Help us to keep our home
Dear Blog

Apakah anda memiliki BlackBerry atau akrab di sebut dengan sebutan singkat dan amat kondang yakni "BB" (baca : bebe)?. Alhamdulillah saya aja sampai sekarang belum mampu memiliki atau membeli alat kecil nan canggih yang biasa dipake oleh Mr Obama, Presiden Amerika itu.

Sudah tersebar berita di Indonesia akan kemungkinan alat kecil nan canggih BB itu akan diblokir jika konten pornografi yang ada di dalam vendor atau perusahaan penyedia data layanan itu tidak segera menghapus konten pornografinya.

Sekedar informasi saja, bahwa jaringan koneksi data pada BB memiliki server tersendiri di Canada yang tidak bisa dikotak katik oleh server di Indonesia. Namun persoalannya di sini adalah bukan blokir-blokiran aja, tapi substansinya di sini adalah bahwa pornografi tidak akan bisa dmusnahkan

Dalam berbagai situs di Indonesia sudah banyak dibahas oleh para pakar Telematika akan kemungkinan pemblokiran BB ini, sedangkan dari pihak pemerintah sendiri tetap "ngotot" akan memblokir akses BB jika tidak segera menghapus konten pornografinya. Pemerintah Indonesia punya alasan mengapa harus menekan RIM (Research In Motion) untuk segera memasang servernya di Indonesia untuk bisa dipantau kontennya oleh Pemerintah yang diwakili olejh Kementrian Komunikasi dan Informatika Indonesia. Pemerintah memiliki alasan kuat kenapa harus memaksa RIM untuk melakukan hal tersebut.

Alasan pertama, adalah untuk memudahkan aparat berwenang menyadap informasi dalam rangka penegakan hukum. Alasan yang kedua adalah untuk melakukan usaha penghematan bandwidth internet internasional. Namun demikian pro dan kontra akan rencana pemblokiran BB ini sontak berdatangan dari berbagai pihak, dan pengamat. Sebut saja salah satunya adalah pengamat teknologi informasi Onno W Purbo. Pakar IT idola saya ini memiliki pandangan berbeda mengenai rencana pemblokiran konten BB ini.

Porno Tetap Marak
Menurut Onno, alasan-alasan yang sudah disebut di atas itu dinilainya tidak kuat. Menurut pakar IT kenamaan Indonesia itu mengatakan bahwa lokasi server baru di Indonesia nantinya akan berpengaruh pada konsumsi bandwidth internet jika trafiknya bisa dialihkan ke dalam negeri. Namun demikian ide untuk memaksa RIM membuka datacenternya di Indonesia tak urung membuat pihak Kepolisian Republik Indonesia kegirangan seperti anak kecil dapat mainan baru. Kepolisian RI tentu senangnya bukan main sehingga mereka bisa dengan mudah memantau lalu lintas percakapan yang bisa berpotensi digunakan oleh jaringan teroris yang sering menggunakan media teknologi dalam menjalankan aksinya.


Satu hal yang menurut pakar IT kenamaan Indonesia itu tertawa geli adalah walaupun data centernya di bangun di Indonesia tetapi jika kita tidak memiliki user name dan password untuk akses ke data server aselinya di Canada tentu tidak akan banyak berpengaruh. Menurut Onno, pemindahan lokasi data center di Indonesia justru tidak akan banyak memberikan manfaat jika pemerintah Indonesia tidak diberikan akses langsung dalam konten pengelolaan data center tersebut

Jadi, menurutnya aneh jika pemerintah memaksa RIM memindahkan server ke Indonesia cuma gara-gara mau melakukan sniffing atau penyadapan. Kalau tujuannya kelak meminta akses penuh kepada RIM untuk mengakses data-data pengguna yang selama ini terlindungi enkripsi, pemerintah pun tidak boleh tebang pilih. Penyedia layanan komunikasi lain juga harus diminta seperti Facebook, Yahoo, Gmail, dan lainnya. Tapi mungkinkah?.

Persoalan pornografi di Indonesia sudah marak, dan bangsa Indonesia sudah hancur moralnya bahkan sebelum adanya BB ini. Mengapa pemerintah harus bersusah payah "mengejar" para pemakai BB yang sudah pasti sedikit dan bisa dilacak itu? Mengapa konten pornografi tidak diarahkan saja pada pengguna warung internet (warnet) yang lebih banyak pengaksesnya dari kaum muda di Indonesia?.

Kita semua tahu bahwa satu unit BB tidak murah harganya, dan tidak setiap orang bisa memiliki BB mengingat harganya yang tidak murah. Sedangkan yang namanya akses internet kini jauh lebih murah meriah jika mengakses langsung dari Warung Internet (warnet) yang harganya murah dan kecepatannya juga mengaggumkan. Nah warnet inilah yang paling besar pemakainya di Indonesia. Mengapa tidak fokus saja pada penagwasan penggunaan internet di warung warung Internet yang banyak diakses kaum muda Indonesia daripada harus mengejar ngejar pemakai BB yang suma segelintir itu?.

Selama Informasi Internet bersliweran di jagat maya, pornografi tidak akan bisa dimusnahkan dan tidak akan bisa dicegah. Yang penting dan terutama saat ini adalah pengawasan keluarga terhadap masa depan generasi muda kita untuk tidak teracuni oleh Narkoba, dan pornografi. Itulah filter utama yang amat ampuh dan dengan dukungan keimanan kita terhadap agama dan moral, mari bersama sama kita lindungi diri kita semua, dan generasi mendatang dari kejahatan dunia internet, narkoba dan juga pornografi.

Tugas berat memang, namun tidak ada yang tidak mungkin


Dear Blog

Menabung?. Siapa yang hari gini masih enggan menabung. Kadang saya sendiri baru menyesal, dan memang diusia yang sudah tidak muda lagi, baru sekarang terasa kebenaran kata orang tua dulu bahwa menabung untuk masa depan harus dimulai dari usia dini.

Mengapa selalu saja saya tidak mendengar kata dan nasehat orang tua dahulu untuk sedari awal mulai belajar dan gemar menabung. Dimana mana yang namanya penyesalan memang selalu datang terakhir atau terlambat. Kadang timbul rasa penyesalan mendalam dalam diri dan sanubari ini (cieee) kenapa tidak dari dulu saja saya gemar menabung. Wah kalaw saja saya sadar dari usia SMP sampai sekarang mengerti arti dan manfaat menabung , mungkin uang saya sudah bertambah banyak. Mengapa penyesalan itu selalu datang terlambat?

Dan ini memang terjadi di tahun 2011 ini yang saya harapkan membawa perubahan dari sisi pengelolaan keuangan saya yang sudah ampuradul selama tahun 2009-2010 kemarin. Saya memang berusaha di tahun 2011 ini memiliki tabungan untuk bekal masuk sekolah anak pertama ku yang memang sudah direncanakan akan memasuki usia sekolah di usianya nanti menginjak 5 (lima) tahun. Menurut itung itungan kasar kami berdua (saya dan istri tentunya masa dengan orang lain seh-red) biaya untuk masuk sekolah anak saya nanti di AL AZHAR sekitar tujuh juta rupiah dengan situasi sekarang. Dan mungkin di tahun kedua nanti jumlahnya itu diperkirakan akan terus naik.

Dan akhirnya karena suatu keperluan mendesak yang menyebabkan saya harus meminjam dana segar dari Bank Sinarmas dan salah satu syarat pencairan dana pinjaman itu ialah keharusan saya untuk membuka rekening di Bank Sinarmas. Dan hari ini, hari Selasa 11 Januari 2011, saya wujudkan syarat itu. Dan memang secara tidak disengaja , saya kembali berurusan dengan BANK yang kali ini adalah pembukaan rekening baru. Pembukaan rekening saya di Bank Permata yang kantornya terletak di Jalan Gajah Mada, tidak jauh dari letak kantor saya ini, sekaligus melengkapi rekening rekening Bank yang sudah ada dalam keluarga kami. Saya sendiri saat ini memiliki account di Bank Permata cabang Gajah Mada.

Sedangkan rekening bank lain yang dimiliki sang itri tercinta adalah di Bank BRI dan Bank Kalbar. Saat ini memang keperluan saya membuka rekening bank di Sinarmas adalah sebagai salah satu syarat pencairan kredit ulang kendaraan saya, dan dari hasil gadai BPKB Kendaraan roda dua kesayanagan saya, Honda SupraFit itulah saya berusaha meminjam dana dari bank Tersebut yang akan saya gunakan untuk menambah ongkos perjalanan dari Jogjakarta ke Pontianak yang diperkirakan akan menelan biaya sekitar 3 juta rupiah itu. Memang ini sebuah perjuangan yang tidak mudah, karena dan walaupun dananya hasi dari olah kata dan siasat untuk mendapatkan pinjaman, kenyataan dilapangan tidak semudah yang saya bayangkan.

Harapan saya ke depan adalah pembukaan rekening saya yang baru di Bank SINARMAS ini menjadi pertanda akan mulai rajinnya saya menabung untuk masa depan baik untuk masa depan saya sendiri, istri maupun masa depan anak anak nanti dalam pembiayaan pendidikan. Jadi saya membuka rekening di bank Sinarmas ini bukan untuk gaya gayaan atau pamer sebagai tanda kebanyakan uang. Sama sekali tidak. Dan tidak ada maksud seperti itu. Saya sendiri aja masih kekurangan dana dan sekedar informasi bahwa pembukaan rekening di bank SInarmas ini juga sudah menyedot dana sehari hari saya yang sudah mulai menipis ini.

Namun satu hal positif dari pembukaan rekening bank saya yang baru di bank Sinarmas ini adalah saya dipaksa untuk mulai kembali rajin menabung tidak sekedar membuka akun di Bank hanya untuk pengambilan uang Gaji (payrool system-red) yang selama ini saya lakukan sejak beberapa tahun yang lalu di Bank Permata cabang Gajah Mada. Semoga saya berhasil menyisihkan uang walaupun cuma sebesar Rp.100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) setiap bulannya asal terus bertambah setiap bulan dan jika dikalikan 12 bulan hasilnya akan mencapai Rp.1.200.000,- (Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) suatu jumlah yang sangat besar tentunya untuk seukuran saya.

Yuk Mulai menabung di Bank mana aja yang anda sukai



Dear Blog

Setiap manusia di dunia ini pasti mempunyai berbagai macam tujuan hidupnya masing masing. Ada tujuan hidupnya ingin mengabdi pada nusa dan bangsa juga baik. Ada yang tujuan hidupnya untuk kepentingan masyarakat juga baik. Dan bahkan punya tujuan hidupnya menikah sesuai dengan tambatan hatinya juga baik. Nah khusus yang tujuan terakhir itulah yang saya coba paparkan di sini dan tentu kaitannya dengan perjanjian berat yang dalam islam di sebut dengan Mitsaqan Ghaliza. Menikah. Mengapa sampai sekarang masih ada orang yang menunda untuk menikah? Atau bahkan telat menikah? Mengapa bisa sampai di sebut dengan telat menikah?

beberapa sebab seseorang telat nikah, dan Akh Indra Hermawan mengirimkan tulisan ini untuk anda, Buat merenungi, kenapa telat nikah.


  1. SELERA TINGGI
    Selera tinggi yang dimaksud bukan dalam makanan, tapi dalam memilih jodoh. Pinginnya yang sempurna segalanya. Tak ada kekurangan sedikitpun. Agamanya bagus [tentu..!!], cakep, kaya raya, keturunan baik-baik,tinggi badan 170 cm, rambut berombak, cerdas, pinter masak dan jahit, sabar penyayang, keibuan, hafal Al-Qur'an, pinter ceramah..[aduh..banyak sekali !!].

    Yang demikian tentu susah dapetnya. Nggak tahu harus nyari dimana, di super market jelas ndak ada. Akibatnya, setiap kali ada muslimah yang ditawarkan,selalu saja kandas. Belum kelasnya, katanya! Sebaliknya, yang wanita juga punya kriteria khusus, Saya pingin nikah dengan yang sudah profesor dan cakep banget. Atau Paling tidak pegawai negeri atau yang sudah punya mobil lah... Karena kriteria yang cukup sulit ini, maka banyak para pemuda dan pemudi yang harus telat nikah.

  2. STUDY ORIENTED
    Banyak juga yang telat nikah karena study oriented. Belajar dan belajar adalah prioritas utama. Siang, malam, pagi, petang terus belajar. Iapun selalu pingin pindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu daerah kedaerah yang lain. SD di Jogja, SMP di Medan, SMU di Jakarta, S1 di Surabaya, S2 di Jepang, S3 di Amerika, terus pulang ke Indonesia tinggal di Paris van Java. Sampai-sampai lupa kalo'butuh pendamping hidup. Tahu-tahu usia udah kepala lima. Kasus telat nikah krn alasan studi ini juga sering terjadi.

  3. PUNYA APA APA DULU.
    Saya belum punya apa-apa untuk berumah tangga, begitu alasan yang diutarakan sebagain orang untuk melegitimasi pengunduran pernikahan. Punya apa-apa,yang dimaksud sering bermakna belum punya rumah sendiri, mobil sendiri, HP, kulkas, komputer, mesin cuci atau bus...[untuk apa yaa?].

    Prinsip belum punya apa-apa ini sering dilontarkan. Padahal orang yang nikah ndak mesti harus punya hal-hal diatas terlebih dahulu. Rumah, ngontrak dulu juga ndak apa-apa. Nggak ada mobil juga ndak masalah, bisa naik angkutan, motor atau sepeda [romantis khan ??]. HP,kulkas dan komputer nggak jadi syarat dalam pernikahan. Apalagi bus....

  4. KEINGINAN ORANG TUA.
    Pesan khusus dari orang tua kadang jadi penghalang untuk melangsungkan pernikahan. Sebenarnya sich udah pingin juga, tapi orang tua saya..., demikian keluhan mereka. Orang tua terkadang ngelarang si anak yang udah ngebet nikah.

    Alasannya macam-macam, seperti bantu prang tua dulu lah, jangan terlalu muda,rampungkan studimu, lanjutkan dulu karirmu.....Permintaan orang tua yang seperti ini sering membuat para pemuda dan pemudi mikir-mikir lebih panjang tentang pernikahannya. Sebenarnya nggak ada pertentangan antara nikah dengan berbakti sama ortu. Secara umum, orang tua berkeinginan anaknya hidup bahagia. Oleh karena itu, kalo' si anak mampu meyakinkan ortu ttg kehidupan rumah tangganya, insyaAllah oke-oke saja kok kalo' mau nikah cepat.

  5. NIKAH ITU SUSAH
    Ini alasan klasik yang diungkapkan orang. Nikah itu susah, nggak usah terburu-buru. Belum lagi kalo' udah punya anak, tambah susah lagi dong... Akhirnya pengunduran jadwal nikahpun jadi pilihan. Ada juga yang nggak pingin susah [karena nikah] kemudian cari jalan pintas. Maunya enak melulu, tanpa mau tanggung jawab. Macem-macem solusinya, bisa pacaran atau dolan kesini, dolan kesitu, keluar kesana, keluar kesini.....

  6. PERNAH GAGAL.
    Sebagian ikhwan maupun akhwat merasa trauma dengan peristiwa kegagalan yang menimpa. Pernah dilamar ataupun melamar tapi batal ataupun ditolak. Kadang tak cuma sekali tapi berkali-kali. Akibatnya ia jadi putus asa dan takut mengalami hal yang serupa. Malu banget, demikian katanya. Apalagi bila kegagalannya sempat terdengar oleh teman-teman yang lain.

  7. PERSAINGAN KETAT
    Bukan berita baru bila jumlah muslimah hari ini membludak. bahkan perbandingan antara laki-laki dan perempuan bisa lebih dari satu banding dua. Akibatnya banyak muslimah yang tersingkir dan tak dapat jatah pilih kaum pria. Ini bukan menakut-nakuti, tapi sungguhan. Namun percaya dech, Allah itu Maha Adil terhadap hamba-NYA.

Itulah tadi beberapa penghalang seseorang untuk melangsungkan pernikahan. Setahun, dua tahun, tiga tahun, empat, lima..... akhirnya usiapun beranjak tua.



Hati-hati kalau Anda tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena kalau Anda tidak bisa membedakan yang mana itu yang masuk sebagai kebutuhan dan yang mana yang sebenarnya masuk sebagai keinginan, bisa-bisa Anda menjadi orang yang boros. Dan boros ini bisa menjadi biang masalah dalam keuangan Anda.

Dengan hidup boros, lama kelamaan bisa terjadi defisit. Pemasukan Anda sudah tidak mampu lagi membiayai pengeluaran yang terus membesar karena sifat boros. Dan kalau sudah defisit, seringkali mencari jalan keluar yang singkat yaitu dengan berhutang. Hutang, apalagi yang berbunga, bisa membuat Anda bangkrut. Dan bangkrut itu adalah akhir dari nasib keuangan Anda.

Karena tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, maka dengan ringannya Anda bisa mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli sesuatu. Padahal mungkin uang itu akan lebih bermanfaat kalau sekiranya digunakan untuk hal lainnya. Tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan juga bisa membuat Anda tidak bisa menentukan dengan baik prioritas dalam melakukan pembelanjaan. Malah, bisa jadi Anda mengorbankan suatu kebutuhan untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Apa sih bedanya?
Pertanyaan sederhana di sini adalah apa perbedaan antara kebutuhan dan keinginan? Sebenarnya tidak ada batasan yang pasti untuk menentukan perbedaan antara kebutuhan atau keinginan. Tapi sebagai panduan, seroang kawan saya memberi definisi berikut:

Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang. tu kalau kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan saya sendiri berpendapat bahwa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya.

Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua.

Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan dari makanan. Maka makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.

Contoh lain. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.

Rumah juga kebutuhan, tempat kita tinggal dan bernaung. Agar rumah bisa berfungsi dengan baik, rumah juga ditunjang dengan berbagai perlengkapan rumah tangga seperti televisi, kulkas, dan perabotan lainnya. Setiap alat dan perabotan itu memiliki fungsinya masing-masing. Selama itu digunakan sesuai dengan fungsinya, itu adalah kebutuhan. Tapi kalau sudah digunakan untuk “pamer”, sekedar menunjukkan kepada tetangga bahwa kita pun mampu membeli seperti mereka. Saya rasa itu bukan lagi kebutuhan, itu hanya keinginan. Dan keinginan seperti ini sebaiknya tidak dituruti.

Kesimpulan
Standar kebutuhan dan keinginan bagi setiap orang bisa jadi berbeda. Tentunya sangat tergantung dari kondisi lingkungan, aktivitas harian, tuntutan pekerjaan/profesi dan sebagainya. Bagi sebagian orang, mobil sudah merupakan kebutuhan. Untuk bisa menunjang aktifitasnya yang banyak di luar rumah dan sering bepergian, maka mobil adalah alat transportasi yang menjadi kebutuhan. Jika fungsi mobil adalah untuk alat transportasi, membawa kemana kita akan pergi.

Tapi seringkali kita punya keinginan untuk menambah berbagai macam aksesories mobil, bukan untuk menambah kenyamanan atau kemanan berkendara, tapi hanya sekedar mempercantik penampilannya saja. Saya rasa itu bukan kebutuhan, itu cuma keinginan saja. Dan keinginan ini bisa ditunda kalau semua kebutuhan yang lain sudah terpenuhi dengan baik. Apalagi memiliki beberapa jenis mobil, padahal kita hanya bisa menggunakannya satu saja. Saya rasa itu sudah jelas keinginan, sama sekali bukan kebutuhan. Kalau kita sudah bisa membedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan maka kita bisa menentukan prioritas, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda.

Tidak ada salahnya memang kita memenuhi keinginan kita untuk sekali-kali makan di restoran untuk merayakan sesuatu, atau memasang aksesori mobil agar lebih aman dan nyaman. Tapi ingat, jangan sampai hal iu mengorbankan kebutuhan kita yang lain yang lebih penting. Walaupun mungkin kini Anda merasa mampu untuk memenuhi semua keinginan Anda, tapi kita tetap harus bijaksana, jangan sampai lupa akan kebutuhan di masa yang akan datang. Kita harus mempersiapkan dana pensiun kita agar bisa menikmati hari tua dengan tenang, kita juga harus mempersiapkan dana pendidikan bagi anak-anak kita, dan itu semua adalah kebutuhan masa depan yang harus disiapkan sejak sekarang.

Yang harus diingat adalah, jangan sampai memenuhi keinginan dengan mengabaikan kebutuhan. Dan janga sampai melupakan bahwa kebutuhan tidak musti semua datang sekarang, karena masih ada kebutuhan untuk dipenuhi di masa depan. Sedangkan yang namanya keinginan manusia tidak akan pernah ada batasnya, nanti atau sekarang. Jadi, buat apa memenuhi keinginan Anda sekarang tapi mengorbankan kebutuhan Anda dan keluarga di masa depan.

Semangads ya



Jika minggu lalu kita bahas soal plus-minus memilih paket wisata, kali ini kita masih ngomongin soal liburan. Tetapi lebih ke arah kegiatan belanja saat liburan. Maklum saat liburan, selain menikmati indahnya alam, kadang kita juga disuguhi barang-barang, entah kerajinan atau barang lainnya yang cukup menggiurkan.Nah berikut ini tiga tips belanja saat liburan.

Ada beberapa tips sederhana yang bisa anda terapkan.

  1. Hindari membeli barang-barang yang juga ada di kota di mana Anda tinggal.Walah Bu, kalau Anda ingin beli sepatu, ingatlah bahwa kadang-kadang sepatu dengan model itu ada di kota Anda. Atau, ketika banyak wanita pergi ke toko-toko busana, sadarlah bahwa kota tempat Anda tinggal juga menyediakan banyak baju berkelas yang tidak kalah menariknya. Jadi, kalau Anda mau belanja, hindarilah membeli barang yang di kota asal Anda pun tersedia.
  2. Sempatkan membeli barang-barang yang khas di kota itu.Daripada Anda membeli barang-barang yang di kota tempat tinggal Anda pun juga tersedia, cobalah sempatkan diri untuk melihat-lihat barang yang pasti tidak ada di kota tempat tinggal Anda, seperti suvenir, atau makanan khas di daerah tersebut. Kalaupun Anda ingin beli baju, belilah baju yang ada gambar foto dari kota yang Anda kunjungi itu. Prinsipnya, dengan Anda membeli barang-barang yang memang tidak ada di kota tempat Anda tinggal, maka ketika Anda sampai lagi di rumah setelah pulang dari liburan, Anda akan selalu teringat dengan kota yang baru saja Anda kunjungi. Bandingkan dengan kalau Anda membeli barang-barang yang bahkan di kota tempat tinggal Anda pun tersedia. Enggak seru, Bu..!.
  3. Pilih-pilih Tempat Belanja Anda. Sama dengan kota di mana Anda tinggal, kota yang Anda kunjungi juga pastilah memiliki harga yang berbeda-beda ketika ada banyak toko yang menjual barang yang sama. Kok bisa begitu sih? Salah satu penyebabnya, bisa saja perbedaan harga itu muncul dari adanya perbedaan jumlah pengunjung. Bahkan, tempat yang kedatangan lebih banyak turis (lokal atau internasional), biasanya mungkin akan memberikan harga jual yang lebih mahal ketika Anda ingin membeli barang-barang mereka.


Jadi, sebelum Anda berbelanja, cobalah lihat-lihat dulu, kalau perlu carilah informasi tentang ke mana Anda bisa membeli barang dan jasa yang Anda inginkan dengan mutu yang sama, tetapi kalau bisa dengan harga yang lebih terjangkau. Nah, bagaimana Bapak-Ibu? Mudah-mudahan ketiga hal tersebut bisa membantu Anda berbelanja dengan lebih baik saat Anda sedang berlibur.

Selamat Berbelanja

Cara seseorang untuk mengatasi beban hidupnya memang berbeda-beda. Ada yang melarikan diri ke tempat-tempat hiburan, ada yang menyendiri, dan ada pula yang mencoba bunuh diri. Tetapi tahukah anda, apa cara yang paling ampuh untuk meredam stress ? jawabannya adalah humor. Kenapa mesti humor? Humor yang dikembangkan dengan baik membuat anda jadi fleksibel dan dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Humor juga memungkinkan anda tetap rileks dan manusiawi di tengah-tengah tekanan hidup yang berat sekalipun. Di kantor, walau beban kerja menumpuk dan membuat spanning, dengan humor anda tetap dapat tersenyum bahkan tertawa.

Di saat yang lain menjadi angkuh, dingin dan pemarah karena beban kerja yang mendesak, anda terlihat lebih rileks dan mudah menguasai emosi. Dengan humor, anda dapat tertawa di saat orang lain tidak. Saat orang lain tertawa, andapun dapat lebih menikmatinya dengan tertawa lebar.

Nah jika di kantor pikiran anda sedang suntuk, karena pekerjaan menumpuk dan berbagai hal, cobalah tenangkan pikiran anda dengan mengingat kejadian atau peristiwa lucu. Ingatlah peristiwa menggelikan saat bersama sahabat atau keluarga anda. Atau luangkan waktu anda sejenak dengan membaca cerita-cerita lucu. Atau bukalah email anda, siapa tahu ada cerita-cerita lucu yang dikirimkan untuk anda. Dengan demikian, urat-urat syaraf anda yang semula tegang akan sedikit mengendur, anda pun bisa tersenyum atau mungkin tertawa.

Saat istirahat, temuilah rekan-rekan anda yang humoris, dengarkan pernyataan dan 'joke-joke' konyol dari mulutnya. Dan lepaskan tawa anda bersamanya. Sering-sering tertawa karena ada hal yang perlu ditertawakan tidak akan menyebabkan anda dicap 'nggak waras' kan? Justru sebaliknya, orang-orang yang sudah tidak bisa tertawa di saat yang mengharuskan ia tertawa adalah orang-orang yang mulai dirasuki penyakit mental.

Bahkan para ahli jiwa mengatakan, mereka yang terlalu serius mudah terjangkit penyakit stres dan depresi. Parahnya, wajah mereka yang terlalu serius umumnya terlihat 10 tahun lebih tua. Makanya sebelum anda menjadi stres dan tua sebelum waktunya akibat terlalu serius bekerja, hiburlah diri anda dengan humor.

Dan tertawalah selagi anda masih bisa tertawa. Tidak perlu takut dipecat hanya karena sering tertawa di kantor. Bukankah di perusahaan manapun tidak ada peraturan yang melarang anda tertawa karena menikmati humor bukan? Dan andapun sudah tahu dengan pasti bahwa 'tertawa itu sehat'. Percaya deh, bos anda yang paling 'killer' sekalipun pasti setuju dengan pendapat ini.
Bandara Supadio Pontianak From Bali With Love Selfie Dengan Selebritis
| Copyright © 2013 Asep Haryono Personal Blog From Indonesia