncul saat larut malam atau menjelang subuh, dimana kita sedang tidur nyenyak. Mimpi buruk sering dihubungkan dengan pengalaman yang membuat seseorang menjadi trauma dan umumnya terjadi ketika sedang stres. Biasanya orang yang sudah bermimpi buruk, menjadi sulit untuk tidur nyenyak lagi dan akibatnya aktivitas di pagi hari menjadi terganggu.

Apakah Anda mengalami hal ini? Jika ya, berikut 4 tips agar tidak bermimpi buruk:

  1. Berdoa dulu sebelum tidur. Sebelum melakukan aktivitas kita selalu berdoa. Begitu juga sebelum tidur. Secara spiritual dan psikologis, doa dapat membuat tenang dan bila sudah tenang maka mimpi indah dapat Anda peroleh.
  2. Bersihkan diri sebelum tidur. Cuci muka, tangan dan kaki serta menggosok gigi dapat Anda lakukan sebelum tidur. Karena dalam keadaan yang bersih, Anda akan merasa fresh dan tenang sehingga tidur pun menjadi nyenyak.
  3. Lakukan relaksasi sebelum tidur. Relaksasi ini dapat Anda lakukan di tempat tidur dengan cara mendengarkan alunan musik yang lembut sambil membayangkan Anda sedang berada di tempat yang indah dan nyaman. Dengan bantuan musik dan imajinasi mengenai tempat indah akan membuat otak menjadi santai dan secara otomatis tubuh juga akan menjadi santai.
  4. Selesaikan masalah sebelum tidur. Masalah yang terjadi memang kadang membuat stres. Maka, selesaikanlah masalah sebelum waktu tidur tiba. Jika memang masalah itu belum dapat diselesaikan, cobalah untuk melupakan masalah itu sejenak dan jangan dibawa saat akan tidur karena hal ini akan mengganggu tidur. Anda dapat melakukan relaksasi seperti poin 2.

Selamat mencoba tips sederhana ini.


Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia