
Mengapa Arogan?. Ya sudah tentu disebut demikian karena biasanya orang yang arogan adalah bentuk lain dari sebutan sombong atau angkuh. Dia merasa segala galanya dan merasa seperti di atas angin. Orang yang arogan atau angkuh tidak akan disukai oleh siapa saja, kecuali bagi mereka yang sifat dan kharakternya adalah sama sama angkuh alias arogan itu tadi. Yang jadi pertanyaan sekarang ini adalah apakah masih ada orang arogan atau sombong dan membanggakan dirinya sendiri?. Sebenarnya apasih definisi orang sombong atau angkuh bin arogan tersebut?
"Please don't call me arrogant, but I'm European champion and I think I'm a special one ". Ini saya ambil dari sebuah petikan atau quote dari Jose Mourinho yang sudah amat melegenda itu. Saya sendiri agak bingung dengan makna hakiki dari kutipan itu soalnya cocok disebut apakah itu. Apakah itu cocok disebut untuk orang yang percaya diri, narsis, atau arogan ya. Namun demikian saya tertarik dengan kutipan ini dan menjadi salah satu bahasan saya dalam tulisan saya di blog kali ini
"Please don't call me arrogant, but I'm European champion and I think I'm a special one ". Ini saya ambil dari sebuah petikan atau quote dari Jose Mourinho yang sudah amat melegenda itu. Saya sendiri agak bingung dengan makna hakiki dari kutipan itu soalnya cocok disebut apakah itu. Apakah itu cocok disebut untuk orang yang percaya diri, narsis, atau arogan ya. Namun demikian saya tertarik dengan kutipan ini dan menjadi salah satu bahasan saya dalam tulisan saya di blog kali ini
Saya pernah membaca sebuah tulisan dari seorang blogger yang bernama Herry yang dengan lugas membagi definisi antara PEDE, NARSIS dan AROGAN. Sekilas agak mirip mirip ketiga kata kata yang saya sebut di atas tadi. Dia dengan lugasnya mendefiniskan Pede atau percaya diri sebagai sebuah pemikiran menempatkan diri sendiri dalam level yang cukup tinggi, tidak mau ditindas orang lain begitu saja. Merasa diri sendiri cukup berharga di mata orang lain dan cukup layak untuk dihormati. Sebuah pemikiran yang pede akan membuat seseorang tampil berani di depan publik. Perform secara luwes tanpa rasa takut. Berbicara tanpa rasa gugup. Berani tampil pada giliran paling pertama. "Yup, secara singkat itulah pede" katanya menjelaskan.
Kemudian blogger yang berparas tampan ini juga mendefinisikan arti NARSIS. Herry menjelaskan bahwa "Narsis" baginya adalah ungkapan yang isinya memberikan pujian terhadap diri sendiri. Memang narsis bisa menjadi tingkat yang paling akut. Misalnya "Nih liat gue tampan khan, kok kamu jelek sih?". Hahhahahaa. Memang Secara umum narsis bisa didefinisikan sebagai percaya diri pada hal-hal yang sebenarnya mungkin kurang penting dan kurang diperlukan. Hal ini sah-sah aja dilakukan dalam lingkungan sosial sejauh masih dalam kadar yang normal. Bisa menjadi bahan bercandaan yang cukup menarik namun kurang tepat untuk dilakukan secara terus-menerus. Bukankah gaya bercandaan yang sama akan membosankan adanya. Demikian kata Herry
Jadi menurut hemat Herry Narsis bukanlah sebuah dosa, bukan jua sesuatu yang terlalu salah. Itu hanyalah ungkapan percaya diri yang kadang-kadang, orang lain menganggapnya bisa menyakitkan hati. Namun sesungguhnya, sekali lagi, ungkapan narsis tidaklah terlalu salah. Ketika seseorang bisa mempercayai sebuah nilai positif ada dalam dirinya, isn't that something good? Ya paling tidak, saya secara pribadi tidak pernah sedemikian tersakiti oleh ungkapan narsis. "Sebenarnya sedikit narsis akan lebih baik daripada minder." katanya hahahahaa.
Nah bagaimana dengan AROGAN?. Herry juga menjelaskan bahwa definisi arogan adalah memandang tinggi diri sambil menganggap rendah orang lain. Nah, inilah yang salah. Orang-orang manapun, siapapun itu, tentu ingin dihargai dan tidak ingin dipandang rendah ataupun lemah. Meskipun mungkin pada kenyataan mereka lemah. Contoh nyatanya tentu saja ada pada atasan saya tidak perlu saya sebutkan. Arogansi tidak perlu dilakukan oleh orang kuat atau berpangkat atas. Orang lemah pun bisa saja merasa arogan ketika mereka tidak bisa menerima kelemahan diri mereka. Berusaha meninggikan diri, yang pada saat bersamaan merendahkan posisi orang lain.
Ingatlah selalu kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan
Jadi menurut hemat Herry Narsis bukanlah sebuah dosa, bukan jua sesuatu yang terlalu salah. Itu hanyalah ungkapan percaya diri yang kadang-kadang, orang lain menganggapnya bisa menyakitkan hati. Namun sesungguhnya, sekali lagi, ungkapan narsis tidaklah terlalu salah. Ketika seseorang bisa mempercayai sebuah nilai positif ada dalam dirinya, isn't that something good? Ya paling tidak, saya secara pribadi tidak pernah sedemikian tersakiti oleh ungkapan narsis. "Sebenarnya sedikit narsis akan lebih baik daripada minder." katanya hahahahaa.
Nah bagaimana dengan AROGAN?. Herry juga menjelaskan bahwa definisi arogan adalah memandang tinggi diri sambil menganggap rendah orang lain. Nah, inilah yang salah. Orang-orang manapun, siapapun itu, tentu ingin dihargai dan tidak ingin dipandang rendah ataupun lemah. Meskipun mungkin pada kenyataan mereka lemah. Contoh nyatanya tentu saja ada pada atasan saya tidak perlu saya sebutkan. Arogansi tidak perlu dilakukan oleh orang kuat atau berpangkat atas. Orang lemah pun bisa saja merasa arogan ketika mereka tidak bisa menerima kelemahan diri mereka. Berusaha meninggikan diri, yang pada saat bersamaan merendahkan posisi orang lain.
Ingatlah selalu kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan











